FIRE (API) Part 33

FIRE.

JUDUL   : FIRE (API)

Genre  :  Romance

Author  : mataharidina

Lenght : Chapter

Main Cast : Choi Minho, Choi Sulli

Support Cast : Lee Taemin, Krystal  Jung,  Choi Siwon, member F(x), member Shinee, Sim Changmin, Donghae,Kim Jongin,Luhan, Kang Minhyuk,KwonYuri, Im Yuna, Lee Tae Sun,etc.

Foreword

Choi Sulli came to Seoul to study and achieve herdreams.
When she first set her foot in Seoul she knew Choi Taemin a “cassanova of Choi’s family “.
When first entering the college, she meets Krystal, the only daughter of Choi’s family.
Without the planned, she was involved with both.  Until finally she met Choi Minho, the eldest son of Choi’s family.
In their first meeting, Choi Minho has been suspect her, accusing her, forcing her to admit something that isn’t true.
Sulli fighting, but she is faced with two options. Jail or engagement.
The prison, meaning her family was destroyed.
Engagement, meaning she was destroyed.

Chapter 33:  She is Mine

.  
Sejong Hotel Seoul

Hotel bintang empat di daerah Myung-Dong malam itu terlihat ramai, lebih ramai dari biasanya. Salju yang siang itu menumpuk di sepanjang jalan sudah dibersihkan hingga licin. Beberapa mobil mewah berdatangan, menurunkan penumpang yang cara berpakaian dan penampilannya menunjukkan kelas mereka.

Di Balroom hotel, Key tampak sibuk menyambut tamu-tamu yang dikenalnya. Ia sambil mengobrol, juga mempromosikan design musim semi yang sudah dirancangnya. Amber yang malam itu mengenakan gaun panjang warna hitam, dengan setia berjalan di sisinya. Di satu sudut ballroom berkumpul Kyuhyun,Donghae, Lee Jonghyun, Kim Jonghyun,Lee Jinki. Mereka mengenakan tuxedo yang memperlihatkan tubuh tegap dan tinggi. Keberadaan mereka terlihat menonjol dibanding tamu-tamu yang lain. Tampilan fisik yang mempesona membuat beberapa wanita muda di sekitar pesta berbisik-bisik.

Di sisi lain tampak sekelompok pengusaha yang sudah agak berumur, mereka berkumpul sambil membicarakan perkembangan ekonomi dan bisnis.

https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ8LFBg77NFDqS983q1n6QfrDQtC2tSqn3mO6lbVclhscW5jZvM

             Baju Krystal                             Baju Taemin                                        Baju Minho

Choi Ji Eun dan Choi Tae Sun berjalan berkeliling, menyapa dan mengucapkan terimakasih atas kedatangan tamu-tamunya. Choi Minho,Taemin, dan Krystal berjalan bersama mereka mengucapkan salam. Malam itu Krystal mengenakan gaun pesta berwarna floral white sepanjang mata kaki dengan leher terbuka. Rambutnya dibiarkan terurai, dan sebagian menutupi bahu dan dadanya. Sebuah kalung hijau jamrud menghiasi lehernya. Serasi dengan anting dan warna sepatunya. Wajahnya terlihat gembira berjalan di antara kedua kakaknya. Taemin mengenakan tuxedo berwarna hitam dengan kemeja putih dan dasi kupu-kupu hitam, Rambutnya yang agak panjang diikat ke belakang. Dia terlihat memancarkan kemisteriusan dengan aksen tersebut, apalagi wajahnya terlihat serius dan kaku. Choi Minho mengenakan tuxedo midnight blue dengan model yang terlihat pas membungkus badannya. Kemeja yang dikenakannya berwarna off white, dengan dasi kupu-kupu berwarna senada kemejanya, warna yang direkomendasikan oleh Key. Dia terlihat menonjol karena tinggi badannya. Rambutnya disisir rapi ke belakang memperlihatkan garis rahang yang tegas. Seperti biasa sisi keangkuhan memancar dari sosoknya.

Ketiga kakak beradik itu akhirnya memisahkan diri dari orang tua mereka yang berkumpul dengan beberapa rekanan bisnis.

Choi Minho berkali-kali melepaskan pandangannya ke arah pintu masuk. Ia terlihat gelisah dan sedang menunggu seseorang. Sama seperti yang dilakukan adiknya, Taemin. Pemuda ini berkali-kali berpaling ke arah pintu masuk. Krystal yang berdiri di sampingnya diam-diam merasa sedih, ia tahu siapa yang ditunggu kedua kakaknya. Sulli.

Rumah kediaman Sulli

Sulli melihat tampilan wajahnya di cermin. Terasa ada yang salah pada dirinya…ah bukan, yang salah itu adalah segala yang berkecamuk dalam pikirannya. Setelah berpikir panjang, ia memutuskan malam ini akan melakukan apa yang diminta Krystal, yaitu akan mengatakan kepada Taemin bahwa dia tidak mencintainya tetapi sudah mencintai orang lain. Dan ia akan berbicara pada Lee Hyun Woo untuk membantunya melepaskan diri dari Taemin. Tentang permintaan Krystal agar ia mengatakan kepada Choi Minho…tak akan dilakukannya sama sekali. Karena itu berarti ia bunuh diri.

“Sulli, cepatlah kita berangkat !”

