FIRE (API) Part 40

FIRE

.

JUDUL   : FIRE (API)

Genre  :  Romance

Author  : mataharidina

Lenght : Chapter

Main Cast : Choi Minho, Choi Sulli

Support Cast : Lee Taemin, Krystal  Jung,  Choi Siwon, member F(x), member Shinee, Sim Changmin, Donghae,Kim Jongin,Luhan, Kang Minhyuk,KwonYuri, Im Yuna, Lee Tae Sun,etc.

Foreword

Choi Sulli came to Seoul to study and achieve herdreams.
When she first set her foot in Seoul she knew Choi Taemin a “cassanova of Choi’s family “.
When first entering the college, she meets Krystal, the only daughter of Choi’s family.
Without the planned, she was involved with both.  Until finally she met Choi Minho, the eldest son of Choi’s family.
In their first meeting, Choi Minho has been suspect her, accusing her, forcing her to admit something that isn’t true.
Sulli fighting, but she is faced with two options. Jail or engagement.
The prison, meaning her family was destroyed.
Engagement, meaning she was destroyed.

Chapter 40 :  Selamat Datang di Duniaku

Sulli Pov

Key oppa, Vic dan Lunna unni menyuruhku untuk menghubungi Mr. Choi Minho secepatnya untuk menentukan apa yang harus kulakukan setelah berita tentang kami memenuhi media. Sementara kulihat orang-orang mulai berdatangan lagi, mungkin untuk menanyakan hal serupa. Aku mulai dihantui ketakutan yang amat sangat…sewaktu dinner dengan Taemin oppa reaksinya tidak seperti sekarang.

“Siwon oppa, bagaimana ini ?? Mereka terus berdatangan ke rumah kita.”

“ Tenanglah Sulli, kalau mereka hanya tetangga di sekitar sini aku bisa mengatasinya. Mereka tentunya hanya penasaran saja. Tetapi kalau berkaitan dengan wartawan oppa tidak berani karena ini akan menghubungkan kita dengan keluarga mereka. Aku takut salah bicara. Karena itu kuminta cepatlah kau hubungi Choi Minho, Taemin atau Krystal. Mereka pasti tahu apa yang harus dilakukan karena mereka sudah terbiasa menghadapi situasi seperti ini.”

Kemudian Siwon keluar menghampiri tetangga mereka yang mulai berkumpul kembali di teras rumahnya. Sebelumnya dia melarang nenek dan aku untuk ke luar rumah.

Melihat situasi yang berkembang akhirnya kuputuskan untuk menghubungi nomor yang diberikan Key oppa.

“ Sulli ?? Aku sudah berusaha menghubungimu sejak tadi tetapi teleponmu selalu sibuk. Dengar, jangan biasakan mengangkat telepon pagi hari terutama setelah beritamu ada di Koran. Pers akan selalu berusaha memburumu. Kau perlu tahu itu !!”

Tanpa sadar aku mengkerutkan dahi, belum berkata sepatahpun laki-laki ini langsung mengenaliku. Apakah ia menyimpan nomor kontakku ? Mengapa dia langsung mengatakan hal yang tidak mengenakan seolah-olah aku terbiasa menerima telepon dari sembarang orang ? Aku bukan anak kecil lagi . Lagipula karena aksinya semalam yang membuat masalah ini menjadi berita. Akhirnya dengan rasa kesal kujelaskan masalahnya.

‘Mr.Choi…aku menerima telepon dari sahabat yang mengkhawatirkan keadaan aku setelah pemberitaan itu.”

“ Sahabat ? Termasuk Key atau teman kampusmu Lee Hyun Woo ? Ataukah masih ada yang lain, yang aku tidak tahu?”

