SECRET ADMIRE Part 21

SA

.

Judul    :  SECRET ADMIRE

Author : Dina Matahari

Main Cast : Choi Minho, Choi Sulli,Jung Krystal,Kim Jongin, Amber,Yoogeun,Minseo

Rated : 18 +

Length : Chaptered

Genre : Romance, Friendship, Family

Mengagumi seseorang bisa menyenangkan, Mengagumi seseorang bisa menggembirakan, Mengagumi seseorang bisa membingungkan, Mengagumi seseorang bisa menyakitkan, Mengagumi seseorang bukan pilihan

.

Part 21 : Hadiah spesial dari Key

.

 

Kesadaran Minho akan rasa ketertarikannya kepada Sulli, membuat beberapa pukulan buat dirinya. Biasanya dia memerlukan banyak waktu untuk bisa menyukai seorang wanita , ia harus mengenal dulu siapa dan bagaimana baru memutuskan apakah wanita incarannya layak atau tidak untuk disukai. Suatu kebiasaan yang terbentuk dari pengalaman pahit di masa lalunya.

“ Ya Tuhan, biasanya aku tidak mudah tertarik pada seorang wanita secara fisik. Tetapi mengapa wanita bernama Choi Jinri ini melakukannya hanya dalam tempo 24 jam ? Aku bahkan memikirkannya 24 jam dalam sehari… bukan kasusnya… tetapi dirinya yang kufikirkan ! Mengapa suaranya yang lembut dan tenang, membuatku merasa bahwa dia ada di bagian masa laluku …? Tetapi sampai saat ini aku belum menemukan benang merah yang menghubungkan masa laluku dengan masa lalunya. “

Choi Minho mengamati Sulli yang sibuk berbicara dengan sahabat-sahabatnya. Cara dia tertawa, cara dia menunduk, cara dia mengibaskan rambutnya… terasa begitu familiar dengannya. Tetapi… tak ada apapun yang bisa membuktikan bahwa dirinya pernah mengenalnya di masa lalu.

“Bahkan, walaupun sudah berusaha, aku menemukan kebuntuan dengan asal-usul wanita ini. Memang benar, dia pernah tinggal dan kuliah di Inggris, di sebelah utara London. Memang benar sewaktu SD ada seorang siswi bernama Choi Jinri di Busan dengan fotonya lengkap, aku terima itu melalui fax semalam. Tetapi masa SMP dan SMA wanita ini belum terlacak.”

“ Kau beruntung, Man… kalau tahu klien yang harus kunikahi begitu menarik… aku akan melepaskan kasusku !” kata Key dengan bercanda.

“ Kau mau kemanakan kasusmu Kibum ?”

“ Itu bisa diatur…. Hahaha !!” Key tertawa melihat reaksi Minho yang terlihat gerah, “Kau lihatlah chingu, kukira tak ada satupun dari pria yang hadir malam ini yang akan menolak untuk memperistri gadis secantik Choi Jinri.”

Choi Minho menggeser kursinya dengan gelisah, benar juga rupanya yang dikatakan teman satu kantornya, enam pria yang diundang Amber ke pesta malam itu, entah sudah menikah atau belum… mereka sepertinya tidak mau beringsut dari sisi Jinri yang tampil begitu memukau dalam balutan gaun hitam sederhana yang berbahan transparan di bahunya, menonjolkan kulit putihnya. Jinri terlihat ceria dan banyak tersenyum, membuat mata pria itu berbinar-binar kalau memandanginya.

Minho melihat dua Investigator yang sengaja mengatur jadwal mereka, ikut hadir dengan pasangannya masing-masing. Minho melambaikan tangan ke arah Jinri dan mengenalkan dua sahabatnya itu. Supaya melengkapi kisah dan kesan bahwa semua itu adalah benar-benar nyata, mereka memperkenalkan diri sebagai sahabat Minho saat di Busan. Hal ini memperkuat cerita Minho tentang dirinya yang pernah satu SMU dengan Jinri di Busan, sebelum pindah ke London. Untunglah Jinri sudah diajak berbicara tentang detail rencana yang akan dilakukan, sehingga dia dengan hangat menyapa mereka.

