the UNPOPULAR one [Part 15-16]

10719163_1481805338760758_1450524146_n

the UNPOPULAR one

Pairing : CHOI MINHO, CHOI SULLI

Support cast :SHINee, Lee Taemin, Kristal Jung, Luna Park, Hwang Kwanghee, Choi Siwon, ImYoona, and other

Author :suelli4ver

Translator : Idha2909

Original Link :klik here

editor :iswarii23

Lenght : Chaptered

Genre : Romance, School life, Comedy

.

.

 

* Incheon, Seoul – Kebun Raya *

Matahari masih tinggi ketika bus wisata Namsam high school berhenti di depan Kebun Raya , para siswa turun dari bus dengan penuh semangat.

Minho melangkah keluar dengan bosan seperti berada di neraka. Seperti biasa dia membuat dirinya sibuk dengan menyemprotkan air freshener 99,9% nya. Krystal berdiri di belakang Minho, yang tampak seperti bayangan Minho. Gadis itu mengikuti Minho kemana-mana yang membuat Minho kesal. Sulli yang terakhir keluar dari bus. Taemin membantu memegang tangan Sulli ketika kakinya menginjak tanah. Minho melihatnya dan dengan cepat memutar pandangan untuk menyembunyikan rasa sakit di matanya.

“Terima kasih”, kata sulli canggung kepadaTaemin dan melepaskan tangannya dari Taemin.

Taemin tersenyum dan berjalan dengan Sulli. Sambil berjalan menuju Kebun Raya , Sulli tidak bisa menyembunyikan rasa cemburu dan kesal terhadap sahabatnya Krystal. Gadis itu sudah menempel seperti permen karet kepada Minho sejak minggu lalu. Bersyukur meskipun begitu , Minho tidak menyukainya dan terus mendorong Krystal untuk pergi.

Kerutan di dahi Sulli muncul ketika Krystal mencoba untuk menempelkan lengannya di lengan Minho. “Krystal! Tinggalkan Minho sendiri! Dia tidak ingin kau menyentuhnya”, katanya pada dirinya sendiri sambil memberikan tatapan membunuh ke Krystal .

Jeballl, ayo kita berjalan bersama-sama seperti sepasang kekasih”, Krystal berkata dengan manis kepada Minho dan berusaha untuk menyentuh Minho lagi.

Minho mengertakkan gigi marah “Kekasih dalam mimpimu !! Menjauh dariku, kau Gadis gila!”, hardiknya dan mendorong Krystal menjauh darinya.

Aigoo! Aku tidak tahan lagi! Aku harus melakukan sesuatu!” kata Sulli, sebuah tekad terpampang diseluruh wajahnya. Dia berjalan cepat meninggalkan Taemin yang bingung sambil mengerutkan kening.

Minho sedang sibuk menyemprotkan air freshnener ketika Sulli meraih tangannya dan menyeretnya menjauh dari kebun raya.

“Sulli! kemana kita akan pergi?” Minho bertanya, benar-benar terkejut dengan aksi Sulli. Sementara Krystal dan Taemin mengikuti mereka di belakang.

“Surga!” Kata Sulli singkat.

Minho mengerutkan kening. “Apa ?!”

Sulli mengabaikan reaksi Minho dan berlari menuju bus. Dia melompat ke bus dan menarik Minho. Kendaraan umum itu melaju pergi meninggalkan Krystal dan Taemin yang kesal.

“Ssul!” Krystal berteriak.

Taemin menatapnya. “Ke mana mereka pergi?”

Krystal mengangkat bahu. “Aku benar-benar tidak tahu” katanya, benar-benar marah.

.

.

Sulli tersenyum puas dan duduk di kursi dekat jendela depan bus. Minho duduk di sampingnya sambil memegangi ransel dan air freshener miliknya.

Minho berkedip kearah sulli . “Kita akan pergi ke mana?” Jantungnya berdetak keras dan cepat seperti orang gila.

Mata Sulli dipenuhi dengan kebahagiaan, seolah-olah dia baru saja memenangkan undian.

