The Problem with Love is…[Chap 10]

1390597_536877246391183_1401754037_n The Problem with Love is

Main cast : Choi Minho, Choi Sulli

Support cast: Lee Taemin, Krystal Jung, Lee Jinki, Kim Jongin, and other

Author : suelli4ver

Translator : Idha ShawolAffxtion

Original Link : klik here

editor : iswarii23

Lenght : Chaptered

Genre : Romance, Marriage Life, Little Smut, Thriller

.

.

Capt 10 – A Race To Finish Life…

.

* MINHO POV *

Jam alarm berhenti di pukul 09:00 pagi. Aku ingin tidur lagi tetapi teleponku terus berbunyi. Dan aku tahu siapa penelpon itu.

Dengan mata masih tertutup, aku meregangkan lenganku untuk meraih ponselku di nakas kemudian menjawab panggilan telepon.

“Yeoboseyo, Donghae-ssi“, kataku dengan suara serak.

Di mana kau? Perlombaan akan dimulai dua jam lagi“, kata Donghae di jalur lain.

Aku mengusap mata ngantukku dengan lembut. “Aku akan berada di sana dalam waktu satu jam”, jawabku dan menekan tombol end call.

Aku menghela napas dan bangkit dari tempat tidur.

Tadi malam mungkin adalah malam terpanjang yang pernah aku lalui dalam dua puluh tiga tahun hidupku. Itu adalah malam gila … dari pertengkaranku dengan Sulli sampai aku harus di interogasi oleh Detektif Kim tentang kematian Tiffany. Itu adalah malam yang melelahkan dan membuat  stres.

*flashback*

Detektif Kim memberikan beberapa pertanyaan mengenai hubungan pribadiku dengan Tiffany dan aku menjawabnya dengan jujur. Tiffany dan aku memang pernah berkencan, tetapi aku mengakhiri hubungan kami  pada malam kejahatan itu terjadi. Dia tidak menetapkanku sebagai tersangka utama tapi aku tidak benar-benar dihilangkan dari penyelidikan karena aku adalah orang terakhir yang terlihat dengan Tiffany ​​malam itu. Tapi para penyelidik tidak memiliki bukti substansial bahwa akulah orang yang membunuh Tiffany sehingga mereka tidak bisa menangkap ku dan menjadikanku tersangka. Detective Kim mengucapkan salam perpisahan kepadaku sekitar pukul 9 malamKemudian setelah dua jam, dia meneleponku untuk  menginformasikan bahwa beberapa polisi menangkap seorang pria bernama Mr. Yoo yang mengaku telah menguntit Tiffany untuk waktu yang lama, meskipun orang itu tidak mengakui bahwa ia membunuh atau memiliki keterlibatan dengan kasus kejahatan, investigator memutuskan untuk menahannya sementara ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut .

.

Aku bangkit dan melangkah keluar dari kamar. Mataku  memandang sekeliling  rumah. Sepertinya Sulli pergi bekerja dan rumah terlihat sepi tanpa dia.

Aku turun dan berjalan menuju ruang makan untuk melakukan sarapan pagi dengan cepat. Aku mengerutkan kening saat melihat makanan di atas meja makan, kemudian sedikit senyuman tercipta di bibirku ketika aku melihat catatan melekat pada cangkir kopi ..

Aku mengambilnya dan membacanya keras-keras;

Minho, aku  minta maaf tentang apa yang aku katakan tadi malam …

-your wifey-

Aku tersenyum lebar setelah membaca pesan singkat itu. Aku meletakkan catatan itu ke dadaku seolah-olah aku sedang di tanah impian. Semua  kemarahan dan rasa sakit yang aku rasakan semalam mencair seperti bongkahan es di bawah sinar matahari. Aku menari dengan sukacita. Mataku memancarkan sinar kebahagiaan dan ini adalah pertama kalinya aku  merasakan perasaan seperti ini.

Aku  duduk dengan senang hati dan mulai memakan sarapan yang ISTRIku siapkan.

.

 .

 .

Track balapan  #

 .

Aku menatap mobilku yang bernama Tiger. Sebuah mobil berwarna aqua blue and tangerine orange. Mobil yang telah aku gunakan lebih dari dua tahun. Tiger dan aku telah melangkah jauh bersama-sama dari kekalahan dan kemenangan.

“Yaaa Minho-ssi, semuanya sudah diatur”, Donghae berkata kemudian menepuk bahuku. Dia adalah auto mechanic di kru ku.

Aku memberinya hormat kemudian kupasang helm di kepala. Seorang kru memeriksa perlengkapan yang aku pakai kemudian dia memberiku jempol.

Aku menoleh ke arah kerumunan penonton yang duduk di bangkunya dan melambaikan tangan kearah mereka. Mereka balas melambai dan bersorak padaku.

Yuri, si gadis pembawa bendera mendekatiku dan tersenyum. “Semoga sukses Minho Oppa”, katanya dengan nada manis.

Aku hanya mengangguk padanya dan masuk kedalam mobil. Aku menoleh ke kiri kanan dan memberikan hormat kepada pesaingku  sesama pembalap.