Makan-makan berlangsung dengan akrab,mereka saling berbagi cerita dari masa lalu yang membuat tawa menghiasi ruangan tersebut beberapa kali.

“ Perhatian ! Perhatian !!” Tiba-tiba Amber berdiri dengan mengangkat kedua tangannya.

Suasana yang riuh pun berangsur tenang, semua mata kini tertuju pada wanita berambut cepak itu.

“ Aku , atas nama teman-teman, ingin mengucapkan selamat kepada dua calon mempelai yang akan mengakhiri masa lajang mereka besok. Dan sebagai bentuk kenang-kenangan untuk itu, kami masing-masing ingin memberikan kejutan-kejutan manis yang akan selalu mengingatkan kalian pada masa lalu… masa kalian berdua berada ditengah-tengah kami. Banyak kenangan yang bisa kita bagi, bagaimanapun.”

Jinri dan Minho saling menatap, tidak mengerti isi pembicaraan Amber.

“ Baiklah, seperti yang kuminta di telepon waktu menghubungi kalian…. Kuharap kalian membawa satu kejutan untuk calon mempelai kita. Aku akan mengawalinya dengan memberikan kado ini buat Jinri.”
Amber memberikan sebuah kotak yang telah dikemas kepada sahabatnya.

“ Bukalah !”

Dengan tersenyum tegang, Sulli membuka kado itu perlahan-lahan. Dan ia tertawa geli ketika melihat isinya. Choi Minho yang duduk di sisinya, melihat isi kado dan mengambilnya.

“ Jangan… ini memalukan !” kata Sulli sambil berusaha merebutnya, tetapi sia-sia.

Minho melihat foto Sulli sedang tertidur di bangku kuliah, dengan buku tebal yang terbuka di hadapannya. Minho tersenyum

“Ini foto kapan ?”

“ Itu sewaktu kami kuliah tentang Sejarah Arsitektur, dosen kami Profesor Kimberley yang sudah tua, menjelaskan hal itu. Dan Jinri tertidur di kelas sampai kemudian dia ditinggal sendirian tertidur di ruang kuliah.”

“ Wae…” kata Sulli dengan wajah merah,” Itu karena kau mengajakku hang out sampai malam. Aku tidak tahu kau mengambil fotoku waktu itu.”

“ Itu dari HP. Tadinya aku akan menghadiahkannya saat kau menikah… selamat berbahagia ya, Jinri !”

Amber memeluk sahabatnya, membuat Sulli matanya berkaca-kaca. Dan dada Minho berdesir melihat adegan dua sahabat itu, yang terlihat begitu nyata bukan seperti sandiwara.

“ Sekarang aku !!” seorang pria berambut ikal mengangsurkan kadonya pada Jinri. Kemudian setelah berterimakasih, Jinri membukanya.

“ Uang satu penny ?? Apa ini, Ji Hoon ?” Jinri mengacungkan koin tersebut.

“ Kau ingat waktu kita di perpustakaan dan bertaruh untuk menaklukkan satpam perpustakaan dengan uang satu penny ?”

Jinri matanya berbinar-binar , “ Ya, aku ingat… akhirnya kau menang, dan aku yakin pasti kau curang ! ”

“ Aniya… aku hanya cerdik…bukan curang !”

“ Aku tidak tahu, apa yang kau katakan sehingga satpam itu mau membukakan pintu perpustakaan untuk kita ?”

“ Itu karena situasi… dan aku katakan “ Mr. D kalau kau terima uang 1 penny ini, aku akan memberimu bonus 10 pondsterling” . Dan untuk mengambil uang 1 penny itu dia membuka pintunya, tetapi aku tak memberinya 10 pondsterling dahulu “ Aku akan menyerahkan yang 10 pondsterling jika kau mengijinkan nona cantik itu masuk ke dalam”. Dan ia mengijinkanmu masuk….”

Jinri memukul lengan pria itu dengan kesal, “ Jadi benar, kau telah curang !”

“ Well, Jinri…. Uang satu penny ini sangat berarti buatku, karena hanya dengan inilah akhirnya aku bisa mengalahkanmu dalam satu hal…. Hahaha .”

