A Mysterious Man (Lelaki MIsterius) [Part.17]

poster-a-mysterious-man

Poster by Xilvermist

Main Cast : Choi Minho, Choi Sulli,

Support Cast : Lee Taemin, Lee Jonghyun, Lee Jinki, Kim Kibum, Amber Liu, Park Luna, Victoria Song, Krystal Jung, Kim Jongin, Kris Wu, Kim Hee Chul, Lee Tae Sun, Lee Soo Man

Author : Dina Matahari

Genre :  Misteri, Roman

Length : Chapter

  Rating : General

Lelaki Misterius Part.17

SEBUAH PENGAKUAN

Minho kembali berhadapan dengan Kai, ia melihat lelaki di hadapannya dengan perasaan bersalah. Perasaan itu semakin besar ketika ia melihat wajah Kai yang membiru akibat pukulannya tadi.

“ Mianhe………..” katanya.

Kai berdiri dan memeluknya.” Tidak apa, hyung. Aku paham keadaanmu. Bagaimana kabarmu, lima tahun… aku hampir putus asa menemukan tempat keberadaanmu. Aku sudah lulus, hyung. Aku sudah memiliki usaha sendiri… seperti yang sering kau ajarkan dulu.”

“ Syukurlah. Kau tidak banyak berubah,Kai. Maaf kalau tadi aku begitu emosional. Gwencana ??” Minho bertanya, tangannya meraba memar yang ada di pelipis kanan Kai, ”Ini sakit sekali, kan ?”

“ Sedikit..”

“Ah… kalau begitu, aku akan membawa kompres untukmu !”

Sulli berkata cepat, bagaimanapun ia merasa ikut andil dalam peristiwa pemukulan itu. Ia memiliki rasa bersalah juga, seperti Choi Minho.

Setelah berkata begitu ia meninggalkan mereka menuju dapur.

“ Jadi selama lima tahun aku kehilangan begitu banyak berita. Dan hyung mencari jawaban untuk kejadian itu selama lima tahun?”

Minho tersenyum pahit, mengingat kembali betapa bodoh dirinya telah dipermainkan oleh orang yang sangat disayanginya.

“ Aku jadi teringat, waktu itu Lee Soo Man bermaksud menemuimu dan kami bertemu di tempat parkir. Aku sudah berusaha menghubungi ponselmu, hyung. Aku tidak tahu bahwa waktu itu kau sudah masuk penjara. Paman Lee aku tinggal berdua dengan Jinri, karena ia meminta nomor kontakmu pada Jinri. Aku pergi dan besoknya langsung ke Amerika selama empat tahun.”

“Kau teman dekat Jinri. Apakah kau tidak tahu siapa pria yang dia cintai ?”

“Jinri dekat denganku, tetapi ia tidak pernah berbagi tentang masalah pribadinya. Namun selama ini, ia memang dekat dengan banyak pria, terutama teman-teman dan orang terdekatmu, hyung.”

Minho diam sambil berfikir.

“ Apakah kau sudah bertemu Taemin ?”

“ Ya, kami sering minum bersama. Ia sekarang sudah jadi dokter ahli dan akhir tahun ini akan menikah.”

“ Aku sudah mendengar berita itu. Apakah Taemin tidak bercerita apa-apa tentang kasusku ?”

“ Tidak. Mungkin orang-orang terdekatmu ingin melupakan peristiwa yang tidak mengenakkan mereka. Oh ya, paman Lee Tae Sun datang ke mari bersama aku tetapi karena hujan dan badai semalam, tekanan darahnya naik dan ia pagi tadi diminta beristirahat di rumah sakit. Aku datang untuk mengabarkan hal ini padamu.”

“ Paman Lee… di rumah sakit…. apa yang terjadi ?”

“ Jangan khawatir, ia hanya perlu istirahat sebentar. Katanya sore ini juga ia akan menyusul kalau sudah membaik.”

Tiba-tiba Sulli masuk diikuti Krystal, dengan membawa mangkuk dan handuk kecil. Sulli tersenyum ramah ke arah Kai. Kemudian duduk di dekat Kai.

Minho pov

Sulli masuk dengan mangkuk di tangannya. Ia tersenyum ke arah Kai, seperti biasa senyumannya tulus . Kulihat Kai matanya membulat melihat ke arahnya.

“Biarkan saya mengompres luka memar anda, Tn. Kim .” katanya

“ Oh, biar saya lakukan sendiri.” tolak Kai dengan gugup.

