FIRE (Part 13)

FIRE

JUDUL   : FIRE (API)

Genre  :  Romance

Author  : mataharidina

Lenght : Chapter

Main Cast : Choi Minho, Choi Sulli

Support Cast : Lee Taemin, Krystal  Jung,  Choi Siwon, member F(x), member Shinee, Sim Changmin, Donghae,Kim Jongin,Luhan, Kang Minhyuk,KwonYuri, Im Yuna, Lee Tae Sun,etc.

Foreword

Choi Sulli came to Seoul to study and achieve herdreams.
When she first set her foot in Seoul she knew Choi Taemin a “cassanova of Choi’s family “.
When first entering the college, she meets Krystal, the only daughter of Choi’s family.
Without the planned, she was involved with both. Until finally she met Choi Minho, the eldest son of Choi’s family.
In their first meeting, Choi Minho has been suspect her, accusing her, forcing her to admit something that isn’t true.
Sulli fighting, but she is faced with two options. Jail or engagement.
The prison, meaning her family was destroyed.
Engagement, meaning she was destroyed.

CHOI MINHO :
She should not be made a fool of Krystal.
She should not seduce Taemin.
She should not get her goal, after she destroyed my best friend.
I’m going to protect them..
I’ll make her powerless in my hand.
I am “The killer”

 .

.

Chapter  13   :  Surat Undangan.

.

Krystal Pov.

Minjung membuat berita panas. Aku tidak berani muncul di hadapan Sulli, jadi aku berencana untuk tidak masuk kuliah hari ini. Minjung memang ajaib, entah bagaimana dan entah dari mana ia mendapatkan bidikan gambar yang begitu indah tentang “kencan” antara Sulli dan Taemin oppa.

“Ini gambar yang sempurna.”

Di gambar tampak Taemin berjalan keluar dari Seoul Cinema,tangan Taemin tampak akrab memegang bahu sahabatnya. Kemudian foto yang diambil dari belakang, Sulli keluar dari mobil di depan tempat parkir Blue Moon. Foto mereka saat berjalan memasuki gedung, dengan tangan Taemin di pinggang Sulli. Foto saat mereka tertawa di dalam restoran. Foto saat Taemin berdiri dan tangan Sulli memegang tuxedonya, tampaknya Sulli berbicara sesuatu pada Taemin oppa.

Foto satu set perhiasan yang ada dalam kotak yang terbuka, tangan Sulli tampak sedang meraih liontin kalung bermata biru. Gambar-gambar ini dikirimkan melalui email oleh Minjung tadi malam.

Untunglah semua foto yang diterimanya dari Minjung, tidak semuanya diedarkan di Koran. Dengan cukup sopan Minjung hanya mencantumkan gambar yang tidak memperlihatkan wajah Sulli. Sesuai dengan permintaannya.

“ Tuhan, semoga ini menjadi rencana yang bisa menghasilkan kebaikan buat keluargaku…” gumam Krystal.

Krystal tiba-tiba merasakan ponselnya bergetar. Ia segera menjauh dari dinding kaca. Dengan segera ia mematikan laptopnya.

“Yeoboseyo ?”

“Amber ? Ada apa ??”

“ Kau tidak masuk kuliah ?”

“Kau sudah lihat Seoul pagi ?” Krystal tidak menjawab petanyaan Amber.

“ Itulah yang ingin aku bicarakan. Kau tidak masuk kuliah, kenapa ??”

“ Shtt…jangan bilang siapapun. Akulah yang memberi tahu Minjung tentang kencan Taemin oppa. Aku takut dan malu ketemu Sulli ? Bagaimana reaksinya ??”

“Dia terkejut dan mau bicara denganmu. Ia cemas kalau kau dan keluargamu salah sangka dan tercemar karena berita itu.”

“ Mwo ?? Dia sendiri bagaimana ?”

Krystal terkejut, karena seharusnya dia yang cemas dengan keadaan Sulli bukan sebaliknya.