Suara Siwon mengejutkannya. Kakaknya Siwon sengaja ia ajak untuk menemaninya ke pesta karena dia tak punya teman pria untuk dibawanya. Kemudian kehadiran Siwon akan memberikan kekuatan dan rasa aman pada dirinya. Bagaimanapun Siwon tak akan membiarkannya terluka atau dilukai siapapun. Yang ia takutkan adalah Choi Minho, ia takut dengan baju yang dipakainya, lelaki itu akan memberikan tekanan yang lebih keras dibanding saat sebelumnya. Karena teringat dengan apa yang pernah dikatakannya, Sulli tidak berani berdandan macam-macam. Ia hanya memoleskan bedak dan lipstik tipis-tipis di wajahnya. Ia takut dituduh akan menggoda pria seperti yang sering diucapkannya.

“Sulli ??”

Tiba-tiba kepala Siwon muncul dari balik daun pintu. Matanya terbuka lebar melihat adiknya yang berdiri di depan cermin. Kemudian ia melangkah masuk

“Sulli !! Kau cantik sekali !!!”

“ terimakasih, oppa …” katanya malu-malu.

“ Tapi tunggu, ada yang kurang ! “ Siwon menatap adik tersayangnya yang terlihat anggun dan menawan

“ Kau tidak punya perhiasan,ya ??” Ia bertanya dengan nada sedih, karena ia tahu apa jawabannya.

Melihat wajah kakaknya yang sedih, Sulli tersenyum,” Ada Siwon oppa, tetapi apakah itu perlu ?”

“ Untuk menghargai tuan rumah, kenakanlah sedikit. Mana ??”

Sulli mengeluarkan sebuah kotak dari lemarinya. Itu adalah hadiah dari Taemin saat mereka makan malam. Hadiah yang membuat Minho berkomentar menyakitkan. Dulu ia sudah berusaha mengembalikan lagi, tetapi Taemin tersinggung dan marah sehingga ia menyimpannya dan tak pernah mengenakannya lagi. Sekarang, apakah ia harus memakainya ? Tetapi hanya inilah satu-satunya perhiasan yang dia punya. Bagaimana nanti tanggapan Choi Minho ? Bagaimana nanti tanggapan Taemin ?

“ Ah, itu simple dan cocok dengan gaunmu.”

Siwon mengambil kalung, kemudian membantu mengaitkannya di leher Sulli. Ia terlihat puas dengan penampilan adiknya.

“Menarik. Aku sangat bangga punya adik secantik kamu. Kurasa malam ini para pria di pesta itu akan berusaha mendekatimu.”

“Oh.. jangan sampai….”

Sulli berharap dalam hati, terbayang di matanya apa kata-kata kasar yang akan dia terima kalau itu nanti terjadi.

Sejong hotel, Seoul

Choi Minho tersenyum lebar. Akhirnya ia melihat kemunculan orang yang ditunggunya. Wanita yang akan diperkenalkannya kepada orang tuanya. Im Yuna.

Kemarin malam setelah berbicara dengan ibunya, ia akhirnya memutuskan untuk meminta Im Yuna menjadi wanita yang akan diperkenalkan kepada ibunya. Dalam pertemuan mereka di sebuah restoran , akhirnya terjalin kesepakatan untuk melakukan sandiwara itu. Im Yuna menyambut senang tawaran Minho karena namanya sebagai model akan terangkat bila dihubungkan dengan keluarga Choi yang terkenal. Choi Minho memilihnya bukan tanpa alasan. Im Yuna cantik, terkenal, cerdas dan yang terpenting adalah ia bisa diajak kerja sama. Mereka bersahabat sejak lama, walaupun terkadang Minho terganggu dengan sifat manja dan beraninya. Tipe wanita ini tak akan memalukan untuk diperkenalkan pada orang tuanya, sekaligus Im Yuna punya hal yang bisa membuat Yuri terpukul.

“ Hi Minho….happy birthday !” Im Yuna memeluk Minho dan memberikan ciuman sekilas di kedua pipinya.

“ Terimakasih telah datang. Aku sampai cemas karena kau tidak datang juga. Mari kuperkenalkan kepada kedua orang tuaku.”

Minho menuntun tangannya menuju tempat orang tuanya. Tetapi ia membatalkan niatnya karena orang tuanya terlihat sedang berbincang serius dengan beberapa tamu.

“Tampaknya bukan waktu yang tepat. Kita bergabung saja dengan kawan-kawanku. Kau pasti sudah mengenal sebagian besar dari mereka.”

Mereka berjalan menuju Kyuhyun dan kawan-kawannya. Dan memang Yuna sudah mengenal sahabat-sahabat Minho itu cukup baik, walaupun tidak terlalu dekat. Dalam waktu singkat mereka sudah terlibat percakapan yang akrab.

Yuri dan suami

Tiba-tiba mata Minho melihat kedatangan Yuri dengan suaminya. Ia mengenakan gaun hitam yang beraksen merah menyala di bagian dadanya. Gaun itu melekat ketat di tubuhnya yang indah. Melihatnya, ia menarik Yuna dan membisikkan sesuatu di telinganya. Yuna melihat ke arah Yuri dan tersenyum pada Minho dengan senyuman penuh arti.

“ Yuri….” Kata Lee Jonghyun terkejut

“ Ya, itu Yuri dengan suaminya.”

