WW Club – Chapter 27: His Pain

ww_club_copy_by_usagiandneko-d7smxre

Poster by shortcakes7895

Title: WW Club – Chapter 27: His Pain

Author: Mahogany4 (@ItsMahogany4)

Translater: Maria (@Maria2509)

Main cast: Choi Minho, Choi Sulli, Bae Suzy, Jung Krsytal, Goo Hara, dan Lee Jonghyun

Support cast: IU, Heechul, Kwon Yuri, Nicole, Liza (Sulli’s Mom), Fred (Sulli’s Dad) dan masih banyak lagi cast yang akan kalian temuin di cerita ini.

Length: Sequel

Genre: School Life, Romance, Friendship

Rating: PG-15

Summary:

“Aku hanya ingin dia melihatku… hanya melihatku… menyukaiku sedikit saja… Aku hanya ingin dia bahagia ketika aku ada disisinya… dia tidak perlu melihat orang lain”. – Hara

“Tidak mengetahui banyak hal tentang mereka bukan berarti aku tidak peduli pada mereka seperti kau peduli pada mereka.” – Sulli

Chapter 27 – His Pain

Yuri, wanita elegan dan cantik berdiri dihadapan WWClub yang memegang lengan Minho… adalah tunangan Minho. Semuanya terlihat elegan. Cara dia berpakaian, cara dia berjalan, bahkan saat dia tersenyum… semuanya sangat elegan.

“Hai semuanya. Dari dulu Minho sudah bercerita tentang kalian padaku. Aku senang akhirnya bisa bertemu dengan kalian semua.” Kata Yuri

Jonghyun merasakan tangan Sulli di bahunya gemetar. Dia berdiri, menarik Sulli untuk duduk di kursinya dan kemudian mencium tangan Yuri yang memegang lengan Minho.

“Aku senang akhirnya bisa bertemu denganmu.” Kata Jonghyun

Jonghyun menatap Minho, tapi wajah Minho ditutupi oleh ekspresi dingin.

“Bagaimana kalau kita makan malam bersama. Aku yakin Yuri ingin tahu lebih banyak tentang kalian dan aku tahu kalian juga ingin mengenal calon istriku.” Kata Minho

Calon Istri …

Sulli merasa hatinya seperti dirobek-robek. Dan matanya sangat panas… oh no… air matanya tidak boleh keluar sekarang.

Sulli melihat Krystal menggigit bibir bawahnya. Dan Suzy masih menghadap ke jendela.

“Apa kalian tidak ingin menghabiskan waktu dengan tunanganku?” Tanya Minho

Suzy hampir berdiri tapi Krystal berbicara dengan suara yang sangat keras dan membuat Suzy kembali duduk.

“Kami akan pergi makan malam. Tapi Minho, kau dan Yuri pergi saja duluan. Kami akan menyusul.” Kata Krystal

“Benar. Kau pergi duluan, Minho. Ada yang harus kami urus dan kami akan menyusulmu.” Kata Hara

“Baiklah.” Kata Minho

Minho membawa Yuri keluar dari WW200. Bahkan melirik sedikitpun tidak.

Suzy mulai terisak. Perasaan yang sudah ditahannya beberapa jam tadi akhirnya keluar juga. Krystal duduk disamping Suzy dan menepuk-nepuk punggung Suzy. Hara mengambil air minum dan memberikannya pada Suzy.

Keterlaluan. Suzy sangat sakit hati… Dan semua orang tahu itu.

Sulli merasa seperti hatinya sedang disiksa. Rasa sakitnya sendiri dan rasa sakit Suzy. Sulli keluar dari WW200. Dia pergi keluar dari gedung Arts dan berlari secepat yang dia bisa. Air mata mengalir dari matanya saat dia berlari. Dan dia tidak bisa menghentikan airmatanya sekarang…

Calon istriku

Minho sudah punya tunangan. Bagaimana dia bisa berpikir kalau Minho akan menyukainya walaupun sedikit saja.

Sulli berhenti berlari di tengah lapangan sepak bola.

Seharusnya hal itu bisa membantu kalau gadis itu mengetahui kalau pria itu sudah bertunangan… Dan ia tidak akan mengira semua yang terjadi diantara mereka itu beralasan… mungkin ini alasannya kenapa Minho tidak pernah menjelaskan apa-apa… karena memang tidak ada yang harus dijelaskan.

Sulli merasa ada orang yang memegang bahunya dan membalikkan badannya.

“Jonghyun…” kata Sulli

Sulli tidak bisa menyembunyikannya lagi, wajahnya penuh dengan air mata. Hatinya berteriak kesakitan… pikirannya mengambang…

Jonghyun merengkuh Sulli dalam pelukannya. Dan Sulli tidak bisa berhenti menangis lagi. Dia menangis dan menangis … sampai tubuhnya merasa lelah.