“ Dia normal seperti biasa. Hanya sedari tadi dia menunggumu katanya dia harus menjelaskan semuanya.”

“Berikan ponselmu padanya !” kata Krystal

“Krystal ???”

“ Ya Sulli, ini aku. Hari ini aku tidak kuliah…kepalaku agak pusing. Kata Amber kau ada perlu padaku ?”

“Ya, mengenai berita Koran pagi tadi. Tolong jelaskan pada kakakmu bahwa itu bukan kencan. Aku tak menyangka kalau itu akan menjadi berita yang aneh ”

Krystal keningnya berkerut, ia tak mengerti maksud perkataan sahabatnya.

“Aneh ?”

“ Ya. Kau sudah melihat beritanya di “Seoul pagi” ? Berita itu terlalu berlebihan…aish Krystal, kau harus membantuku menjelaskan semuanya pada kakakmu. Aku tidak mau…”

“Stop! Stop dan tenang, Sulli. Kalau mau datanglah ke rumah, kita ngobrol di sini.”

“Tidak, aku tidak mau. Masalahnya….”

“Datanglah. Bawalah Amber untuk mengantarmu. Bicara di telepon saja tidak cukup.”

“ Tapi….”

“ Taemin oppa dan Minho oppa tidak ada di rumah sampai malam. Kau jangan takut bertemu dengan mereka.”

“Baiklah, saya ke rumahmu sepulang kuliah. Saya akan minta ijin untuk tidak masuk kerja dulu hari ini.”

Percakapan mereka selesai.

End Of Pov

.

Krystal duduk termenung, ia berfikir telah melangkah terlalu jauh dengan menelpon Minjung. Ia tidak berfikir kalau akibat berita itu bisa membuat Sulli terjerat masalah. Bukan tidak mungkin, dengan munculnya gambar Sulli di Koran, ia akan jadi incaran pers. Makanya ia memutuskan untuk berbicara dengan Sulli, berbicara tentang apa yang harus dikatakan dan dilakukan bila pers memburunya.

Krystal keluar dari kamarnya dan berjalan menuruni tangga. Dari ruang keluarga, ia melihat Taemin dan Minho sedang berenang.
Serius ?? Dua kakaknya berenang bersama di hari Senin pagi ? Hari di mana biasanya mereka sibuk dan tak ada di rumah sejak pagi sampai malam.

.

.

13-1

“Cassanova Choi” telah Kembali dengan”Mainan” Barunya

Choi Taemin, salah satu putra Choi Empire yang selama beberapa bulan terakhir menghilang akhirnya kedapatan jalan berdua dengan seorang gadis cantik berinisial “CS”. Tidak seperti biasanya, ia memilih Blue Moon untuk makan malam berdua…………………………………………

.

Choi Minho meletakkan Koran pagi di atas meja makan. Berita tentang Taemin membuat selera makannya hilang.Sudah beberapa bulan dia tidak membaca berita tidak mengenakan tentang adiknya, ia berfikir itu karena adiknya sudah mulai berubah dan memiliki tanggung jawab yang lebih baik. Ia berfikir adiknya sudah mengalihkan perhatiannya dari gadis-gadis ke pekerjaannya. Ia melihat itu. Taemin sudah sering muncul di kantor pusat, mulai memeriksa perkembangan produk parfum yang terakhir dikeluarkannya. Bahkan minggu kemarin dirinya dan Taemin bertolak ke India untuk membidik pasar di sana.

Tanpa menyentuh sarapannya, ia berdiri dan berjalan menuju ruang kerjanya yang terletak di sebelah kiri, berbatasan dengan kolam renang . Dalam hatinya ia bertanya-tanya tentang gadis baru mainan adiknya.

