WW Club – Chapter 25: Absence

???????

Title: WW Club – Chapter 25: Absence

Author: Mahogany4 (@ItsMahogany4)

Translater: Maria (@Maria2509)

Main cast: Choi Minho, Choi Sulli, Bae Suzy, Jung Krsytal, Goo Hara, dan Lee Jonghyun

Support cast: IU, Heechul, Nicole, Liza (Sulli’s Mom), Fred (Sulli’s Dad) dan masih banyak lagi cast yang akan kalian temuin di crita ini.

Length: Sequel

Genre: School Life, Romance, Friendship

Rating: PG-15

Summary :

“Kau bodoh, Jonghyun. Selama ini, kau selalu bodoh. Aku benci betapa bodohnya dirimu.” – Hara

“Bagaimana kau bisa mengatakan kalau kau menyukai seseorang?” – Sulli

Chapter 25: Absence

Krystal dan Jonghyun berada di café sekolah.

“Ini sudah pernah terjadi 2 tahun yang lalu. Aku tidak mengerti apa yang ada dipikiran Minho.” Kata Krystal

Jonghyun mengerti Minho … namun, dia tahu mengapa Minho harus pergi meninggalkan semuanya yang menjadi keinginan hatinya untuk melindungi sesuatu yang penting.

“Kau tidak mau bicara. Kau tahu kalau aku akan mencari tahu sendiri, kan?” Tanya Krystal

“Kalau begitu gunakan waktumu.” Kata Jonghyun. “Lebih baik kita biarkan saja Minho melakukan sesukanya.”

“Siapa dia? Apa Suzy lagi?” Tanya Krystal

Ahhh… insting Krystal benar-benar tajam. Tidak ada yang bisa disembunyikan darinya.

“Ah, tidak usah dijawab. Aku sudah tahu…” Krystal telah mengambil napas dalam-dalam. “Kenapa dia harus jatuh dikesalahan yang sama? Aku pikir dia sudah belajar dari kesalahan.”

Ouch! Itu sedikit sakit. Kata-kata tajam Krystal juga mengenai Jonghyun.

“Jika terjadi sesuatu… aku tidak yakin Suzy bisa menerimanya.” Kata Krystal

“Suzy harus move on. Kita tahu Minho akan menikah cepat atau lambat. Dan Suzy tidak bisa menahan perasaan itu selamanya.” Kata Jonghyun

“Benar sekali. Tapi hanya waktulah yang bisa menyembuhkan luka.” Kata Krystal.

Krystal melihat Hara berdiri tidak jauh dari mereka. Oh tidak… Hara mendengar semuanya.

—————-

Hal ini membuat Jonghyun sakit kepala. Krystal mengetahui tentang Minho, tidak masalah. Tapi sekarang dia harus membuat Hara tutup mulut.

“Aku tidak akan memberitahu siapapun” kata Hara. “Aku berjanji.”

“Baiklah, terima kasih.” Kata Jonghyun

“Tapi kau harus menjawabnya dengan jujur.” Kata Hara. “Apakah wanita yang Minho sukai… wanita yang kau sukai juga? Apa hal ini terjadi untuk yang ke-2 kalinya? Itukah alasannya kenapa kau menjadi playboy lagi?

“Itu 3 pertanyaan.” Jonghyun menendang batu yang ada didepannya. “Apa yang terjadi kalau aku bilang ‘Ya’?”

“Kau idiot! Seharusnya kau menjaga hatimu dengan baik. Kau tahu, kan, WWClub tidak boleh mengalami hal ini lagi.” Kata Hara

“Aku tahu… Itu sebabnya kita sudah tahu kalau hal itu berhasil dulu. Dan kita melakukannya lagi untuk mencegah terjadinya kekacauan.” Kata Jonghyun

Hara mengambil napas dalam-dalam.

“Kau bodoh, Jonghyun. Selama ini, kau selalu bodoh. Aku benci betapa bodohnya dirimu.” Kata Hara

“Ada 3 kata ‘bodoh’ dalam satu kalimat.” Pikir Jonghyun.

Dan kemudian Jonghyun melihat mata Hara… matanya berkaca-kaca…

“Kalau kau terluka lagi. Aku tidak akan berada disisimu lagi. Aku tidak ingin melihat pria bodoh itu lagi.” Kata Hara

Dan kemudian gadis itu pergi sambil berlari.

——————

Surat Minho untuk Jonghyun mengatakan agar dia menemui sepupunya. Jonghyun tahu kalau ibu Minho dulu diadopsi oleh keluarganya. Dan baru 3 tahun yang lalu, keluarga Minho bertemu dengan kakak kandungnya yang selama ini terpisah. Berita itu tidak tersebar luas dan hanya beberapa orang yang mengenal dengan kedua keluarga itu saja.