Setelah itu, kado demi kado diserahkan kepada Sulli. Ada yang memberinya kaset dansa, VCD, novel, bikini yang kesemuanya memiliki kisah-kisah tersendiri. Terkadang Sulli tertawa lepas, terkadang dia meneteskan air mata, terkadang bengong dan kaget.

Duduk di samping Sulli sambil bereaksi layaknya seorang calon suami yang sedang kasmaran, Minho mengambil bagian permainannya dengan sempurna. Dan keakraban yang muncul di antara keduanya, terpancar dengan indahnya… sehingga siapapun yang ada di sana bisa melihat kemesraaan keduanya. Apalagi ketika salah satu kado berisi kecoa mati, karena takut dan kaget Sulli spontan memeluk Choi Minho dan menyembunyikan wajahnya di bahu pria itu. Tak menyangka kejadiannya akan begitu, reflex Minho balas memeluknya dan berusaha menentramkan Sulli dengan mengusap-usap rambutnya sambil membujuk.

Mungkin bagi orang lain, ini akan dianggap biasa. Tetapi tidak di mata Heechul. Setelah menyipitkan matanya, ia melirik isterinya yang menatap terpesona pada adegan itu. Kemudian keduanya saling menatap dan tersenyum penuh makna. Hanya mereka yang tahu, bahwa yang terjadi di situ adalah skenario yang disusun untuk menjebak seorang pelaku terror yang entah ada di mana. Selain mereka, dan PI lain serta Amber… tak seorang pun yang akan mengira, pernikahan Minho dengan Jinri adalah bohong., Yang mereka lihat adalah kenyataan, yang memperlihatkan dua insan yang sedang dimabuk asmara.

“ Rasanya memang semua berfikir seperti itu…”

Minho berfikir, dan mulai melepaskan pelukannya ketika matanya bersirobok dengan mata Kim Heechul.
Bersamaan dengan itu muncul perasaan bersalah dalam diri Minho. Bagaimanapun juga, dia yang telah mengeluarkan ide itu.

“ Bahkan aku telah memaksa Jinri untuk menerima ideku, dengan ancaman bahwa kalau dia tidak setuju, aku tak akan menangani kasusnya. Sebenarnya apa yang terjadi padamu., Choi Minho ?” kutuk Minho dalam hatinya. .“ Betapa mudahnya kamu memastikan kepada Jinri bahwa setelah kasusnya selesai, dan penjahatnya tertangkap, dia bisa mengumumkan kepada semua orang bahwa dia Cuma pura-pura menikah. Lalu kehidupannya akan kembali seperti semula…. Semudah itukah ?”

Mata Minho mulai bergerak ke wajah-wajah sumringah yang ada di sekelilingnya. Tawa riang mereka seperti genderang peringatan yang berdebum di kepalanya.

“ Kau sudah terlalu lama bekerja sebagai agen rahasia Negara. Setelah hidup bertahun-tahun dengan kebohongan dan kebohongan, sangatlah gampang bagimu menciptakan plot untuk menjerat Kim Dae Hoo. Tetapi hanya keberhasilan penjebakan itu saja yang kau perhitungkan. Tidakkah kau perhitungkan apa akibatnya buat Jinri dan teman-temannya itu ? Kau hanya melihat pekerjaanmu dari sisi hukum dan keadilan tetapi kau melupakan sisi manusiawi mereka, orang-orang yang tak tahu apa-apa itu….”

“ Sekarang giliran Minho Oppa !!” Suara Amber mengembalikan Minho dari lamunannya, “ Heechul oppa, kau punya sesuatu untuknya, bukan ?”

Heechul, IP yang menjadi rekan kerja pertama di CGI itu maju dengan sebuah bingkisan. Choi Minho menerimanya dengan curiga, ia selalu curiga dengan gerak-gerik rekan kerjanya, karena ia tahu sekali kalau mereka suka bercanda. Hati-hati ia membukanya, dan isinya adalah bola tennes yang sudah lusuh, tetapi ada tanda tangannya di sana. Minho terkekeh mengenang kembali kejadian di balik bola itu, dan menceritakannya dengan lembut pada Sulli sehingga dia bisa ikut tersenyum.