Minho tersenyum tipis ketika melihat pandangan penuh kekhawatiran dari sahabat-sahabatnya. Mereka semua tahu masa lalunya, mudah dimengerti kalau mereka mengkhawatirkannya. Dengan gerakan yang tak terduga, ia melingkarkan tangannya di pinggang Yuna. Melihat itu sahabatnya treperangah, tidak biasanya Minho bertindak seperti itu. Mereka bertanya-tanya apakah antara Minho dan Yuna terjalin hubungan ? Setahu mereka, Minho dan Yuna memang sering ke luar bersama. Tetapi Minho selalu menegaskan bahwa itu sekedar hubungan bisnis dan mereka bersahabat. Tetapi malam ini tampaknya berbeda.

“ Sht..Key, apakah kau tahu mereka ada hubungan khusus ?” Donghae berbisik kepada Key.

“Aku bukan baby sitter Minho, tanyalah sendiri kepadanya.”jawabnya kesal.

Key memang agak khawatir dengan rencananya. Ia tak mengira Minho mengundang Yuna dan terlihat memperlakukannya sedikit istimewa.

Mata Key terarah ke pintu masuk, ia menunggu kemunculan Sulli dan ingin melihat reaksi kawan-kawannya…terutama Minho. Tetapi beberapa menit lagi acara dibuka, ia belum muncul juga.

Wajahnya yang keruh tiba-tiba menjadi cerah. Ia menyenggol Donghae yang berdiri di dekatnya.

White with Black Savoy Tuxedo

Baju Sulli dan Siwon

.

.

“Ia datang….Blue Diamond !” bisiknya.

Dengan langkah lebar ia menghampiri Sulli dan menyambutnya dengan senyum lebar.

“ BD….!” Kata Key dengan tangan terentang, kemudian memeluk Sulli.

Tindakan dan teriakannya itu memancing perhatian dua pria yang berdiri di dekat Sulli. Taemin dan….seorang pria tampan.

“Omo, apakah dia pacarnya Sulli ? Ah…berarti rencanaku akan gagal.”

“ Key Oppa…!!” Sulli membalas pelukannya sambil tersenyum senang.

Ia tertawa melihat kakaknya Siwon dan Taemin hampir keluar bola matanya melihat keakraban mereka.

“Ah perkenalkan, ini kakakku Siwon oppa….”

Key merasa jantungnya kembali berdetak ketika mendengar kata-kata Sulli, semangatnya pulih dengan segera.

“ Aih…jadi dia adalah kakakmu yang terkenal itu ?”

Siwon memandang Key dengan tatapan tidak senang.

“ Ehh ??” Key merasakan tatapan itu dengan jelas,” Jangan marah, hampir setiap hari Sulli menjejaliku dengan cerita tentangmu. Kalau bukan kakaknya….kupikir dari tadi kau adalah pacarnya. Perkenalkan saya Kim Kibum tetapi orang memanggilku Key. “

Siwon menyambut uluran tangan Key dengan canggung, Saya Choi Siwon kakaknya Sulli, nice to meet you.”

“ Nice to meet you too, Siwon-ssi.” Jawab Key dengan sopan.

“ Key oppa adalah bos saya di Elegance, oppa.”

“Sudah…mari kita masuk. Sulli saya sangat gembira kau datang.” Kata Taemin, tangannya memegang sikut Sulli.

Sulli melirik Krystal sejenak, walaupun dia terlihat gembira tetapi Sulli menangkap kesedihan dalam matanya. Tentunya Krystal sedih melihat bagaimana cara Taemin memperlakukannya.

“ Saya pasti datang ke pesta ini, karena kakak anda adalah bos saya juga.” Jawab Sulli

Kemudian dengan gerakan halus ia bergerak ke arah Krystal dan memeluknya hangat,”Saya akan mengatakannya sekarang, di pesta ini.” Bisik Sulli di telinga sahabatnya.

Krystal tersenyum,”Kau terlihat sangat cantik, Sulli.”

“ Terimakasih, kau juga terlihat sangat menawan dengan gaun itu. Benar kan Taemin oppa ??”

“ Ah…adikku Krystal memang wanita yang cantik, karena dia adik seorang pria tampan sepertiku.” Canda Taemin.

Perkataan itu membuat yang lain tersenyum.

Taemin dan Krystal membawanya ke sebuah meja, kemudian mereka duduk bersama.

“ Taemin-ssi, saya mengucapkan terimakasih sekali karena bantuan anda saya bisa keluar dari masalah.”

Siwon yang sejak tadi menyimpan keinginan untuk meluahkan rasa terimakasihnya, segera menyampaikan maksudnya. Perkataannnya itu membuat Taemin terperangah, tak tahu harus menjawab apa. Ia hanya mengangguk dan tersenyum.

“ Itu sudah kewajiban saya terhadap karyawan.”

Tiba-tiba Key berdiri,” Maafkan kami sebentar….saya ada perlu dahulu dengan Sulli.”

Setelah itu ia membawa Sulli berdiri. Ketika ia melihat Taemin akan mencegah, Key memberikan aba-aba pada Krystal untuk menahan kakaknya. Untunglah Krystal tahu maksudnya.

“ Ah…Siwon oppa, kemana saja ? Sudah lama tidak bertemu. Kami merindukan ramyeon buatan anda. Benar kan, Taemin oppa ??”

