WW Club – Chapter 17: First Love

???????

Title: WW Club – Chapter 17: First Love

Author: Mahogany4 (@ItsMahogany4)

Translater: Maria (@Maria2509)

Main cast: Choi Minho, Choi Sulli, Bae Suzy, Jung Krsytal, Goo Hara, dan Lee Jonghyun

Support cast: IU, Heechul, Nicole, Liza (Sulli’s Mom), Fred (Sulli’s Dad) dan masih banyak lagi cast yang akan kalian temuin di cerita ini.

Length: Sequel

Genre: School Life, Romance, Friendship

Rating: PG15

A/N: Annyeoonggg~~ Ada yang udah pernah baca ini? Udah ada pasti.. btw, aku post chapter 1-15 di Shiningstory atau SF3SI dan seperti yang kalian tau kalo FF ini cuma translate-an doang aslinya kalian bisa baca dilink ini: Mahogany4 in AFF dan untuk chapter 1-15 nya,nanti akan ada dishare dibawah ini. So enjoy the story and hope you like it! I need your comment.. dimohon komen dari chapter 1-15 di SF3SI karena akan ada chapter yang diprotect. Dan yang udah komen dari chapter 1-15 ya kalian aman dan pake username/ID kalian untuk komen yang sama supaya gampang dicarinya. Gamsah. 😀

.

.

Summary :

“Sulli lumayan cantik.” – Jonghyun

“Dia Suzy.” – Minho

.

.

Prolog | Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7 | Part 8  | Part 9Part 10 | Part 11 | Part 12 | Part 13 | Part 14 | Part 15

Chapter 17: First Love

WWClub pergi ke sebuah restoran untuk merayakan kemenangan Minho. Sebuah ruang makan private sudah disiapkan untuk mereka. Ini pertama kalinya Sulli berada di sebuah restoran mewah dan menurutnya itu sangat berlebihan.

“Kau tidak terlihat senang.” Kata Hara

“Tidak… Aku ikut senang untuk Minho. Hanya saja… apa kalian selalu merayakan sesuatu semewah ini?” Tanya Sulli

“Umm… ya… ketika kami tidak punya waktu untuk mempersiapkan suatu acara, jadi, kami hanya memesan tempat disebuah restoran… tapi kita juga merayakan dengan cara yang berbeda. Perayaan berikutnya, aku akan menunjukkan apa yang aku maksud.” Kata Hara

Sulli menyadari kalau Minho, Jonghyun dan Krystal berbicara diteras. Apa yang mereka bicarakan? Mereka kelihatan sedikit serius.

Ketika Krystal masuk, dia duduk didekat Sulli.

“So Sulli, bagaimana ujiannya tadi?” Tanya Krystal

“Sangat susah seperti biasa.” Kata Sulli

“Aku rasa memang begitu. Anyway, sementara 2 laki-laki itu berada diluar sana, let’s have some girl talk.” Kata Krystal

Girl talk? Caranya bagaimana? Apa seperti saat dia berbicara dengan IU?

“Dan kali ini, ayo kita berbicara tentang… Sulli!” Kata Krystal

Hal itu membuat mata Sulli membesar.

Hara dan Suzy langsung duduk mendekat ke mereka berdua.

“So… kau punya pacar?” tanya Krystal

“Aku? Oh… tidak, aku tidak punya pacar.” Kata Sulli sambil menggelengkan kepalanya.

“Apa kau pernah punya pacar?” Tanya Hara penasaran.

“Hmmm… Tidak.” jawab Sulli

“Apa kau pernah menyukai seseorang?” tanya Suzy.

Hal ini membuat Sulli sedikit berpikir.

Melihat diamnya Sulli membuat alis Krystal terlihat hampir menyatu.

“Jadi kau pernah menyukai seseorang, huh? Siapa?” Tanya Krystal

“Ayo ceritakan.” Kata Hara bersemangat

“Umm…” Sulli belum siap menceritakan ini… tapi aturan WWClub mengatakan tidak boleh ada rahasia diantara mereka.

“Umm… Dia kakak kelasku sewaktu aku di SMA. Dia banyak membantu ketika aku masih kelas satu SMA.” Kata Sulli

“Oh…” kata Suzy sedikit bingung. “Apa dia mendekatimu?”

