Christmast With You (sequel AMM) Part. 3

 

christmas-with-you-copy

Main Cast : Choi Minho, Choi Sulli, Im Yoona

Support Cast : Lee Taemin, Lee Jonghyun, Lee Jinki, Kim Kibum, Amber Liu, Park Luna, Victoria Song, Krystal Jung, Lee Donghae , Kim Hee Chul, Lee Tae Sun,

Author : Dina Matahari

Genre :    Roman

Length : Chapter

  Rating : General

 bagian 3 : Jebakan

Setelah mengisi gelasnya, Choi Minho berbalik, ia tampak berpikir sejenak. Lalu berbicara tanpa mengangkat wajahnya.

“Bagaimana kabarmu, Sulli?” suaranya terdengar tegang.

“Baik . Bagaimana denganmu ?”

“Aku baik-baik saja .”

Suasana mulai merasa canggung. Amber meninggalkan ruangan diam-diam dan berharap Sulli dan Minho akan berbicara dan menyelesaikan masalah mereka.

“Senang bertemu denganmu lagi.”

“Aku juga. Oh, selamat atas rencana pertunanganmu.” Sulli mencoba untuk berbicara santai dan bahagia.

“Ooh .. thanks.” Minho menjawab hambar, “Bagaimana Hee Chul? Apakah dia baik? Mengapa ia tidak datang untuk makan malam?”

Sulli bingung dengan pertanyaan Minho yang tiba-tiba bertanya tentang Hee Chul.

Apakah ia telah mendengar percakapanku dengan Amber?” pikirnya

“Hee Chul Oppa? (Silence) Ah … Saya pikir dia baik-baik saja. Dia tidak tahu tentang makan malam di sini.”

“Apakah kamu tidak mengatakan padanya untuk menemanimu kesini?”

“Siapa? Hee Chul oppa? Tidak tentu saja…apakah itu harus ?” Sulli masih bingung dengan kata-katanya.

“Oh … sangat disayangkan, kapan rencana untuk menikah?”

“Hee Chul oppa …? Hee Chul oppa sudah menikah.”

“Aku tahu … well, selamat untukmu. Semoga kalian bisa bahagia.”

Sulli mengerutkan kening, tidak tahu ke arah mana pembicaraan itu menuju. Dan dia hanya mengangguk ketika Choi Minho mengucapkan selamat tinggal dan berjalan kembali ke ruang tamu. Dia baru menyadari isi percakapan setelah Minho tidak hadir di ruangan itu lagi.

 

Sulli Pov.

Apakah benar yang kudengar? Minho mengira aku menikah dengan Hee Chul? Lelucon apa itu?

Aku benar-benar ingin menertawakan fakta yang ada di depan mataku. Tapi kupikir, lebih baik membiarkan Choi Minho punya pikiran seperti itu. Setidaknya dia tidak akan mengejekku … setidaknya dia tahu aku bisa mendapatkan pria lain selain dirinya. Aku bisa bangkit dan hidup normal setelah dia menyatakan perasaannya kemudian meninggalkan aku sendirian tanpa kejelasan.

Mungkin Tuhan memiliki rencana seperti ini, untuk melindungiku dari rasa malu dan ditinggalkan. Terima kasih, Tuhan!

End of Pov


Bar B28, Seoul

Choi Minho duduk di bar dengan botol minuman dan gelas di depannya. Ini malam Natal, ia tidak punya tempat untuk menenangkan diri. Rencana untuk melewatkan makan malam Natal di rumah neneknya gagal, karena dia menghabiskan malam di apartemen Taemin. Demikian pula, pamannya. Dan dia tidak bisa memaksa dirinya untuk menginap di apartemen itu karena tidak begitu besar. Akhirnya, ia mengatakan kepada mereka bahwa ia akan menghabiskan waktunya bersama teman-temannya.