Jonghyun dipersilahkan duduk ketika seorang wanita sedang menuruni tangga.

“Hai, aku Nicole. Aku sudah menunggu kedatanganmu.” Kata Nicole

“Terima kasih, aku terkejut kau ingin bertemu denganku.” Kata Jonghyun

“Maaf kalau aku mengganggu. Kau harus repot-repot kesini saat kau punya banyak hal yang harus kau lakukan.” Kata Nicole

“Minho bilang aku perlu bicara denganmu?” Kata Jonghyun

“Ya.. ya.. kami butuh bantuanmu. Umm… aku tidak tahu harus mulai darimana. Tapi… Heechul Oppa, dia harus bertemu dengan Sulli secepatnya.” Kata Nicole

Heechul? Dimana dia mendengarnya… Heechul…. Ah! Cinta pertama Sulli! Jonghyun merasa seperti ada orang yang baru saja menginjak hatinya.

“Tapi kita tahu dia terikat dengan kegiatan WWClub.” Kata Nicole

“Heechul dan Minho… mereka sepupu?” Tanya Jonghyun

“Ya … ya.” Kata Nicole. “Dia kakakku. Tolong, kami membutuhkan bantuanmu agar mereka bisa lebih dekat.” Kata Nicole

“Minho menyiksaku.” Pikir Jonghyun. Bagaimana dia bisa melakukan ini? Mengapa Minho bisa meninggalkannya dengan misi untuk menghubungkan Sulli pada cinta pertamanya kembali ketika Minho mengetahui perasaannya pada Sulli?!

“Ada cara lain.” Jonghyun ingat kata-kata Minho. Cara lain? Apa maksudnya aku harus menjadi mak comblang untuk mereka meskipun aku harus merasa sakit hati?!

——————-

Sulli merasa lemas sepanjang hari. Sulli melihat handphone-nya, tetap tidak ada panggilan masuk. Dia merasa kesal dan marah. Tapi dia tidak bisa mengeluarkannya. Dia tidak ingin orang-orang tahu kenapa dia bisa semarah ini. Tapi bagaimana bisa Minho melakukan itu?! Bagaimana bisa dia meninggalkannya begitu saja?!

Sulli melihat Jonghyun sudah menunggunya.

“Sudah siap pulang ke rumah?” Tanya Jonghyun

“Ya.” Kata Sulli

“Bisakah kau menemaniku ke supermarket dulu? Ada yang harus aku beli.” Kata Jonghyun

“Oh, Baiklah.” jawab Sulli

Mereka pergi ke supermarket. Jonghyun pergi ke bagian cokelat.

“Cokelat?” Tanya Sulli

“Ya… aku harus membeli beberapa coklat untuk aku bawa pulang.” Kata Jonghyun

“Sulli?” Seseorang dari belakang memanggil Sulli.

Sulli berbalik dan melihat Nicole.

“Nicole?!” Sulli terkejut. Adik Heechul ada disini?!

“Hei, Senang bertemu denganmu!” Kata Nicole sambil memeluk Sulli.

“Wow… Kau terlihat…. CANTIK!” Kata Nicole gembira.

“Umm… terima kasih… apa yang kau lakukan di sini? Aku pikir kau masih di Amerika.” Kata Sulli

“Ah… ya, kami baru saja kembali.” Kata Nicole

“Kami? Maksudmu Heechul Oppa?” Tanya Sulli

“Ya, Oppa dan aku. Sebenarnya dia ada di coffee shop diluar sana.” Kata Nicole.

“Benarkah?!” Tanya Sulli semangat. “Wow, aku ingin menemuinya!”

Jonghyun merasa seperti seseorang yang baru saja meninjunya. Reaksi bersemangat Sulli membuatnya merasa babak belur.

“Bolehkah aku menemuinya, Jonghyun? Kau tidak perlu mengantarku pulang. Aku bisa pulang sendiri.” Kata Sulli

Itu lebih menyakitkan lagi.

“Jangan khawatir, Kami akan mengantar Sulli pulang.” Kata Nicole tersenyum pada Jonghyun

“Baiklah. Tapi Sulli, sms aku kalau kau sudah sampai rumah. Atau aku akan mencarimu ke seluruh Seoul.” Kata Jonghyun

“Siap, komandan!” Kata Sulli sambil memberikan hormat pada Jonghyun.

——————-

Nicole membawa Sulli ke café.

“Oppa!” Sulli memanggil Heechul yang sedang membaca koran.