“Ia pergi ke Amerika sebelum aku naik ke tingkat dua SMA. Dan kita masih berhubungan melalui surat. Ia mengunjungiku baru-baru ini dan mengatakan padaku kalau dia ingin berpacaran denganku.” Kata Sullli

“Wow…. Sudah berapa lama dia pergi? Dia masih mendekatimu?” Tanya Hara

“Aku tidak tahu kalau dia mendekatiku selama ini… Aku baru tahu kemarin.” kata Sulli

“Kasihan sekali.” Kata Suzy

“Apa yang kau suka darinya?” Tanya Krystal

“Hmmm… Umm… Dia sangat baik. Ketika aku masih kecil….” Sulli menarik napas panjang. “Aku rasa kalian tidak akan mempercayainya, tapi…” Sulli mengambil napas dalam-dalam. “Tetapi orang-orang bilang aku…. cantik.”

Sulli mengira akan melihat reaksi mereka seperti “Benarkah? Dulu kau cantik? Apa yang terjadi padamu sekarang?” Tapi Sulli justru melihat mereka menunggu Sulli melanjutkan ceritanya.

“Umm… rasanya seperti aku terbebas dari masalah hanya dengan tersenyum dan bertingkah sok keren… tapi, para perempuan yang seumuran denganmu membenci hal itu sebesar para orang dewasa dan laki-laki senang melakukannya” Kata Sulli

Suzy mengangguk penuh semangat yang menyatakan kalau dia juga mengalami hal yang sama dengan Sulli.

“Sewaktu aku masih SMA, aku masih tetap sama. Aku cantik, aku dengan mudah mendapatkan apapun yang aku inginkan. Aku dengan mudah melewati ujian-ujian sekolah… hampir… karena aku tidak belajar sama sekali. Aku bahkan tidak pernah mendengarkan guru dikelas. Tapi aku bisa lulus ujian. Gadis-gadis itu, mereka mulai membicarakan aku dibelakang. Seperti ‘dia pikir dia cute sehingga dia bisa lulus SMA tanpa menggunakan otaknya’ atau ‘dia pikir dia siapa merasa dirinya cantik sampai membuat laki-laki bertekuk lutut dihadapannya.’” Kata Sulli

“Omongan mereka cukup kasar.” Kata Krystal.

“Tidak…sebenarnya mereka ada benarnya. Dulu aku tidak tahu apa arti sebuah ‘usaha’. Di SMA kami, kami memiliki program tutor dimana senior akan mengajari siswa-siswa tingkat satu yang mengalami kesulitan belajar. Heechul Oppa, dialah orang yang ditugaskan untuk mengajariku.” Kata Sulli. “Dia sudah memasuki tahun terakhir sewaktu aku masuk ditingkat satu.”

“Oh… dia itu pria yang kau suka?” Tanya Hara

“Ya… Dia orangnya. Dia sangat baik . Dia sangat membantuku. Tapi justru itu yang membuat keadaan semakin buruk. Oppa itu student council president dan dia sangat popular disekolah. Sudah pasti semua siswi disekolahku tidak suka kalau dia selalu bersamaku.” Kata Sulli. “Tapi saat itu, aku tidak peduli kalau semua siswi membenciku. Aku sudah cukup senang kalau sudah berada didekat Heechul Oppa.”

“Tapi dia meninggalkanmu, kan?” Tanya Suzy

“Ya, bahkan sebelum ia lulus, dia sudah pergi. Kemarin kami masih tertawa bersama saat makan siang, dan besoknya dia pergi begitu saja. Dan saat itulah aku menyadari betapa tidak bergunanya aku.” Kata Sulli

Sulli berhenti sejenak. Kenangan masa lalunya terputar lagi dikepalanya.

“Karena tidak ada lagi orang yang melindungiku, gadis-gadis itu mulai berbicara langsung didepanku semuanya yang mereka benci tentangku. Itu terjadi setiap hari, dengan gadis yang berbeda-beda. Mereka semua membenciku. Aku sangat sedih dan marah… kenapa aku tidak bisa melawan mereka. Aku tidak bisa melawan mereka… karena apa yang mereka semua katakan memang benar.” Kata Sulli

“Sejak itu aku mulai banyak mendengarkan penjelasan guru. Aku mulai belajar. Aku tidak tahu kalau aku memang pintar. Lalu aku mulai menutupi wajahku dengan rambutku. Sehingga tidak ada orang yang akan memperhatikanku. Aku duduk dipaling belakang sehingga tidak ada orang yang memperhatikanku. Ketika aku melihat seorang siswa populer, aku mencoba memperhatikan apa yang membuatnya menarik dan aku memastikan kalau aku tidak punya hal itu. Lebih baik tidak dipedulikan oleh orang lain dari pada dibenci.” Kata Sulli.

Suzy, Hara dan Krystal bisa merasakan sakit yang Sulli rasakan pada saat mendengar kata-katanya. Mereka bisa mengerti sekarang kenapa Sulli bisa menjadi seperti ini ketika baru masuk Sun Life.