Aish…monster yang satu ini, apa yang dipikirkannya sepagi ini ? Apa dari bangun sampai tidurnya hanya memikirkan kecurigaannya ? Hanya memikirkan bahwa orang lain itu negatif ? Dan darimana ia punya informasi tentang Lee Hyun Woo ? Apakah laki-laki ini benar-benar mengawasiku selama 24 jam hanya untuk meyakinkan dirinya bahwa seorang Choi Sulli tidak melanggar kesepakatan kami ?

“ Vic eonni dan Luna eonni yang meneleponku dan menyuruhku meneleponmu. Tetapi rupanya mereka salah, karena kau tidak memberikan solusi sama sekali.”

“ Sulli, dengar …ini buat kebaikanmu juga. Jangan sembarangan menjawab telepon dari nomor yang tidak dikenal !”

“ Untuk kebaikanku…atau untuk keselamatan nama baik keluarga Choi ?”

Aku tak bisa menghindari kata-kata tajam meluncur dari bibirku, benar-benar sebal dengan keangkuhan dan kata-katanya yang sok suci itu.

“ Aish Sulli, apa yang sudah kau makan sepagi ini. Kata-katamu selalu sinis seperti ini ?”

“ Apa yang sudah kumakan ? Aku bahkan belum melihat apa-apa ketika aku bangun kulihat orang sudah berkumpul di depan rumahku. Dan saat menerima telepon, sahabat-sahabatku memberi saran untuk menelepon anda. Begitu juga Siwon oppa. Tetapi apa yang kuterima ??” jawabku dengan rasa tersinggung

“ Siwon ada di sana ?”

“ Ya. Ia baru akan pergi siang ini kembali ke Hapjeong.”

“Berikan telepon padanya !”

“ Dia sedang bicara dengan mereka di luar. Ia tengah berusaha membubarkan mereka yang baru datang.”

“ Kalau begitu, nanti katakan padanya untuk tidak kembali dulu ke Hapjeong. Saya akan ke rumahmu secepatnya, setelah urusan di sini beres.”

Mendengar kata-kata itu, jantungku tiba-tiba memukul cepat. Choi Minho akan ke rumahku ? Dalam situasi seperti ini ? Apakah itu nantinya malah akan memperkeruh suasana ? Apakah itu malah akan menambah lingkungan tetanggaku menjadi semakin penasaran?

“ Apa ? kau akan ke rumah ? Untuk apa ??”

“ Untuk membicarakan masalah ini dengan keluargamu.”

Mendengar kata “masalah” aku mulai takut bahwa Choi Minho akan meyeret keuargaku ke dalam kesepakatan kami.

“ Masalah ?? Masalah apa ?”

“Masalah apalagi Sulli ? Tentu saja masalah keluargamu dalam menghadapi pers. Hanya kuminta hari ini kau tidak meninggalkan rumah sebelum aku datang. Mengerti ??!”

Kata-katanya sangat jelas mengatur dan memerintahkan aku untuk mengikuti kata-katanya dan tidak memberikan alternatif pilihan lainnya.

“ Ya, seperti biasa kau-lah bosnya !”

“ Sulli, bukan begitu…ini untuk kebaikanmu. Nanti kita bicara lagi Ada telepon masuk.”

Tiba-tiba aku mendengar suara telepon diputus. Aku memandang ke luar dengan putus asa. Kulihat kakakku sudah bisa mengatasi mereka, sehingga kulihat satu persatu mereka meninggalkan rumah kami. Tetapi aku yakin masalah tidak akan sampai di sini saja.

Siwon oppa melangkah masuk dengan senyum terkembang.

“Jangan takut, mereka hanya penasaran dan ingin tahu kebenaran beritanya.”

“Apa yang oppa katakan  ?”

“ Oppa bilang memang kita mengunjungi undangan ulang tahun mereka karena kita bekerja dan menjadi karyawan di sana. Kemudian mengenai foto, oppa menjelaskan bahwa itu bukan ciuman pipi tetapi kejadian yang secara kebetulan, bahwa saat itu Choi Minho membisikkan sesuatu kepadamu untuk tidak menjawab pertanyaan wartawan. Itulah sebabnya di foto itu kau memperlihatkan wajah kaget bukan bahagia. Fuih, untunglah aku mendapat ide cemerlang ini. Lelaki itu harus bisa menjagamu dari pers, aku tak mau kehidupanmu jadi berantakan karena ulah yang seenaknya dari dia.”