“Sulli!” Heechul berdiri dan memeluk Sulli

“Umm… Aku harus pergi ke toko kosmetik dilantai atas, Oppa. Aku akan segera kembali. Jaga Sulli.” Kata Nicole

“Ummm, tentu.” Kata Heechul. “Silakan duduk, Sulli. Kau ingin pesan apa?”

Heechul memesankan macchiato untuk Sulli dan duduk didepannya.

“Aku sangat senang bertemu denganmu… aku hampir tidak mengenalimu tadi… kau sudah berubah 180 derajat dari terakhir kita ketemu!” Kata Heechul

Sulli tertawa. Yup, berubah 180 derajat!

“Ya, WWClub banyak membantuku.” Kata Sulli

Heechul tidak bisa berhenti memandang Sulli. Dia seperti Sullinya sewaktu 5 tahun lalu… hanya saja sekarang sudah dewasa… jauh lebih cantik dari sebelumya. Minho benar, banyak pria yang akan memperhatikannya. Dan satu-satunya alasan kenapa tidak ada laki-laki yang mendekatinya sekarang karena gadis ini bagian dari WWClub. Dia harus berterima kasih pada Minho karena langkah besar itu.

“Aku yakin sainganku bertambah karena perubahanmu.” Kata Heechul

Kata-kata Heechul membuat wajah Sulli merona.

“Oppa, aku tidak bertemu dengan orang-orang baru. Ketika aku masuk WWClub, orang-orang akan berpikir 100 kali sebelum mendekatiku.” Kata Sulli. “Itulah citra yang dimiliki oleh WWClub. Meskipun aku sangat tidak keberatan kalau mereka ingin berbicara denganku.”

“Jadi, itu artinya kau masih single. Dan aku masih punya kesempatan.” Kata Heechul. “kau masih ingat kan, kalau aku sedang mendekatimu?”

“Oppa… aku pikir kau tidak suka hubungan jarak jauh. Berapa hari kau berada disini?” Tanya Sulli

“Untuk waktu yang lama… aku berencana untuk menetap disini.” Kata Heechul

“Benarkah?!” Tanya Sulli terkejut. “Kau akan tinggal disini? Berarti kau akan disini selamanya.”

“Matamu bisa jatuh kalau kau terkejut terus.” Kata Heechul tertawa.

“Tapi… aku pikir kau kuliah diluar negeri? Aku rasa kau berada ditahun terakhirmu?” Tanya Sulli

“Well, Yah, aku sudah selesai. Jadi aku kembali ke Korea.” Kata Heechul

“Wow! Benarkah?! Aku senang kau kembali!” Kata Sulli

——————-

Heechul dan Sulli berjalan-jalan di taman.

“Apa kau yakin Nicole baik-baik saja ditinggal sendiri?” Tanya Sulli

“Ya, Dia bilang dia akan pergi ke salon. Pasti akan membuang banyak waktu.” Kata Heechul

“Dia masih orang yang periang.” Kata Sulli

“Ya, dia masih bisa membuat orang tersenyum dan tertawa. Dia punya bakat alami.” Kata Heechul

“Kenapa dia ikut kembali bersamamu? Apa dia tidak sekolah di Amerika?” Tanya Sulli

“Umm… Dia mengambil kursus online.” Kata Heechul, yah, memang itu yang sebenarnya. “Sulli… aku rasa… kita perlu bicara… tentang… kita.”

Perasaan Sulli campur aduk. Dia sangat senang bertemu Heechul dan memilik dia disisinya lagi. Tapi berbicara tentang ‘kita’, benar-benar membuatnya merasa tidak nyaman.

Sulli membutuhkan keberanian sebelum berbicara.

“Umm… Oppa… aku… tidak yakin aku merasakan hal yang sama.” Kata Sulli akhirnya

Heechul siap untuk mendengar apapun… Dia sudah lama mengetahuinya. Dia tahu Sulli mungkin sudah jatuh cinta pada orang lain. Tapi dia tidak berencana untuk menghentikannya.

“Bisa kau beritahu alasannya? Apa kau sudah menyukai orang lain?” Tanya Heechul

Sulli menarik napas panjang… Menyukai seseorang… Bagaimana kau bisa mengatakan kalau kau menyukai seseorang? Heechul pergi ketika Sulli menyadari dia menyukai Heechul… Tapi sekarang… Dia tidak yakin.

“Bagaimana kau bisa mengatakan kalau kau menyukai seseorang?” Tanya Sulli

“Ketika kau suka keberadaan mereka disekelilingmu. Ketika kau selalu ingin bertemu dengannya. Kau ingin selalu berada didekatnya. Kau ingin tahu lebih banyak tentang dia. Hatimu berdetak sangat cepat kalau kau melihatnya. Kau tidak ingin orang itu bersama dengan orang lain.” Kata Heechul

“Aku merasakan beberapa hal itu pada seseorang.” Kata Sulli. “Apa itu berarti aku menyukainya?”

