Postpone Of Love [chap 1]

jgj

Postpone Of Love #1
Author: taE_Nda
Maincast;

Choi Minho |Choi Jinri a.k.a Choi Sulli |

Jung yoogeun a.k.a Choi Yoogeun |Lee taemin

Genre: sad, family, Hurt

Author POV
Pernikahan yang direstui oleh kedua orang tua adalah sesuatu yang paling diharapkan bagi setiap pasangan,termasuk pasangan choi minho dan choi sulli mereka terikat dalam hubungan suami istri yang sah tapi choi sulli yang hamil sebelum menikah tentunya membuat kedua orang tuanya murka dan merasa di permalukan. Walaupun mereka mempunyai menantu yang tampan, kaya raya dan bertanggung jawab tetap saja itu tidak merubah semuanya. Sulli di izinkan menikah dengan ayah kandung bayinya, choi minho. asalkan setelah bayi yang sulli kandung keluar dari janinnya, pernikahan mereka harus diakhiri. Tentu ini menjadi pukulan bagi keduanya. Dan saat hari itu tiba dimana sulli telah melahirkan bayi laki-laki yang tampan, orang tua sulli segera membawa sulli pergi dari rumah minho, bahkan sulli belum sempat melihat wujud dari anak, hasil cinta dirinya dengan minho. minho tak bisa berbuat apa-apa saat itu ia hanya bisa pasrah melihat begitu saja istrinya yang belum siuman dari selesai persalinan, di bawa kedua orang tuanya.

“choi yoogeun, itu namamu aegy. Lihatlah kakek dan nenekmu membawa ibumu pergi” minho tersenyum penuh kepedihan, ia mengendong aegy nya sambil terus menatap kepergian sulli dan mertuanya. Rasa kecewa, sesak, sakit dan apalah itu berkelut didalam dadanya.

“kita sekarang hanya berdua yooegun ah” minho lagi-lagi tersenyum penuh luka, pelayan-pelayan yang ada disana hanya bisa saling menatap minho dengan rasa kasihan dan tak bisa berbuat apa-apa.

1 sampai 2 tahun, minho berusaha menjadi ayah yang baik untuk yoogeun, tapi perpisahannya dengan sulli membuat dia benar-benar gila dan lepas kendali, ia tak bisa hidup tanpa sulli bahkan sekarang ia menyalahi kelahiran yoogeun yang membuatnya terpisah dari istrinya.

“suruh anak itu diam” pekik minho pada pelayan yang sedang mengendong yoogeun yang berumur 2 tahun. Yoogeun terus menangis tanpa henti membuat minho yang baru pulang kerja merasa terganggu dan marah.

“tuan muda, berhentilah menangis,,,,” bibi Lee, terus mengayun-gayun yoogeun dalam timbangannya, ia pun ikut cemas karena tangis yoogeun semakin pecah. Minho yang kesal kembali berbalik dan menghampiri bibi lee.

“bawa dia keluar kalau dia tidak bisa diam !!!”

Minho tak lagi sama seperti dulu, dulu ia namja yang lembut, penyayang dan sabar tapi cintanya yang begitu besar pada sulli yang tak bisa ia salurkan karena perpisahannya membuatnya jadi seperti ini.

“diluar sedang hujan deras tuan besar, tidak baik buat,,,,,”

“kalau begitu, JAUHKAN ANAK INI DARIKU” mata minho melotot, membuat matanya semakin membesar. Wajah tampannya sekarang sangat mengerikan.

“ba,,baik,, tuan” dengan takut. Bibi lee langsung membawa yoogeun masuk kekamarnya.

“ya tuhan, tuan besar benar-benar berbeda,,, yang sabar ya tuan muda, apakah tuan muda mencari ASI nyonya besar?” bibi lee terus berusaha menenangkan yoogeun, ia paham betul, dari lahir sampai sekarang setetes air asih dari eomma kandungnya pun tak pernah rasakan, ini memang sungguh keterlaluan. Dan masalahnya kemana sulli?, apakah sulli tak pernah berniat dan ingin tau bagaimana keadaan anaknya? Apakah sulli setega itu pada anaknya sendiri ?.