“Tidak, biar saya menebus kesalahan saya. Karena sayalah anda mendapat pukulan keras dari Tn. Choi.” Sulli bersikeras.

Kai akhirnya mengalah. Sulli membungkus es batu dengan handuk kecil, kemudian meletakkannya di atas luka memar yang membiru di pelipis mata Kai. Mungkin karena perih atau kaget , pemuda itu meringis.

“ Maaf…  sakit, ya ?” kata Sulli dengan lembut,” Kompres es ini akan membuat luka memarnya tidak semakin parah, dan rasa sakitnya akan berkurang.”

Kulihat mata mereka beradu pandang, dan Kai terlihat gugup dan menghindari pandangannya.

Entah kenapa, ada perasaan terusik melihat bagaimana baiknya Sulli memperlakukan Kai. Awalnya aku berfikir bahwa semalam Sulli memperhatikanku dan memperlakukanku dengan baik karena ia memiliki perasaan khusus padaku. Tetapi melihat pemandangan di depanku, aku merubah pendapatku… Sulli memang memiliki hati yang baik, sehingga ia bisa memperlakukan orang asing dengan baik tanpa pilih-pilih.

Kulihat wajah Kai berangsur memerah, terutama saat Sulli membersihkan ujung bibirnya. Mungkin karena terlalu fokus pada luka-luka Kai, Sulli tidak menyadari kalau wajahnya dengan Kai hanya berjarak beberapa inci saja.

“ Umm…Sulli, aku ingin bicara sebentar denganmu.” Kataku bermaksud menyelamatkan Kai dari perasaan gugupnya.

“ Ugh ?” Sulli menoleh ke arahku. “ Sebentar, aku selesaikan ini dulu…”

“ Aku juga tidak punya waktu banyak. Sore ini aku akan kembali ke Seoul !!” jawabku, perasaan kesal tiba-tiba muncul karena sebelum ini ia tidak pernah menolakku.

“Krys, tolong kau lanjutkan ini. Aku akan bicara dulu dengan Tn. Choi.”

Kulihat Krystal mengambil alih tugas Sulli untuk merawat Kai.

Aku menarik tangannya untuk meninggalkan ruangan. Sejujurnya, aku tidak tahu apa yang harus kubicarakan dan tidak mengerti mengapa rasa kesal itu semakin besar saat Sulli melemparkan senyumannya kepada Kai.

End of Pov

Minho berjalan diikuti Sulli. Wanita ini tidak mengerti apa yang terjadi, karena ia melihat wajah Choi Minho yang kaku. Bahkan Choi Minho tidak mempedulikan sapaan detektif Kim yang sedang ngobrol dengan Victoria.

“ Kita mau ke mana, Tn. Choi ? Kita sudah berjalan cukup jauh !” Sulli mengingatkan.

” Kau memiliki mobil, bukan ?”

“ Yya..? Tetapi …”

“ Aku sewa mobilmu.”katanya ketus

“ Bukan itu maksudku… Kita mau ke mana ?”

“ Ke rumah sakit. Kau pasti mengetahuinya, kan ? Pamanku Lee Tae Sun sedang dirawat di sana. Aku ingin bertemu dengannya. Bisakah kau mengantarku ke tempat itu ?” akhirnya Minho menemukan alasan untuk membawa Sulli.

“ Rumah sakit ? Pamanmu sakit apa ?”

“ Tekanan darahnya naik. Kata Kai ia ada di rumah sakit terdekat dari hotel di perbatasan kota ini. “

“ Oh…Rumah Sakit Beon Yeong. Aku tahu itu. Jadi sekarang kita menuju rumahku ?”

“Ya, bukankah mobilmu ada di sana ?”

Sulli mengangguk seperti orang bodoh, ia bertanya-tanya mengapa untuk mengatakan hal itu Choi Minho harus membentak-bentaknya ? Apakah ia tegang karena memikirkan pamannya yang sakit ?

Tanpa berkata-kata lagi mereka berjalan beriringan menuju rumah Sulli.

Rumah Sulli

Sulli membuka pintu garasinya, kemudian mengeluarkan mobilnya.

“ Aku akan ganti baju dulu, ini kuncinya.”

Sulli menyimpan kunci di meja, kemudian meninggalkan Choi Minho yang berdiri dengan wajah keruh. Selama berganti baju, ia berfikir apa yang telah dikatakan Kim Jongin pada Choi Minho sehingga ia terlihat marah ? Apakah ada hubungannya dengan Jinri dan kekasihnya ? Apakah Kim Jongin memberitahunya tentang siapa laki-laki dibalik Jinri, tunangannya itu ?