“ Kai, aku minta kau carikan informasi tentang gadis berinisial CS yang pergi makan malam dengan Taemin di Blue Moon tadi malam. Tolong konfirmasi ke fihak Blue Moon, untuk menghentikan informasi apapun tentang Taemin agar tidak tersebar ke media massa lain. Dan aku minta kau carikan no kontak Minjung. Ia menulis berita tentang Taemin di “Seoul pagi”. Aku tunggu di Elegance siang ini ” Choi Minho terlihat begitu serius.

Setelah merapikan barang-barang pribadinya, ia kembali ke meja makan dan duduk menunggu adik-adiknya bergabung.

Krystal duduk di meja makan. Saat ia memasuki ruang makan tadi, ia sempat terkejut melihat Minho sudah duduk menunggu. Biasanya kalau hari kerja seperti ini ia tidak menunggu yang lain sarapan.

“Selamat pagi, Minho oppa !”

“ Hmm…!” jawabnya.

Krystal duduk di kursinya. Ia memperhatikan kakaknya dengan diam-diam . Seperti biasa, Minho terlihat formil dan kaku dengan baju kerjanya. Mukanya terlihat tegang. Apakah karena berita di Koran itu? Krystal menelan ludah gugup ketika melihat dua Koran terlipat dengan rapi di hadapan Minho.

Tidak berapa lama Taemin muncul, penampilannya santai. Ia memakai kemeja dan dasi, tetapi tidak terlihat sekaku Minho. Wajahnya terlihat segar dan gembira.

“ Selamat pagi semuanya.” Katanya dengan ceria.

Ia duduk di sebelah kanan Minho, mengambil setangkup roti kemudian mengolesinya dengan selai. Ia sama sekali tak merasakan ketegangan dimeja makan.

“Waah…aku tak pernah berfikir kalau hari Senin itu akan terasa menyenangkan.” Kata Taemin dengan penuh semangat.

“ Tentu saja kau semangat Taemin, setelah semalam kau berkencan dengan seorang wanita.”

Taemin berhenti mengunyah, ia melihat kakaknya dengan tatapan heran.

“Bagaimana kau bisa tahu ?”

“Beritanya sudah menyebar di Seoul. Aku yakin itu.”

“Berita…. maksudmu aku masuk lembar gossip lagi ? Bagaimana….?”

Taemin tiba-tiba teringat kehadiran Minjung saat ia semalam makan malam dengan Sulli. Tetapi ia tak berfikir Minjung akan tertarik dengan membuat berita gossip.

“Jangan katakan kalau ini ulah Minjung !” kata Taemin sambil menyambar Koran yang terlipat itu.

Taemin melihat berita di Koran, tak ada sedikitpun rasa khawatir di wajahnya. Sebaliknya ia terlihat senang.

“Minjung memang hebat, aku sampai tak sadar kalau sedang dibuntuti seperti ini. Aku pun heran, kapan ia mengambil foto untuk semua ini ??” katanya spontan.

Choi Minho melihat wajah adiknya dengan kening berkerut, kelihatan rasa tidak suka di matanya. Melihat itu Taemin tertawa kering

“ Jangan takut Hyung, yang satu ini masih singel, cantik, cerdas dan sopan. Seperti yang pernah kau bilang, aku mencari wanita yang punya karakter !”

Diam-diam Taemin dalam hatinya bersyukur atas peluncuran berita itu karena ia berharap itu akan semakin membukakan jalannya untuk mendekati Sulli.

“Apa aku mengenalnya, Taemin ?”

“ Aku kira kau akan segera mengenalnya lebih baik…” Taemin kembali mengunyah rotinya dengan bersemangat.

“Oppa, kau rupanya benar-benar telah jatuh cinta kepadanya.”

“Huh ?? Tentu saja !!” Taemin terdiam seperti berfikir,” Well, ia type wanita yang bisa memberikan semua yang diharapkan seorang pria. Kau mengerti apa yang kumaksud kan, Krystal ???” Taemin tersenyum nakal.

“Sudah ! Sekarang mulailah makan. Taemin, walaupun kau menjalin hubungan dengan wanita single … tetap kau harus berhati-hati. Dan…kau jangan lupa pekerjaanmu.”