“ Yyya…sudah lama kita tak bertemu.”

Taemin tepaksa duduk kembali, ia merasa tidak enak meninggalkan Siwon berdua dengan adiknya. Hati kecilnya mengumpat Key yang tiba-tiba menyerobot Sulli dari sisinya.

Minho Pov

Yuri datang dengan bajunya yang sangat seksi, memperlihatkan bentuk tubuhnya. Dia sangat cantik…ya, kuakui dia terlihat cantik. Aku gembira telah memilih Im Yuna, karena orang tak akan menyangkal kalau Im Yuna memiliki pesona yang tak kalah kuat dengan Yuri.

“ Yuri datang, Yuna. Sekarang perang dimulai !” aku berbisik ke telinga Yuna.

Yuna melihatku kemudian tersenyum, ia pasti mengerti maksudku karena malam kemarin kami sudah membicarakannya. Kemudian mataku mencari keberadaan Kai. Kulihat ia sedang berdiri dan ngobrol dengan Luhan dan Luna. Saat matanya melihatku, aku memberikan tanda untuk melakukan pencarian.

“Chang Min belum datang?’

Kudengar Kyuhyun berkata dan menepuk bahuku.

“Dia sedang di perjalanan. Mungkin jalanan licin, hingga ia perlu hati-hati.” Jawabku.

“ Aku sudah lama tidak bertemu dengannya.”

“Hemh…” aku bergumam.

Aku mulai merasa kurang nyaman ketika dengan langkahnya yang gemulai, Yuri menghampiri kami sedang suaminya bergabung dengan orang tuaku.

“Hi Minhonie….happy birthday !!”

Ia menyalamiku dan maju hendak menciumku, aku segera berpaling ke arah Yuna. Aku yakin semua sahabatku melihatnya, karena kudengar mereka berdesah. Aku meraih Yuna yang berdiri di sisiku.

“Ah Yuri, perkenalkan ini Im Yuna.” Kataku

Yuri mundur dengan wajah yang merah matang, matanya menatap tajam ke arah Yuna

Mungkinkah ia malu karena aku menolak keakrabannya tadi ? Kupikir Yuri harus belajar menerima bagaimana ditolak dan tidak menyudutkanku lebih lama. Kurasa dengan menyodorkan dan memperkenalkan Im yuna, ia akan mengerti bahwa dirinya sudah tidak berarti lagi buatku.

Tiba-tiba kudengar sahabat-sahabatku kasak-kusuk. Aku berbalik melihat mereka, kulihat mereka melihat sebuah foto kemudian mengarahkan pandangannya ke arah pintu masuk. Aku penasaran kudekati mereka, dan kurampas foto itu…Foto seorang wanita yang sedang berjalan di bawah hujan Salju, mengenakan mantel merah menyala, kepalanya ditutup kupluk dengan warna pink tua. Foto Sulli !

Jantungku terasa berhenti berdetak.

Apa yang mereka perbincangkan mengenai Sulli ? Darimana mereka mendapatkan foto Sulli ?

Kulihat ke arah pintu masuk.

Oh my God…kulihat wanita yang mereka perbincangkan itu sedang berdiri dekat pintu masuk . Di sana ada seorang pria berpakaian putih, Krystal dan……Taemin !! Dan Key sedang berjalan ke arah mereka.

Kyuhyun menyenggol lenganku.

“Kami tinggal dulu, Minho. Ada sebutir berlian memasuki ruang pestamu.”

Aku tidak mengerti ucapannya. Tetapi aku terkejut ketika kepergian Kyuhyun diikuti yang lainnya. Bahkan sebelum meninggalkanku Jjong menggodaku,

” Sementara kau punya dua wanita yang memperebutkanmu, kami akan mencoba peruntungan. “

“Pestamu memang gudang wanita cantik,Minho !” Kim Jonghyun membisikkan kata-kata itu di telingaku.

Aku tak bisa berkata apa-apa untuk mencegah mereka. Semua berjalan begitu cepat. Sementara foto Sulli masih di tanganku.

Im Yuna yang melihat kepergian mereka secara bersamaan, melihat ke arah Minho.

“ Mau kemana mereka, Minho ?”

Minho tidak menjawab, ia masih terbengong melihat semua sahabatnya menuju meja tempat Sulli duduk.
Melihat Minho diam saja, Yuna melihat ke arahnya. Kemudian ia membawa foto yang ada di tangan Minho dan melihatnya. Minho tersadar dan merebut foto itu kembali, lalu disimpannya di saku bajunya. Ia harus mencari tahu apa yang terjadi.

“Waeya ? Kenapa kau begitu kasar ? “ Im Yuna memandang Minho tidak senang.

“ Maaf, aku kesal pada mereka.” Jawab Minho, ia berusaha mengembalikan konsentrasinya kepada Yuna dan Yuri.

“Terimakasih telah datang ke pestaku, Yuri-ssi.”

Yuri tidak menjawab, rupanya ia juga tertarik dengan kepergian sahabat-sahabat Minho. Matanya membulat ketika melihat seorang gadis bergaun biru menyala, dituntun oleh Key dan diperkenalkan kepada lima pemuda yang tadi berkumpul di sana.

“Minho, apakah aku mengenal wanita itu ?” Tanya Yuri

“Ya Minho, aku belum pernah melihat wanita itu . Apakah dia keluargamu ?” Im Yuna menambahkan.