“Pada awalnya itu adalah sebuah usaha untuk menjadi seorang yang biasa saja… sampai akhirnya aku mulai terbiasa melakukan hal itu… lalu aku menjadi orang yang tersingkir.” Kata Sulli

“Selama ada kami. Kami tidak akan membiarkan itu terjadi lagi padamu.” Kata Minho

Mereka terkejut melihat Minho dan Jonghyun sudah berada didalam. Mereka terlalu serius mendengarkan cerita Sulli sampai mereka tidak melihat kalau Minho dan Jonghyun masuk ke dalam.

“Benar. Masing-masing dari kita punya sesuatu yang spesial. Tidak semua orang senang melihat kelebihan kita. Tidak apa-apa. Mereka tidak penting untuk kita juga.” Kata Jonghyun

“Kau tidak usah takut dibenci, Sulli. Tidak peduli berapa banyak gadis-gadis itu membencimu, kau masih punya kami yang akan selalu ada untukmu.” Kata Krystal

“Percayalah waktu aku bilang terkadang orang tidak suka dengan penampilanmu karena banyak yang menjadi iri lantas membencimu. Tapi setiap kali aku mendengar seseorang yang membenciku kemudian aku melihat empat orang yang sangat menyayangiku, aku tidak peduli lagi pada orang-orang itu.” Kata Suzy

Entah bagaimana Sulli menyadari dinginnya WWClub terhadap orang luar bukan hanya sekedar menunjukkan kesombongan mereka… mereka menggunakan itu untuk melindungi diri mereka sendiri.

—————–

Suzy, Hara dan Krystal satu mobil bersama dengan Jonghyun.

“Aku ingin mencari gadis-gadis yang menyakiti Sulli sewaktu di SMA.” kata Hara. “Aku ingin menjambak rambut mereka sampai botak.”

Krystal tertawa mendengar kata-kata Hara.

“Kita tidak bisa melakukannya, Hara. Kelihatannya Sulli tidak ingin balas dendam pada mereka.” Kata Krystal

“Sulli lumayan cantik.” Kata Jonghyun

Mendengar kata-kata Jonghyun membuat mereka bertiga terdiam sejenak.

“Maksudku… dia terlihat lebih baik daripada sewaktu kita pertama kali bertemu dengannya.” Kata Jonghyun

“Kau benar. Dia tidak lagi memakai kacamata tebal. Tapi kadang-kadang rambutnya masih menutupi wajahnya. Dan dia memang punya wajah yang cantik.” Kata Hara

“Oh, dan seminggu sekali, dia memakai seragam yang diberikan oleh Ha Yi. Yah, itu membuat image-nya lebih baik.” Kata Krystal

“Sudah pasti banyak hal yang harus make over. Tunggu… party-nya minggu depan, kan… kita harus memastikan Sulli menjadi yang paling cantik disana!” Kata Suzy

“You are so right!” kata Hara.

———————-

Minho tahu dimana rumah Sulli. Jaraknya terlalu jauh dari sekolah. Bahkan ketika Minho mengantarnya pulang, dia masih merasa jaraknya terlalu jauh.

“Kau tidak ingin menyewa tempat didekat sekolah?” Tanya Minho

“Tidak, itu hanya membuang-buang uang. Aku sudah membuat analisanya. Biaya makan dan sewa tempat, biaya transportasi untuk pergi dari rumahku saat ini sampai ke sekolah masih lebih murah.” Kata Sulli

Minho tidak bisa berkata apa-apa lagi. Tampaknya Sulli sudah mencari tahu semua mengenai keputusannya.

Minho memperhatikan Sulli melamun.

“Orang yang kau sukai… apa dia temanmu yang kemarin tidak sempat kau ucapkan ‘selamat tinggal’?” Tanya Minho

Pertanyaan Minho membuat pikirannya kembali ke dalam mobil.

Minho mendengar semuanya. Ketika Jonghyun mengatakan padanya kalau mereka meminta Sulli agar menceritakan tentang masa kecilnya, mereka meminta Krystal yang memulainya lebih dulu. Apa yang dia dengar tadi membuat dadanya dipenuhi dengan amarah terhadap gadis-gadis yang membenci Sulli dan sesuatu yang lain… sesuatu yang tidak bisa digambarkan lagi… perasaan yang ia rasakan ketika Sulli bilang laki-laki yang disukainya adalah Heechul.