“Aku tahu tempat di mana Lily lembah tumbuh subur dan berlimpah. Aku menyebut tempat itu ‘surga’”, hatinya berdebar saat menatap Minho. Dia dan Krystal sering pergi ke tempat yang disebut ‘surga’ ketika mereka masih di sekolah dasar.

Minho melihat kebahagiaan di mata Sulli dan itu membuatnya tenang. Bilang dia aneh, tapi ia bahkan rela pergi ke tempat-tempat terjauh di bumi hanya untuk bersama Sulli.

Minho memegang tangan Sulli dan dengan lembut menatap wajah cantik Sulli . “Kemudian mari kita pergi ke ‘surga’ dan terbang”, katanya lembut, menjalin jari- jarinya yang panjang dengan jari Sulli.

* Tempat yg disebut ‘Surga’, Incheon Seoul *

“Ssul, apakah kau yakin ini tempatnya?” Minho bertanya, penuh keraguan. Semua yang dia lihat adalah rumput hijau, semak-semak dan pohon-pohon tinggi di tanah luas. Mata cokelat besarnya pindah melihat ke tanah setengah berlumpur dan melihat kotoran sapi. Minho merasakan takut tiba-tiba di seluruh tubuhnya saat melihat pemandangan menjijikkan.

Ngeri, dia mengeluarkan air freshener dari tasnya dan mulai menyemprotkan bahan kimia aroma lemon itu di sekitar mereka.

Sulli memutar matanya dan berbalik. “Bisakah kau berhenti menyemprotkan barang kimia itu! Baunya menyebabkanku sakit kepala!”, keluh wanita itu.

Minho menggeleng keras kepala “Mianhe, Ssul tapi aku tidak bisa —“

Sulli tidak membiarkan Minho menyelesaikan kalimatnya ketika tangannya meraih air freshener dan ransel Minho kemudian melemparkannya ke kolam lumpur.

Minho pikir dia baru saja akan mati saat itu juga ketika melihat hal-hal berharganya secara bertahap tenggelam ke dalam lumpur yang kotor.

“Tidak !!!!” seluruh dunianya hancur. Dia tidak bisa hidup tanpa air freshener, sanitizer dan makanan segelnya, ia akan mati !!!

“Apa yang telah kau lakukan?! Apa yang kau lakukan Choi Sulli!”

Sulli menyeringai keji dan melipat tangannya. “Ayo kita pergi” katanya tenang, mengabaikan amukan Minho.

Mata Minho berubah lebih gelap karena kemarahannya. “Mengapa kau melakukan itu? Ini adalah akhir hidupku ! Aku akan mati!”, dia menarik rambutnya seperti orang gila.

“Ya Tuhan! Germaphobic ini mulai mengganggu lagi“, kata Sulli pada dirinya sendiri saat ia bergerak mendekat kepada Minho.

“Mati?! Kau akan mati jika dirimu terkena kuman?! Omong kosong!” Sulli mengutuk . “Kau sudah hidup selama delapan belas tahun. Menghirup udara penuh kuman dan tinggal di lingkungan dengan banyak bakteri dan virus tapi kenapa kau masih hidup?”, kata Sulli lagi sambil meletakkan tangan di pinggangnya. “Kuman adalah bagian dari keberadaan kita Choi Minho, itu bukan sesuatu yang harus kau takuti.”

Minho memberikan pandangan tajam kearah Sulli “Sangat mudah bagimu untuk mengatakannya, karena kau tidak merasakan berada di situasi seperti ku, Nona Choi. Kuman, bakteri dan virus dapat menyebabkan kematian untukku setelah aku mengekspos mereka terlalu banyak ditubuhku, aku memiliki system kekebalan tubuh yang rendah !!!!! Dokter menyarankanku untuk membuat diriku bersih sepanjang waktu dan aku harus tinggal jauh dari hal-hal yang kotor dan tempat-tempat kotor untuk mencegah diriku sakit.”

Sulli memiringkan dagunya dan dengan puas menatap Minho . “Yah, aku akan membuktikan bahwa mereka salah, kau akan keluar dari tempat ini dengan keadaan hidup dan kotor. Siapa tau ,kau mungkin akan berterima kasih padaku nanti karena telah menyelamatkan hidup mu dari kesengsaraan.”