“HAH” sulli tersentak dari tidurnya saat mendengar petir bergemuruh dengan dahsyatnya.

“Awww” sulli merasakan nyeri dibagian payudaranya.

“kenapa aku sering sekali merasakan sakit dibagian ini” keluh sulli, kemudian ia kembali tersadar akan mimpinya yang selalu datang tiap malam, ia selalu bermimpi mendengar tangisan bayi yang sangat memilukan, didalam mimpinya itu bayi itu menangis dan ingin sekali di gendong sulli, tapi bayi itu sungguh jauh dan sulli tak bisa meraihnya. Didalam mimpi itu juga sulli begitu menginginkan bayi itu, tapi ketika ia sadar dan terbangun seperti ini, sulli merasa aneh dan bingung kenapa air matanya selalu tumpah dan payudaranya berdenyut begitu saja tanpa tau penyebabnya. “itu hanya mimpi, tapi kenapa aku menangis?” sulli menyeka air matanya dan mencoba kembali tidur.

3 tahun kemudian.

“Appa,,,appa,,” yoogeun menghampir minho diruang kerja kamarnya.

“apa?” kata minho sedikit kasar, ia pun tak menoleh kearah anaknya.

“appa, guru yoogeun menyuruh appa dan eomma datang untuk menerima raport yoogeun” kata yoogeun takut-takut, karena memang setiap yoogeun bicara minho selalu menanggapinya dengan emosi.

Minho terdiam, eomma yoogeun? Berarti sulli?.

“CK,,, appa sibuk” kata minho

“kalau begitu eomma saja” kata yoogeun polos.

“eomma?” minho berdiri dan menatap yoogeun yang semakin gemetar ketakutan melihat appanya.

“kau tau, kARENA KAU !, AKU KEHILANGAN ISTRIKU”

Yoogeun terjatuh kelantai saat menerima teriakan minho, yoogeun mulai terisak

“aisssh, jinjjah,,,, “ melihat yoogeun menangis, minho mendengus kesan dan pergi begitu saja, membiarkan yooguen menangis semakin menjadi.

“bawa anak itu keluar dari ruang kerjaku” perintah minho saat mendapati bibi lee sedang berdiri dengan penuh khawatir di depan ruang kerja minho.

“baik tuan besar” bibi lee buru-buru masuk dan mengendong yoogeun untuk menjauh dari sana.

“tuan muda,, berhentilah menangis, ayo kita beli eskrim saja ya” bujuk bibi lee.

“bibi lee, kenapa appa suka berteriak seperti itu pada yoogeun? Apakah yoogeun berbuat nakal? Dan kemana eomma? Kenapa eomma tidak ada dirumah kita bibi? Kemana dia? “ setidaknya yoogeun sudah mulai mengerti dan melihat teman-temannya selalu memanggil eomma kepada perempuan yang menjemput mereka dan memberikan ciuman serta pelukan hangat, sedangkan yoogeun ia sama sekali tak mendapatkan itu dari yeoja yang dipanggilnya eomma.

“aigooo,, eomma tuan muda ada kok Cuma ia sedang tidak ada disini saja”

“benarkah? Bibi?”

“ne, tuan muda?” ujar bibi lee sedikit ngos-ngos an karena tubuh yoogeun yang semakin berat dan bibi lee yang semakin tua juga. Bibi lee sedang membawa yoogeun keluar dari rumah tak ingin melihat minho, tuan besarnya semakin marah karena mendapati pertanyaan yoogeun seputar sulli, eomma kandungnya.

“bisakah yoogeun bertemu dengan eomma?” wajah polos yoogeun begitu lucu, sorot matanya begitu mirip dengan eommanya, walaupun secara keseluruhan yoogeun lebih mirip dengan minho.