Setelah selesai menggantikan bajunya dengan kemeja dan rok yang baru, Sulli menuju beranda. Dilihatnya Choi Minho sedang berdiri di pagar pembatas beranda rumahnya dengan halaman toko kuenya. Sulli mengunci pintu, kemudian memasukkan kunci ke dalam tas kecilnya.

“ Ayo, Tn.Choi… aku sudah selesai.”

Choi Minho tidak bergeming dari tempatnya, Sulli sepertinya tidak yakin apakah lelaki di hadapannya ini sedang melamun atau sedang mendiamkannya ?

“Tn Choi…?” tanyanya hati-hati sambil berjalan mendekatinya.

“ Aku tidak suka kau memperlakukan Kai seperti tadi, Sulli !!” suaranya terdengar kaku.

“Huh ?”

Sulli benar-benar tidak mengerti di mana kesalahannya. Ia merasa tidak memperlakukan Kai dengan buruk . Pada awalnya ia memang melakukan kesalahan karena mengenali Kai sebagai orang yang ada dalam mimpinya. Tetapi itu tidak disengaja.

“Maafkan, aku memang tidak sengaja melakukannya. Wajah Tn.Kim….”

Belum sempat Sulli menyelesaikan kalimatnya, Minho sudah memotongnya dengan kata-kata tajam.

“Aku tahu wajah Kai terluka karena aku ! Tetapi itu tidak berarti kau yang harus berbaik hati mengompresnya. Kau membuatku merasa tidak nyaman dengan kelakuanmu yang sok baik itu !”

“Heh ??” Sulli terkejut,” Aku melakukannya karena merasa bersalah telah membuat kau salah sangka kepadanya… kalau bukan kesalahanku mengenalinya…”

“Seharusnya aku yang melakukan itu…” Minho memotongnya

“Maaf Tn.Choi…. aku tak mengira kau ingin mengobatinya dengan tangan anda sendiri….”

“ Bukan itu…” Minho terlihat bingung dan putus asa,” Bukan itu maksudku, Sulli…!”

“…………”

Tiba-tiba Minho berbalik menghadap Sulli, kemudian bergerak mendekat dan meraih tubuh ramping Sulli dalam pelukannya. Ia menenggelamkan wajahnya dalam rambut Sulli yang terurai. Sulli tertegun dan tak bisa bergerak. Ia tak mengira Choi Minho akan berbuat begitu. Apa yang terjadi dengan pria ini ? Mengapa terlihat begitu emosional ?

Setelah beberapa saat dalam posisi demikian, akhirnya Choi Minho mengendurkan pelukannya. Matanya melihat wajah Sulli seperti ingin menemukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang kini memenuhi pikiran dan hatinya.

“ Aku tidak suka kau memperhatikan Kai dan mengabaikan keberadaanku….”

Sulli terdiam, tiba-tiba jantungnya berpacu dengan cepat… ia mulai mengerti maksud perkataannya, walaupun tidak yakin dengan tebakannya.

“ Aku tidak suka kau mengobati luka-lukanya, sementara kau menggoreskan luka dalam hatiku…”

“ Tn Choi…. kau cemburu pada Tn. Kim ? Mengapa ?” Sulli bertanya dengan suara gemetar.

“Aku memang cemburu. Bukan hanya pada Kai… tetapi juga pada Jonghyun dan Onew !!” Minho mengakui perasaannya setiap ia melihat Sulli dekat dan didekati pria lain.

“ Aku marah ketika kau menggenggam tangan Jonghyun hyung. Aku marah dan kesal ketika Onew hyung memelukmu dan kau terlihat nyaman dalam pelukannya. Aku pikir… aku menyukaimu, Sulli !! Aku tidak mau kau dekat dengan laki-laki lain, selain diriku….”

“ Tn. Choi… aku.. aku…”

Sulli ingin mengatakan bahwa ia juga memiliki perasaan yang sama, tetapi ia merasa ini terlalu cepat. Ia baru beberapa hari mengenalnya, demikian juga Minho mengenalnya. Diam-diam ia takut kalau perasaan Minho terhadapnya, hanya sebagai pelarian dari rasa terlukanya akibat kekecewaannya terhadap Jinri. Karena itulah ia tak sanggup menyelesaikan kalimatnya.

“ It’s okay… tak apa-apa, bila kau tak memiliki perasaan sama denganku. Aku tahu kau sudah memiliki pacar dan sedang bermasalah dengannya.”