Minho mengerutkan dahinya. Mengapa kedua wanita di dekatnya tiba-tiba tertarik pada Sulli ?

Apakah mereka iri pada Sulli karena dia bisa menarik perhatian sahabat-sahabatnya ?

Mungkin benar bahwa wanita cantik selalu cemburu melihat kecantikan wanita lainnya ,apalagi kalau kecantikan wanita itu lebih dari dirinya .

“Wait Minho, apakah kau mengatakan bahwa Sulli lebih cantik dari Yuna dan Yuri ?”

“ Aniya..aniya !!” kata Minho lebih kepada dirinya sendiri, tetapi dua wanita yang ada di dekatnya mendengar itu.

“Dia bukan keluargamu, lalu siapakah dia ?”

“ Aku tidak tahu!! Mengapa kalian memperbincangkan hal yang tidak perlu. Maaf, aku tinggal dulu. Acara akan dimulai !”

Choi Minho berjalan meninggalkan Yuna dan Yuri, ia menuju tempat orang tuanya. Ibunya sudah memanggilnya, karena waktu untuk memulai acara sudah lewat dua menit yang lalu.

Acara pembukaan dan beberapa sambutan diberikan, Minho duduk di kursinya dengan gelisah. Matanya berkali-kali melihat ke arah Yuri dan Yuna yang terlibat percakapan, Kemudian matanya beralih kepada Sulli yang berdiri di kelilingi enam sahabatnya. Key,Kyuhyun,Donghae,Onew,Jjong,LeeJonghyun.

Wanita itu benar-benar menyebarkan pukatnya kepada mereka. Siapa yang diincarnya ? Apakah dia melakukan itu karena yang tercantum dalam kesepakatan mereka hanya keluarganya saja ? Darah Minho mendidih melihat keakraban mereka dari kejauhan. Tetapi mengapa Kyu menyimpan foto Sulli ? Apakah dia mengenalnya ?

Setelah sambutan usai, Minho masih belum bisa meninggalkan tempatnya karena beberapa tamu berdatangan untuk mengucapkan selamat. Ia akhirnya berusaha menahan diri.

Minho Pov

Acara hiburan sudah dimulai,aku masih berdiri di sisi eomma. Menjawab seperlunya beberapa pertanyaan yang dilontarkan kepadaku dengan sopan. Aku ingin segera pergi dari tempat ini, memperingatkan sahabat-sahabatku akan jerat yang mungkin dibuat Sulli untuk mereka.

Alunan musik waltz terdengar memenuhi ruangan. Mataku terpancing ke tengah lantai dansa, dan kulihat Donghae sedang berdansa dengan Sulli. Aku ingat, Sulli sangat mahir berdansa. Itu kulihat saat melihatnya berdansa dengan Taemin di pesta Krystal beberapa bulan lalu.

“Minho, mana pasanganmu yang ingin kau perkenalkan dengan eomma ?”

Aku terkejut, untuk beberapa saat tadi aku hampir melupakan hal itu. Mataku mencari-cari Yuna, kulihat ia sedang berdansa dengan Key. Tiba-tiba aku merasa punya alasan untuk melepaskan diri dari tempat membosankan ini.

“Bagaimana aku bisa mencarinya eomma, kalau aku sepanjang pesta harus duduk di sini.”

“ Ah…benar. Pergilah cari dia, nanti kau bawa kemari.”

Aku segera berdiri dan tak menyia-nyiakan kesempatan, sebelum eomma merubah pikirannya.

Langkahku menuju tempat Donghae dan yang lainnya berdiri terhalang oleh kehadiran Yuri yang tiba-tiba.

“ Minho, berdansalah denganku. Kau ingat, kita dulu merupakan pasangan dansa yang serasi.”

“ Tidak Yuri, aku sibuk !”

“ Sibuk ?? Kau hanya takut pada dirimu sendiri, bukan ? Kau takut untuk jatuh cinta lagi kepadaku karena dalam hatimu kau masih menyukaiku. Akui saja Minho !!”

“ Aku sudah mengatakan kepadamu untuk tidak bermimpi terlalu tinggi.”

“Kalau kau tak takut, ayo kita buktikan !!”

Yuri memang tahu kelemahanku, aku paling tidak suka ditantang. Dan kukira aku memang harus membuktikan bahwa semua teorinya tentang aku salah. Aku telah melupakannya dan cintaku padanya sudah berubah.

“ Baiklah, setengah putaran.” Jawabku singkat.

Kami berjalan menuju lantai dansa. Kami berdiri berhadapan kemudian mulai berdansa, Semakin ke tengah, aku merasakan Yuri gerakannya semakin mendesakku. Aku berusaha untuk menjaga jarak, sungguh perasaanku tidak nyaman dengan sentuhan fisik di antara kami. Aku merasakan tangannya bergerak ke dadaku.

“Yuri !! Aku minta kau tidak berbuat macam-macam !”

Aku mulai dibawa ketakutan, takut orang-orang melihat tingkah wanita ini dan mengira kami macam-macam. Aku sadar sekali mata pers mengincarku setiap saat. Karena itu ketika tangannya makin berani, aku menghentikan langkah,

” Cukup Yuri, aku tidak berminat bermain-main denganmu !”