“ Siap Presiden Direktur !!”

Krystal menatap Taemin dengan rasa bersalah, ia telah menjebak kakaknya dan Sulli pada situasi seperti sekarang untuk membuat Choi Minho cemburu. Tetapi ia melihat kakak tertuanya tidak ada reaksi sama sekali walaupun telah membaca berita tentang “kencan” mereka. Ia berfikir mungkin ada baiknya untuk memutar haluan dengan menjodohkan Sulli dengan Taemin, bukan dengan Choi Minho.
Perpustakaan Seoul University

Sulli berjalan di antara rak buku yang besar-besar. Matanya mencari dengan teliti buku yang dicarinya, ia sama sekali tak menyadari kalau ada seorang pria yang sejak tadi memperhatikannya. Ia pun tidak menyadari ketika pria itu berjalan mendekati tempatnya berdiri.

Brukkk!!

Sulli terkejut ketika badannya menubruk seseorang, ia terlalu asyik dengan pencariannya. Dan ia terbengong melihat buku berjatuhan di sampingnya.

“Mianhe…” katanya sambil terus berjongkok membantu orang tersebut mengumpulkan bukunya.

Diam-diam ia heran, mengapa ada pria yang tertarik dengan buku-buku seni seperti ini. Seni merangkai bunga, Seni Dekorasi Taman, Seni origami …. Diam-diam Sulli tersenyum.

“ Maafkan, saya tadi tidak melihat anda karena terlalu asik mencari buku…” katanya sambil menyerahkan buku yang tadi dikumpulkannya.

“ Tidak mengapa, saya juga yang salah karena membawa buku terlalu banyak sehingga tidak bisa melihat dengan baik.”

“Anda dari fakultas Seni juga?”

“ Bukan, saya dari fakultas ekonomi. Perkenalkan nama saya Lee Hyun Woo.”

“Saya Choi Sulli.” Sulli menerima jabatan tangannya.

“ Anda dari fakultas ekonomi….tetapi mengapa anda membaca buku-buku seni…err..yang begitu bermacam-macam?”

“Oh ???!” Lee hyun woo terlihat bingung, perlahan mukanya berubah merah.

Sulli tertawa melihat bagaimana pria di hadapannya terlihat gugup dengan wajah memerah.

“Apakah anda punya hobi di bidang seni ?” Tanya Sulli

“ Err… sebenarnya…ini buku untuk adikku. Ia perlu untuk tugas sekolahnya. Aku meminjamkannya di sini.”

“ Oh ? Anda seorang yang sangat perhatian pada adik, rupanya. Baiklah, saya sudah mendapatkan buku yang saya butuhkan. Senang berkenalan dengan anda err….” Sulli lupa nama pria itu.

“ Lee Hyun Woo. Panggil saja aku Hyun Woo. Saya juga senang mengenal anda. Rupanya anda sering ke perpustakaan ini ?”

“ Ya, hampir sebagian waktu luangku di kampus kuhabiskan di sini.”

Sulli menjawab sambil berjalan, sementara pemuda itu berjalan di sampingnya dengan setumpuk buku di tangannya.

Setelah mencatat buku pinjamannya pada petugas, Sulli berbalik menatap pemuda yang baru dijumpainya itu.

“ Maaf, anda akan meminjam semua buku ini ?” tanya Sulli,” Setahu saya, perpustakaan tidak akan mengijinkan anda meminjam buku sebanyak ini. Tetapi…cobalah, siapa tahu untuk anda petugasnya bisa berbaik hati. Saya pergi duluan. Annyeong .”

Sulli membungkuk, kemudian berlalu dari sana. Ia sama sekali tidak tahu, begitu kakinya melangkah keluar dari pintu perpustakaan, pemuda yang tadi megajaknya ngobrol segera berbalik ke rak dan menyimpan kembali tumpukkan bukunya.