“Menyelamatkan hidupku? Kau bahkan lebih seperti akan mengakhiri hidupku!” kata Minho sinis dan berbalik dari Sulli . “Kenapa kau melakukan ini padaku Ssul? Mengapa?” suara Minho lirih seperti menyimpan rasa sakit .

“Karena aku peduli padamu …” Sulli mengaku. “Dan untuk merawat seseorang yang penting bagimu, kau harus memiliki kepercayaan yang kuat dan keyakinan”, Sulli menelan ludah ketika air mata bermunculan di matanya, “Aku sangat,, sangat ,, percaya bahwa kau tidak benar-benar Germaphobic seperti apa yang para dokter telah mengatakan kepada mu. Bagiku , Choi Minho hanyalah seorang remaja biasa yang ingin hidup normal dan ingin melihat dunia tanpa batasan dan dibatasi, kau sama seperti kami semua. Kau normal Choi Minho.”

Setetes air mata jatuh pipi Minho setelah mendengar perkataan Sulli. Semua yang dikatakan Sulli benar, seolah-olah beban berat besar telah diangkat dari dadanya dan sekarang ia merasa begitu ringan dan bebas !

Sulli memegang tangannya. “Aku tidak akan meninggalkanmu Minho, tidak dalam sejuta tahun”

Minho menarik Sulli dalam pelukan dan memeluknya erat-erat. “Terima kasih Ssul, terima kasih telah mempercayaiku”, katanya sambil terisak. Kata–kata dorongan dari Sulli cukup untuk menyembuhkan rasa takutnya dari kuman.

.

.

.

butterfly-lily-valley-323864

“Nama ilmiah: Convallaria majalis, juga dikenal sebagai Lily of the valley. Ini adalah tanaman berbunga beraroma manis asli, dapat tumbuh di seluruh Belahan bumi utara Asia, Eropa dan Amerika Serikat.” Kata Minho dan merunduk untuk melihat bunga lebih dekat. Sulli bergabung dengannya dan menekuk lututnya di samping Minho .

Minho menyentuh kelopak bunga dan menatap Sulli “Keterangan:. kelopak Putih, berbentuk lonceng, diameter 5-10 mm dan beraroma manis

Sulli kagum dengan pengetahuan Minho tentang segala sesuatu, tidak heran dia termasuk siswa yang bersinar di Namsam High school . “Bagaimana kau tahu semua itu?”

Minho mengangkat bahunya,.’Stock pengetahuan, ingat aku memiliki IQ 149 “

“Saudara-saudara, si sombong Choi Minho kembali” pikir Sulli dan berdiri. Matanya berkeliaran di sekitar ‘surga’. Seluruh tempat dikelilingi oleh Lily of the Valley, semuanya indah dan sangat memikat. Ini seolah-olah mereka berada di surga para malaikat dengan dikelilingi bunga – bungaan, angin dingin dan padang rumput hijau.

Perut Sulli mulai menggeram menandakan bahwa dia lapar. Dia kembali ke posisinya semula, duduk di rumput, membuka tas ranselnya dan mengeluarkan kotak makan siangnya.

“Wow kimbap!” Kata Sulli lapar, kimbap adalah makanan favoritnya sepanjang waktu . “Gomawo Eomma“, ia mengambil satu kimbap dan memasukkannya ke dalam mulutnya.

Minho menatap Sulli dengan geli, kemudian ia merasa kerusuhan di perutnya karena lapar .

Sulli menawarinya sepotong kimbap, tapi Minho langsung menggeleng. “Aku tidak makan kimbap”, dia menolak.

Sulli mengangkat alisnya dan memasukkan kimbap ke mulut Minho.

“Makan!” Perintahnya.

Minho menutup mulutnya rapat dan menggeleng lagi.

Semakin dekat, satu tangan Sulli mencengkeram rahang Minho untuk membuka mulutnya kemudian menyeringai nakal ketika ia sedikit membuka mulutnya. Tanpa kata- kata, dia mendorong kimbap ke dalam mulut Minho dan kemudian menutup mulutnya lagi .

“Kunyah dan Telan!”, Perintah Sulli .

Mata Minho telah penuh dengan air mata saat ia perlahan-lahan mengunyah dan menelan kimbap itu.