“ Dia meminta oppa untuk tidak pulang dulu ke Hapjeong dan melarangku ke luar sebelum ia datang.”

“ Jadi kau sudah meneleponnya ? Syukurlah kalau ia datang, oppa bisa membicarakan segala sesuatunya dengannya.”

“Segala sesuatunya ?”

“Ya, segala sesuatunya tentang hubungan kalian. Oppa minta jaminan darinya supaya kehidupanmmu bisa berjalan normal.”

Sesaat setelah kami sarapan, tiba-tiba bel pintu terdengar

“Itu mungkin Mr. Choi .” kata Siwon oppa, sambil berdiri menghampiri pintu.

“ Atau wartawan ?” aku mengingatkan supaya kakakku berhati-hati dan memeriksa siapa yang datang.

Kulihat kakakku mengendap dan mengintip ke luar, sebelum akhirnya memberi isyarat bahwa yang datang adalah Choi Minho. Ia membuka kunci dan mempersilakan Choi Minho masuk. Pagi itu ia mengenakan jaket tebal, mungkin karena cuaca yang dingin. Setelah menyalami kakakku ia membuka jaketnya dan langsung berjalan ke arahku.

“ Gwenchana ?” sapanya, entah bersandiwara entah benar-benar…wajahnya memperlihatkan kekhawatiran.

Aku tidak menjawab, malas menjawabnya.

“ Aish Ssul….kau marah ? Maapkan kalau semua menjadi kacau seperti sekarang …Aku lupa mengatakan kepadamu, tetapi memang inilah duniaku…selamat datang di duniaku…”

Aku terkejut mendengar sapaannya “Ssul ? Dia memanggilku Ssul…panggilan yang hanya sahabat dan kakakku yang menggunakannya ? Dari mana ia mengetahui panggilan kesayangan itu ?Kemudian apa maskdunya mengatakan selamat datang di dunianya ?”

Belum habis terkejutku, dia menghampiri dan memelukku. Aku terpaku di tempatku berdiri tak menyangka akan mendapat kejutan seperti itu. Tetapi tak mungkin aku menolak dan mendorongnya, bukan ? Di ruangan ini ada Siwon oppa dan nenek…apa yang mereka pikirkan kalau aku melakukan hal tersebut. Tetapi aku berpikir bahwa Choi Minho tengah berpura-pura dan memainkan peranannya. Ini berarti aku juga harus mengimbanginya supaya keluargaku tidak curiga.

“ Tidak apa-apa.” Kataku memaksakan senyum kepadanya.

“ Nenek, Siwon hyung…aku minta maaf dengan ketidaknyamanan ini. Pers pasti lambat laun akan menguntit Sulli ke mari.”

“Ya. Itulah saya ingin membicarakan masalah ini dengan anda Minho-ssi.”

Tiba-tiba ponselku berbunyi, aku melihat nama Taemin oppa muncul di layar. Rasa tidak enak langsung memenuhi dadaku. Aku melihat ke arah Choi Minho yang memandang ke arahku dengan bertanya-tanya.

“Yeoboseyo, Sulli-ah ?”

“Taemin oppa ??” jawabku sambil melihat ke arah Minho yang berjalan menghampiriku.

“Ya. Kau sudah melihat Koran ?”

“Ya. “

Tiba-tiba Choi Minho mengambil telepon dariku dan mendengarkan apa yang dikatakan Taemin oppa. Aku merasa marah dengan kelakuannya, karena ia menyerobot begitu saja telepon tersebut tanpa permisi dulu. Entah apa yang dikatakan Taemin oppa karena wajahnya terlihat mengeras, matanya tajam menatap ke arahku.