“Oh… kau mendengarnya juga?!” Tanya Sulli

“Yeah… ruangan itu tidak besar. Lagipula kami hanya berada di teras.” Kata Minho

“Oh… benar-benar…” Wajah Sulli tiba-tiba memerah. “Seharusnya pembicaraan tadi hanya untuk perempuan saja.”

“Aku tidak sengaja mendengar bagian itu. Aku minta maaf karena aku bukan perempuan.” Kata Minho

Kata-kata Minho membuat Sulli tertawa.

“Ya.. dialah orang itu.. dia orang yang tadi aku ceritakan.” Kata Sulli

“Jadi, dia masih ingin berpacaran denganmu, kenapa tidak kau terima saja?” Tanya Minho

Ketika kata-kata itu keluar dari mulut Minho, ia ingin sekali menarik kata-kata itu kembali. Tapi dia penasaran kenapa Sulli dan Heechul belum memutuskan untuk berpacaran. Dia tahu Heechul menyukai Sulli. Dan mendengar Sulli juga menyukai Heechul yang berarti mereka berdua mempunyai perasaan yang sama. Hal itu membuat tangan Minho mencengkram setir mobil sedikit lebih erat.

Sulli tertegun mendengar pertanyaan Minho. Pertanyaan Minho terlalu jujur. Minho melihat Sulli sedikit terkejut setelah mendengar pertanyaannya.

“Oh… apa kalimatku terlalu jujur? Maaf, aku terbiasa seperti itu dengan mereka. Kami biasanya tidak bisa menahan rasa penasaran kami. Kami hanya mengatakan apa yang ada dipikiran kami.” Kata Minho

“Tidak… tidak apa-apa… Aku hanya sedikit kaget karena kau ingin sekali aku punya pacar.” Kata Sulli

“Oh itu… Umm… Aku hanya berpikir kalau kau menyukai dia. Dan dia ingin berpacaran denganmu, seharusnya tidak ada yang menghalangi lagi.” Tanya Minho

Sulli merasa ada yang meremas hatinya. Kenapa dia merasa seperti sepotong daging yang sedang ditawarkan kepada orang lain?

“Aku tidak begitu yakin…” jawab Sulli. “apa yang aku rasakan padanya sekarang.”

“Kau tidak menyukainya lagi?” Tanya Minho, tangannya yang tadi mencengkeram setir mobil mulai mengendur.

“Umm… aku rasa aku masih menyukainya… tapi tidak seperti yang aku rasakan dulu… Aku juga tidak tahu.” Kata Sulli, saat berbicara seperti itu ia seperti merasakan sesuatu yang pahit dimulutnya.

“Tidak apa-apa. Kalau kau tidak yakin dengan perasaanmu sekarang, pelan-pelan saja.” Kata Minho

Mereka terdiam sejenak. Apa gadis ini baru saja menceritakan kehidupan percintaannya dengan Minho?

“Bagaimana denganmu?” Tanya Sulli. “Kenapa aku tidak pernah mendengar kau punya pacar?” Tanya Sulli

Mendengar pertanyaan Sulli membuat Minho tersenyum.

“Apa aku harus punya pacar?” Tanya Minho

“Apa tidak ada gadis yang kau sukai?” Tanya Sulli

“Umm…” Minho tidak bisa memberikan jawabannya langsung.

“Aku rasa mereka bilang tidak boleh menyimpan rahasia.” Kata Sulli

“Ah… jadi mereka sudah memberitahumu peraturan di WWClub.” Kata Minho

“Jadi, siapa orangnya?” Tanya Sulli

Meskipun Sulli benar-benar ingin tahu, hatinya berdetak begitu cepat seperti jantungnya bisa meledak kapan saja.

“Apa yang kau ceritakan padaku tadi itu adalah orang yang kau sukai dulu.” Kata Minho. “Dan kau tidak yakin apa kau masih menyukainya atau tidak.”

“Oh… ok… jadi apa kau pernah ‘menyukai’ seseorang dulu?” Tanya Sulli

“Ummm… ya, aku, ‘kan, tidak sekebal itu.” Kata Minho. “Kita sudah sampai!”

“Kau menghindari pertanyaanku. Aku tidak akan keluar dari mobil kecuali kau memberitahuku siapa gadis itu.” Kata Sulli

“Jadi… karena masalah ini haruskah aku membawamu pulang bersamaku?” Tanya Minho. “Ha Yi pasti senang bertemu denganmu.” Kata Minho tersenyum bodoh dan menghentikan mobilnya didepan rumah Sulli.

“Kau tidak akan memberitahuku walaupun aku berkata ‘please’?” Tanya Sulli mencoba membesarkan matanya sebesar yang ia bisa.