“Rasanya enak kan?”, Tanya Sulli.

Minho berkedip hampir seratus kali sebelum membuka mulutnya yang telah kosong. “Ini sangat lezat!” kata Minho, tersenyum sangat bahagia.

Sulli memberinya satu kimbap lagi dan dia dengan senang hati menerimanya.

.

.

.

Matahari terbenam sekitar pukul enam malam. Penglihatan Minho mulai memudar ketika malam datang. Pria itu memegang erat tangan Sulli untuk membimbingnya. Kepala Sulli berputar ke kiri dan kanan ketika ia mencoba untuk mencari tempat berlindung. Setelah berjalan lebih dari empat puluh lima menit, gadis itu menemukan sebuah rumah tua yang telah ditinggalkan di dekat sungai.

“Aku menemukan sebuah rumah!”, Sulli mengatakan dengan gembira kemudian memutar kepalanya untuk melihat Minho. “Apakah ada sesuatu yang salah?”, tanyanya dengan suara prihatin saat menyadari kurangnya antusias dan minat dari Minho .

“Aku tidak bisa melihat apa-apa di malam hari”, Minho mengatakan dengan sedih, merasa malu dan tak berdaya dengan kondisinya.

Sulli merasa sakit menusuk dalam hatinya setelah mengetahui kondisi Minho. Air mata menggenang di sudut matanya karena kasihan dan kasih sayang untuk anak muda manis ini yang sangat dia sukai atau bahkan dia cintai.

Sulli meremas tangan Minho untuk meyakinkan pria ini bahwa dia tidak akan ke mana – mana . “Lalu, aku akan menjadi mata mu untuk malam ini Minho”

Minho menjadi emosional sekali lagi, Sulli satu-satunya orang selain dari keluarganya yang membuatnya merasa seperti orang yang normal, tanpa diskriminasi dan ketidakpedulian, Sulli tidak hanya menyembuhkan rasa takutnya dari kuman, dia juga menyembuhkan rasa ketidakamanan dan harga diri rendahnya.

“Terima kasih Ssul …”

Sulli dengan lembut menyeka air mata Minho . “Sama – sama Minho-ya …”

.

.

“Pintunnya terkunci!” Kata Sulli setelah memutar gagang pintu rumah kosong tersebut. “Kita tidak punya pilihan selain di teras ini”

Minho mendesah frustrasi “Aku tidak bisa tidur di sini, disini sangat dingin dan aku tidak memiliki selimut”, dia bergidik saat angin dingin melewati kemejanya yang berbahan tipis.

Tanpa ragu-ragu, Sulli mengeluarkan jaket merah muda dari tasnya.

“Pakai jaket ini” dia membungkus tubuh Minho dengan jacketnya.

Minho menyentuh jaket. “Hei , kau yang seharusnya memakai ini” dia mencoba melepas jaket tapi Sulli menghentikannya.

“Tubuh ku dapat menerima cuaca dingin Minho. Seperti yang kau katakan sebelumnya , sistem kekebalan tubuhmu rendah, jadi tubuhmu yang lebih membutuhkan jaket ini”, kata Sulli dan membawa Minho duduk di lantai.

Minho ragu-ragu pada awalnya, tetapi memutuskan untuk duduk di samping Sulli. Sulli menggenggam dan meletakkan tangan Minho di pangkuannya sambil menatap langit gelap yang penuh dengan bintang bersinar dan bulan purnama.

“Apakah kau ingin melihat bintang-bintang?” Sulli bertanya.

Minho tertawa. “Kau tahu aku buta pada malam hari , jadi bagaimana aku bisa melihat bintang-bintang”

Sulli menatap Minho dengan geli. “Sudah kubilang aku akan menjadi matamu untuk malam ini”, katanya pelan dan kembali ke memandang bintang. “Aku melihat banyak bintang biru cerah dan beberapa bintang putih yang sangat cemerlang di langit. Bintang terterang dan terbesar ada di dekat bulan “

“Mungkin itu bintang Sirius, bintang yang terterang dan terbesar setelah matahari. Yang lainnya adalah bintang neutron dan bintang dwarf begitu para astronom menyebut mereka “

Sulli benar-benar terkesan dengan pengetahuan Minho, meskipun fakta bahwa dia belum pernah melihat bintang nyata di seluruh hidupnya.