Dan di sinilah ia sekarang, di sebuah bar terkenal di Seoul. Dia memiliki janji dengan DongHae, Kyuhyun, Changmin untuk berkumpul di B 28, karena mereka sering melakukan itu . Tepat pukul 09.00 KTS mereka tiba satu per satu. Minho awalnya duduk di bar, kemudian bergabung dengan teman-temannya di salah satu sudut bar.

Beberapa pelayan wanita dengan pakaian seksi mendekati mereka.

“Kami hanya ingin minum malam ini. Tidak ada yang lain!” Kata Minho mengusir mereka dengan lembut.

Dong Hae dan Kyu yang melihatnya, melihat satu sama lain. Tidak biasanya Minho menolak wanita. Mereka merasa bahwa ada sesuatu yang mengganggunya.

“Minho-ah, apa yang salah denganmu, ya? Apakah kau ada masalah serius dengan Im Yoona?”

“Aniyo.”

“Mengapa denganmu. Kalah lotre, ya?” Goda Donghae

Minho tidak menjawab hanya tersenyum. Dia duduk di pojok, matanya menatap kosong pada bar yang pengunjungnya bolak-balik di depan mereka. Ingatannya kembali ke percakapan mereka dengan Sulli di rumah Taemin

Pov Minho.

Sulli sudah menikah dengan seorang pria, pilihannya.

Hee Chul … pria yang kutemui di pantai. Berarti apa yang kurasakan untuknya, hanya kesia-siaan, tidak ada yang tersisa antara aku dan Sulli … selain kenangan.

Untungnya, sebelum keberangkatanku ke Seoul pada waktu itu iu sempat melihat Sulli dan kekasihnya. Jika tidak, pada saat itu aku pasti akan kembali ke tempat itu dan hanya akan mendapatkan ejekan dan malu, karena Sulli tidak memiliki perasaan apapun kepadaku..

Aish Minho, sekarang waktu yang tepat untuk memutuskan masa depanmu sendiri. Tanpa Sulli!

Ya, jangan bermimpi tentang Sulli lagi.

Mungkinkah Im Yoona bisa menjadi pilihan yang tepat untukku?

Hmm .. siapa tahu …

End of Pov

Minho tertawa sendiri. Dengan berpikir seperti itu, Minho minum dari botol.

“Minho, perlahan-lahan!”

Chang Min memegang botol yang dipegang oleh Minho, tidak biasanya sahabatnya minum langsung dari botol. Minho paling hati-hati saat mengkonsumsi alkohol. Ia merasa ada masalah berat yang sedang dihadapi sahabatnya.

“Ada apa, Minho? Apakah kau ingin berbagi masalahmu dengan kami, ya?”

Dong Hae yang melihat indikasi tidak baik dari temannya, mulai mendekati dan berbicara seperti kakak pada adik kecilnya.

“Tidak, Hae hyung, ini malam Natal … Aku ingin sedikit berbeda dari biasanya. Tanpa wanita …. ha ha ha ….” kata Minho sambil tertawa ngambang. Sorot matanya mulai tidak focus.

“Kau mabuk, ya? Berapa banyak botol telah kau minum, huh?”

“Aku tidak mabuk. Aku serius … Yuri, Suzy, Min-Ah, Jia … siapa lagi?” Tanya Minho pada Kyu yang menggeleng.

“Ah … Im Yoona! Mereka ….” Minho bergumam tak jelas sebelum akhirnya jatuh tertelungkup di mejanya.

“Minho!” Chang Min menepuk pipinya, “Dia benar-benar mabuk!” Dia berkata kepada Kyuhyun dan Dong Hae.

“Aish Minho … ada apa lagi dengan anak ini?”

“Coba panggil Taemin.”

“Jangan, panggil saja Jinki, dia yang paling dekat dengannya.” Kata Kyuhyun.

“Changmin hyung, kau menelepon Jinki. Aku akan memberitahu Yoona.” Kata Donghae.

Kyuhyun membaringkan Minho di sofa, kemudian ia berdiri dan berjalan ke bar. Mengobrol sebentar dengan bartender, kemudian ia kembali dengan segelas air lemon.

