WW Club – Chapter 32: Together

ww_club_copy_by_usagiandneko-d7smxre

Title: WW Club – Chapter 32: Together

Author: Mahogany4 (@ItsMahogany4)

Translater: Maria (@Maria2509)

Main cast: Choi Minho, Choi Sulli, Bae Suzy, Jung Krsytal, Goo Hara, dan Lee Jonghyun

Support cast: IU, Heechul, Nicole, Yuri, Liza (Sulli’s Mom), Fred (Sulli’s Dad) dan masih banyak lagi cast yang akan kalian temuin di crita ini.

Length: Sequel

Genre: School Life, Romance, Friendship

Rating: PG-15

Summary:

“Berikan ini pada Minho. Katakan padanya itu hadiah kelulusan dariku.” – Heechul

The WWClub is alive!

.

.

Chapter 32: Together

 

Sulli pergi ke rumah Heechul, Sulli sering datang mengunjungi Heechul. Sulli mengerti kalau Minho peduli pada sepupunya. Jadi, saat Sulli bertanya apa dia boleh mengunjungi Heechul, Minho mengatakan ya dan bahkan memintanya agar sering mengunjungi Heechul. Minho akan menjemput dan mengantarnya pulang kalau dia pulang terlalu malam dari rumah Heechul.

“Oh benarkah? Minho akan lulus 3 bulan lagi?” Tanya Heechul. “That’s good! Apa yang harus kita berikan sebagai hadiah?”

Berat badan Heechul menurun sangat cepat selama satu bulan terakhir. Walaupun ia hampir terlihat seperti kulit dan tulang, Sulli senang karena Heechul masih bisa santai mengobrol dengannya. Saat ini, Heechul tidak bisa meninggalkan tempat tidurnya lagi. Selera makannya pun juga sudah hilang selama beberapa minggu ini.

Auntie mengatakan dia sudah menyiapkan pesta untuk Minho.” Kata Sulli

Orang tua Heechul tiba sebulan yang lalu. Mereka sangat baik terhadap Sulli dan menyambutnya setiap kali Sulli datang berkunjung. Nicole juga selalu ada disamping Heechul.

“Hmm… mengadakan pesta 3 bulan lagi… Aku ingin memberinya hadiah kelulusan lebih cepat.” Kata Heechul

Sulli merasa seperti ada sesuatu yang mengganjal ditenggorokannya. Tapi dia tidak boleh menangis didepan Heechul.

“Kau selalu memberikan hadiah, Oppa. Bahkan sewaktu kau masih tinggal di Amerika, kau selalu membanjiriku dengan hadiah-hadiah.” Kata Sulli

“Aku senang saat aku tahu kalau aku bisa membuat seseorang tersenyum walaupun aku tidak bersama mereka.” kata Heechul.

“Aku paling suka dengan buku ‘The Soldiers’” Kata Sulli

The Soldiers?” Tanya Heechul

“Ya, kau memberiku sebuah buku beberapa bulan sebelum aku lulus SMA. Buku itu bercerita tentang persahabatan yang mendalam antara 2 tentara.” Kata Sulli

“Ahhh ya, aku ingat… Aku suka buku itu. Saat aku membacanya, aku berpikir… ‘Ah… Sulli pasti akan menyukai buku ini.’” Kata Heechul

“Kau selalu memikirkan aku. Kau seharusnya memikirkan hal yang lain juga seperti golf atau semacamnya.” Kata Sulli

“Tidak… Aku paling suka memikirkanmu.” Kata Heechul “Dan Minho tahu itu.”

Sulli tersenyum.