“ Choi Sulli….jadi namanya Choi Sulli dari Fakultas Seni.” Gumam pemuda itu dengan senyum penuh rahasia.

Butik Elegance

Key memperlihatkan rancangan gaun untuk pergantian tahun kepada Minho, sambil menjelaskan konsep yang dibidiknya. Kemudian ia mengajukan beberapa usulan untuk promosi.

“ Nanti gaunnya kita foto dan kita buat booklet. Bookletnya kita kirimkan ke pelanggan yang sudah biasa memakai produk ini. Juga aku akan kirimkan ke rumah produksi untuk penawaran, barangkali mereka berminat memakai produk kita untuk artis-artis mereka. Well, ini merupakan lahan promosi yang cepat dan aman. Bagaimana ??”

“ Hemmh…” jawab Minho sambil mengangguk-angguk, tanda ia memahami perkataan sahabatnya.

Minho merasa ia tak usah komentar banyak karena Key lebih tahu apa yang harus dilakukannya. Ia di Elegance, hanya memiliki sepotong mimpi untuk orang yang sangat dicintainya. Itulah mengapa ia lebih cenderung untuk berada di butik Elegance, yang merupakan usaha kecil dari berbagai bidang usaha yang dimiliki CEE., di banding di tempat lainnya.

“Dan Minho…aku sudah membidik seorang model untuk baju-bajuku ini.”

“ Siapa ? Kau mau memakai Im Yuna noona lagi ?” tanya Minho, ia ingat Key sangat mengidolakan Im Yuna untuk gaun-gaunnya.”

“Aniya…aku menginginkan model yang baru. Benar-benar baru dan fresh !”

“ Siapa ?” tanya Minho

“ Masih rahasia. Aku tidak akan memberitahumu sekarang…sebelum aku yakin dia mau melakukannya. Kau harus tahu Minho, baju-baju ini kurancang karena terinspirasi olehnya.”

“ Hemh…kau membuatku penasaran.”

Tiba-tiba sebuah ketukan menghentikan percakapan mereka.

Kim Jong In masuk dengan sebuah map di tangannya. Melihat kehadirannya Minho langsung tahu apa maksud kedatangannya.

“Kai, aku tak mengira kau mendapatkan semuanya begitu cepat. Masuklah !!”

Key berdiri dari kursinya, “Baiklah Minho…saya harus pergi dulu. Mungkin kita lanjutkan diskusinya nanti.”

Minho mengangguk.

“ Bagaimana penyelidikanmu ? Kau minta bantuan Jjong juga ?”

“Tidak Tn. Choi. Orang yang anda minta untuk diselidiki sebenarnya pernah kuselidiki juga beberapa bulan yang lalu. Kebetulan saya masih menyimpan arsipnya, jadi hanya tinggal melengkapi tentang perkembangannya beberapa bulan terakhir.”

“ Oh ya ?? Simpanlah laporannya di meja.” Kata Minho,” Umm…bagaimana Taemin ? Kau melihat dia di kantor pusat ?”

“Ya. Tn. Choi Taemin datang sekitar pukul sembilan. Ia langsung bekerja seperti biasa.”

“Baiklah. Terimakasih untuk upayamu, Kai. Sekarang kau bisa kembali lagi ke kantor pusat. Kalau ada apa-apa aku akan memintamu lagi.”

“Baiklah. Saya permisi dulu Tn. Choi. Annyeong !”

Minho tersenyum sekilas. Ia benar-benar puas dengan pekerjaan Kim Jong In alias Kai, yang baru bekerja sebagai sekretaris pribadinya setahun terakhir. Ia sengaja menggunakan tenaga pria untuk sekretarisnya karena menghindari keterlibatan emosi yang lebih pribadi. Beberapa sekretaris wanita yang bekerja padanya, selalu berakhir dengan pemecatan karena mereka mengambil kesempatan untuk menggoda dan menjerumuskannya. Ia tidak menyukai itu.

