The Problem With Love is…[Chapter 3]

20120209_seoulbeats_shinee_minho

The Problem With Love is…

Main cast : Choi Minho, Choi Sulli

Support cast: Lee Taemin, Krystal Jung, Lee Jinki, Kim Jongin, and other

Author : suelli4ver

Translator : Idha ShawolAffxtion

Original Link : klik here

editor : iswarii23

Lenght : Chaptered

Genre : Romance, Marriage Life, Little Smut, Thriller

.

.

Capt. 3 Busan Rumble Part 2

.

*KRYSTAL POV*

Aku melemparkan ponselku dengan jengkel. Aku sudah menelepon Minho non stop sejak pagi ini tapi dia mengabaikan semua panggilan ku. “Aku yakin dia di suatu tempat di luar sana dengan wanita itu lagi!”, gumamku. Kemudian aku mendorong semua kosmetik yang berada di meja rias.

Aku sudah berpacaran dengan Minho selama hampir tiga tahun. Kau dapat membandingkan hubungan kami dengan sebuah lampu, hidup dan mati. Dari awal aku sudah tahu dia adalah playboy, tapi aku sangat mencintainya sampai aku mengabaikan semua peringatan dan nasihat teman-temanku untuk tidak berkencan dengannya. Aku sudah memergoki dia berselingkuh beberapa kali tapi aku tidak bisa melepaskannya. Aku masih mengikuti kata hatiku. Temanku memanggilku bodoh karena tetap bertahan dengan playboy seperti dia, tapi aku tidak bisa apa-apa. Dunia ku hanya berputar kepada Minho dan aku masih memiliki harapan yang tinggi bahwa dia akan berubah suatu hari nanti. Ia akan menjadi pacar yang setia dan mencintaiku. Itu adalah mimpi ku.

“Apa yang terjadi?”

Aku berbalik dan melihat Kai. Tinggi, tampan dan memiliki kepribadian yang baik. Dia adalah pemeran utama dalam film baru yang saat ini aku kerjakan dan dia sudah sangat terang – terangan tentang perasaannya untuk ku. Tapi di mata ku, dia bukan Choi Minho.

Aku menggeleng. “Tidak, aku hanya…”

“Apakah kau baik-baik saja?”, dia bertanya karena khawatir kemudian dia meletakkan tangannya di bahuku.

Aku tersentak karena sentuhannya. “Ya, aku hanya mengalami hari yang buruk hari ini”, aku memberi alasan.

Kai menghela napas. “Direktur mencari mu untuk membicarakan adegan berikutnya”

Aku mengangguk. “Baiklah, aku akan ganti baju”, Aku memaksa senyum kepadanya. Dia tersenyum kembali. “Krystal, jika kau memiliki beberapa masalah tentang apapun, kau bisa mengandalkanku”, katanya tulus.

“Terimakasih Kai”, kataku dengan nada kering.

.

* Sulli POV *

.

Aku membuka mataku dan menatap sekeliling. Aku pikir aku hanya mengalami mimpi buruk ketika melihat wajah Minho di dekat wajahku. Lalu aku menyadari bahwa aku bersandar pada dadanya dan tangan-nya di bahu ku. Astagah, ini bukan mimpi. Ini adalah nyata.

Dengan segera aku menjauh dari si brengsek ini. Minho menggeliat ketika ia merasakan gerakanku. Ia membuka mata froggy nya dan menatapku. Ada sedikit kesenangan di matanya.

Aku membuat kepalan tangan dan memukul lengannya . “Apa yang kau lakukan! Kenapa aku bersandar di dada mu dan mengapa tangan kotor mu berada di bahuku?”, Aku berkata sambil memukul dirinya.

Dia hanya tertawa bahkan tidak mencoba untuk menghentikanku memukul lengannya. “Aku tidak melakukan apapun. Kau yang pertama mendekatiku dan menyandarkan kepala mu kedada lebar dan hangatku. Dari pengamatanku, kau sepertinya menikmatinya “.

Aku menendang kakinya. “Tidak ada satupun alasan aku akan bersandar di dada menjijikkan mu, binatang! Tidak dalam sejuta tahun”.