“tuhan selalu mendengar doa anak kecil yang baik sepertimu , tuan muda” ujar bibi lee, mereka hampir sampai.

“benarkah? Kalau begitu dari sekarang yoogeun akan berdoa agar eomma segera pulang dan memarahi appa kalau appa memarahi yoogeun lagi”

Bibi lee hanya tersenyum melihat tingkah yooguen yang selalu menggemaskan, bagaimana minho bisa melewatkan pertumbuhan anaknya yang begitu pintar, tampan dan baik ini.

“yogi,, diamlah disini ne, bibi pesan eskrimnya dulu” bibi lee meletakan yoogeun di kursi yang tak jauh dari penjual eskrim.”selama bibi beli es krim, berjanjilah pada bibi untuk tidak mendengarkan ajakan dan perkataan orang asing ne?”

“orang asing?” ulang yoogeun

“ne orang yang tidak pernah tuan muda temui sebelumnya, apapun yang mereka katakana jangan dijawab, tuan muda cukup diam saja,, arachi?”

“araso,,” yoogeun mengangguk, bibi lee meninggalkan yoogeun sebentar. Selagi menunggu yoogeun terus bernyanyai lagu anak-anak yang ia pelajari disekolah.

“aaah,, melelahkan” ujar seorang wanita yang menghempaskan dirinya disebelah yoogeun membuat yoogeun berhenti bernyanyi dan menoleh.

“hai,,,” sapa yeoja itu, yoogeun tak menjawab ia hanya menatap yeoja itu dengan wajah polosnya.

“aigooo, kau polos sekali adik kecil,, matamu bulat dan besar seperti kodok” yeoja itu tertawa sesudahnya, tapi yoogeun memasang wajah masang seketika itu.

“aku hanya bercanda sayang,,, katakan pada ajumma, mana eommamu? Kenapa kau sendirian?”

“eomma? Dia pergi belum pulang”

“benarkah,, jadi kau kesini dengan siapa?” yeoja itu mulai penasaran, ia takut namja kecil tampan itu tersesat.

“bibi lee sedang membeli eskrim” yoogeun menunjuk bibi lee yang sedang mengantri. “yoogeun disuruh menunggu disini dan tidak boleh berbicara dengan orang asing” yoogeun terlihat lucu dengan aegyonya.

“hahha,, tapi kau bicara denganku? Kan aku orang asing bagimu,, haha,, lucu sekali, eoh ia jadi namamu yoogeun ya? Kau sangat tampan , appa dan eommamu pasti sangat beruntung mendapatkan anak sepertimu, aku juga ingin kelak punya anak sepertimu. Perkenalkan nama ajumma, choi sulli.” yoeja yang tak lain bernama sulli itu tersenyum ramah dan mengulurkan tangannya. Yoogeun menatap tangan putih milik sulli.

“aigooo apa yang aku lakukan, mengajak bersalaman anak kecil sepertimu pasti kau belum mengerti ya” sulli hendak menarik tangannya tapi yoogeun keburu menjabatnya.

“choi yoogeun imnida, senang berkenalan denganmu ajumma”

Sulli terkesiap, sentuhan tangan itu membuat jantungnya berdetak sangat cepat, dan suara itu? Seperti sering mengalun di telinganya. “nama yang baguss” sulli tersenyum.
“sulli ah,,,” panggil seorang namja.

“ah,, taemin oppa,,” sulli melepaskan tangan yoogeun yang tadi genggam erat seolah tak ingin ia lepaskan. Dan berlari kearah namja yang panggil taemin

“ini eskrimmu,, palli kita pulang. eomma sudah menunggu kita  chagi” sulli mengangguk dan merangkul taemin mesra, ia menoleh kebelakang dan melihat yoogeun menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan,, sulli tersenyum dan melambaikan tangannya. “annyeong yoogeun ah, senang bertemu denganmu” ujar sulli setengah berteriak lalu masuk kedalam mobil yang pintunya sudah dibukakan oleh taemin.