Aku berjalan meninggalkannya di lantai dansa. Saat kulihat ke arah kanan, mataku berbenturan dengan tatapan Sulli yang sedang berdansa dengan…Onew hyung !! Aku mencoba untuk menahan diri dan tidak menghampiri mereka.

End of Pov

Minho melangkah dengan wajah tegang, menuju gerombolan kawannya. Dilihatnya Jonghyun dan Donghae tertawa ke arahnya.

“ Good job, Minho !! Wanita seperti itu memang pantas mendapat pelajaran.” Kata Donghae sambil menepuk lengannya.

“ Lihat…Onew mencoba merayu BD !” Key mengeraskan suaranya, ia sangat menunggu kehadiran Minho dari tadi.

“ Ah ha ha ha…Onew hyung sangat lucu. Aku bertaruh, dia baru kali ini mencoba merayu seorang cewek. Lihat wajahnya jadi kacau…omo omo !!” Jjong tertawa diikuti yang lainnya ketika ia melihat Onew langkahnya jadi kacau dan tersandung pada gaun Sulli.

“ Sekarang giliranku, kalian jangan meragukan kemampuanku. Aku yang akan menaklukan BD…”

“Bidi ? Siapa bidi ??” tanya Minho kepada Lee Jonghyun.

“ Itu wanita yang sedang berdansa dengan Onew !”

“Hyung nama perempuan itu Sulli bukan bidi !” kata Minho

“ Aku tahu namanya Choi Sulli. Dia salah satu karyawanmu di Elegance, kan ? Sialan kau Minho, menyembunyikan berlian yang begitu indah di tumpukkan baju-baju kreasi Key.”

“ Andwae…! “ Key berteriak tidak senang.

“Lalu apa bidi dan mengapa kalian memanggilnya bidi ?”

“ B..D…Blue Diamond.” Jawab Jjong,” Bukankah dia seperti berlian yang bersinar ? Dan julukan kami sangat tepat karena dia menggunakan baju biru . Omo Minho, apakah matamu selama ini buta ? Tidak melihat keindahannya ?”

“ Kalian gila ? Jadi dari tadi yang kalian bilang bidi..bidi..itu adalah Sulli ?”

‘ Yes, Blue Diamond. Wanita yang fresh…seperti berlian yang baru dikeluarkan dari lumpur. Kau belum pernah melihat berlian di atas lumpur, bukan ? Cahayanya berkilauan ke mana-mana !! Kalau Yuri dan Yuna itu adalah berlian yang sudah di kemas di toko-toko. Terlalu biasa…!”

Lee Jonghyun yang terkenal paling playboy di antara mereka menjawab dengan perumpamaan yang membuat darah dalam diri Minho mendidih,

” Tetapi berlian seperti Sulli itu, setelah digosok…dia tidak akan ditempatkan di toko tetapi dihatiku ! Hahaha…Key lihat saja, dia akan takluk padaku.”

“Kurasa orang seperti dia tidak akan tertarik pada playboy sepertimu Jonghyun. Aku yakin dia butuh seseorang yang lembut tetapi kuat.”

“ Lembut dan kuat, Hae hyung….saya kira kau cocok dengan tipe itu !” kata Key

Minho melirik Key dengan tatapan tajamnya, membuat Key bersorak dalam hatinya. Ia tahu dia telah masuk perangkapnya.

Onew datang dengan Sulli di sisinya. Minho menatap Sulli, sejak pertama datang ia baru bisa menatapnya dari dekat.

Tak bisa dipungkirinya, Sulli tampak bersinar dengan warna gaun yang kontras dengan warna kulitnya. Ia menata rambutnya ke atas, memperlihatkan lehernya yang jenjang dan putih. Minho menarik nafas panjang, menahan emosinya yang tiba-tiba naik. Wanita ini benar-benar mengandalkan daya tarik fisknya untuk menarik perhatian laki-laki.

Rahangnya mengetat ketika Jonghyun memberinya segelas minuman. Sulli menerima minuman itu dengan ucapan terimakasih.

“ Kau masih bisa satu putaran denganku,bukan ?”

Sulli menatap ke arah Minho dengan tatapan takut.

“ Wae ?? Jangan takut, Sulli. Di pesta ini Minho bukan bosmu. Jadi kau bebas melakukan apa yang kau mau. Benar kan, Minho ?” kata Key.

Minho kembali memandang Key tajam.

“Terserah. Aku tidak peduli dia mau apa.”

Tiba-tiba Sulli merasa sikutnya dipegang, sekilas matanya menangkap kekakuan di wajah Choi Minho. Ia menoleh dan baru mengerti mengapa karena Taemin berdiri di belakangnya.

“ Sekarang kuminta kau berdansa denganku, Sulli.”

“ Taemin, dia baru selesai mungkin lebih baik kau cari pasangan lain. Dia butuh istirahat !!” kata Minho tajam.

“Biar Sulli yang memutuskan,hyung !”

Sulli mengerti mengapa dia berkata seperti itu, karena dia tidak mau dirinya berdansa dengan adiknya. Dan itu seperti menjadi tanda baginya, tetapi ia punya misi untuk berbicara dengan Taemin. Dirinya mungkin tak memiliki kesempatan lagi untuk berbicara dengannya. Ia sudah menandatangani kesepakatan itu. Tetapi ia pun sudah punya janji pada Krystal. Mungkin, ia nanti bisa menjelaskan masalahnya pada Choi Minho, karena ini merupakan langkah terakhirnya untuk bertemu Krystal dantaemin lagi.
Sulli menyimpan gelasnya, kemudian tersenyum pada taemin.