“ Pacar ? Siapa yang kau maksud ?”

“ Laki-laki yang kita temui di pantai malam itu… laki-laki yang berteriak kepadamu bahwa dia akan membuatmu mencintainya lagi…”

“ Hee Chul oppa ?”

“ Siapapun namanya, aku tidak peduli. Aku hanya mau kau tahu sebelum aku meninggalkan tempat ini, bahwa aku menyukaimu…”

Minho sebelah tangannya menyentuh dagu Sulli, mengangkatnya ….. matanya lurus menatap ke dalam mata Sulli.

“Aku minta maaf tidak bisa memenuhi janjiku, Sulli. Aku minta maaf kepada kekasihmu karena harus melakukan ini… mungkin aku mulai bisa memahami, bagaimana perasaan kekasih Jinri ketika dia menyukai wanita yang tidak mungkin menjadi miliknya.”

Sulli melihat wajah Minho mendekat, ia bisa merasakan hembusan nafasnya yang hangat membelai wajahnya. Ia bisa merasakan rambutnya yang tertiup angin menyentuhi pipinya. Ia perlahan memejamkan matanya saat merasakan bibirnya disentuh dengan lembut oleh bibir Choi Minho.. Ciumannya hangat dan sangat halus, membuat tulang-tulang dalam tubuhnya serasa meleleh. Ini bukan ciuman pertamanya, tetapi sensasi yang ditimbulkan oleh gerakan bibirnya di atas mulutnya benar-benar ajaib. Tanpa terasa Sulli membalas ciumannya, sehingga ciuman itu semakin dalam.

Setelah beberapa saat Choi Mino melepaskan ciumannya, bibirnya tersenyum melihat wajah Sulli yang memerah. Sulli tidak berani menatap wajah Minho karena malu dengan perasaan yang ditimbulkan lelaki ini dalam dirinya.

“ Maafkan aku telah melakukan ini….”

Kembali Minho mencium bibir Sulli, kali ini lebih bersemangat membuat beribu kupu-kupu dalam perut Sulli menari. Sulli mengulurkan tangannya ke leher Minho karena merasa lututnya lemas. Karena gerakannya itu, Minho menarik pinggang Sulli merapat ke tubuhnya. Ciumannya semakin memanas. Semakin menggila….

Akhirnya Choi Minho melepaskan tautan bibirnya. Dadanya memburu, jantungnya berdebar tak beraturan. Hal serupa terjadi pada Sulli, yang menyembunyikan wajahnya di dada Minho. Ia bisa merasakan gerakan dadanya yang naik turun, ia bisa mendengarkan debur jantung Minho. Ia merasa damai dan tentram menjadi orang yang bisa menikmatinya.

“Aku mencintaimu, Tn.Choi… aku mencintaimu !!” teriak Sulli di dalam hatinya.

Air matanya meluncur karena ia berusaha menyimpan luapan emosi cinta yang begitu kuat, tetapi berusaha disembunyikannya. Ia takut terluka kembali, ia takut dirinya hanyalah pelarian dari rasa sakit hati seorang Choi Minho,…. seorang lelaki mysterious yang ditemuinya di kafe Amber.

‘Sulli ? Terimakasih telah menjadi seseorang yang hadir dalam hidupku, telah membangunkan bagian diriku yang selama ini tertidur . Terimakasih…”

Choi Minho berbisik di telinga Sulli, membuat air mata Sulli semakin deras mengalir. Dirinya pun ingin bicara banyak, tetapi ia takut itu hanya akan menjadi bumerang baginya suatu waktu nanti.

Choi Minho merasakan sesuatu yang hangat dan basah di dadanya. Ia menarik Sulli dan melihat gadis di pelukannya menangis.

“ Wae ? Apakah aku membuatmu terluka ?”

Sulli menggeleng.

“ Lalu untuk apa air mata ini, huh ?”

Minho mulai mengusap air mata Sulli dengan jemarinya.

Sulli berusaha tersenyum, “ Kita akan menengok pamanmu di rumah sakit, bukan ? Kita pergi sekarang sebelum hari bertambah siang. Bukankah kau akan pergi sore ini ?”

“ Sulli, jika kau minta… aku akan tinggal lebih lama di sini. “ kata Minho.

“ Tidak. Banyak yang harus kau selesaikan Tn.Choi…”

“ Shtt….” Minho meletakkan telunjuknya di bibir Sulli,” Jangan panggil aku seperti itu. Panggil saja Minho… tidak.. tidak… bagaimana kalau Minho oppa ?”