“Cerita tentang The Soldiers. Apa yang kau sukai dari cerita itu?” Tanya Sulli

“Umm… Ahh… aku suka karena mereka benar-benar dua orang yang berbeda dari awal. Kau tidak akan pernah terpikir kalau mereka bisa akur. Kemudian pada akhirnya, perlahan-lahan… mereka menjadi tak terpisahkan.” Kata Heechul

“Sama seperti kita sewaktu di SMA. Seorang yang memiliki wajah cantik tapi berotak bodoh ini bertemu dengan si ketua student council yang jenius.” Kata Sulli

“Haha! Aku akan menyebutnya, gadis ceria yang berwajah cantik dan pria biasa yang terlihat suram.” Kata Heechul

“Kau populer saat itu. Sama sekali tidak biasa.” Kata Sulli

“Yah… Hanya sedikit popular.” kata Heechul tertawa

“Ahh… Tapi satu hal yang sangat aku sukai dari cerita ini adalah ketika salah satu dari mereka pergi berperang, yang lain juga ingin pergi berperang. Mereka tahu mungkin itu sangat berbahaya, tapi mereka lebih suka pergi bersama-sama daripada punya risiko ditinggal sendirian di dunia ini.” Kata Heechul.

Sulli tidak bisa menahan air matanya lagi.

“Jangan menangis Sulli… aku tidak pergi ke tempat yang buruk. Aku akan pergi ke tempat yang indah.” Kata Heechul

“Aku hanya…”

Sulli tidak bisa mengucapkan kata-katanya.

“Kau tidak akan berada disini lagi… aku… pasti akan… merindukanmu… Oppa…” kata Sulli dengan berurai airmata

“Dan aku akan merindukanmu juga.” Kata Heechul. “Sangat.”

Sulli tidak tahu harus berkata apa. Yang dia tahu kalau dia akan kehilangan Oppa terbaik yang pernah Sulli miliki didunia ini. Heechul sudah mencintainya dan menyayanginya dalam waktu yang lama. Sulli merasa berat dalam hatinya ketika tahu saat ini waktu yang bersama dengan Heechul… akan segera berakhir.

Heechul memegang tangan Sulli.

“Minho… kau mencintainya, kan?” Tanya Heechul

“Ya… tentu saja.” Kata Sulli

“Apa kau bahagia?” Tanya Heechul

“Ya. Aku bahagia.” Kata Sulli

“Kalau begitu seimbang.” Kata Heechul

“Ah!” Kata Heechul seolah-olah ia teringat sesuatu

“Ada amplop di dalam lemari itu. Bisa kau ambilkan untukku, please?” Tanya Heechul

Sulli berdiri dan berjalan kearah lemari, Dia melihat amplop biru dan membawanya ke tempat tidur Heechul.

“Berikan ini pada Minho. Katakan padanya itu hadiah kelulusan dariku.” Kata Heechul

“Apa ini?” Tanya Sulli sambil menghapus airmatanya

“Ini hanya antara Minho dan aku.” kata Heechul

“Rahasia diantara sepupu?” Tanya Sulli cemberut

“Ya” kata Heechul tersenyum

Sulli mencium kening Heechul.

“Aku harus pergi sekarang. Aku akan kembali besok.” Kata Sulli

“Terima kasih, Sulli. Karena kau selalu datang kesini.” Kata Heechul

“Aku memang ingin kesini. Jadi kau tidak perlu berterima kasih padaku, Oppa.” Kata Sulli

Heechul memejamkan mata.

“Aku bisa merasakan mimpi indah akan datang. Biarkan aku tidur…” kata Heechul

Itu adalah kata-kata terakhir Heechul. Dia tidak pernah bangun keesokan harinya. Dia benar-benar masuk kedalam mimpi indah itu dan sekarang berada ditempat yang indah..

.

.

Minho berada disamping ibunya di pemakaman Heechul.

“Dia Sulli?” Tanya Ibu Minho

“Ya… aku ingin memperkenalkan Sulli pada Mom… tapi bukan dalam kondisi yang seperti ini.” Kata Minho

“Aku ingin memberinya sebuah project di perusahaan. Aku ingin tahu apa yang bisa dia lakukan.” Kata Ibu Minho

Mom ingin menguji kemampuannya?” Tanya Minho

“Tentu saja. Ini akan menjadi ujian untuk menjadi istrimu.” Kata Ibu Minho

“Kau mungkin bisa kewalahan karenanya, Mom. Mom akan menguji seorang jenius.” Kata Minho

“Seberapa yakin kau padanya?” Tanya Ibu Minho.