Aku mulai menghidupkan mesin  dan memegang kemudi erat  … mesin Tiger balik mengaum.

Kemudian setelah beberapa menit pertandingan dimulai, Tiger berlari cepat sekitar 180-200 mph di lintasan balap.  Kerumunan semakin bersorak karena mereka melihat bahwa mobilku berada di depan.

Aku berada di bagian tengah track balap ketika tiba-tiba Tiger berputar dan aku tahu pada saat itu bahwa salah satu baut ban belakang di kendurkan dari mobil, kemudian hantaman keras tak terelakkan. Aku dengan cepat mengarahkan roda ke kiri karena aku mencoba untuk menghindari tabrakan dengan mobil-mobil lain yang mendekat di belakangku.

Aku keluar dari mobil tanpa cedera sementara dadaku masih naik-turun dari adrenalin mendadak yang baru aku lalui. Donghae dan kru dengan cepat berlari menuju ke arahku.

“Apakah kau baik-baik saja?”, Donghae bertanya dengan nada khawatir.

Aku mengangguk sambil menatap Tiger. “Tapi Tiger tidak baik, salah satu ban terlepas dengan tiba-tiba”, kataku.

Donghae segera memeriksa mobilku. Aku hanya berdiri di sana sambil memperhatikan dia memeriksa mesin Tiger dan bannya.

Dia menatapku kemudian cemberut. “Aku baru saja benar-benar memeriksa TIGER dua jam sebelum perlombaan dan bannya sangat melekat. Aku tahu ini aneh rasanya, tapi seperti ada seseorang yang sengaja melonggarkan beberapa sekrup pada ban.”

Aku menatapnya, benar-benar terkejut. “Apakah kau yakin dengan analisa itu?”, aku bertanya.

Dia memiringkan kepalanya ke samping. “Its okay, disengaja atau kebetulan tapi aku masih bingung sekarang. Maksudku hal ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Syukurlah kau masih bisa keluar dari mobil tanpa cidera dan tetap aman.”

Aku berjalan dengan pikiran yang mendalam. Siapa yang menyabotase mobilku? Dan mengancam hidupku? Kemudian aku ingat istriku. Selama hidupku, tiba-tiba aku merasa takut dengan kehidupan Sulli.

Aku melihat ke arah kerumunan, kemudian melihat Krystal duduk di salah satu bangku, perasaan khawatir terlihat di wajahnya. Tapi mataku menangkap seorang lagi di belakangnya. Pria yang mengenakan hoodie hitam dan kacamata hitam. Pria itu berbalik dengan cepat dan langsung pergi setelah mengetahui bahwa aku sedang melihat ke arahnya.

.

.

* Sulli POV *

Aku meniup rambutku kemudian merangkak ke atas kasur. Aku telah menghabiskan sekitar satu jam membaca buku dan kemudian kuputuskan untuk tidur. Aku berbalik setelah mematikan lampu tidur di atas nakas lalu menutup mataku. Aku lupa mematikan Ipadku saat suara Beyonce bergema di kamarku menyanyikan lagu Halo.

eveywhere i’m looking now…

i’m surrounded by your embrace…

/baby, i can see your halo…/

/you know youre my saving grace…/

/youre everything i need and more…/

/it’s written all over your face…/

/baby, i can see your halo…/

/pray it won’t fade away…/ 

Aku sudah dalam keadaan tidur nyenyak ketika merasakan pelukan hangat di tubuhku. Seseorang memelukku dari belakang. Aku membuka mata dan berbalik dan melihat Minho memelukku dari belakang. Lengannya melingkar di pinggangku. Aku mencoba  untuk melepaskan pelukannya.

“Ya Minho … apa yang kau lakukan?”, aku bertanya sambil menggeliat.

“Shhh … diam wifey. Aku hanya ingin tidur di sampingmu dan mencium  aromamu”, katanya lembut. Dia menempelkan hidungnya ke rambut dan tengkukku.

“Lepaskan aku”, kataku lagi.

Tapi dia tetap tidak melepaskanku. Dia malah memeluk tubuhku lebih erat.

“Please, biarkan aku memelukmu. Aku memiliki hari yang berat dan melelahkan. Aromamu adalah satu-satunya hiburan yang aku inginkan”, Minho mengatakannya sambil mencium rambut dan tulang leher ku. “Aromamu sangat menenangkan wifey. Aku akan senang tenggelam dalam aromamu selamanya.”

Aku hanya membiarkannya memelukku. Sepertinya suamiku ini benar-benar memiliki hari yang buruk. Dia terus menyeruduk dan mencium tengkuk dan bahuku. Aku menutup mata sambil merasakan pelukan hangatnya.

“Aku menyukaimu Ssul …”, ia menggerutu, hampir seperti bisikan.

Aku membuka mata setelah mendengar apa yang baru saja dia katakan. Aku menoleh padanya lagi,

“A-Apa yang kau katakan?”, aku bertanya.

Tapi dia tidak merespon, aku mendengar dadanya naik turun dan aku menyimpulkan bahwa dia sudah tidur.