“ Saya senang dengan kesempatan ini.”

Taemin memandang sekilas pada kakaknya. Matanya berkilat penuh kemenangan. Sedangkan Minho mengepalkan tangannya, ia tak mengira Sulli berani menentangnya.

Key yang diam-diam menatap setiap perubahan pada Minho tersenyum. Ia memberikan tanda jempol pada Amber yang sedari tadi berdiri tidak jauh dari mereka. Key tahu, Minho bisa meledak setiap saat. Ia berbalik pada Kyu yang sedang berbincang tentang Sulli dengan Donghae.

“ Ah…kalian semua payah. Masa kalian dikalahkan oleh Taemin. Dia kan masih muda !!” teriak Key.

“ Gosh, mereka terlihat serasi sekali !!” kata Onew.

Minho yang mendengarkan percakapan di antara sahabatnya, menyingkir diam-diam. Ia meraih sebuah gelas minuman, kemudian meneguknya sekali minum. Ia perlu mengurangi ketegangan yang sejak awal pesta memenuhi hatinya.

.

.

.

Tiba-tiba ia dikejutkan oleh pelukan keras dari arah belakangnya. Choi Minho yang berada diambang kemarahan, mencoba melepaskan diri. Mungkin karena menyadari gerakannya yang kasar , orang tersebut melepaskan pelukannya.

Minho berbalik dan tertegun melihat siapa yang berdiri di hadapannya.

“Aigoo Minho….kenapa wajahmu terlihat keruh seperti itu ? Ini hari ulang tahunmu !! Happy birthday, sobat!!”

“ Hyung ???!!” Minho memeluk orang tersebut erat-erat, seakan ingin menumpahkan kerinduannya.

“Omo Minho ! Kau bisa membunuhku dengan kekuatanmu !!”

“ Chang Min Hyung !! Akhirnya kau datang juga….!! Saya sangat merindukanmu !!”

“ Aku juga. Kau semakin gagah, Minho !! Dan kau mau menyusulku, huh ?” Changmin berdiri di dekatnya, benar yang dia katakan karena Minho bertambah tinggi dari terakhir yang diingatnya.

Minho tersenyum, sejenak ia melupakan apa yang tadi membalut pikirannya.

“Hyung, bagaimana kabar bibi dan adik-adikmu?”

“ Mereka sehat, dan sekarang mereka tinggal di Jeju.”

“Resort dan lapangan golf di Incheon …?”

“ Aku yang mengelolanya. Sudah setahun ini.”

“ Wah…kalau begitu selamat datang kembali di Korea.”

“ Thanks. Oh ya, Mana adikmu, Taemin ?”

Perkataan Changmin mengembalikan ingatan Minho pada Sulli. Refleks kepalanya berpaling ke arah lantai dansa. Changmin mengikuti arah pandangannya.

“Apakah Taemin yang sedang berdansa dengan wanita bergaun biru itu ? Omo Minho !! Dia tumbuh begitu cepat . Tampaknya kau punya saingan , huh !” Changmin menyikut lengannya.

Minho tidak tersenyum sama sekali dengan ucapan sahabatnya. Rahangnya mengeras dan matanya menyipit ketika melihat Taemin dan Sulli terlihat berbicara akrab. Gerakan mereka terlihat kompak mengikuti alunan music .

“Minho, apakah gadis bergaun biru itu pacar Taemin ? Humh…seleranya bagus sekali…tetapi tunggu, aku seperti mengenal gadis itu…” kata Changmin .

Kata-kata itu membuat perhatian Minho tertuju padanya. Changmin mengenali Sulli. Berarti…..apa yang dia perkirakan selama ini adalah benar. Apakah mungkin Sulli adalah mantan kekasih Changmin dulu ?

“ Kau mengenali wanita itu, Changmin hyung ?”

“ Rasanya aku pernah dekat dengannya, tetapi dimana ya ?”

Changmin mengerutkan dahinya berusaha mengingat. Tiba-tiba sahabatnya yang lain mulai berdatangan dan menyambut kedatangan Chang Min.

Minho tenggelam dalam pikirannya sendiri, ia tak menyadari kalau hal itu menarik perhatian yang lain, terutama Key.

“ Ssht, kenapa dia seperti itu ?” Changmin bertanya dengan suara perlahan.

“ Entah. Mungkin karena Yuri ada di sini. Kau masih ingat Yuri ?”

“ Ya, tentu saja. Aku tak akan lupa wanita yang telah melukai sahabatku. Tetapi mana dia ? Apakah Minho masih belum menemukan pengganti ?”

“ Dia tidak bercerita tentang itu. Kukira dia berubah menjadi “lady killer” setelah putus dengan Yuri.”

“ Lady killer ?”

“ Ya. Dia banyak membuat wanita berharap dan mengejarnya, tetapi akhirnya wanita itu yang harus kecewa dengan sikapnya yang dingin. Kau tidak mendengar itu ? Dia banyak berubah. Benar-benar pembunuh hati wanita ..?”