Walaupun masih muda, Kai menunjukkan kinerja yang bagus dan ia memiliki tanggung jawab tinggi. Kai pula yang kemudian dia minta untuk mendekati Taemin secara personal seingga mau lebih serius pada pekerjaan, dan Kai mampu melakukannya.

Teringat Taemin, Minho kembali teringat tujuan awalnya menyuruh Kai datang ke Elegance. Ia mengambil map hijau di mejanya, dan membuka.

Tiba-tiba dadanya terasa sesak. Matanya hampir meloncat melihat laporan Kai.

“Choi Sulli….???”

Jadi gadis yang berkencan dengan adiknya itu Choi Sulli alias CS Sahabat Krystal, adiknya ? Wanita yang pernah diperingatkan olehnya

“Wanita itu benar-benar keras kepala ! Ia tidak menggubris perkataanku sama sekali !!”

Ingatan Minho melayang pada kejadian malam seusai pesta Krystal. Tanpa sadar tangannya terangkat dan jemarinya meraba bibirnya.

Ia ingat, ia telah mencium wanita itu di rumahnya sebagai hukuman atas kelancangannya menggoda Taemin. Waktu itu ia puas, tetapi setelah tiba di rumah… ia diam-diam merasakan penyesalan, karena sebelum pergi ia melihat ada darah di ujung bibir Choi Sulli. Ia menyesal telah menyakiti seorang wanita, dengan begitu brutal. Hanya karena saat menciumnya ia teringat pada Kwon Yuri yang telah membuatnya runtuh, teringat pada penderitaan Chang Min. Rasa penyesalan itulah yang membuatnya menahan diri dan berusaha tidak bereaksi ketika Krystal bercerita ini dan itu tentang Choi Sulli. Ia berfikir, kalau semuanya berjalan normal…ia akan membuat kelonggaran.

Tetapi sekarang fikirannya kembali berbalik. Rupanya wanita itu memang berusaha menggaet Taemin dengan mendekati Krystal. Apa yang telah diberikan Taemin kepadanya selain satu set perhiasan itu ? Uang ? Perhiasan lain ?

Dan apa yang telah diterima Taemin darinya ?

Choi Minho teringat lagi perkataan Taemin pagi tadi di meja makan.

“… Ia type wanita yang bisa memberikan semua yang diharapkan seorang pria.”

Dan ia melihat bagaimana wajah adiknya ketika mengatakan itu semua.

“ Aarhg…!!” Minho menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.

Ia benar-benar kesal, marah, menyesal karena telah membiarkan semuanya terjadi. Ia harus bertindak cepat, sebelum Taemin terperangkap lebih jauh. Ia tak mau adiknya menjadi korban…seperti dirinya dan Chang Min, sahabatnya.

.

Choi Mansion

Sulli melambaikan tangannya kepada Amber yang telah mengantarnya ke rumah Krystal. Amber tidak bisa ikut masuk karena ia ditelepon oleh ibunya untuk menemaninya ke suatu tempat. Akhirnya Sulli memberanikan diri. Lagi pula rumah Krystal aman selama Choi Minho, Tn. Arogan , itu tidak di rumah. Setelah pesta itu ia dipaksa oleh gengnya untuk bermain ke rumah Krystal. Dan dari beberapa kali kunjungannya, si Tn. Arogan itu tidak ada di rumah. Memang menurut gengnya Krystal dan Taemin, laki-laki itu baru sampai ke rumah menjelang tengah malam.

Dan di sinilah dia sekarang di Istana Choi, untuk menjelaskan kepada Krystal tentang kebohongan berita di Koran. Maksudnya supaya Krystal menjelaskan hal ini kepada Taemin terutama kepada Choi Minho, supaya tidak tambah salah paham. Selain itu ia ingin memberikan undangan neneknya kepada Krystal. Neneknya berniat akan mengadakan syukuran kecil-kecilan untuk memperingati ulang tahun Sulli. Hari Jumat petang. Bukan pesta tetapi hanya makan-makan kecil dengan tetangga dan sahabat terdekat neneknya. Untuk itu neneknya mengundang Temin, Krystal dan gengnya.