Aku tersenyum manis sambil mengulang dalam pikiranku apa yang suamiku baru saja katakan. Ini aneh, tapi aku memiliki emosi yang bercampur lagi. Bingung dan bahagia. Setelah pertengkaran kami tadi malam, aku berjanji pada diriku sendiri bahwa aku akan mencoba melakukan yang terbaik untuk Minho. Aku tidak tahu apakah itu perasaan bersalah tapi aku benar-benar menyesal dengan apa yang telah aku katakan kepadanya semalam dan menyakiti perasaannya.

“Selamat malam Hubby“, bisikku pelan dan menutup mata.

feels like i’ve been awakened…

every rule i had you breakin’…

the risk that i’m takin’…

i’m never gonna shut you out…

.

.

TBC

.

a/n : Ciaaat-ciiiat.. mereka udah saling buka diri dan mata. 😀 Dan bagaimana dengan kasus Minho selanjutnya??? Maaf ya dear, belakangan ini telat update~ selalu tinggalkan komentar. Salam chu~~ :*

99 thoughts on “The Problem with Love is…[Chap 10]

  1. sepertinya mereka sudah mulai ada benih benih cinta !!
    semoga aja mereka tak menyalah artikan benih itu jadi sebuah rasa kasihan !!
    aah sweet bangeeeeeet mereka !!
    jangan bilang krystal atau kai yang menyabotase mobil minho !!
    syukurlah dia tak apa ..
    tapi siapa yang membunuh tiffany?
    apa mereka juga? aah penasaran eonii 😀

  2. Ya ya ya! Kenapa br muncul ini angka 10. Aku selalu menunggu. Siapa si itu yg pake hodie item2 gt? Lnjt lnjt… Wawah minsul…

  3. Kai kah yg nyabotase mobilnya minho?
    Adu seneng deh liat minsul baikan,,,
    Mereka mulai saling membuka hati… Cie cie cie minsul rek… Love u minsul
    Tapi partnya dikit banget yah thor 😦

  4. minho oppa udah punya istri juga masih aja balapan (?) ><
    cieeeeeeeeee sulli eonni udah mulai perhatian,cieeeeee nggak bakalan marah2 lagi sama minho oppa :* 😀
    awal yang bagus nih! 😀
    huaaaaaaaaaaaa minsul so sweet binggow deh ih! :* 😀
    yah dikit thor panjangin donk! 😀
    daebak thor,lanjutkan! :* ^^ 😀

  5. tuuhh kaann beneerr…ming oppa tak bersalah,,,
    udah gk ada buktiny juga…
    ming oppa senang buaanngeett dpt sweet letter from his wifey…hahaa
    smpai…melayang ke taman impian 😛
    omo…di arena balap,,, hampir saja oppa
    bahaya mengancammu…dangeeerr
    laki2 di belakang kryst,, pasti kai..
    ternyata benar apapun akan dilakukan trmasuk membhayakn ming oppa..
    jahat banget lu kai :O
    moment minsul.ny udah rada2 nih,,,
    semoga teruuusss dan teruuusss
    🙂

  6. Aseloleee joss haha finally minho ama sulli mulai menunjukkan tanda tanda keakuran diantara mereka huaaa :D. Ish pasti lah si kai itu yang sabotase mobil balapnya minho -___- krystal yang nolak kok minho yang kena getahnya, apapulaaa X__X. Next chap thorr gasabar nihh *.*

  7. Ciye…. Minsul smakin2….

    S’moga aja d part slanjut’a sulleon bisa jatuh cinta sma minppa dan tdk menghindar sma minppa lagi…
    Yeay,lanjut ff’a…. Faighting

  8. Hiyyyyaaa…akhirnya MinSul udah saling terbuka yah walau nggk sepenuhnya…;-)
    Minho ya allah sebegitu bahagianya kau oppa dapat pesan kecil dri Sulli..tentu saja oppa kan udah cinta sma Sulli 😉 😉
    Acciiieee…si Sulli udah mulai sula atau bahkan sudah jatuh cinta sma Minho…tunggu apa lagi..ayo laksnakan perintah appamu Sulli#plakk 😀 😀 😀

    Itu kerjaan Kai kan?? Pasti..ikhhh si Kai apa”an siihh… >_<

  9. apa yg menyabotase mobilnya minho itu kai.??
    Kalau benar, minho oppa kau harus hati2..

    Cie cie cie, udh ada yg saling suka tuh.

  10. asyek….asyek…..
    minsul udah punya perasaan yang bergejolak ni… gmn kelanjutannya ya….
    ming oppa siapa yg berani mencelakakan dia???
    aigooooo siapa yg berani tak cekik nanti… huft… 😀

  11. Bahaya-bahaya dan bahaya ada yg mencoba menghancurkan hidup ming oppa .. Siapa dia..?? Key oppa kah..?? :/

    Ciye Baby ssul sudah mulai berbunga-bunga yah.. 😀

  12. penasaran, siapa sebenarnya pria bertopeng itu?dan apa alasannya mencelakai minho? seneng banget minho memeluk sulli dari belakang saat tidur,lanjut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s