Hadiah kedua adalah dari Kim Kibum, IP yang paling usil dan selalu dipenuhi ide-ide gila. Dari caranya memberikan kado tersebut, membuat Minho berfikir . Ia membuka kertas pembungkus dengan hati-hati kemudian mengintip isinya.

“ Tenang saja Minho, tak akan ada katak yang melompat dari sana !” kata Key geli.

Minho membuka tutup kotak sedikit, terkesiap saat melihat isinya. Kemudian reflex menutupnya kembali. Dilihatnya Key mengacungkan dua jempolnya dan mengedipkan mata kepadanya.

“ Aish Key… ini bukan lelucon !!” kutuknya dalam hati’

Walaupun antara dirinya dan Key memang memiliki moment yang berkaitan dengan benda itu. Tetapi hadiah itu bila dibuka akan merusak seluruh pestanya.

“ Woah maaf, “ kata Minho kepada tamu-tamu yang menunggu,” Yang ini harus disensor.”

Melihat Sulli yang akan protes, Minho mendekatkan mulutnya ke telinga Sulli.

“ Nanti saja kuberitahu, Jinri…. “ bisiknya, sambil memasukkan kotak itu ke saku jasnya.

Saat Jinri berbalik menatapnya dengan keinginan untuk protes, mendadak dikecupnya bibir Jinri sekilas. Tindakannya ini memancing sorak sorai dari yang hadir. Wajah Sulli berubah merah padam, ini membuat teman-temannya semakin ribut. Tetapi Minho lega dapat mengalihkan perhatian mereka.

Hadiah terakhir dari Yunho menjadi penyelamatnya, sepatu ski yang sudah usang dan mengelupas di sana-sini mengingatkannya pada rangkaian petualangan mereka dalam menekuni olah raga kegemaran Minho. Setelah itu, kaum pria menjadi terpancing untuk membicarakan pengalaman mereka saat pertama kali belajar bermain ski.

Tetapi tampaknya, Sulli tidak melupakan satu hadiah yang sengaja dilewatkan Minho. Begitu mereka berada dalam mobil, saat meluncur ke rumah Minho, Sulli mengangkat pembicaraan itu dalam percakapan mereka.

“ Boleh dong kulihat isi kotaknya sekarang.”

“ Aduh, aku lupa menaruhnya tadi.” Elak Minho dengan perasaan tak enak.

“ Di saku jasmu.”

“ err… ini barang yang amat pribadi…” ia berusaha menghindar.

Sulli cemberut, “ Kau sudah tahu semua hadiahku . Lagipula …Aku bukan anak kecil.”
Minho menoleh sekilas .

“ Tentu saja kau bukan anak kecil, lihat saja bentuk tubuhmu… hanya pria bego yang mengatakan kau anak kecil.”

“ Jinri, maafkan aku. Hanya saja aku tidak mau suasana malam ini menjadi rusak. Teman-temanmu begitu baik… ”

“ Teman-temanmu juga.”

“ Maka dari itu, sebaiknya kita pertahankan suasana menyenangkan malam ini dengan tidak melihatnya, okay ?!”

“ Maksudmu, hadiah itu bisa mengubah segalanya ?”

“ Mungkin.”

“ Aku paling tidak suka diajak main tebak-tebakkan seperti ini, Minho.”

Tangan Minho mencengkram kemudi kuat-kuat, hingga buku-buku jarinya terlihat memutih.
Tak diduganya sama sekali, tiba-tiba Sulli memiringkan badannya dan tangannya berusaha meraih saku jasnya

dimana kotak itu tersimpan. Minho terkejut dengan reaksi tubuhnya sendiri, tetapi enggan memperlihatkan apa yang terjadi dalam dirinya, akhirnya ia membiarkan Sulli menggeledahnya.

Dengan susah payah Sulli mengeluarkan kotak kecil itu, dan berseru gembira. Minho hanya meliriknya saja, menunggu dengan tegang sementara dirinya sendiri heboh menenangkan detak jantungnya yang berpacu cepat.

“ Mainan jorok ya ?” kata Sulli sambil memutar-mutar kotak di tangannya, sementara ia bimbang antara membukanya atau tidak. Bila apa yang dipikirkannya betul, maka ia tak tahu harus ngomong apa pada Minho.

“ Sayang sekali bukan…” gumam Minho tak jelas.