“Kunang – kunang” serunya dan berdiri untuk menangkap kunang-kunang.

Minho panik ketika ia tidak merasa keberadaan Sulli. “Jangan pergi” pintanya. “Ini dingin tanpamu “

Sulli membungkuk dan dengan lembut menyentuh pipi minho. “Aku tidak akan pergi … janji “

Kaki sulli melompat dari lantai saat ia mencoba untuk menangkap kunang – kunang. Dia berhasil menangkap satu kunang-kunang dan mengurungnya di telapak tangannya.

“Berikan tanganmu” kata Sulli sambil duduk kembali di samping Minho.

“Aku takut serangga” kata Minho getir.

“Oh tidak tidak” dia menyambar satu tangan Minho dan meletakkan kunang-kunang di tangan Minho .

Minho membeku karena ia merasakan serangga itu merangkak dan terbang dalam telapak tangannya “J..Jeballl … lepaskan ..” katanya dengan suara gemetar.

Sulli tertawa pelan. “Jangan khawatir, itu tidak akan menggigit mu. Kunang – kunang adalah makhluk yang indah dan tidak berbahaya “

Setelah dua menit, tubuh Minho yang tadinya menegang menjadi sedikit menjadi lebih santai. “Hal ini memang indah dan tidak berbahaya “

* Hari berikutnya … *

Suara hujan yang datang dari atap dan turun ke tanah membangunkan Minho. Dia membuka matanya dan melihat hujan di pagi hari – lebat, tanpa berhenti. Dia mengisi paru-parunya dengan udara segar dan berbalik ke sisi kiri untuk mencari Sulli —– Sulli tidak terlihat.

Dia bangun untuk mencari sulli “Ssul!” Serunya.

“Aku di sini!”

Mata besar coklatnya melihat Sulli, tersenyum, melompat dan menari di Bawah hujan. Dari kepala sampai kakinya basah, kemeja pink dan celana putih pendeknya telah basah dalam air dan lumpur. Dia sudah bermain seperti anak kecil, menikmati setiap waktu sementara hujan mengalir tanpa henti.

“Kemari dan bergabung denganku !” Kata Sulli dengan senyum cerah muncul di bibirnya.

Minho berjalan ke arah Sulli namun berusaha menghindari hujan. “Aku tidak bisa bergabung denganmu , aku bisa terkena pneumonia nanti “

Tapi Sulli tidak menerima alasan Minho. “Oh Jebal, berhenti merusak kesenangan !” Sulli menarik lengan Minho dan mulai memercikkan lumpur menggunakan kakinya.

“Hei ! hentikan!” Kata Minho melepaskan cengkraman Sulli, tapi Sulli tidak membiarkan dia pergi.

“Mari kita bermain Choi Minho!” Dia memegang tangan Minho dan mulai berputar-putar sambil tertawa untuk menyenangkan Minho. Kemudian Minho menarik dan merengkuh Sulli dalam pelukannya. Tubuh Sulli berada di dada minho. Jantung mereka mulai berdetak keras …. Mata mereka memandang satu sama lain … untuk ketiga kalinya, dunia berhenti berputar …. semuanya tetap diam …..

“Aku sangat menyukaimu Sulli ” Minho mengaku sambil menyeka beberapa helai rambut dari wajah Sulli, “Aku ingin terus terbang ke awan denganmu. Aku ingin menjalani hidupku denganmu… bebas dari rasa sakit dan rasa takut “

Sulli memeluk leher Minho dan mengangguk. “Aku juga menyukaimu. Aku menyukai segala sesuatu tentangmu Minho. Dari kesempurnaan sampai ke tidak sempurnaanmu. Aku menerima dan memujamu dengan segenap hatiku “

Minho tersenyum manis dan mencium bibir Sullli. mereka berbagi ciuman yang indah dalam hujan.

* Incheon, Seoul *

Krystal melotot kearah Taemin. “Kau menginjak kaki ku brengsek !” Teriaknya.