“Ya. Terimakasih untuk perhatianmu, Taemin. Kau tidak usah takut, aku akan menjaga Sulli untukmu. Arasseo?”

Ku memandangnya. Penasaran dengan apa yang dikatakan Taemin sehingga ia menjawab dengan kalimat “manis”nya.

“ Ya. Aku disini melaksanakan kewajibanku untuk menjaga Sulli. Sebaiknya kau tidak usah berpikir banyak, istirahatlah yang cukup. Krystal mengatakan semalam kau meninggalkan pesta karena sakit.”

Oh itulah, rupanya Choi Minho tidak suka karena Taemin masih memperhatikannya dan Sulli tak ada ide sama sekali mengapa bisa seperti itu.

End of Pov

Choi Minho menyerahkan teleponnya kembali.

“ Taemin mencemaskanmu. Tetapi ia sudah lega karena aku ada disini.”

“ Mengapa anda merebut teleponnya, itu kan telepon untuk saya.”

“ Aku hanya tidak mau ia memikirkanmu terlalu banyak, ia sedang sakit. Semalam ia meningglkan pesta karena sakit.”

“Benarkah ?? Sakit apakah dia ??” Sulli diam-diam merasa bersalah dengan apa yang diucapkannya kepada Taemin semalam.

“ Dokter nanti yang akan memeriksanya. Sekarang kita lanjutkan pembicaraan kita.”

Choi Minho menjelaskan dengan singkat kemungkinan-kemungkinan yang terjadi atas dampak pemberitaan mereka. Choi Siwon dan neneknya mendengarkan.

“Sebenarnya saya memikirkan untuk mengambil kalian dan memindahkan kalian dari sini ke tempat yang lebih bisa terkontrol. Tetapi saya pikirkan kembali, itu bukan penyelesaian terbaik. Jadi untuk sementara, bila ada orang yang menanyakan hal-hal berkaitan dengan hubungan kita, mungkin diam adalah jawaban yang terbaik karena lama-lama mereka akan bosan dan pergi. Tapi bila mereka dijawab, maka kedatangannya akan diikuti oleh puluhan wartawan lain yang ingin menggali informasi sama. Itulah sebabnya saya menyarankan Siwon hyung pindah ke CEC supaya bisa membantu Sulli….di antaranya dalam situasi seperti ini. Teapi itu kembali kepada pilihan Siwon hyung sendiri.

Untuk sementara ini saya akan menyediakan mobil dan sopir yang bisa mengantar jemput Sulli ataupun keluarga ini saat hendak keluar. Sopirnya saya jamin stand by 24 jam. Kalian tinggal menghubungi nomornya saja, ia akan datang. Kemudian untuk ke kampus, saya akan menghubungi beberapa kenalan di sana untuk melindungi Sulli…semacam bodyguard selama di kampus, karena selama di sanalah saya tidak bisa masuk lebih dalam.”

“Bodyguard ? Saya tidak merasa perlu seorang bodyguard menguntit saya di kampus. Itu akan sangat tidak nyaman !” Sulli protes, ia merasa itu adalah salah satu rencana Minho untuk mengawasinya 24 jam.

“ Benar di kampus relative aman, Ssul…tetapi tidak menutup kemungkinan wartawan menerobos masuk. Kau tak akan bisa membayangkan kalau mereka bisa menempuh berbagai cara untuk bisa mendapatkan berita. Hal ini pernah kulakukan kepada Krystal dan Taemin juga. Kau tidak perlu merasa takut dikuntit. Orang-orang kami bekerja secara professional. Jangankan orang lain, bahkan kau sendiri mungkin tidak akan merasa tengah diawasi. Hanya seminggu Sulli, setelah semua normal saya akan mencabut mereka dari sana.”

“ Minho-ssi benar SSul. Untuk keamananmu sementara ini sampai semua normal kembali.”

“Baiklah. Tetapi hanya di kampus dan selama semuanya kacau. Setelah itu mereka harus pergi.”