“Kau lebih terlihat menyeramkan… tidak imut sama sekali.” Kata Minho

Hal itu membuat Sulli cemberut.

“Tingkahmu mulai mirip dengan Hara.” Kata Minho tertawa

“Benarkah? Hahaha!” Sulli ikut tertawa.

Kemudian mereka terdiam lagi.

“Dia Suzy.” Kata Minho melihat ke depan mobil.

Suzy.

Hati Sulli merasakan sesuatu ketika mengingat kejadian Minho dan Suzy berpelukan di ruang ganti.

Sulli tidak tahu harus berkata apa.

“Tapi itu sudah lama sekali. Kita berdua sudah move on sekarang.” Kata Minho memberikan senyumnya sekilas.

Sulli tidak yakin. Semuanya masuk akal sekarang… dari cara Suzy melihat Minho atau ketika dia merasa aneh saat membicarakan peraturan-peraturan WWClub… Suzy masih memiliki perasaan pada Minho.

Sulli mencoba bertanya. “Tetapi jika… Jika ada kesempatan untuk –“

“Tidak. Tidak akan ada kesempatan apapun. Aku tidak tahu apa yang kau pikirkan tentang peraturan itu, Sulli. Kau mungkin berpikir itu hanya sebuah peraturan biasa yang kami buat. Kau bahkan bisa berpikir kalau itu sangat kekanak-kanakan dan bodoh. Tapi hal-hal seperti itulah yang kami lakukan dan kami korbankan untuk mengikuti peraturan yang paling berat sekalipun. Dan kami pastikan tidak ada satupun dari kami yang melanggarnya.” Kata Minho.

To be continue….

69 thoughts on “WW Club – Chapter 17: First Love

  1. Okelah Minho udah bisa move on??ke sulli maksudnya #cieeee… Tp suzy kliatan mash suka sma Minho -_-
    Hmmm sulli udah krg yakin sma prasaannya sma heechuul apa karena ada Minho?? Ah tp sdkit kecewa sma pnjelasan Minho di akhir?Minho yakin bener ngmong gitu ama Sulli?gmna ntar hbungan minsul donk??

  2. Akhir.y baru bsa lnjut baca ff ini,#tugas numpukk..’:(
    thanks kak maria sdh d ksih Pw.y.’
    ….
    lnjutt k ff.
    Minho oppa bikin skit hati sj,klw ia suka Suzy.wlaupun lama,tp perasaan itu nggk bsa hlng dngn cpt..’eonni yg sbar ne..!!

  3. Sebelum commet, aq ngcapin mkasih buat autho dah mau ngsi pw na.,,hehehe
    akhir na sulli bsa terbuka ma mreka wlopun msih mlu2 hehehehe
    aq ga nyngka ww club trnyta seasik ni…mdah2an sulli btah….owh..jadi minho prnah ska ma suzy,,,n suzy msih ga bsa nglupain minho….ni crita mreka bkal rmit nich,,,hehehe

  4. wiiihhhh jahat banget heechul ninggalin sulli gitu aja trus balik-balik minta pacaran ,, napa ming kalo sulli sama heechul saling suka envy ya 😀 , kepo banget ssul siapa cewek yg disuka sama minho

  5. Heechul oppa jahat banget ninggalin sulli eoni gitu aja
    Jadi minho oppa pernah suka sama suzy eoni

    Minho oppa sekarang harusnya sama sulli eoni
    Suzy eonni itu masa lalu

    Penasaran ceritaselanjutnya
    Lanjut thor

  6. naah kan, oke satu persatu kartu mulai terbukaa. sulli eonni dan minho oppa sama² udah pernah punya org yg spesial dihatinya. hmm terus gmna kelanjutannya hub sulli eonni dgn heechul oppa ? lalu suzy ke minho jg bagaimana ?
    dan slanjutnya bagaimana hubungan sulli ke minho di masa depan ?
    waaah. semua masih tanda tanyaa.
    seru ff nyaaa 😀
    as always.. thankyou for posting.. cannot wait for read the next chap 😀
    keep writing 😀

  7. akhirnya tau jga knp sulli anti sma ketenaran,,pershbatan sulli di ww club jg terlihat, mreka sling mnyayangi. minho jujur sma sulli pda akhirnya, mnyukai suzy dahulu… ak mrasa bhwa peraturan ww club no.1 tu akan menyulitkan mreka mndatang..

  8. Baru aja di eps sblumnya aku penasaran sama cwe yg disukai minho oppa di ww club, dan di epa ini langsung di jawabb.. Emng ter..terr lah ff ini 😘😘

Leave a Reply to linda Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s