Sulli memeriksa tasnya, dan ia mengeluarkan sebuah kartu undangan yang sengaja dibelinya untuk mengundang Taemin dan Krystal.

“Krystal, aku sudah di depan gerbang.” Kata Sulli lewat ponselnya.

“ Masuklah lewat pintu kiri. Tunggulah di kolam renang, aku kebetulan akan berenang.” Kata Krystal.

Tidak berapa lama gerbang terbuka, secara otomatis. Kata Krystal, pintu gerbang itu di kendalikan dari pusat security gedung.

Sulli melangkah menyusuri jalan setapak dari batu alam yang menuju kolam renang. Ia sudah mengetahui jalannya, walaupun baru beberapa kali ke sana. Ia melihat kolam sepi.

Sambil menunggu Krystal, Sulli melepas sepatunya dan menyimpan tasnya. Ia begitu tergoda melihat air kolam yang jernih dan membiru karena pantulan langit yang cerah. Ia berjalan mendekati pinggiran kolam, memasukkan sebelah kakinya. Dia tertawa sendiri, merasakan segar dan dinginnya air kolam menyentuh kakinya.

“ Hey, Kau !!!”

Sebuah suara yang keras dan membentak membuat Sulli berbalik tanpa sadar. Ia kehilangan keseimbangan tubuhnya.

Byurrr !!

Dalam sekejap ia merasakan tubuhnya terjatuh di kolam. Sulli berusaha menguasai dirinya dalam kolam. Sejenak kepalanya pusing karena posisinya saat terjatuh di kolam. Rasa shock akibat terjatuh belum hilang, malah semakin bertambah ketika ia melihat siapa pemilik suara itu .

Choi Minho si Tn. Arogan .

Dia tampak berjalan mendekati kolam. Ekspresi wajahnya sukar digambarkan, membuat Sulli ketakutan. Dan nyalinya semakin menciut ketika lelaki itu berjongkok di pinggir kolam memungut benda yang terapung di dekatnya.

Sulli menahan nafas.

Itu adalah kartu undangannya.

Undangan dari neneknya untuk Krystal dan Taemin.

 ====== T-B-C ======
.
.
Wah…
Sulli akan menghadapi masalah lagi ! Sepertinya nasib sial sedang mengintainya. Dia kencan dan menerima hadiah Taemin, bermain-main di kolam renang di rumah keluarga Choi, dan ada undangan pesta untuk dua adik Choi Minho.
Hemm…. Kira-kira apa reaksi Minho,ya ??
Oke, part selanjutnya akan diposting setelah masuk 50 komentar lebih . Jadi kalau mau cepat… komentarnya ditunggu… jangan jadi “silent reader” FIGHTING !!  …. Annyeong !!

Advertisements

92 thoughts on “FIRE (Part 13)

  1. ahhhh .. rumit sekali hidupnya sulli .. ngelakuain hal yang bener aja selalu salah di mata minho apalagi ngelakuin yang salah .. sabar ya sulli .. :’)

  2. krystal terlalu jauh skrg hmm kasihan juga sulli. ming pasti lebih mikir yg nggak-nggak 😦
    hyunwoo? apa dia nanti juga akan suka sama sulli? berarti yg ngrebutin sulli jd banyak? kkk.
    haha pasti yg dipilih jd modelnya key adlh sulli 😀