“Tentu. Sepertinya semua sudah disepakati. Siwon hyung kalau mau kembali ke Hapjeong, sebaiknya menunggu sopir itu dulu. Kim Jongin, sekretaris saya sedang mencari seorang sopir yang bisa dipercaya. Dan Sulli, kau bisa ikut dengan saya bila mau ke kampus. Nanti kalau pulang saya bisa minta tolong Krystal atau Amber untuk mengantarmu langsung ke ELEGANCE.”

“Tadinya Sulli tidak akan kuliah dulu, karena ini hari pertama dimana semua orang masih akan membicarakan beritanya.” Siwon menjelaskan.

“ Oh..itu cukup bijaksana. Karena saya penyebab semua ini, saya minta maaf sekali lagi.”

“Tidak apa Minho-ssi, ini sudah menjadi resiko Sulli dan kami sekeluarga karena terhubung dengan orang sehebat anda.”

“Ini hanya ulah media saja. Begini saja, karena kita sudah melihat perkembangan seperti ini saya ingin tahu apakah anda sudah mempertimbangkan tawaran saya untuk pindah ke CEC ?”

Siwon tertegun, mungkin tak mengira akan ditanyakan langsung seperti itu. Matanya menatap Sulli yang memberikan aba-aba agar ia tidak menerimanya.

“Saya tidak tahu, sepertinya itu merupakan pilihan karir yang baik untuk saya. SElain itu betul menurut aanda, saya bisa tinggal di sini dan menjaganya. Namun saya takut, akan timbul dampak dari pemberitaan ini dengan hubungan karir saya. Saya takut dituding orang telah memanfaatkan kedekatan Sulli dengan anda untuk mencapai karir yang lebih baik. Selain itu CEC adalah perusahaan yang sangat besar, saya mungkin belum siap bekerja di perusahaan sebesar itu. Di perusahaan HIAC saja saya melakukan kesalahan fatal, apalagi bila di perusahaan sebesar itu.”

“Saya mengerti. Tetapi kalau ini sebuah promosi karena prestasi anda selama ini…bagaimana ? Saya sudah mempelajari kinerja anda di HIAC dalam empat tahun terakhir. Dan semuanya memuaskan, untuk kasus terakhir…anggap saja itu tidak pernah ada karena factor human error selalu terjadi di setiap bidang. Saya bisa mengatur semua itu menjadi suatu promosi jabatan. Bukankah selama empat tahun, anda belum pernah dipromosikan ?”

Siwon terdiam, kembali matanya melihat ke arah Sulli.” Maaf, bukan saya menolak Minho-ssi…timingnya sangat tidak tepat untuk saat ini. Saya berterimakasih untuk tawaran ini. Tetapi sementara ini saya ingin membuktikan diri kepada HIAC bahwa saya bersih dari semua tuduhan itu.”

Sulli terlihat lega dengan jawaban kakaknya, ia diam-diam berterimakasih karena jawaban kakaknya sangat menunjukkan sikap bahwa dia, keluarga mereka, bukanlah keluarga yang dituduhkan oleh Choi Minho selama ini. Dan kelihatannya Choi Minho memang ingin menjebaknya sebagai pencarian bukti bahwa yang dituduhkan kepadanya benar. SElain itu ia tak mau kakaknya terjerumus dalam pusaran masalah antara dirinya dengan Choi Minho. Lelaki itu sangat licik dan menggunakan segala cara untuk menghancurkan orang yang dibencinya. Dan sejak awal dia sangat membenci dirinya.

ELEGANCE


Key menunjukkan pojok sebelah kanan butik yang agak tersembunyi.

“Itu salah satu yang akan mengalami perombakan, tante. Saya sudah berbicara dengan Sulli mengenai kemungkinan penataan ruang di dalam. Kulihat konsepnya bagus. Ia mengusung tema butik ini dengan kalimat “WELCOME TO MY WORLD” Menurut mimpiku, orang yang masuk ke butik ini benar-benar akan mehamami dunia model di Korea yang berubah setiap waktu. Sulli sudah membuat beberapa sketsanya, dan saya yakin Minho dan tante akan menyukainya” Key menambahkan.