“ Ish…. Boleh kubuka ?”

“ Tak ada yang bisa menghentikanmu, bukan ?” Minho menjawab datar,” Bukalah…”

Lewat ekor matanya, Minho memperhatikan saat Sulli membuka kotak dan melihat isinya. Dalam hitungan detik, wanita itu terpekik kaget dan kotak tersebut dilemparnya begitu saja Jatuh tepat di pangkuan Minho.
Sekuntum bunga sakura….

Sulli terhenyak di kursinya, jemarinya menutup mulutnya yang terbuka.

“ Itu tidak lucu….” Suaranya gemetaran

“ Aku sudah katakan sejak awal…”

“ Mengapa temanmu melakukannya ? Bunga sakura bukan lelucon yang lucu untuk kita.”

“ Maaf Jinri-ah…. Key memang tahu kasus ini tetapi tidak sampai detail. Dia tidak tahu kau mengalami pengalaman buruk dengan benda itu.” Minho berdehem, “ Sebenarnya, aku dan Key pernah mengalami kedinginan dan terjebak dalam satu gudang yang dikelilingi pohon sakura. Itu terjadi 8 bulan yang lalu. Kami terjebak selama 48 jam tanpa makanan dan air. Mungkin Key ingin mengungkap pengalaman tersebut ke dalam pembicaraan, karena selama 48 jam tersebut kami habiskan hanya berdua sehingga kami berdua seakan tidak punya rahasia apa-apa lagi.”

“ Waeya…?

“ Kau bayangkan saja berdua terjebak di gudang bawah tanah, tanpa makanan dan udara yang pengap. Karena kami waktu itu berfikir bahwa kehidupan kami akan berakhir di gudang tersebut, kami saling bercerita tentang semua rahasia-rahasia pribadi yang kami miliki. Sehingga setiap detik dan menit yang kami lalui tidak terlalu menyiksa… well, kau tidak tahu bagaimana rasanya terkurung di sana.”

“ Maafkan… aku terlalu berprasangka buruk.”

“ Tidak apa, aku memahami betul mengapa reaksimu seperti itu. Terus terang, aku sendiri sering merasa mual tiba-tiba kalau harus mencium wangi bunga sakura… mungkin karena pengalaman ini.”

“ Lalu, bagaimana kalian bisa keluar dari gudang itu ?”

“ Heechul hyung menemukan sinyal yang terpancar dari kancing jaketku, mengira itu sebagai sinyal bom, ia berusaha melacak dan ia akhirnya membawa kami keluar dari gudang. Dan saat itu , bunga sakura sedang berguguran.”

“ Sudah berapa kali kalian…maksudku kau terjebak dalam masalah yang mengancam keselamatan jiwamu ?” Tanya Sulli ngeri.

“ Menjadi investigator pribadi…. Itu bersinggungan dengan berbagai resiko. Diperlukan komitmen kuat antara resiko pekerjaan dengan diri sendiri.”

“ Itukah sebabnya kau belum menikah sampai sekarang ?”

Pertanyaan itu terlontar begitu saja dari mulut Sulli, dan ia menyesal telah mengatakannya tanpa pikir panjang. Karenanya ketika Choi Minho tidak menjawabnya, ia tak berani bertanya lebih lanjut lagi.

============ T B C ============

Advertisements

86 thoughts on “SECRET ADMIRE Part 21

  1. SA SA SA uwaahhh eon din…lamanya aku menunggu yg satu ini… Suka banget sama SA eon din…ak fans beratnya hahahha
    Seruuu tuh eon,,jd kayag misteri bunga sakura…hahaha sama2 pngalaman pahit kyaknya…daaaannn nikahnyaaaa…ciyeeee minsul mau nikahhh….terusss…apa yaaa masih bnyak yg mau kutanyakan eon din hahaha
    Tuh kan masih bnyak yg blm terungkap…penasaran dan serasa membenci 3 hruf yg brtengger di akhir ff…tbc…aiiissshh eon din..next yaaa SA nya… Beneran dehhb nungguin banget ini ff… 💞💜💜💓💕👍

  2. Akhirnya keluar juga part ini
    Aaaaah sayang kali sih kalo mereka harus nikah bohongan, padahal kan sama-sama pengen nikah betulan
    Next ya eon