“Dia sudah memecahkan 5 rekorku.” Kata Minho.

Ibu Minho tersenyum pada Minho.

“Kerja bagus.” Kata Minho Mom.

Minho tersenyum.

“Maksud Mom kerja yang sangat bagus, kan?” Tanya Minho.

“Yah… ya…” kata Ibu Minho ragu-ragu.

Kemudian terdiam sesaat.

“Walaupun dia cantik” kata Ibu Minho. “Itu juga salah satu persyaratan untuk menjadi istrimu.”

Minho hanya menggelengkan kepalanya. Ibunya bukanlah orang mudah memberikan pujian.

“Ulang tahun ayahmu minggu depan, kenapa kau tidak mengundangnya ke pesta?” Tanya Minho Mom.

Minho menatap Ibunya dengan tampang bodoh.

“Aku tidak mengatakan kalau aku menyukainya. Maksudnya aku hanya ingin lebih mengenalnya lagi.” Kata Minho Mom

“Baiklah. Aku akan memintanya untuk datang.” Kata Minho.

.

.

.

Hati Minho terasa berat. Heechul adalah salah satu orang yang paling penting dalam hidupnya. Beberapa bulan terakhir ini biasanya mereka sudah terbiasa mengobrol dan cukup dekat.

Minho menatap Sulli. Sulli pasti sangat sedih sekarang. Minho melihat IU dan pacarnya disamping Sulli. Saat IU dan pacarnya pulang, Minho duduk disamping Sulli.

“Jangan menatapku dengan ekspresi khawatir seperti itu.” kata Sulli. “Aku baik-baik saja.”

Minho memegang tangan Suli. Sulli mengambil sebuah amplop dari tasnya.

“Heechul Oppa memintaku untuk memberikan ini padamu sebagai hadiah kelulusan.” Kata Sulli.

Minho membuka amplop itu. Minho melihat foto Sulli saat masih SMA. Ini adalah foto yang sama dimana ia pertama kali melihat Sulli ketika Heechul memintanya untuk menjaga Sulli.

Minho merasa seperti hatinya terasa sesak. Air matanya tiba-tiba jatuh dari matanya tak terkendali.

“Kalau mengingat dulu… aku tidak akan memilikimu, jika Hyung tidak memintaku untuk menjagamu.” Kata Minho.

Sulli menghapus airmata Minho.

“Aku senang Oppa menuntunmu kearahku.” Kata Sulli.

Sulli melihat orang-orang tidak asing lagi dibelakang Minho.

“Jonghyun, Hara!” Sulli memanggil mereka.

Jonghyun dan Hara datang. Tangan mereka bertautan.

“Kami kesini untuk mengucapkan rasa belasungkawa kami.” Kata Jonghyun.

Sulli memeluk Jonghyun dan kemudian Hara.

Jonghyun dan Hara masih sering bertemu dengan Minho dan Sulli. Mereka sudah beberapa kali pergi double date.

“Tapi kami mengajak yang lain juga.” Kata Hara tersenyum.

Krystal dan Suzy datang dari arah pintu masuk.

Kadang-kadang Krystal juga masih suka pergi minum kopi bersama dengan Sulli atau Minho.

Tapi ini adalah pertama kalinya Sulli melihat Suzy setelah beberapa bulan sejak WWClub bubar.

Krystal memeluk Sulli dan Minho.

Suzy berjalan kearah Sulli.

“Aku tidak tahu harus berkata apa… Aku tidak pintar menghibur teman… Tapi aku tahu betapa sulitnya kehilangan cinta pertamamu.” Kata Suzy.

Suzy memegang tangan Sulli.

“Tapi aku yakin cinta pertama kita ingin kita bahagia. Dan kita berutang pada mereka dan pada diri kita sendiri untuk bahagia” Kata Suzy tersenyum.