Dia hanya terus tertawa kemudian dia melihat Jinki. Saudaraku itu hanya menggelengkan kepalanya seolah-olah ia tidak ingin membuang-buang kata untuk kami berdua.

“Aku akan membunuhmu Choi Minho!”, teriakku mengancam.

“Oh, tidak Nona Choi. Membunuh seseorang adalah tindak pidana, aku tidak ingin melihat mu di balik jeruji..”

“Kau layak dibunuh! Jika aku tidak bisa membunuhmu, maka aku akan membuatmu menjadi bubur babi!”, mataku menatapnya marah saat aku mencoba untuk memukulnya lagi.

“Kau tidak bisa mengalahkan ku karena aku berlatih muay thai dan judo tingkat tinggi. Aku hidup dari memukuli orang di ring … jadi cobalah taktik lain Ssul”, katanya mengejek.

Aku menarik dan mengacak rambut ku frustrasi. “Tuhan aku akan gila! Aku benar-benar tidak tahan dengan dia!”, kataku dalam hati.

.

.

Setelah satu jam, akhirnya kami sampai pemakaman di Busan. Aku cepat-cepat keluar dari mobil dan berjalan menuju makam nenek ku. Jinki Oppa dan Minho mengikuti di belakang.

Kami berada sekitar satu jam di pemakaman kemudian kami memutuskan untuk menghabiskan malam di rumah pantai pribadi Choi di Haeundae.

Rumah pantai kami hanya membutuhkan 5 menit berjalan kaki dari tepi pantai. Terbuat dari kayu keras dan memiliki fasilitas yang lengkap.

“Ya Jinki, aku melihat beberapa hot girl dan berbikini sexy berjalan sekitar tepi laut, ayo kita pergi ke sana dan mengundang mereka untuk minum”, ajak Minho.

Aku memutar mataku setelah mendengar apa yang si brengsek katakan.

“Tentu…”, Kata Jinki.

Aku merengut pada saudaraku. Dia hanya tersenyum padaku dan mengangkat bahunya seolah-olah menyuruhku untuk mengurus urusanku sendiri. Lalu aku berjalan menuju kamarku dan menutup pintu. Aku merebahkan tubuhku ke tempat tidur dan memejamkan mata.

Ketika aku membuka mata, itu sudah gelap. Aku bangkit dari tempat tidur dan berdiri. Aku berjalan menuju jendela. Angin bertiup lembut dan aku dapat mendengar lonceng angin memainkan musik manis untuk telinga ku. Aku memejamkan mata dan menghirup udara segar dari luar. Setelah beberapa menit, aku keluar untuk minum air.

Aku berjalan menuju dapur, Jinki dan Minho tidak ada di dalam rumah. Aku membuka pintu dapur. Mata ku menangkap beberapa kaleng bir. Aku mengambil lima kaleng bir dan memutuskan untuk minum di dekat pantai.

Kemudian duduk di atas pasir putih yang menghadap ke laut sambil minum sekaleng bir. Aku begitu terpesona dengan gelombang kecil yang terus menyikat ke pantai ketika tiba-tiba ponsel ku berbunyi.

Aku tersenyum saat melihat nama Taemin.

“Hi Taemin!”, Aku berkata dengan suara manis.

“Hi Sulli! Aku punya kabar baik untuk mu”, katanya dalam jalur lain.

“Apa itu?”

“Aku pulang ke rumah minggu depan!”, katanya dengan nada kegembiraan.

“Benarkah?! Wow, daebak!”, seruku. Aku merasa seperti dunia ku begitu menyenangkan setelah mendengar beritanya. Aku tidak bisa berhenti tersenyum.

“Aku benar-benar benar-benar merindukanmu. Mari kita makan malam bersama okay”, kata Taemin.

“Ya… aku juga merindukanmu…”

“Aku akan meneleponmu lagi nanti, take care Sulli”

“Kau juga Taemin”, kataku. Kemudian panggilan terputus.

“Ada yang aneh dengan nada suaramu?”

Aku terkejut saat melihat Minho. Aku mengabaikannya dan terus minum bir. Dia duduk di sampingku. “Ada apa dengan nada suaramu, Ssul ?”, dia bertanya lagi sambil melempar pandang ke arahku.