  3. Wah udah kyak pasangan bneran nih,si bang ming modus luh,kecup-kecup sgala seenaknya aja Huh…….. Seru nih dpet kado tpi kado dri key trnyata punya trauma trsendiri bwt Minsul,aroma2nya minho udah mulai nyadar dan pnasaran ama sulli nih,gimana klw minho tw jinri itu sulli ???? Crita apa aja yg dibagi minho ama key ??? Oh yah klw kgak slah bagian atas,minho bukan suka dilihat dri fisik ??? Apa dia prnah suka ama sulli dulu ??? Atw skrang masih ??? Apa krna sulli dia tdk menikah ???
    Next eon,pnasaran bnget nih ama next-nya #Muach#

  4. Temen sulli eonni sama minho oppa orangnya baik baik
    Pada ngasi hadiah semua

    Kenapa identitas smp & sma sulli eonni gak diketahui ya
    Padahal sulli eonni kan temen nya minho oppa di sma
    Gimana ya reaksi minho oppa kaalau tau jinri eonni itu sebenarnya sulli eonni

    Ceritanya makin seru
    Penasaran sama cerita selanjutnya
    Ditunggu ya thor
    Gomawo ^^

  5. “ Itukah sebabnya kau belum menikah sampai sekarang ?”
    wkwkw minho oppa belum menikah karena menunngu baby sull… cie cieee…
    dia benar” sudah terlalu lama menantikan pengantinya, dan baru muncul sekarang, mkanya dia belum menikah.
    lihat sja setelah bertemu kurang dari 24 jam dengan baby sull ming oppa langsung melamar dan maksain nikah *yah meski cma bohongan* ckckckc..

    kira pernikahan mereka jadi gak ya? dan kapan ming oppa tw kalau jinri itu sulli?

  6. minho merasa ada yg beda m jinri.. minho merasa sangat familiar tp siapa.. minho mencari siap sebenarnya jinri..
    wah mereka mulai memberi kejutan yg dimulai dari temen2 sulli trs temen minho.. waaahh makin seru aja nie ff nya.. n penasaran nie chingu kelanjutannya..
    eemm minho so sweet banget deh..

  7. gomawo udh updte.in,,,,
    wuaaahh…akting yg sempurna dari ming oppa, sulli saengi juga 😉
    kaliaaan so sweeeettt deh…
    gk nyngka chemistry kalian itu daebaakkk :O
    huh…coba itu bneran yaaah jgn boongan
    *keceewwaa 😦

    tpiii untuk klnjutnny brhrap tdk ada boong2 lgi…hee
    dtnggu part selanjutnya 🙂

  8. nikahnya boongan.
    tapi knp minho main nyosor2 aja tuh ya.
    jdi, mreka sma2 gk suka bunga skura.
    eon din, jgn lma ne ngepost part slanjutnya.
    fighting eonni !!

  9. huaaaaa so sweet banget waktu minho oppa nyium sulli eonni :* ^^ 😀
    wah bener2 kayak pasangan yang beneran nikah nih! 😀
    ya udah nikah beneran aja! 😀
    duh nunggu nikahnya nih lama ih >< 😀
    lanjut thor daebak,jangan lama2! 😀

  10. min ,awal baca dulu cerita bagus deh lebih byk Baku bayanginnya. skrg jd agak bosen baca. terlalu byk hati yg berbica
    Dan lg ini 18+? aku 18 tahun sih wkwk tp baru . eonni mau buat cerita yg gimana? bikin penasaran aja

  11. minho ngambil kesempatannya bnyak bgt,bnyak modusnya udah brpa kali tuch cium sulli dg alasan agar orang disekelilingnya percaya 😀

  12. Hadiah dr key emang berdampak beda sama sulli karna surat itu -.-
    Aigooo minho oppa curi curi kesempatan mulu deh buat kecup kecup baby sull :p alesannya si sandiwara padahal ma dalem hati tulus ngarep wkwk

  13. Minho oppa, ambil.kesempatan dalam.kesempitan buat nyium Sulli. Hahaha.
    Itu mah bkan.untuk mengalihkan pembicaraan tapi pasti Minho oppa berpikiran lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s