the UNPOPULAR one [Part 2]

 

10719163_1481805338760758_1450524146_n

the UNPOPULAR one

Pairing : CHOI MINHO, CHOI SULLI

Support cast : SHINee, Kristal Jung, Luna Park, Hwang Kwanghee, Choi Siwon, Im Yoona, and other

Author : suelli4ver

Translator : 404 not found (masih)

Original Link : klik here

Lenght : Chaptered

Genre : Romance, School life, Comedy

.

.

 Vacuum Sealed

Wangi aroma lemon menguap di udara kantin, Minho terus menyemprotkan air freshener 99,9%, sementara sepatu hitam mengkilapnya masuk ke dalamnya. Jinki, Key, Taemin dan Jonghyun menatapnya geli karena mereka begitu terbiasa dengan sindrom phobia kumannya.

Mereka semua duduk di meja khusus yang disediakan untuk mereka. Empat siswa meletakkan nampan makanan mereka di atas meja kecuali Minho. Sejak tahun pertamanya, ia tidak pernah makan makanan yang berasal dari kantin. Ia selalu membawa makanan dan minuman yang telah disegel bersih ke SEKOLAH.

Minho membuka tasnya dan mengeluarkan dada ayam dan salad yang telah disegel, sendok / garpu, piring, yang juga telah disegel dan air yang telah dimurnikan/bersih. Dia dengan anggun menempatkan sapu tangan putih di pangkuannya dan menuangkan 99,9% sanitizer di tangannya sebelum menyentuh sendok dan garpu.

“Minho, kau mau apel?” Jinki bertanya dan memberinya apel hijau. “Jangan khawatir aku mencucinya dengan bersih”

Minho menatap apel itu menggunakan mata mikroskopis nya kemudian mengambil sesuatu dalam tasnya.

“Apa itu?” Taemin bertanya karena benar-benar penasaran dengan benda berbentuk pistol yang Minho pegang di tangannya.

Minho tersenyum. “Ini adalah alat untuk mendeteksi bakteri. Alat ini dapat secara akurat mendeteksi persentase dan jenis bakteri dalam suatu objek atau makanan”, jelas Minho. “Dan pikirkan guys, gadget ini berharga ribuan dollars. Aku berpikir aku adalah satu-satunya orang di Seoul yang memiliki gadget ini”, ia mulai sombong.

“Tunjukkan pada kami cara kerjanya” kata Jongyun.

Dia mengarahkan gadget itu ke apel hijau dan setelah satu menit hasilnya keluar. “Hasilnya mengatakan bahwa apel ini memiliki 54% bakteri”, katanya mengernyit. “Jinki, bawa apel itu menjauh dariku”, dengus Minho.

Jinki mengambil apel itu kemudian menggigitnya. “Lihat ini Minho, aku tidak mati”, katanya sambil mengunyah.

Minho merasa ingin muntah tiba-tiba saat melihat Jinki menggigit apel. “Oh My God, aku pikir aku akan muntah”, dia menutup mulutnya dengan tangannya dan mencoba untuk menahan muntahnya.

Keempat orang saling memandang dan mengangkat bahu.

“Guys, kalian tahu nama gadis tidak populer menjijikkan yang aku ditemui pagi ini?”, tanya Minho setelah pulih dari mualnya yang menjijikkan.

“Namanya Choi Sulli, dia menjadi pasanganku di pelajaran kimia tahun lalu”, jawab Taemin.”Dia teman sekelas kita sejak tahun pertama “

Minho mengangguk dengan senyum jahat di bibirnya. “Choi Sulli”, ibu jarinya menggosok dagunya ketika ide cemerlang melintas di pikirannya. “Hati-hati, kebahagianmu telah berakhir Choi Sulli.” Gumamnya.

.

.

 * Sulli POV *

.

Bel berbunyi menandakan bahwa kelas berakhir. Aku mengumpulkan buku sejarah, buku tulis, bolpoint dan notebook dan memasukkannya ke dalam ransel.

Semua teman sekelas ku bersemangat keluar dengan buru-buru dan aku ditinggalkan sendirian di kelas. Aku menambahkan lipblam di bibir pecah-pecahku dan merapikan ikatan rambut ekor kuda ku sebelum melangkah keluar ruangan. Aku hendak menutup pintu ketika seember air dingin dilemparkan ke wajah dan tubuhku. Seketika aku basah dan menggigil di seluruh tubuh.

“Bagaimana rasanya Nona Choi Sulli? Aku yakin kau benar benar kedinginan dan hampir beku sekarang”, ejek Minho sambil melipat tangan di dadanya.

Kedinginan yang aku rasakan cepat digantikan oleh api diseluruh tubuh ku — akibat kemarahan. Aku mengepalkan tinju dan berjalan ke arahnya.