“Tidak heran dia mabuk, bartender mengatakan Minho telah di sini dari jam 08:00 dan sudah menghabiskan 5 botol minuman.” Kata Kyuhyun memberitahu yang lain.

“Onew akan datang, Ia mengatakan Minho saat ini sedang mengalami masalah.”

“Im Yoona sekarang dirumah orang tuanya, jadi aku tidak mengatakan tentang keadaan Minho…takut mengganggu acara keluarga.” Kata DongHae.


Rumah Onew , Hakdong


Onew berbicara dengan Key dan Jonghyun, saat ia menerima panggilan telepon dari Chang Min yang memberitahu tentang keadaan Minho.

“Dia berada di B28, mabuk. Aku akan membawa obat penawar. Kalian buatlah rencana seperti yang telah kita bicarakan sebelumnya.”

“Kau yakin mereka tidak akan marah?” Key menatap khawatir.

“Percayalah, mataku tidak akan salah!” Kata Jonghyun.

“Lalu aku pergi ke sana duluan. Hubungi aku ketika semuanya sudah diatur.”

“Oke!” Kata Jongyun dan Key serempak.

” Onew Oppa akan pergi ke mana?” Tanya Luna ke Key.

“Menjemput Minho di B 28.”

“B 28? Tempat apa itu? Apartment Minho oppa?”

“Tidak, Minho berkumpul dengan teman-temannya di sana.”

“Mengapa dijemput? Apa dia dalam kesulitan?”

“Tidak, dia tidak dalam kesulitan. Uh ya … bagaimana acaranya? Apakah kalian siap untuk mengeksplorasi Seoul pada Malam Natal?”

“Tanpa Onew oppa?” Luna bertanya dengan kekecewaan.

“Dia akan menyusul kita ke sana, setelah menjemput Minho.”

“Apakah Minho oppa akan bergabung?” Amber berbisik, matanya beralih ke Sulli yang sedang mengobrol denganVictoria. Key yang mencarinya, segera memahami ketakutannya.

“Minho tidak akan bergabung, Onew hyung sekarang sedang menjemputnya dan akan mengantar ke apartemennya. Setelah itu ia akan bergabung dengan kita, kau jangan khawatir. Sekarang bersiap-siap semua. Kita pergi dalam satu menit.”

“Yah …!”

Amber kemudian pergi ke Victoria dan Sulli untuk mengajaknya bersiap-siap pergi berkeliling Seoul pada malam Natal.


Tidak butuh waktu lama, mereka telah siap . Ibu Onew mengingatkan para gadis itu untuk mengenakan mantel tebal mengingat Seoul malam itu berudara sangat dingin. Dia juga mengingatkan Key dan Jonghyun untuk berhati-hati melalui jalan licin dan bersalju.

“Ya, kita akan menjaga Putri-putri cantik ini dengan baik, ahjumma. Oh ya, mungkin kita akan kembali setelah tengah malam.” Kata Jonghyun.

“Baiklah, Jjong. Hati-hati.”

Mereka kemudian mengatakan selamat tinggal kepada ayah dan ibu Onew. Malam ini mereka ditampung untuk tinggal di rumah Onew yang cukup besar. Luna dan teman-temannya merasa berterimakasih , karena ketika mereka akan memesan sebuah hotel kebanyakan sudah penuh. Kalaupun ada kamar sewa, sangat mahal.

Jonghyun masuk ke mobilnya diikuti oleh Luna, Victoria, dan IU, adik Onew yang bersama mereka. Sementara Key membawa Amber dan Sulli.

Mobil meluncur di jalan-jalan padat Seoul. Sulli melihat kerumunan orang di sisi kiri dan kanan jalan. Meskipun Seoul bersalju, dia melihat begitu banyak orang yang keluar dan berjalan menuju pusat tempat keramaian. Mereka mengenakan mantel panjang dan tebal dengan syal yang menutupi wajah. Dan sarung tangan tebal.

Pusat perbelanjaan terlihat meriah dengan lampu berkelap-kelip, lagu-lagu Natal terdengar keras dari toko yang berjajar sepanjang jalan. Suasana Natal sangat terasa.