“ Kau sendiri bagaimana, hyung ?” Onew melihat ke arah Changmin, “masalahmu dengan Minho hampir mirip.”

“ Oh…aku sudah mengatasi semuanya. Memang perlu waktu, kupikir aku perlu bicara dengan dia nanti.’

“ Lihat saja, hari ini dia yang berulang tahun…tetapi dia kelihatan seperti manusia yang paling tidak bahagia di ruangan ini.” Kata Donghae, matanya menatap Minho yang tengah menikmati minumannya.

“ Aku tak mengira BD sangat mahir berdansa. Lihat dia seperti putri yang terbang di tangan taemin.” Lee Jonghyun memuji.

“ Dan kalian kalah, aku sudah tahu itu. Berarti mobilku selamat.” Kata Key dengan suara memancing.

“Aiet…! Jangan terlalu cepat menyimpulkan. Aku belum sempat berdansa dengannya. Onew kau sudah mengaku kalah,kan ?”

“ Ah…dia sangat istimewa. Aku tak akan bisa melepaskan kesempatanku untuk memilikinya.”

“C’mon Onew hyung. Kau telah dibuatnya tersandung-sandung !” Jjong menggoda sahabatnya.

“ Eh, kalian masih ingusan. Harusnya kalian memberikan kesempatan kepada senior kalian dulu. Sopan sedikit !!” Kyuhyun berkata sambil diikuti senyuman lebar.

“ Eh, kalian sedang membicarakan siapa sebenarnya ?” Changmin yang tidak tahu asal-usul pembicaraan tersebut, bertanya penasaran.

“ Kami sedang bertaruh…siapakah yang bisa menaklukan wanita yang kini sedang berdansa dengan Taemin itu.”

“Wanita berbaju biru itu ??”

Tanya Changmin surprise, dia belum pernah melihat sahabatnya begitu semangat memperebutkan seorang wanita. Ia tidak tahu bahwa mobil sport mewah kesayangan Key ada dibalik semuanya.

“Bukankah dia pacarnya Taemin ??”

“ Bukan. Ah….jangan katakan kau juga berminat, hyung ! Nanti sainganku bertambah lagi !!” Keluh Jjong.

“ Ah…gadis itu cantik. Kalau ada kesempatan…kenapa tidak ???” Tanya Changmin menggoda.

Mereka kemudian tertawa dan mencoba saling menjatuhkan satu sama lain.

PRAKK !!

Sebuah suara keras membuat kepala mereka berpaling ke arah Minho.

Minho berdiri dengan nafas memburu, matanya menyala penuh kemarahan. Telapak tangannya melekat di meja. Dua gelas tergeletak di dekat tangannya, isinya tumpah kemana-mana. Rupanya tadi dia menggebrak meja dengan keras, sehingga minuman itu terjatuh.

“Omo, apakah dia mabuk ?” Tanya Onew dengan mata terbuka lebar.

Minho berjalan dengan langkah tegap, tampaknya dia tidak mabuk sama sekali. Tetapi ia terlihat tidak dalam kondisi yang baik.

“ Minho, ada apa kau ? Kau minum banyak, rupanya ??” Tanya Changmin sambil memeluk bahu sahabatnya.

Dengan kasar Minho melepaskan pelukan Changmin.

“ Stay away from her !!” katanya dengan suara yang kasar. Matanya dengan nanar melihat wajah sahabatnya satu persatu, “ Hari ini hari ulang tahunku . Aku tidak meminta apa-apa dari kalian…hanya satu, menjauhlah darinya.”

“ Dari siapa, Minho ? Siapa yang kau bicarakan ?” pancing Key.

“ Jangan berkata seolah-olah kau tidak tahu,Key. Menjauhlah kalian dari dia…dari Sulli !!”

“ Tetapi kenapa Minho ?” Key kembali melemparkan pertanyaan yang memancing.

“ She is mine !!” kata Minho setengah putus asa.

.

.

.

============= T B C =============

Aaaaaaa…………………………!!!!

Minho terpancing juga emosinya 🙂

Hm…. monster kodok itu akhirnya mengakui juga rasa tertarik pada Sulli,

sampai-sampai mengaku dia miliknya ? OMO !!

Bagaimana kelanjutannya ?? Berilah eonni 50 komentar 😉

Advertisements

110 thoughts on “FIRE (API) Part 33

  1. Ngahahaha kepancing juga minho oppa ama ide jailnya key dan krystal in the genk 😀 Good job lah, secara tidak langsung minho mengakui perasaannya, cuma minho oppa blom bisa jujur sama dirinya sendiri kalo dia tu tertarik ama sulli :p

  2. woooooooaaaaa….
    akhirnya mno cemburuuuu… u,u
    dari kemaren2 napa bang? tapibagus juga sihide key, aseeeeeeekkkk//
    aaaaaaaaaaaa gag sabaaaaaar >_<
    tu yuri ge-er kali lu :p
    ok next 😀

  3. minho cemburunya kyaknya undah nyampe puncak tuh
    key pinter bnget mancing nya dan akhirnya dia bilang “she is mine”
    slama ini lo kmna aja ming ??

  4. ah saeeeng..part ini bikin..bikin..pokoknya sesuatu dech ngeliat minho kayak gitu.
    semoga aja dgan banyaknya laki-laki mendekati sulli terutama dari sahabat ming,ga membuat sulli dalam ancaman minho.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s