“Apa maksudmu?”, aku tidak senang dengan pertanyaannya, lalu bertanya dengan nada kesal.

“Nada suaramu.. berbeda.. kau berbicara dengan nada manis. Kau tidak pernah berbicara kepada ku seperti itu”

Aku memberinya pandangan yang mematikan. “Dan mengapa aku harus berbicara dengan mu dengan suara manis? Kau tahu betul bahwa aku membenci segala sesuatu yang berhubungan denganmu”.

Dia menyeringai . “Apakah kau menyukai Taemin itu?”, dia bertanya. Lalu ia mengambil sekaleng bir dan mulai meminum.

“Itu bukan urusanmu, bodoh”, kataku kemudian berhenti. “Sangat mengejutkan kau bertanya tentang cinta. Aku pikir kau tidak punya perasaan”, sindirku.

Dia meletakkan tangannya ke dadanya seolah-olah dia terluka dengan apa yang aku katakan.

“Itu menyakitkan lagi Ssul. Tapi benar, aku manusia tak berperasaan karena aku tidak percaya pada cinta”, katanya sambil melihat laut.

“Tidak heran kau selalu bermain-main dengan banyak gadis. Aku bertanya-tanya mengapa para gadis selalu menempel di sekitar mu seperti permen karet padahal kau hanya seorang Douchebag“, gumamku kemudian aku menekan bahunya. “By the way, dimana oppa ku?”

“Dia sudah tidur”, Minho menjawab kemudian menertawakan komentar ku tentang gadis – gadisnya. “Ini bukan salahku sampai gadis-gadis itu menyukaiku… Aku tahu aku tampan dan sexy jadi aku tidak bisa menyalahkan mereka”, aku mengangkat alisku.

“Kau tidak hanya brengsek, tapi kau juga luar biasa sombong”, kataku sambil menggelengkan kepalaku jijik.

Dia tertawa lagi . “Sombong?! Aku hanya menjalani hidup ku sepenuhnya. Aku bersenang-senang dan aku benar-benar tidak peduli apa yang orang pikirkan tentang ku”

“Hell yeah, kau bersenang-senang, bermain-main sementara mereka, anak perempuan itu, begitu tergila-gila dan cinta mati padamu. Itulah cara mu untuk menjalani hidupmu sepenuhnya Mr Choi. Sangat menginspirasi”, kata ku sinis sambil mencibir.

“Sulli… Aku tidak meminta gadis-gadis itu untuk tergila-gila kepadaku. Dan dari awal aku selalu memberitahu mereka untuk tidak mengharapkan apa-apa dari ku karena aku benar-benar tidak percaya pada cinta”. Kemudian ia berhenti, wajahnya menjadi sedih. “Kau tahu, aku dibesarkan dalam lingkungan di mana tidak ada cinta. Omma ku bahkan tidak bisa ingat siapa ayah ku yang sebenarnya karena dia begitu mabuk ketika aku masih dikandungannya. Dia sudah berkencan dengan banyak orang sebelum dan sesudah aku lahir. Ketika aku tumbuh dewasa, aku pikir aku sudah kewalahan untuk menghitung berapa banyak orang yang dia kencani. Ia selalu pergi karena pekerjaannya sebagai supermodel dan dia telah diinjak-injak, ditipu dan disalah gunakan oleh pacar-pacarnya tapi dia tidak jera, dia terus mencintai orang-orang seperti itu dan aku merasa sangat kasihan padanya. Itulah sebabnya ketika Jinki datang ke hidup ku, aku sangat senang … dan aku bahkan lebih senang ketika orangtuamu menyambut ku ke rumah kalian”.

Untuk pertama kalinya … Aku merasa sejumput rasa kasihan dan simpati untuk Minho. Ini seolah-olah aku bisa merasakan rasa sakitnya, tumbuh tidak tahu apa itu cinta… Itu pasti sangat menyakitkan.

Dia menatapku. “Masalah dengan cinta adalah…orang cenderung menggunakan kata itu untuk memanipulasi dan mendominasi pasangannya. Aku telah melihat beberapa orang yang terjebak oleh cinta dan mereka tampak begitu sengsara seperti Eomma ku. Aku berkata kepada diriku sendiri, tidak ada alasan aku akan berinvestasi perasaan untuk setiap gadis. Aku tidak ingin menjadi sengsara seperti orang-orang itu.”