Taemin sudah benar-benar kesal. Mereka telah mulai bertengkar sejak Sulli dan Minho melarikan diri. “Sialan gadis gila ini! Satu kata lagi Krystal Jung dan aku akan memutar lehermu dan menendang kau keluar dari planet bumi ini “pikirnya ,bibirnya cemberut karena kesal.

Taemin memutuskan untuk mengabaikan Krystal yang sedang mengomel ‘’omong kosong’’ dan mulai berjalan menuju ‘surga’ untuk mencari Sulli dan Minho.

Krystal tidak percaya Taemin mengabaikannya dan bahkan tidak meminta maaf karena telah menginjak kakinya yang berharga.

“Hei ! Kembali ke sini kau brengsek!” krystal memanggil Taemin .

Taemin memutar kepalanya dan memberi Krystal tatapan kau-harus-menutup-mulutmu-atau-aku-akan-menguburmu-hidup-hidup.

“Aku tidak takut ancaman bodohmu !” Kata krystal dan sebelum Taemin bisa bereaksi, dia menendang dan menginjak kaki Taemin. “Aduh!” Teriak Taemin kesakitan.

Kristal memeletkan lidahnya sebelum melarikan diri dari Taemin.

“Aku akan membunuhmu gadis gila…!”

* Lily of the Valley Paradise *

Mata Krystal melihat keatas langit yang abu-abu ketika tetes hujan mulai turun. Tatapannya mengarah ke tempat yang akrab dan bernostalgia mengingat saat bahagia dia dan Sulli berbagi setiap musim panas di ‘surga’.

“Di mana kau Ssul?” Krystal mencoba menelepon ponsel Sulli lagi tetapi ponselnya tetap tidak bisa dihubungi. Pikirannya menjadi paranoid saat ia mulai memikirkan kemungkinan mengapa dia tidak bisa menghubungi sulli.

“Mungkin sekelompok orang jahat menculik Sulli dan Minho atau mereka berdua kecelakaan, kepala mereka terbentur benar-benar keras dan akhirnya mereka amnesia”, katanya, berbicara kepada dirinya sendiri seperti orang gila.” Atau mungkin mereka — “

“Aku tidak bisa menemukan mereka” kata Taemin, memotong kata-kata Krystal.

Krystal mendekat dan menekan lembut lengan Taemin . “Kita harus melaporkannya kepada pihak berwenang karena aku tidak bisa mengubungi handphone Sulli sejak semalam. Mungkin saja sekelompok orang jahat menculik mereka atau mereka mengalami kecelakaan dan kemudian amnesia seperti di drama – drama, itu mungkin kan?

Taemin melangkah mundur dan melihat Krystal dengan tatapan menghina , “Penculikan.?! Amnesia?! Kau memang sakit jiwa Krystal Jung! Mungkin aku harus mengingatkanmu bahwa kita hidup di dunia nyata, bukan di drama. Harus ada alasan lebih yang bisa dipercaya di balik hilangnya mereka tiba-tiba “

“Seperti apa?”

Taemin mengambil napas dalam-dalam, matanya diliputi kesedihan. “Mereka saling menyukai”

Penyangkalan tertulis di seluruh wajah Krystal. “Oh tidak, aku tidak berpikir begitu Lee Taemin. Satu-satunya alasan Sulli menyeret Minho pergi adalah karena jelas bahwa tempat ini memiliki banyak ragam Lily lembah yang tumbuh disini,” katanya.

“Apakah kau yakin dengan pemikiranmu Nona Jung?” Tanya Taemin, skeptis.

“Ya” katanya penuh percaya diri. “Ssul tidak akan pernah mengkhianati sahabatnya , dia tahu kalau aku sangat menyukai Minho. Aku yakin seratus persen.

“Tidak ada yang terjadi antara mereka”, katanya, berusaha meyakinkan dirinya sendiri bahwa asumsi Taemin sama sekali salah meskipun firasatnya setuju dengan Taemin .

Taemin merasakan air hujan turun di kulitnya. “Mari kita pergi dari sini sebelum hujan lebat turun “

Krystal mulai mencari tempat sementara untuk mereka dan melihat sebuah rumah tua di dekat sungai.

“Mari kita pergi ke sana!” Dia menunjuk kearah rumah tua.