—————————–

Hara mengikuti Jonghyun saat dia keluar dari WW200. Lalu dia melihat laki-laki itu pergi menuju lapangan sepakbola. Dia berlari menuju Sulli dan Sulli berbalik. Dan kemudian Jonghyun memeluknya….

Adegannya seperti di film-film… romantis…

Tapi hati Hara sangat sakit… Dan dia tidak tahan lagi. Mengapa Jonghyun selalu mengabaikan semua yang ia rasakan untuknya? Mengapa ia hanya jatuh cinta pada gadis-gadis yang ada disekitarnya kecuali dirinya?

‘Aku hanya ingin dia melihatku… hanya melihatku… menyukaiku sedikit saja… Aku hanya ingin dia bahagia ketika aku ada disisinya… dia tidak perlu melihat orang lain.’ Pikir Hara

Hari itu ada hari paling menyedihkan untuk WWClub.

————–

Sebuah restoran yang mewah. Sulli sudah memperhatikan Suzy. Dia terlihat lemas hari ini mungkin hanya dengan sentuhan jari saja bisa membuat Suzy jatuh.

Apa yang Minho lakukan?! Dia tahu perasaan Suzy padanya, kan? Kenapa dia melakukan ini? Apa dia tidak peduli apa yang akan terjadi pada Suzy?

Mereka masuk ke ruangan private. Yuri menyambut mereka dengan hangat.

“Hei, kalian sudah sampai.” Kata Yuri

Mereka berlima mengambil tempat duduk masing-masing dan memberikan pesanan mereka pada pelayan.

“Aku jadi tertarik untuk mengetahui… Siapa yang paling tua dan paling muda?” Tanya Yuri

“Usia kami sama… kecuali Sulli, dia lebih muda 2 tahun dari kami.” Kata Krystal

“Oh… jadi kalian semua Unnie dan Oppa.” Tanya Yuri

“Sulli tidak memanggil kami Oppa.” Kata Jonghyun

Sulli mencoba untuk tersenyum … tapi sulit sekali… tapi akhirnya dia bisa memberikan satu senyuman.

“Aku ingin memanggil mereka Oppa atau Unnie… tapi terkadang aku merasa canggung.” Kata Sulli

“Tidak apa-apa. Aku sangat mengerti. Di Amerika, kami memanggil orang-orang dengan nama mereka tidak peduli berapa usia mereka. Bahkan dengan boss yang jabatannya sangat tinggi, kau masih bisa memanggil nama mereka.” Kata Yuri.

“Aku pernah mendengar hal itu. Aku rasa itu karena negara Amerika tidak se-hierarki seperti negara-negara di Asia.” Kata Hara

“Benar. Ada perbedaan budaya yang besar.” Kata Yuri

“Bagaimana kalian berdua bertemu?” Tanya Sulli. “Aku masih baru jadi aku tidak tahu ceritanya.”

“Aku tidak pernah menceritakannya pada orang lain.” Kata Minho

Ini kalimat pertama Minho sejak mereka sampai di restoran. Dan disetiap kata yang ia ucapkan seperti menusuk langsung ke jantung Sulli. Nada dan suaranya yang dingin membuat hati Sulli sakit.

“Oh, jadi itu rahasia?” Tanya Sulli

“Tidak.” kata Minho

“Kalau begitu bisakan, kau ceritakan pada kami?” Tanya Sulli

Minho terdiam beberapa menit dan hanya melihat ke arah Sulli. Ini membuat semua orang menahan nafas mereka.

“Aku akan menceritakannya padamu, tetapi kau harus memberikan sesuatu sebagai balasannya.” Kata Minho

“Apa yang kau inginkan?” Tanya Sulli

“Aku belum memikirkannya.” Kata Minho

“Baiklah, katakan padaku kalau kau sudah memikirkannya.” Kata Sulli

“2 tahun yang lalu, aku pergi ke Amerika untuk memberikan jarak… pada apa yang terjadi disini. Ibuku selalu menginginkan agar aku bertemu dengan Yuri. Akhirnya aku berkata Ya pada waktu itu. Lalu dia mempertemukan kami.” Kata Minho.

“Saat bertemu dengannya pertama kali sangat membosankan. Minho tidak tertarik sama sekali. Tapi setelah pertemuan pertama, aku menulis email untuknya. Dan dia juga membalas email-ku. Kemudian secara perlahan kami mulai menikmati balas membalas email.” Kata Yuri. “Bahkan sewaktu dia kembali ke Korea.”