Rasanya seperti sebuah duri dicabut dari hati Sulli. Sulli memeluk Suzy.

“Terima kasih sudah datang kesini.” Kata Sulli.

.

.

Mereka berenam duduk bersama-sama.

“Wow… hari kelulusan sudah dekat.” kata Jonghyun.

“Ya, kita semua akan lulus kecuali Sulli.” Kata Hara.

“Aku akan mengejar ketinggalan itu secepatnya.” Kata Sulli.

“Tapi nanti 2 tahun lagi.” Kata Krystal.

Sulli cemberut. “Bukan salahku karena lahir 2 tahun lebih lama dari kalian, tahu.” Kata Sulli.

“Lebih tua bukan berarti menjadi lebih baik juga.” Kata Minho.

“Kau membela pacarmu.” Kata Suzy. “Kau seharusnya berpihak pada teman-teman seumuranmu, tahu.” Kata Suzy.

Sulli tertawa.

“Terkadang yang lebih muda lebih pintar.” Kata Sulli.

“Berhenti pamer, Nona Jenius.” kata Minho.

Sulli merindukan percakapan seperti ini dengan 5 orang hebat ini. Orang-orang yang akan tetap berada disampingmu tidak peduli seberapa buruk situasinya. Orang-orang yang akan melawan pertempuran bersama denganmu. Orang-orang yang akan melindungimu dan peduli padamu. Kelima temannya…

“Aku rindu WWClub.” Kata Sulli.

Lima orang lainnya terdiam… mereka berlima memunculkan senyum diwajahnya.

“Yeah… Aku merindukannya juga.” Kata Hara.

“Aku juga.” Kata Suzy.

“Aku rasa kita semua sama.” Kata Jonghyun.

“Kenapa kita tidak melakukannya lagi?” Tanya Minho.

“Apa maksudmu?” Tanya Krystal.

“Kenapa kita tidak membuat WWClub lagi.” Kata Minho.

“Selama 2 bulan ke depan sampai kelulusan?” Tanya Krystal.

“Selama 2 bulan ke depan, sampai selamanya.” Kata Minho.

“Oh! Dan kita hapus peraturan nomor 1!” Kata Suzy. “Aku rasa kita tidak memerlukannya lagi.”

Semua orang tertawa bahagia.

.

.

.

Semua orang tidak percaya apa yang mereka lihat.

Minho berjalan di depan dari pintu masuk. Dibelakangnya ada Suzy dan Krystal. Dibelakang mereka adalah Sulli dan Hara. Dan paling belakang adalah Jonghyun.

Setelah berbulan-bulan absen, 6 makhluk ini bersatu kembali?!

“Bukankah itu… WWClub?” Tanya salah satu mahasiswa.

“Ya… itu mereka!” Kata yang lainnya.

“Aku pikir mereka sudah bubar?” Tanya yang lainnya.

“Ya, Aku pikir juga begitu.” Kata seorang siswa.

“Tidak, mereka masih bersama-sama!” Kata siswa yang lain.

The WWClub is alive!” Teriak seseorang siswa.

Orang-orang berkumpul dimanapun mereka berenam pergi. Semua orang bersorak untuk kembalinya klub utama mereka.

“Kau dengar itu? Mereka bilang WWClub kembali!” Kata seorang mahasiswa yang berada dikantin.

“Benarkah?” Tanya salah satu mahasiswa.

“Ya, ayo kita lihat, mereka sedang berjalan diluar!” beritahu seorang mahasiswa itu.

Semua orang dikantin keluar untuk melihat mereka!

Bahkan mahasiswa-mahasiswa yang berada dikelas maupun yang memang ada kelas ataupun tidak pergi keluar untuk melihat mereka.

Respon dari siswa-siswa disana sangat berlebihan. Sulli tidak bisa menahan tawa. Hara juga ikut tertawa bersama Sulli. Sampai mereka semua tertawa gembira.