“HAH” bibi lee terkejut mendengar suara yang familiar ditelingannya, suara itu sangat mirip dengan yeoja yang pernah menjadi nyonya besar di tempat ia bekerja sekarang.

“nyonya besar, choi sulli” duga nya, ia segera membayar eskrim yang telah ia dapat tadi dan berlari kearah yoogeun yang masih terdiam melihat sulli berlalu dengan mobil sport putih milik taemin.

“tuang muda, siapa tadi yang memanggil tuan muda”

“orang asing?”

“orang asing? Kenapa tuan muda menyebutkan nama tuan muda kepada orang lain yang tidak tuan kenal?”

“ajumma itu sungguh cantik”

“walaupun cantik, tuan muda tidak boleh seperti itu” bibi lee memberikan eskrim kepada yoogeun, yoogeun meraihnya dan kemudian melahapnya.

“ajumma itu, bernama choi sulli. dia sungguh cantik,apakah eomma secantik sulli ajumma?” ujar yoogeun sekenanya, membuat bibi lee menatap tak percaya kearah yoogeun.

“choi sulli? tuan muda?”. apakah choi sulli yang ia duga?.

“hmm,,,” yoogeun mengangguk ia sibuk dengan eskrimnya.

“aigoo,, mana tuan,, mana ajumma tadi,, mana?” bibi lee buru-buru bangkit dan mencari keberadaan sulli, ia yakin itu benar choi sulli, ibu kandung yoogeun, bibi lee kenal betul suara khas culli yang lembut dan ramah, sama persis seperti yang ia dengar tadi.

“ajumma itu sudah pulang bibi lee”

“aigoo, tuan muda,,,” bibi lee memeluk yoogeun membut yoogeun bingung.

“tuan muda,,, tuhan mendengar doamu sayang”

“apa maksud bibi?” yoogeun memiringkan kepalanya dan menatap bingung kearah bibi lee yang sudah hampir menangis.

“ani,,, ani,,,tuhan memberikan eskrim pada anak-anak yang baik sepertimu, ayo kita pulang dan nanti ceritakan pada bibi bagaimana sulli ajumma itu ne”

Yoogeun mengangguk dan melanjutkan kegiatan nya yang sempat terhenti karena tingkah bibi lee yang aneh, pikirnya.

——-
“aaakh,, luka jahitan ini kembali sakit,, oppa” sulli meringis pelan sambil menyentuh luka jahitan yang terdapat di belakang kepalanya.

“bagaiaman kalau kita kerumah sakit dulu?” saran taemin yang cemas melihat wajah sulli memucat padahal tadi ia dalam keadaan sehat.

“tidak apa oppa, kita pulang saja, memang 3 hari ini aku lupa minum obat”

“obat itu membuatmu ketergantungan sayang” taemin meraih tangan kiri sulli

“begitulah oppa semenjak kecelakaan itu, appa menyuruhku untuk selalu meminum obat itu sehari sekali, mungkin untuk menghilangkan rasa menyeri yang sering timbul seperti ini”

“benarkah? Apakah tidak ada tindakan lain? Untuk menghentikan secara permanen rasa nyeri itu?”

“entahlah oppa, appa hanya menginginkan aku untuk rutin meminum obat itu”

Taemin mengangguk, walaupun ia merasakan ada keganjalan disana.

Sulli kembali termenung, wajah polos yoogeun memenuhi pikirannya.

“aaakkh” rasa sakit itu kembali datang..

“chagi, waeyo?” taemin meminggirkan mobilnya..

“ani,ani,, aku hanya ingin cepat pulang oppa,,”

“baiklah,, tidurlah jangan memikirkan apapun yang menganggumu.OKE”

Sulli mengangguk dengan wajah yang menahan sakit, taemin segera memacu mobilnya cepat menuju rumah kediaman calon tunangannya itu. Semakin ia mengingat wajah yoogeun dan suara yoogeun semakin sakit nyeri yang timbul dari kepala sulli.