“ Mungkin.” Jawab Heechul

Sulli bingung… Orang yang membuat jantungnya berdetak cepat hanya dengan melihatnya saja… pria yang selalu ia inginkan berada disisinya… pria yang ia ingin melihat sekarang lebih dari sebelumnya… berada didekatnya… ingin tahu lebih banyak tentangnya… ingin dimilikinya…

Adalah Minho

Dan dia baru saja jatuh disumur terlarang.

Apa dia baru saja membuat kesalahan karena jatuh cinta pada laki-laki yang tidak boleh dimilikinya?

Sulli berhenti berjalan. Lututnya gemetar karena apa yang baru saja disadarinya. Lututnya lemas dan Sulli kehilangan keseimbangan. Heechul menangkapnya.

“Hei, ada apa?” Tanya Heechul saat membantu Sulli berdiri.

Heechul menuntun Sulli duduk dibangku taman.

Sulli hanya diam. Tapi Heechul bisa melihat kebingungan di mata Sulli.

“Umm… kalau kau belum siap memberikan jawabanmu, tidak apa-apa. Pelan-pelan saja. Jangan sampai membuatmu tertekan.” Kata Heechul

Sulli menggeleng.

Heechul berdiri.

“Aku akan membelikan minum untukmu, OK?” Kata Heechul

Tapi Sulli memegang lengan Heechul.

“Oppa… aku rasa aku bisa gila.” Kata Sulli

Heechul duduk disamping Sulli.

“Ada apa, Sulli?” Tanya Heechul sambil memegang tangan Sulli

Sulli hanya menggelengkan kepala.

“Apa kau sakit? Ayo aku akan membawamu ke rumah sakit.” Kata Heechul

Sulli terus menggelengkan kepala… dan kemudian perlahan-lahan air matanya mengalir.

“Hei, aku tidak akan tahu kalau kau tidak memberitahuku.” Kata Heechul

Sulli merasa seperti ada seseorang yang mencengkeram hatinya. Dia merasa pusing bercampur dengan rasa sakit. Dia merasa seperti ada luka dihatinya kemudian taburi garam.

Kenyataan apa yang dia rasakan pada Minho… pria itu melakukan semuanya untuk melindunginya… semuanya yang sudah pria itu berikan untuknya… seluruh perhatian yang pria itu berikan untuknya… perlahan-lahan semua berputar dalam pikirannya seperti sebuah film.

Tetapi kenyataan kalau Minho tidak melakukan semuanya karena ia menyukainya. Dia meninggalkannya… Dia pergi setelah ciuman itu… Dia bahkan tidak peduli apa yang dia rasakan, seolah-olah itu tidak pernah terjadi…

Dan mungkin saja itu memang tidak berarti apa-apa untuknya…

Penderitaan itu semua membuat air mata Sulli mengalir tidak bisa berhenti.

“Aku harus… pulang, Oppa.” Kata Sulli. “Aku perlu istirahat.”

to be continue…

Jadi tau kan, kenapa Minho pergi ninggalin Sulli.. Yeah, karena gak mao liat Sulli begitu mesra sama Heechul, dan satu lagi .. yaitu….. Tunggu kisah selanjutnya yaaa dear ~ #KecupBasah Hahahaha… 😀

Advertisements

59 thoughts on “WW Club – Chapter 25: Absence

  1. Krystal bisa melihat perasaan Minho u/ Suzy, tapi perasaan Jonghyun dia ga tau.
    Wah. Sulli malah curhat sekilas ke Heechul~
    Heechul bisa jd sakit hati karenanya.

  2. Waah, ini akan menjadi semakin sulit.. heechul oppa ya kasian, ssul eonni jg kasian, minho oppa aplg, semoga apapun kelanjutannya tetap membuat kebahagiaan utk masing² org 😥
    eh tp ada yg lucu, waktu jonghyun oppa bilang “cara lain? aah minho ya kau menyiksaku” wkwkwk
    kekekeke kasian bgt kan diaa, duh dijadiin mak comblang prett :p
    ok gomawo eonni sudah diposting. keep writing again 😀

  3. jonghyun mnggantikan minho untuk mnjaga sulli disaat minho prgi, dn mnjadi msk comblang bagi sulli dn heechul. owwggg cukuo kaget minho secepatnya akan menikah pd akhirnya. ap itu mnunjukkan dy sdah pnya calon istri di amerika sna..haduhhh kasiannya sulli. disaat dy mnyadari mnyukai minho, tpi knyataan dy tdk bsa memilikinya krna peraturan ww club..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s