Semua orang menggila karena WWClub.

Dan mereka benar-benar kembali!

Siswa-siswa Sun Life terkejut melihat mereka berenam tertawa sambil berjalan bersama-sama. Ini adalah adegan yang tidak biasa mereka lihat. Mereka benar-benar menghancurkan sikap dingin mereka.

Minho memimpin yang lainnya ke arah lift dari gedung Arts.

“Aku dengar mereka membaginya menjadi 10 ruang kelas.” Kata Jonghyun.

“Ya, aku dengar mereka akan mengubahnya menjadi ruang laboratorium.” Kata Krystal.

“Kalau begitu, hanya ada satu cara untuk mengetahuinya.” Kata Minho.

Minho menekan tombol naik.

Ketika mereka semua sampai dilantai atas, mereka terkejut melihat pintu WW200 masih utuh.

“Oh … jadi mereka tidak menghancurkan pintunya?” Tanya Suzy.

Minho membuka pintu, ketika mereka masuk dan mereka terkejut melihat ruang debat masih ada. Tidak ada yang berubah. Semuanya masih sama seperti saat mereka meninggalkan WW200.

Sang rektor muncul dari pintu.

“Selamat datang kembali WWClub.” Sambut sang Rektor.

“Rektor… Tapi kami pikir-” kata Krystal.

“Aku tidak akan pernah, bahkan sedetikpun, ragu kalau kalian akan kembali.” Kata si Rektor sambil tersenyum.

Jonghyun terkekeh.

“Anda terlalu yakin pada kami.” kata Minho.

“Kau bisa mengatakannya seperti itu. Atau kau juga bisa mengatakan kalau aku terlalu mengenal kalian sangat baik, bahwa persahabatan kalian tidak akan mudah rusak.” Kata Ketua.

Kata-katanya menghangatkan hati mereka.

“Kami hanya memiliki beberapa bulan sampai hari kelulusan. Dinding ini pasti akan merindukan warna yang WWClub berikan untuk Universitas ini.” Kata Ketua.

“Anda masih punya Sulli disini.” kata Hara.

“Ya, dan aku senang karena kita masih akan memiliki tambahan 2 tahun lebih muda dari kalian.” Kata Rektor. “Namun bagi kalian yang akan lulus… pastikan kalian membuatku bangga.”

“Saya yakin tidak ada hasil lain selain itu.” Kata Minho.

“Ah… leader yang terlalu percaya diri!” Kata Ketua.

Minho tertawa.

“Aku hanya mengenal mereka dengan baik untuk mengetahui jika mereka semua akan berhasil.” Kata Minho yang membuat semua orang tertawa.

to be continue…

Author’s note: one chapter left!!! Komen yaaaa~~~ J

68 thoughts on “WW Club – Chapter 32: Together

  1. akhirnya WWClub yang udah nyatain untuk bubar kembali lagii..tapi sedih juga larna heechul disini:( suzy kayaknya udah ngerelain minho untuk sulli ya:) hhhh tinggal 1 part lagi dehh, side storynya di post ga kakk?hehee;D

  2. heechul oppa hueeeee oppa no. 1 nya sulli T.T
    eh buset emak nya minho 😀
    cieee yg balikan #eh kumpul lagi maksudnya 😀 emang kalian lebih cocok berenam dari pada sendiri sendiri 🙂

  3. Aah love love lovee..
    akhirnya bersatu lagi..
    ah ia kangen jg sama WWclub. aduh kasian sulli eonni ditinggalkan sendiri ah tp babangnya pasti bakalan jagain terus hahaha
    lanjutt eonnii 😀
    sukka bgt..
    gomawoo sudah di posting ndee 😀

  4. heechul mninggal,,sedih jga. akhirnya mereka kembali brsama..ww club comeback!!!!. mreka akan lulus mnyisakan sulli..gmn ya klnjutannya..mom minho mnyuksi sulli, slah satu point bgus tu bgi sulli..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s