TBC

Ahayde,,
Bagaimana?
FF baru lagi ini,, ahahah,,
Rumah baru,, FF baru juga ya,,
Gimana,, memang gaje dan banyak typo,,
Tapi mohoh kesediannya untuk memberikan komentar dan saran ya,,,

biar nda bisa lanjut ke next part. OKE

Annyeong,,,

CHU~~~~

206 thoughts on “Postpone Of Love [chap 1]

  1. haduhhh…kenapa sulli dipisahkan ama minho..kasihan minho menghadapi hidup dg sendiri..kasihan sulli udah dipisahin ama minho, g’ tau yoogeun, hilang ingatn pula..kasihan yoogeun jg dicuekin ama appanya n g’ tau eommanya itu sapa lagi. .
    huuuaaaa. . 😥

  2. ff kerenn dan bikin nae nangiss 😥 #gxbermaksudlebaytpinikenyata’n
    kasihan yoogeun gx dpt kasih sayang dr seorang ibu dr kecil

    v kenapa sulli gx tau dia hbs melahirkan dan punya anak apa sull hilang ingatan… to pengaruh obat yg d beriakan appa’x :3

    jd makin penasaran
    next chapter 🙂

  3. Hiks hiks … miris banget 😥 😥
    Kasihan yoogeun… 😥 😥
    Oh jadi Sulli pernah kecelakaan? Berarti saat ini Sulli hilang ingatan donh…aigoo eotteokhae?? 😥
    Dan apa? Taemin tunangan Sulli?? Andwaaeeee…… semoga Sulli cepat ingat lagi sma Minho oppa… 🙂 🙂

  4. wow… bacanya sedikit nyesek thor…. masak ya iya si sulli dan minho harus dipisahkan. semangat sulli minho kalian harus bersatu kembali, untuk author izin membaca lanjutannya ya 😀

  5. eomma appanya sulli parah banget sih misahkan sulli sama minho… kan kasian minho sama yuugein(anak sulli)…

    tetap semangat ya minsull, pasti kalian akan bersatu lagi…

    lanjuut…..

  6. calon tunangan??? what??
    oh noo! 3 thun mmbwa bnyak prubahan!
    ortu sulli kok sgtunya bnget sii?? anak udh nikah tinggal hidup bhgia aja dirusakkk? whyy? huuhu smua jdi korban, sulli, minho dan yoogeun anaknya.. smua jdi mndritaa.. blum lgi ntr taemin yg bkln tahu dan pasti gak akan bisa brsama sulli krna sulli milik minho! ONE and ONLY! huahahaha 😀

    ok deh..lanjuuut~ 😀

  7. Annyeong thor baru nemu blog ini dan baru baca ff ini wahhhh daebak ini cerita bikin yang baca penasaran kedepannya gimana hehehe. Aku penasaran sama capt berikutnya semoga bikin hati deg deg kan terus wkwkwkwk yoogeun itu emang cocok bgt di jadiin anak nya minho sama sulli xD
    Lanjut terus ya thor berkarya nya FIGHTING ‘-‘)9

  8. orng tua sulli kjam bnget sih ..pisahkan sulli ama suami dan anknya sndiri..kasihan yogeun ngak pernah mnum asi ibunya..minho jgk ko malah jahat sma yogeun kan dia msih kcil minho..

  9. Mian thor, baru comment soalnya baru nemu ff ini.. Kok aku bacanya agak nyesek ya thor, sedih banget ceritanya.. 😦 . Tapi keren thor (y)

  10. Orang tua Sulli jahat banget, misahin Sulli dengan anak dan suaminya :”( Yoogeun juga kasian, kurang kasih sayang orang tua, mana Minho nya jadi kasar banget lagi :”( FF nya terbaik deh!!! >_<

  11. Hai, perkenalkn reader baru 😁 Keren ff nya minho berubah karena kehilangan istrinya, yoogeun jadi sasaran, dan alasan orang tua sulli sedikit keterlaluan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s