Sulli tersenyum, “Minho oppa…”

Minho mencium kening Sulli, mendengar Sulli memanggilnya dengan sebutan oppa membuat perasaannya hangat. Membuat dia bahagia… sangat bahagia. Ia lupa kapan terakhir merasakan perasaannya sehangat hari ini.

“ Baiklah kita pergi, sekaligus aku akan memperkenalkanmu kepada paman Lee. Mari…!”

Minho merangkul bahu Sulli. Mereka berjalan menuju mobil untuk berangkat ke rumah sakit.

‘BERSAMBUNG

Advertisements

121 thoughts on “A Mysterious Man (Lelaki MIsterius) [Part.17]

  1. Hahaha Ming oppa cemburu tuuh XD Ming oppa cemburuan banget sih, padahal kan Ssul eonnie cuman ngobatin lukanya Kai wkwkwk XD daebakk.. orang setiis Ming oppa bisa selembut itu di depan perempuan yg dicintainya B-) dan akhirnya Ming oppa jujur juga tuh tentang perasaannya ke Ssul eonnie.. Huhuhu Ssul eonnieee.. Ming oppa itu tulus sama Ssul eonnie, Ming oppa bkn ngejadiin Ssul eonnie pelarian, jadi jujur aja ne eon, drpd ga jujur malah bikin sakit hati sendiri looh Ssul eonnie, kekekee~~~ ditunggu next partnya thor ^-^

  2. akhirnya Tn.choi ngaku jg,,,cemburu ama shbatnya pula,,,
    Saya senyum2 sndri bca part ini hahaha
    Msh pnasaran sma kekasihx jinri, smuanya serba misterius,,,

  3. Minho kaga tahan amat dah yak , maen samber aja .. hahahaha ssul bilang iya sul iyaaaaaaaa kalian udh cucok bgt . Semoga setelah ini kebenaran terungkap dan akhirnya minsul jadian .. dan mereka hidup bahagiaaaaa . Next chapter eon , semangat selalu 🙂

  4. pipiku jadi merah xD
    akhirnya jadian juga, wkwkwkwkwk!!!
    tapi tetep aja penasaran..
    kira2 siapa ‘kekasih’ Jinri?

    pas Minho cemburu untung Kai bukan jd sasaran amukan lagi.
    bisa hancur muka Kai nanti xD

  5. Cieh….cieh…..cieh…..
    Ada yg cmburu nih,
    mw bilang cmburu aja pke’ cri2 alasan sgala,g pa2 lgi klw cmburu brarti itu memang cinta
    sulli masih trauma sma kisah cintanya dulu dan tkut klw dia jdi plarian aja,klw suka bilang aja
    tpi d’part ini g’ ada misteriusnya
    FIGHTING thor:D:D:D

  6. Hahahahahah….Menyelamatkan Kai dari rasa gugupnya?? Apa benar begitu oppa?? Jujur aja kenpa?? 😛 😛
    Oh iya oppa sudah jujur yah pda Sulli…ciiieee
    Aigoo..romantis sekali… MinSul Jjanngg 🙂 🙂 🙂
    Aigoo..Sulli-ah bicaralah..bilang pda Minho oppa kalau kau juga mencintainya… eoh??
    Tapi benar juga apa yg dipirkan Sulli..takutnya persaan Minho oppa ini hanya pelarian…andwwwaaee tidak!! Aku hatap Minho oppa benar” tlus mencintai Sulli…dan sudah melupakan Jinri.. 🙂 🙂
    Ciiee..oppa ketagihan nyium Sulli ini..wkwkw 😛 😛

  7. wutt minho oppanya napsu benerrrr wkwkwk. lucu bgt pas lg cemburu gara2 kai. abang kai ga boleh selingkuhh dari aku walaupun itu sulli eonni>< fix bgt ini aku yakin klo taemin oppa cowoknya jinri eonni

  8. omona..
    minsul so sweet bgt…
    bener2 so sweet..
    akhirnya minho ngungkapin juga perasaannya..
    tapi, sullinya kapan yg mau ngungkapin perasaannya ?
    wahh..
    tambah seru aja nih..

  9. wowowoowowowowowowowowowo xD aku suka part ini 😀 sulli jujur dong 😥 sebelum semuanya terlambat hiks. bagusminho-ya bagussss xD pertahankan seperti ini hehe buat author eonni fightiiiinnnggg ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s