Sulli melihat Suzy dan dia tahu makan malam ini harus segera berakhir. Tapi apa yang bisa dilakukannya?

Sulli pergi ke tempat parkir…. sebelum dia pergi ke sana, dia mengirim pesan pada Minho dan memintanya untuk pergi kesana juga karena ada yang harus mereka bicarakan. Sulli tidak berharap kalau Minho akan menemuinya karena Yuri ada disana. Tapi dia harus mengambil kesempatan.

Sulli merasa seperti seseorang memegang lengannya dari belakang dan menariknya ke dalam mobil.

Dia… Minho. Dia memutuskan untuk menemui gadis itu.

“Apa yang ingin kau bicarakan. Aku harus segera kembali ke dalam.” Kata Minho

“Ah… benar juga… aku akan cepat.” Kata Sulli. “Bisakah kau membuat alasan dan membiarkan Suzy pulang duluan?”

Wajah Minho terlihat tenang.

“Aku tidak bisa. Yuri sudah lama ingin bertemu dengan kalian. Suzy bagian dari WWClub. Dia harus tetap berada disini.” Kata Minho

“Aku pikir dia akan kuat berada disana. Kau lihatkan? Kau jangan berpura-pura tidak melihatnya. Dia terlihat sedang sakit. Dia harus pulang dan beristirahat.” Kata Sulli dan ada sedikit marah dalam suaranya kali ini.

“Kalau semua orang selalu melindunginya dari kenyataan, dia tidak akan pernah bisa menerimanya.” Kata Minho

“Jadi kau sengaja menyakitinya?!” Kata Sulli.

Sulli tidak percaya apa yang terjadi sekarang, bagaimana Minho bisa sedingin ini! Dia hanya memikirkan tunangannya dan mengabaikan kondisi Suzy!

“Kau tahu kenapa dia seperti itu, dia masih memiliki perasaan padamu, Minho. Kau tidak bisa memperlakukannya seperti ini padahal dulu kau pernah mencintainya!” kata Sulli

Sulli bisa melihat Minho menarik napas dalam-dalam. Sulli melihat Minho mengepalkan tangannya.

“Kau tidak tahu apa-apa tentang apa yang terjadi, jadi jangan bertingkah seperti kau mengetahuinya.” Kata Minho. “Berhenti berpura-pura seperti kau mengenal mereka padahal sebenarnya tidak. Berhenti menyuruhku melakukan apa yang harus aku lakukan atau tidak harus aku lakukan karena aku tahu mereka, dan kau tidak.” Kata Minho

Dan kata-kata itu menjadi pukulan terkeras pada hari itu.

Dia mungkin tidak mengenal mereka sebaik Minho… Tapi Sulli peduli pada mereka…

“Kau benar… kau jauh lebih baik mengenal mereka… karena aku datang terlambat. Aku tidak tahu banyak tentang mereka. Aku bahkan baru tahu kau sudah punya tunangan beberapa jam yang lalu!” Kata Sulli

“Tidak mengetahui banyak hal tentang mereka bukan berarti aku tidak peduli pada mereka seperti kau peduli pada mereka.” Kata Sulli

Sulli tidak tahan lagi. Dia keluar dari mobil dan pergi.

———————–

Minho pergi ke Amerika untuk bertemu Yuri, tunangannya. 2 tahun yang lalu, sewaktu dia harus melupakan Suzy, itu pertama kalinya ia bertemu dengan Yuri. Dia sudah menolak pertunangannya dengan Yuri sangat lama sekali. Tapi sewaktu ia harus melupakan perasaannya pada Suzy, Yuri-lah yang membantunya. Dan kali ini dengan Sulli, ia berharap Yuri bisa membantunya juga. Bersama dengan seseorang yang kau tahu akan kau nikahi nanti membuat pikiranmu lebih fokus mengenai apa yang harus kau lakukan dan tidak harus dilakukan. Pada 2 minggu di dua tahun lalu melakukan segala cara untuk merubah pikiran dan hatinya terhadap Suzy… dan itu harus dilakukannya juga kali ini.

Tapi bicara memang lebih mudah daripada melakukannya… Minho tidak percaya diri seperti sebelumnya kalau dia bisa membuang semua perasaanya.

“Kau baik-baik saja?” Tanya Yuri di mobil saat Minho sedang mengantarnya kembali ke Hotel.

“Ya.” Kata Minho

Minho memutuskan untuk meminta Yuri kembali ke Korea bersamanya, harus menjelaskan semuanya pada mereka. Hal itu akan menunjukkan kalau dia sama sekali tidak akan mengikuti perasaannya. Dan seseorang yang masih menggantung dimasa lalu harus sudah melupakan perasaannya.