  3. Aha….. Masalah demi masalah mnyerang sulli, dri berita yg bredar minho smakin marah ama sulli, apa yg akan dia lakukan pda sulli ??? Jgn macem2 ya bang,kasian noh anak orang
    Si Taemin tmbah sneng dgn brita ini,kan udah aku bilang jgn deketin sulli msih bndel aja sih (Nakal….Nakal….Nakal……Deh)Taemin ama kristal diundang tpo syang Tn,Arrogan-nya gak diundang gimana nanti klw iri ??? Ih part ini seneng deh,komplit ada Minho Si Suami Eh Si Slingkuhan nongol juga jongen Ups….. Jgn smpek Minho denger 8-)8-)8-)
    Pasti Minho bkl tmbah slah pham deh ama sulli,Ap yg akan Minho lkukan ??? Tpi itu gak penting,loh hrus tolong Sulli dulu noh,kan gara2 loh dia jdi keceblung kolam,emang loh itu kyak hantu munculnya tiba2,emang gak bisa slow gitu WOLES aja kan bisa 😀
    Apa yg akan trjadi slanjutnya ???
    Oke aku kepo,untuk eonni Dina,reader semua dan Minsulshipper aku mw ngcapin Happy New Year smoga kdepannya kita mnjdi orang yg lebih baik #Amin
    oke bw semua aku Cinta kalian Semua Dan Kau Cinta Minho,Sulli &Kai

  4. penasaran sama reaksi minho>_< smoga kartu undangan dr nenek sulli gk dirusakT^Ttaemin kyknya beneran suka(?) kalau kai disuruh sm minho, trus siapa sbenernya lee hyun woo?? hem..ditunggu author! trima kasih update-annya;D

  5. What the.. Minho terkutuklah -__- kapan penderitaan sulli berakhir hiks
    Dan key jadi pakai sulli buat model dan bertambah kemarahan minho. Hufftt. Roda akan berputar fightiiiinnnggg

  6. waaaahhhh…
    beritanya cepat bgt tersebarnya.
    memang hebat tuh minjung.
    tuh kn krystal, rencanamu malah bikin suasana tmbh runyem.
    ohya, hyun woo itu pesuruh minho atau bukn? kok misterius ?
    omona..
    sulli bertemu dgn minho lgi. waahhh bkal ada moment minsul nih.

  7. sepertinya masalah sulli semakin runyam, jebakan krystal sprtinya gagal total bukan bkin minho cemburu tpi bkin minho tmbh marah,,,

  8. apakah minho akan marah y m sulli.. apakah minho menolong sulli saat jatuh k kolam renang.. jgn2 sulli tidak bisa berenang.. eemm penasaran ni kelanjutannya gmn..
    adn makiiiiiiiiin seruuuuuu ajaaaaa ni..

  9. Sulli kayaknya sial banget ya ckck. Gara-gara Minho nih kan kasian Sulli. Padahal orang baik malah dibegituin. ck! Kesel nih lama-lama sama Minho. Ceo dingin ckckck…

  10. kyyyyyaaaa…annnddwwwaaaaeeee Krystal…annndddwwwaaeeee!!!
    tetaplah pda rencanamu eoh? jangan pindah haluan pllliiiisss 😦 ;-(

    Minho marah?? minho cemburu???atauuu???
    mudah”an sja iya…;-)

    aaaa….Minho lu bkin greget aja…wkwkwkwk

  11. Gaada reaksi ap2 dri ming pas tau sulli kencan ama adiknya tetem? Heol~ masih blm ad rasakah?? Dan itu, bukannya ming udah d kantor? Knp muncul saat sulli ad d kolam rumahnya? Aaaaa undangannya psti rusak kena air dan sulli apakah ming bakal nlong dia kluar dri kolam renang? Aisshh benar2 bkn pnsaran weh.. okeee lanjut ke part 13~~

  12. Kan krystal -___- aduh genderang perang udah mulai ditabuh deh u.u
    Bukannya katanya minho gada dirumah ya? itu malah ngagetin ampe suli kecebur oalah

  13. herrrrrrrr,,,, awas kalau ming oppa berani nyakitin sulli lagi,,,, haduh,,,,,
    seberapa kuatkah sulli ngadepin ming oppa???
    sabar,,,, sabar,,,,, kok gue jadi gregetan sama ming oppa sih,,,, hahahah…. -_-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s