“ Key, sepertinya kau sangat mengenal gadis bernama Sulli itu, huh ?”

“ Cukup dekat, mengingat ia yang membantu saya selama ini. Dan untuk model gaun musim semi mendatang saya sudah mengontraknya menjadi model.”

“ Dia tampaknya gadis yang cerdas. Bagaimana bisa ia terdampar di Elegance ??”

“ Uh, itu riwayatnya cukup panjang tante. Tetapi sayalah yang merekomendasikannya untuk bekerja di sini, dan pilihan saya ternyata tidak salah. Pertama ia seorang pekerja keras dan tak pernah mengeluh dengan beban kerja yang terkadang untuk butik seperti kita…melebihi batas jam kerja. Apalagi bila banyak pesanan yang harus dipenuhi. Kedua, ia bisa memanage interior butik,,,,tante sudah melihat sendiri bagaimana hasil dari kreasinya, bukan? Dan terakhir, yang saya ketahui baru-baru ini…dia bisa berbicara bahasa Inggris dengan sempurna. Ini sangat menolong butik kita yang ke depannya dicanangkan Minho untuk bisa menjual produk asli kita ke wisatawan asing. Sebanyak butik yang ada di Garosugil ini tante, hanya beberapa yang mempekerjakan karyawannya yang bisa berbahasa Inggris. Turis asing sangat terbantu oleh kehadirannya. Dan dari pengalaman saya, biasanya wisatawan asing akan merekomendasikan suatu tempat kepada rekan-rekan mereka apabila memuaskan mutu barangnya dan memuaskan mutu pelayanannya. Kita memiliki dua hal tersebut.”

“ Wuah Key….sepertinya semua sudah terkonsep degan baik dalam rencanamu. Tidak percuma Minho menggandengmu sebagai rekanan. Otakmu tidak hanya berisi keajaiban desain baju tetapi juga desain bisnis.

“ Tante Ji Eun….Ini karena saya melihat Minho memiliki ambisi tersendiri untuk mengembangkan butik ini. Terkadang saya sendiri heran apa mimpinya dibalik ini semua. Iasangat mencintai butik ini dibandingkan perusahaan CEC lainnya. 80 % waktunya dihabiskan di tempat ini.”

“Saya tahu, saya sudah mendengarnya dari para karyawan dan juga Taemin. Seandainya Sulli dan Minho jadi menikah….mungkin butik ini akan dikelola Sulli dan ia lebih focus ke CEC pusat.”

“Menikah ? Apakah Minho sudah menyinggung sampai ke sana ?”

“ Belum. Tetapi ini adalah pertama kalinya ia memperkenalkan seorang wanita setelah kejadiannya dengan Yuri. Itu bagiku sebuah keajaiban, Key. Aku hampir putus asa dengan kehidupan pribadinya.”

“Apakah tante akan menerima Sulli begitu saja ? Apakah tante tidak akan melihat dulu bagaimana dia dan keluarganya ?”

“ Kami mempelajari itu sambil berjalan. Pamanmu Choi Taesun telah memerintahkan beberapa orang untuk bergerak. Aku dengar rekomendasimu tadi sudah baik…tetapi mengapa kau seolah meragukan Sulli ?”

“ Aku bukan meragukan, kami cukup dekat tetapi aku sendiri tidak cukup tahu latar belakangnya. Aku justru takut apa yang kulihat dan kurasakan tidak sesuai dengan fakta yang ada. Tetapi bila pengetahuanku didukung kenyataan sebenarnya, aku akan menjadi orang yang berbahagia karena aku pribadi sangat cocok dengan Sulli.” Jawab Key

“Apakah kau tertarik padanya, Key ?”