Mereka berlari menuju rumah, benar-benar tidak menyangka adegan yang akan mereka saksikan .

“Apakah itu Sulli?” Taemin bertanya, melihat seorang gadis yang menghadap ke arah yang berlawanan dari mereka. Gadis itu berputar, menari dan melompat di tengah hujan.

“Ya, aku pikir itu memang Sulli” kata Krystal dan hendak memanggil nama Sulli saat Minho muncul entah darimana. Sulli menarik lengan Minho dan memercikkan lumpur kearah Minho. Mereka bermain seperti anak-anak kecil di tengah hujan.

Krystal melirik Taemin dan melihat rasa sakit yang tak tertahankan di matanya.

Lalu Minho menarik dan merengkuh Sulli dalam pelukannya dan menyatakan perasaan mereka satu sama lain.

Krystal dan Taemin merasakan waktu melambat, menghancurkan hati mereka karena menyaksikan dalam diam Minho dan Sulli berciuman dengan mesra dalam hujan.

Kombinasi air mata dan tetes hujan jatuh pada pipi mereka. Ekspresi wajah Taemin berubah muram saat cemburu menguasainya.

Krystal berbalik dan lari … hatinya tidak bisa melihat lagi momen manis antara Sulli dan Minho …

Kebenaran yang sangat menyakitkan…

To be continued……..

 

a/n : Ciaaaaaaaaaaat… XD duuuh sebenernya Mimin sempet mewek gitu ama perlakuan Sulli ke Minho. Itu sweet banget loh. Ewwww.. Kalian gimana ?? Oiaaa.. Chapter ini panjang kan panjang kan ?? Iyalah orang 2 chapter. Mimin gabungin part 15-16. Kenapa di gabungin ?? Soalnya, di part 16 itu Cuma ada momen TaeStal. Lah kan gak lucu yak. Dari pada di demo warga sini, jadi deh begini. Digabungin jadi satu aja. Minsul berbahagia, dan Taestal merana. Jadian aja gih kalian tuh TaeStal biar gak ganggu Minsul. XD

 

73 thoughts on “the UNPOPULAR one [Part 15-16]

  1. daebak… ming oppa gak anti lg tu sama kuman..
    ooo sweet banget, bermain hujan bersama saling melempar lumpur, trus liat bintang bersama..
    kabar gembira untuk kita semua si phobia kuman telah normallll…..

  2. HAHAHAHAHAHAHAHAHAHA
    #nenek lampir datang
    akhirnya dapet juga moment minsul lagi,ini romantis banget eonni,kta2 sulli itu…..gimana yah
    pokoknya daebak deh
    mudah2an stelah ini tdk trjadi apa2 dgn minho
    so sweet bnget deh
    si taestal liat adegan itu,psti skit bnget tuh,sakitnya tuh disini #nujuk dada
    lanjut eonni critanya smakin so sweet bnget deh,aku suka bnget
    gomawo bwt autornya yg udah bkin ff ini,bwt eonni yg udah translet dan eonni yg udah edit
    jeongmal gomawo
    FIGHTING eonnideul
    Chu~~

  3. jiaahhhh… hujan” kyk bgitu si minsulnya..wwkwkwkwkk… bagus bangeth,,, sulli dsini sweet abiss,,, minho kyk rapuh bangeth yak..?hahahaha… tp gpp saling mlengkapi jjang!, trus taestal oh my god,,, sakitnya tuh disini, cemburunya abis tuh psti… yaudah smoga akhirnya bhagia.. yess,,

  4. Addduh Kshan Binggo Taemin șȃϣäȃ Krystal, sabar ya, Kalian pacaran aja cocok, Hehehe minsul emg pling romantis ciuman dalam hujan.oh so sweet saranghae forever minsul 🙂 Oenni Fighting 🙂

  5. ya ampun, minsul so sweet banget sih, sampe taemin ama krystal dikacangin gitu. btw aku udah lama gak nongol di sini, jadi aku agak lupa ceritanya, hehe

  6. wooooaaa…akhirnya MinSul ngaku juga…:-)
    TaeStal ayolah buka mata hati kalian..mreka saling mencintai…jangan ganggu mreka pliisss…eph???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s