“Sangat berbeda dari Natal di tempat kami, benar kan Ssul?”

“Ya, di sini orang sangat bersemangat dengan cara mereka sendiri. Mungkin di tempat kami, kami juga memiliki cara sendiri untuk merayakan Natal. Aku bertanya-tanya, apakah gereja di sini akan sama sibuknya seperti mall?” Tanya Sulli.

Key tertawa mendengar pertanyaan Sulli, “Kau akan kagum Sulli, karena gereja di sini semeriah mall saat malam Natal. Besok kita akan ke gereja terbesar di Seoul. Kau dapat melihat bagaimana kegembiraan Natal di sini.” Kata Key.

“Ugh, seolah-olah Kau asli Seoul!” Kata Amber.

“Wae? Aku dibesarkan di sini sampai aku menyelesaikan studiku.”

Tiba-tiba telepon Key berbunyi, Key mengeluarkan ponselnya dan menjawabnya.

“Yeoboseyo? Hyung?”

“Key, Minho sudah membaik. Dia sekarang dalam kondisi 90% sadar. Dalam tiga puluh menit aku akan membawanya pulang. Kau sekarang …. di mana?”

“Kami baru saja keluar dari Hakdong ke Yeong Dong. Lalu lintas padat sekali, hyung!”

“Baiklah, beri tahu aku kalau kalian sudah sampai di sana.”

“Baiklah, hyung semoga semuanya berjalan dengan tepat.”


Key mengakhiri pembicaraan.

“Onew hyung menelepon, ia meminta diberitahu kalau kita telah mencapai tujuan.”

“Apakah dia akan menyusul kita ?”

“Ya, tapi dia bilang meminta kita untuk menenemuinya di apartemen temannya. Ia juga akan mengemudi ke sana. Jadi kita menunggunya di sana.”

“Mwo? Bagaimana dengan Jonghyun oppa, apakah mereka juga akan ke sana?”

“Tidak, Jonghyun akan tiba pertama kali ke tujuan. Ia harus memesan tempat.” Kata Key menjelaskan, “Nah, itu dia apartemennya. Kita menunggu Onew di sana.”

“Bagaimana kita … kita menunggu di mobil?” Amber bertanya kurang senang.

“Tidak . Ah … ini adalah kunci apartemennya. Sebelumnya Onew memberikannya padaku.”

“Wae?” Amber menatap kekasihnya curiga, ia mencium sesuatu yang salah dengan dirinya.

“Onew memiliki cadangan kunci, karena ia sering memakai apartemennya untuk beristirahat di sela-sela jam kerjanya. Rumah Sakit tempat Onew bekerja tidak jauh dari sini.” Jelas Key.

Key menghentikan mobil di depan gedung,

“Pergilah, Amber … Sulli … aku akan mencari tempat parkir, kau naik ke lantai 7 dan temukan kamar 702. Itu kuncinya, aku akan segera menyusul.”

Amber keluar dengan Sulli, berdiri menunggu Key.

“Cepatlah ke dalam, Amber! Udara sangat dingin!” Teriak Key.

Amber akhirnya melangkah dengan diikuti Sulli. Sepanjang jalan Amber menggerutu diperlakukan seperti itu oleh Key. Sulli yang berjalan di sisinya tersenyum geli, melihat perilaku eonni nya yang kekanak-kanakan.


Akhirnya mereka menemukan kamar yang dicari. Kamar 702. Amber memasukkan kunci dan ruangan terbuka dengan mudahnya.

“Waaah …!” Kata amber kagum melihat kamar apartemen yang nyaman dan bersih.

Sulli melangkah masuk ke ruangan yang hangat, yang didominasi oleh warna beige yang menambahkan kehangatan.

Tiba-tiba dia merasa seluruh bulu di pori-porinya berdiri. Ada sesuatu tentang ruangan ini yang membuatnya merasa aneh.