Aku mendesah frustrasi. “Aku pernah mengatakan sebelumnya padamu bahwa kau adalah sampah masyarakat”, kataku sambil menatapnya. “Mencintai adalah memberi dan memahami Minho. Kau tidak harus sinis tentang itu, itu tidak akan membunuh mu jika kau mencoba untuk jatuh cinta “

Dia mengatupkan bibirnya. “Aku lebih suka berkencan dengan banyak gadis panas dan noona- noona cantik daripada mengambil risiko pada apa yang disebut CINTA

Aku berdiri. “Mengapa aku membuang-buang waktu untuk si brengsek ini yang tidak tahu bagaimana untuk mendengarkan omongan orang”, kata ku dalam hati .

Minho juga berdiri. “Ya Choi Sulli, kau tidak tahu bahwa Akulah casanova dari Korea?”

Aku mengangkat alis.

Minho bergerak lebih dekat ke tempat aku berdiri. “Aku akan memberitahumu rahasia ku. Kau tahu .. aku bisa membuat wanita jatuh untukku dalam waktu tiga detik”, dia berbisik ke telingaku.

Aku meletakkan tangan ku di pinggul dan menyeringai . “Ayo buktikan padaku omong kosongmu itu! Kau pikir aku akan percaya dengan kebohongan idiot mu!”, balasku .

Aku hendak berbalik untuk pergi ketika tiba-tiba Minho menarik pergelangan tangan ku dan membungkus ku dalam pelukannya. Dia mengunci lengannya di tubuh ku dan mata besar cokelatnya menatap ke dalam mata murung ku.

Mataku melebar dan mencoba melawan tapi rengkuhannya di pinggangku begitu kuat. “Satu”, bisiknya sambil perlahan-lahan menyandarkan wajahnya ke arah wajah ku.

Aku meletakkan tangan ku ke dadanya untuk mendorong tubuhnya, tapi tubuh ku tidak dapat kerjasama dengaan pikiran ku pada waktu itu . Aku tetap beku dan tidak bergerak sambil menatapnya .

“Dua”, bisiknya lagi .

Aku menelan ludah sambil melihat matanya. Dia menatapku seolah-olah aku adalah gadis yang paling indah di dunia dalam matanya. Wajahnnya hanya tinggal beberapa inci lagi dari wajahku. Aku bisa merasakan napasnya yang hangat di permukaan wajahku .

“Tiga .. “

Untuk beberapa alasan yang tidak bisa dijelaskan, aku merasa seperti aku ingin dicium olehnya. Aku memejamkan mata dan memiringkan kepala ku menunggu pendaratan bibirnya di bibirku. Tapi itu tidak terjadi. Aku benar-benar terkejut dan shock ketika ia tiba-tiba melepaskan aku dari pelukannya . Aku membuka mata dan berkedip dua kali seakan aku baru saja bangun dari mimpi buruk.

Minho menyeringai nakal. “Aku pikir kau tidak akan terpengaruh oleh pesonaku … ternyata aku salah .. “, matanya berkilauan dengan kebahagiaaan. Dia memutar punggungnya membelakangiku untuk pergi.

Wajahku berubah menjadi merah karena marah, tangan ku mengepalkan tinju. Aku merasa seperti aku sudah dimanfaatkan, dan dipermalukan oleh brengsek ini .

Aku melihat ke sekeliling dan menemukan beberapa kaleng bir kosong . Aku mengambilnya dan melemparkan kaleng kosong kepadanya .

Dia berbalik masih tersenyum .

I hate you! Aku membencimu! Sangat membencimu, Choi Minho!”,  aku berteriak sambil melemparkan kaleng bir kosong kepadanya .

Dia berhasil menghindari kaleng.  “Wae? Kenapa kau begitu marah?”, dia bertanya sambil mengerutkan kening. “Jangan bilang kau benar-benar berpikir bahwa aku akan menciummu? Benar begitu Ssull?”

Aku bergerak lebih dekat kepadanya dan memukul dadanya.

“Aduh”, katanya dengan nada berlebihan .