“ Tidak secara personal kalau itu berkaitan ketertarikan yang berlanjut ke hubungan pria dan wanita. Tetapi di luar itu, saya tertarik pada kepribadiannya.”

“Mungkin kau benar, tante juga secara pribadi tertarik pada kerendahan hati dan kerja kerasnya.Dr. Kim semalam menceritakan bagaimana gadis itu di universitas. Dan kakaknya menurut direktur HIAC adalah karyawan yang ulet juga. Mudah-mudahan semua berjalan baik, saya ,melihat Minho begitu lembut dan memperhatikannya. Dia pasti sangat mencintainya. Tetapi kalau pamanmu Taesun menemukan hal yang mengganjal, saya khawatir hubungan mereka tidak akan berjalan mulus.”

“ Yang kudengar dari Amber, mereka bukan berasal dari keluarga mampu. Karena itulah selagi muda mereka ditempa untuk menjadi pekerja keras.”

“ Kau tahu Key, kami tidak pernah melihat orang dari apa yang mereka miliki. Pamanmu sewaktu muda adalah pekerja keras. Ia membangun CEC dari nol hingga bisa seperti sekarang. Karena itulah pamanmu paling menyukai orang-orang yang selagi muda senang bekerja keras.”

“ Saya mengerti.” Jawab Key.

“ Oh iya, bagaimana keadaan Taemin ?”

“ Dia sudah membaik, setidaknya itu yang dikatakannya tadi ditelepon.”

“ Ya, kami semalam mengantarnya pulang karena ia merasa tidak sehat.”

“ Itulah Taemin, ia sepertinya memikirkan suatu masalah yang cukup berat. Ia sampai datang ke Jepang untuk membuat ayahnya menggerakkan Minho dalam mengambil keputusan. Hubugannya dengan Minho tampaknya kurang baik, Key ??”

“ Oh ??? Saya pikir hanya masalah kesalahpahaman saja. Biasa tante, sesame saudara pasti ada sedikit pertengkaran karena perbedaan pandangan. Selama ini saya justru melihat Minho sangat melindungi Krystal dan Taemin, dia akan melakukan apapun untuk membuat mereka bahagia.”

“ Ya….sampai ia melupakan kebahagiaannya sendiri.” Kata Choi Ji Eun dengan wajah sedih, “ Ngomong-ngomong Key, biasanya jam berapa Sulli datang ke Elegance. “

“ Sepulang kuliah, tante. Ia akan bekerja sampai Elegance tutup. Terkadang lembur….tergantung pekerjaan yang ada.”

“ Hati-hatilah memperlakukan karyawan Key, kita bukan apa-apa tanpa bantuan mereka.”

“Ya tante…”

“Dan untuk Sulli, tolong ingatkan Minho untuk selalu baik padanya. Melihat dari sikapnya selama ini, Minho terlalu posesif pada adik-adiknya…mungkin ia akan melakukan hal yang sama pada Sulli. Kemudian kembali ke Elegance, kapan akan dilaksanakan perombakan itu Key ?”

“Menurut Minho menjelang musim semi mendatang. Ia menargetkan sebulan untuk perombakan kecil. Sementara kami melakukan pemotretan untuk desain musim semi di Incheon.”

“ Incheon ?? Mengapa tidak di Jeju ?”

“ Saya tidak tahu, itu yang diinginkan Minho.”

Keduanya kemudian melangkah ke dalam butik dan melanjutkan pembicaraan tentang rencana-rencana yang akan dilaksanakan

==========  T B C  =============

Advertisements

90 thoughts on “FIRE (API) Part 40

  1. minho lho bener bener permainin sulli nggak sih ?
    ming rencana apaa sih yg kamu buat sulli ?
    apa sulli cman jadi bonekamu saja, yang nantinya kau bikin dia sakit hati huh ?