BERSAMBUNG

Advertisements

74 thoughts on “Christmast With You (sequel AMM) Part. 3

  1. indra ke – 6 nya sulli masih bekerja 😮 sebenarnya sahabat minho sulli baik bener ya. udah ngerencanain pertemuan buat mereka dan setelah itu terserah minho sullinya mau ngapain :3 tapi yang dipertanyakan kenapa mereka tidak peka? yang satu salah paham, yang satu juga salah paham. SOMEBODY PLEASE TELL THEM 😥 Christmast With You part 4 aku tunggu eonni dina. FIGHTINGGG ^^ hanya saran eon .__. >> banyakin dikit dan minsulnya jangan lama” begini sakit :3 huehehheyyyy

  2. minho salah paham ni .. masa ngiranya sulli udh nikah sih ..
    wahh … rencana apa yg udh direncanakan para sahabat minho .. itu apartemen minho kan ya … sulli melihat apa ya .. smpe merasa aneh seperti itu .. aa penasaran .. di tunggu next chap nya eoni .. fighting (9′,,’)9

  3. Eonni…panjangin lagi panjangin lagi ceritanya….huhuhu cepet banget abisnya tiap chapter…hehehehe
    Eon..jangan lama2 donk mereka berduanya salah paham begini…aduuuhhh kasiannyaaa…gak tega eonni…huhuhuhu
    Kenpa jdi membuat persepsi masing2 sih baby ssul sama ming oppa…adeeeehhh….ayo donnkkk..
    trus kenapa tuh ssul nya merinding..??jadi ikutan merinding…hahahaa…serasa baca ff hororr… :p 🙂 🙂
    Fighting Eonni… 🙂

  4. Minho salahpahammm,,,, sulli juga,,,,
    Itu apartemennya minho kan????
    Apa yg drencanakan oleh jonhyung,key dan onew? Apah mau mempertemukan minsul coz mereka tau klo minsul sama2 salahpaham!
    KEnapa sulli merinding dan gerasa aneh saat masuk kdalam apertemeny minho ?
    Semoga apa yg dirasakan sulli didalam apartement tersebut tidak buruk bagi ia dan minho dan semoga minsul cepat bersatu,,,,
    moment minsulnya yg banyakk y thor 🙂

  5. Gregetan jd’a sama minsull, pada salah paham gitu .. tp sahabat”a sudah punya rencana mendekatkan eits menyatukan minsull ^^
    Semoga rencana mereka berhasil 🙂 .. update soon lanjutan’a y dina eonni 🙂 HWAITING

  6. Ada apa ini?Apa yg direncanakan pra lelaki ini?knpa terasa mncurigakan?knapa sulli merasa aneh?minho msih slah pham dgn sulli,dia mngira sulli menikah dgn heechul?lucunya 😀
    lanjut yah eon,jgn lama2,oh iya klw bisa lebih pnjang,ini kurang pnjang mian klw maksa
    gomawo.

  7. haduhhh…salah paham mulu nih minsul..
    minho koq bisa2nya mikir ssul sama heechul balikan
    tp teman2 mereka merencanakan apa?
    hmmm…spertinya bakalan seru tuh…

  8. Ini teh ada acara apa sih?? Kok kayaknya pd riweuh mau ngapaiiiinnn gituh.. semoga bukan hal buruk, minsuuuuull ayoo kembalilaaahh..

  9. Yaelah bang minho salah paham mulu dah ahh , nny dulu kek sama sulli -_- Thor bikin happy end yaa , mohon bingit *maksa 😀
    Hwaiting thor 🙂

  10. wah minho mabuk?…ga papa,asal jangan sampai nyium orang saja saat mabuk kayak di TTBY…makin kesini ceritanya nikin penasaran thor.

  11. jebakan?aku msih gak pham ,dmn ltak jbkannya?apa diapartement itu ada minho?
    damn damn damn….rsanya jantungku mau copot knp minho dan sulli sma2 gila membirkan kslahphaman itu terjadi. lama2 baca ni ff bisa kena sport jatung deh.
    tho4 please demi apapun minho dan sulli hrus tau keadaan yg sesungguhnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s