Mataku menyala marah ketika aku berhenti di depannya. “Terima kasih telah menyiramkan seember air dingin padaku Choi Minho!”, kataku sinis. “Izinkan aku untuk melakukan ini”

Aku mengulurkan tangan untuk mengambil sapu tangan putih di saku ku dan mulai meniup lendir kuning dari hidungku. ”Aku terkena flu 2 hari ini dan beberapa lendir terjebak di dalam hidungku ini.”

Minho gemetar, seolah-olah dia sedang menonton adegan berdarah di film action.

“Yaaaaak ! A-A-apa yang kau lakukan!” Ia mundur beberapa langkah. “Yuck! Benar-benar menjijikkan!”, jeritnya menggeliat jijik.

Aku menghela napas lega setelah menuangkan semua lendir kuning di saputangan. “Ahhh … rasanya begitu lega”, kataku sambil tersenyum.

Dia menggeleng. “Kau adalah orang terburuk yang pernah aku —“

Omelan Minho terputus ketika aku melangkah lebih dekat kepadanya, meraih tangannya dan mengusap saputangan yang berisi lendir itu ke telapak tangannya.

“Ini dia”, mataku bersinar. “Aku berharap lendir kuning ku ini mengajarkan kau pelajaran bahwa bersikap kasar kepada orang lain dapat menyebabkan kau mendapat masalah dan dalam kasusmu ini adalah masalah yang bener-benar sangat lengket .

Aku memberinya hormat sebelum berjalan pergi.

Seluruh tubuhnya gemetar saat lelaki itu perlahan-lahan mengangkat telapak tangannya. Semua darah di wajahnya terkuras ke matanya yang besar.

“Aku akan membunuhmu Choi Sulli !!!!” suaranya bergema dari segala penjuru sekolah.

Aku tertawa terbahak-bahak setelah mendengar teriakan marah nya. “Dua poin Choi Sulli”

To be continue…

.

.

Note : Sedikitkah ? Panjangin kah ? Yaa namanya juga hasil terjemahan. Kita sesuain sama yang buatnya yah. Karena author aslinya pun per chapter buatnya hanya segini, nikmatin ajalah. 😀 ditunggu komentar lucu kalian. :D~

Advertisements

111 thoughts on “the UNPOPULAR one [Part 2]

  1. Ohh my mino itu terlalu brlebihan, apa lu gak ngerasa ribet apa tiap detik, tiap menitnya lo msti siaga 45 takut2 ada bakteri yg mendekat aaahhh cinta kebersihan itu amang bagus tapi kalo berlebihan kaya gto aaahh ribeeeeeeeeuut banget apalagi bersihnya lu itu berbanding 180 derajat ama sulli yg selengean (kayanya) yg gk telalu peduli ama kebersihan, apalagi lendir kuning yg sull kasih ke mino itu sangat menjijika tpi rasa menjijikan yg di buat itu langsung ilang kalo ngebayangin gimana reaksi mino hahahahahahaaaa
    Penasaran gimana cara mereka bersatu dengan kepribadian yg berbanding 180 derajat itu
    Fighting eonni

  2. maksud hati mau ngrjain sulli tpi mlah sebaliknya,,
    Ya ampun,,ming lebay amet ya sampe’ bli alat pndteksi bkteri sgla,,anak mami bgt kyakx,,

  3. Noh emang minho oppa super duperr clean banget orang nya , minho oppa mandi pake sabun apaan ya? Dettol apa lifeboy ? Kan anti bakteri tuuhh .. Wkwk
    Iiiiuuuhh sulli gilaaaa jorok amaatt , mana ditempelin lagi ketangannya minhoo .. Kayaknya bendera sulli sdg berterbangan untuk pertempuran berikutnya (?) $$haha mingg cepetaann cuci tu tangaan wkwk

  4. minho ama sulli mkin parah aja ni ..minho dgn skap nya yg ska bersih kayak udah brlebihan bnget ..hahaha dan sulli ya ampun jorok amat sih…tpi ttap keren kok ^^

  5. Lucu bnget sma ceritany sumpah ngg ┏̲B̶̲̅┓̲I̶̲̥̅̊s̶̲̥̅̊Ă byangin minho cowk kren yg fhobia kuman vs baby sull cwek super jorox dn jail bnget sma ming pokokny top markotop,lnjut

  6. hahahahhahahhahahahah….ya allah gw sakit perut ini….hahahhahahahah XD
    Sulli kau benar” mencari masalh dg kodok itu….hahahahhahahha…oppppppaaaaa kau lucu skali disni….hahahhahahahahah XD XD

  7. ff ini lucu banget.
    WOW seorang Minho yg phobia kuman verhadapan dengan si gadis tdk populer Sulli.
    Trus kebayang nggak sih pas ingus Sulli di tangan Minho…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s