  2. eomma appanya Minho oppa suka sama Sulli eonni… sahabat Minho oppa suka sama Sulli eonni termasuk saudaranya ‘-‘ tapi yang masih ditanyakan Minho oppa suka sama Sulli eonni gak sih?? huuuh ‘-‘

    ‘Welcome to My World’ wuuuuuah bagus tuuuh eonn 😀 tapi apa maksud Minho oppa

    oh iya itu Minho oppa khawatir sama Sulli ebenran gak sih??

    waaah aku menunggu niiih

    next part eonni 🙂 😉 😀 ❤ ^^

  3. Duh ming ini kalo di depan org lain selain ssul mulutnya maniss bner melebihi coklat, tp giliran ga ada siapa” buset deh sinisin ssul trs..
    semoga aja nih ming jatuh hati bneran sama ssul 😀 <3.<3
    Kayanya eomma nya ming udah demen bgt nih sama kepribadiannya ssul, tinggal appa nya doang aja nih wahahahha
    penasaran nihh sm pemotretan di incheon nnti.. nexttt thorrr ;)(y)(y)

  4. aduhh bingung mau komen apa ..
    liat sulli yang marah marah sama omongan minho,, eh maksudnya sulli itu salah artikan pembicraan minho ..
    dan liat? minho sepertinya mulai perhatian ama sulli sampe sampe sulli nyebut nama taemin pas ngangkat telfon aja hpnya lansung diambil wkwkwkwk
    bagus deh ada kemajuan sama kalian walau terkadang ikutan binung ama perasaan mereka masing masing ntah akting atau beneran ..
    dan liat?? orangtua minho aja udah menyukai sulli dari cara kerja sama prestasinya ,,
    semoga aja gak ada penghalang seperti yang ditakutkan key ..
    ditunggu kelanjutannya eonni

  5. Ahhh sampe nyinggung soal pernikahan, cieee
    Wahh kapan nih minsul scene romantis?? Udah gak sabar, tapi seiring berjalannya waktu ming pasti jatuh cinta sm ssul:***

  6. mian baru kmen..
    wah ternyata ibu minho sngat tertarik m kepribadian sulli dan kerendan hatinya.. dan ingin menjadikan sulli menjadi menantu..
    apakah nti sulli akan menjadi menantu choi ji eun..
    makin penasaran nie chingu..
    sekali lg maaf y baru komen..

  7. itu minho cmburu atau gmn sih ?
    aaa…jgn2 dia cmburu krn taemin msih mengkhawatirkan sulli.
    tp tingkah laku minho ke sulli itu bnar2 dri htinya atau bukan ya ?
    aku hrap sih dari hatinya.
    sulli udah dpet restu nih dri eommanya minho.

  8. Wah,apa lgi nih rencana min oppa di incheon??trus bgmna ma sulli eon..dia harus berusaha tuk membuat min oppa bnr2 percaya ma dia??dan ternyata ommanya mino oppa suka ma sulli,keren bnget ceritanya..

  9. Welcome to minho’s world sulli :D. Makin ksini kayanya makin memperlihatkan perasaan minho yan sesungguhnya ya ama sulli 😀 Ayeee apalagi emaknya minho oppa juga udah ngasih lampu ijo nah mantaapp

  10. tu eomma nyta aja bisa liat ssul tu orang yang gimana, masa si minpng nya nggak sih?
    tapi gapapa lah, kayaknya kalian makin hari makin mesra yak?
    semoga langgeng,tapi masih ragu ini beneran apa nggak sih?
    hmmm membingungkan :/
    next

  11. Tante.. . antusias banget si sama sulli….*ya iyalah… Calon menantunya… Hahahaha
    Key oppa gue suka gaya lo yang selalu muji sulli…
    Ming oppa inget tu jangan terlalu posesif…
    Ingat..ingat…pesan mama… 😀

  12. ah untunglah eomma dan appa minho menilai wanita bukan dari status sosialnya,melainkan kepribadiannya.hal jarang dilihat dari orang tua untuk mencari calon menantu hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s