“Mereka semuanya terlihat senang. Jonghyun sangat baik. Gadis-gadis juga cantik… tapi aku rasa mereka tidak nyaman denganku.” Kata Yuri

“Mereka baru bertemu denganmu. Mereka akan lebih hangat nantinya.” Kata Minho

Yuri menatap Minho

“Kenapa?” Tanya Minho

“Sejak kita sampai di Sun Life tadi, kau berubah sangat kaku.” Kata Yuri

“Benarkah? Aku tidak menyadarinya.” Kata Minho

Yuri tertawa.

“Boleh kutebak kenapa?” Tanya Yuri

“Silakan.” Kata Minho

“Lenganmu… Kau tahu aku menggandeng lenganmu selama kita berada di WW200, kan? Aku tahu kapan itu mulai terasa kaku.” Kata Yuri

Minho merasa seperti lehernya tiba-tiba mati rasa.

 “Berhenti berpikir macam-macam.” Kata Minho

Well… si Maknae pergi kemana? Semenit yang lalu dia makan bersama kita, setelah itu dia tidak ada.” Kata Yuri

“Aku rasa dia sedang tidak enak badan.” Kata Minho

“Ya .. aku rasa WWClub terlihat lelah akhir-akhir ini. Kau juga meminta Suzy pulang lebih dulu, kan?” Kata Yuri

“Ya… Dia terlihat sedang sakit… Jadi aku memintanya pulang duluan.” Kata Minho

——————

Minho sampai dirumah dan langsung mandi. Dia baru saja sampai pagi ini… kepalanya sakit. Ia menutup matanya saat air hangat mengalir ke wajahnya…

“Kau benar… kau jauh lebih baik mengenal mereka… karena aku datang terlambat. Aku tidak tahu banyak tentang mereka. Aku bahkan baru tahu kau sudah punya tunangan beberapa jam yang lalu!”

Suara Sulli terngiang-ngiang ditelinga Minho.

“Tidak mengetahui banyak hal tentang mereka bukan berarti aku tidak peduli pada mereka seperti kau peduli pada mereka.”

Minho melayangkan tinjunya ke dinding yang membuat darah mengalir keluar dari tangannya. Hatinya sangat sakit. Dia marah pada dirinya sendiri!

Kenapa? Kenapa dia tidak bisa melupakan semuanya? Mengapa dia masih terpengaruh pada gadis itu? Dia hanya ingin membuat gadis itu menjauh darinya… agar ia bisa melupakannya… Tapi sekarang dia menyakiti gadis itu… Dan dia tidak tahan lagi… Dia tidak tahan memikirkan dia-lah penyebab Sulli sakit hati karena kata-katanya.

Tapi itulah apa yang dia inginkan, kan? Dia menginginkan gadis itu membencinya. Dia ingin menjauh darinya. Tapi rasa sakit di dadanya sangat besar…

a/n: ouch its hurt… nyesek ga?? Ga ya?? Yaudalah ya :p … until the next chapter~~~~♫♪♪♫♫ and please tinggalkan komentar kalian. 🙂

71 thoughts on “WW Club – Chapter 27: His Pain

  1. nyesek banget,,, maaf yah min, pada chapter sebelumnya nggak sempet komen krn bacanya buru. tp dari awal sampai chapter ini, ceritanya bener2 bagus ko.. makasih!! 😀

  2. nyesek banget,,, maaf yah min, pada chapter sebelumnya nggak sempet komen krn bacanya buru2. tp dari awal sampai chapter ini, ceritanya bener2 bagus ko’.. makasih!! 😀

  3. part ini byk nyeseknya eonni 😦
    aku sampe gak tau mau komentar apa, huhu
    semuanya sama² sakit. sama² nanggung beban masing².
    lalu apa yg akan tjd selanjutnya ? apa langkah minho ? heechul oppa apa kabar jg ? huhu
    happy ending yaa minsulnya eonni.
    gomawooo eonni sudah diposting, jeongmal gomawo :* 🙂

  4. Ough, nyesek !
    Bru aja satu kuntilanak beracun ilang (Minkyung) eh muncul lg yg lebi beracun (Yuri) !

  5. Ough, nyesek !
    Bru aja satu kuntilanak beracun ilang (Minkyung) eh muncul lg yg lebi beracun (Yuri) !
    Yg tabah ya MinSul !

  6. makin rumit yee..kasian bngt ma suzy, dy sngt terpukul. dan benar hara mnyukai jonghyun dan mlihat jonghyun memeluk sulli. akhirnya bnyak org tersakiti, hara, jonghyun, suzy, sulli dan minho sendiri..next chapter..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s