“Aku berharap kau tenggelam dan mati malam ini karena kau tidak lain hanyalah sebuah bajingan dari neraka!”, kataku keras-keras kemudian berjalan pergi .

“Ya Choi Sulli! Lain kali aku akan benar benar menciummu. Aku berjanji…”, katanya sambil tertawa.

Aku bahkan tidak repot-repot untuk melihat ke belakang lagi…

.

.

to be continued…….

.

.

a/n : Posternya sesuai ama kelakuan Minho yaa. Bayangin dia abis ngerjain Sulli begitu terus smirk nya keluar. Ya kaya di atas deh. Minta di tabok. XD

Advertisements

110 thoughts on “The Problem With Love is…[Chapter 3]

  1. Hahaha lucunya minho kaya gt… Minta ditabok iya itu emg bener. Haha aduh sul, bhya ni kalo suka sm minho tp minhonya cuma main2 ky ama yg lain. Kasian dngr asal/u minho gt tragis jg ternyata… Tapi usilnya njirrrr bikin gue gigitin bantal… Cpt lanjt ya jgn lama2! Good job.

  2. kasian jg hdup minho tmbuh dlm lingkungan tnpa cinta ,kalo di dket sulli dia jdi orang yg paling menyebalkan untuk sulli,, 3 detik sdh bsa bkin sulli terpana kirain sulli bkal dkiss,,

  3. ternyata minho punya alasan sendiri atas sifat playboynya itu, dan tidak percaya ‘cinta’ …
    hmm ceritanya curhat nih oppa ke ssul~ tapi bisa aja lagi ngerjain ssul nya kkkkk~ 😀

  4. Wahh kasihan masa lalu ming, aigooo tapi dia masih bisa tersenyum, ah senyum palsu, damn ming bisa membuat ssul jatuh cinta begotu aja sm dia ahah ,, aigooo semga aja ssul bisa merubah ming

  5. Apa hubungan minsul sebenarnya,mengapa mereka tinggal bersama,,,dan ternyata min oppa mengalami trauma tentang cinta waktu kecilnya,itu sebabnya dia tdk ingin tau yg nmanya cinta,,moga aja sull eon bisa membuat min oppa jatuh cinta sma dia..nextt

  6. hhahhahaha..kirain Minho bkalan nyium Sulli..kalau gitu gw juga ketipu dong.. wkwkw XD
    taemin jdi siapanya Sulli siih?? trus Sulli kayaknya suka sma dia deh,,,andwaeeee!!

  7. eh eonni kirain beneran mau di kiss hahaha
    tp sulli eonni jg menikmati haha
    lucu eonn, couple yg satu ini memang selalu menggemaskan.
    gomawo nde eonn..
    keep writing 😀

  8. Hahahaha baby Sull udah layu tu?
    Oleh pesona Mingpa.
    Tpi sedih jg dg cerita Minho ttng Eommanya, mungkin kelakuan mingpa jg sekarang karna pengaruh masa lalu eommanya?

  9. Ngahaha sulli kena tipu, sulli udah mulai terjerat dengan pesonanya minho :D. nah lo nah lo 😛
    Waduh keberadaan krystal mengancam ni -___-

  10. manusia keren tiada tara….. si cassanova…. 3detik untuk menarik sulli… waoooo daebak… dibuat klepek” sama ming oppa… hahaha
    sulli malunya itu lo…. hahaha

  11. penasaran sama minho ,apa yg membuat dia tidak percaya dengan cinta ,kehidupannya yg liar,dan menjadi seorang play boy.

  12. minho oppa mulai cemburu nih wwkwk ,, beneran mulai suka sama sulli kliatannya
    penasaran sama part selanjutnya. di tunggu thor

  13. ya ampuun nih minsul cekcok mulu’ :/
    yakk choi sulli jangan galak2 dong ama minho. lagipula dirimu terpanah dalam waktu 3detik hahahahaha

  14. Haduh* aku yidak habis pikir dengan prilaku minho emang sih sakit tumbuh dewasa tanpa cinta tapi bukan berarti harus mainin perasaan banyak cewek

  15. Oh my gat..minho tampannnnnnnn sekali…gambarnya sangat mewakili karakternya di ff ini..biker sejati,playboy n apalah2..pokoknya cocok bangettt….suka banget saeng…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s