The Problem with Love is…[Chap 17]

minsul ,,

The Problem with Love is

Main cast : Choi Minho, Choi Sulli

Support cast: Lee Taemin, Kristal Jung, Lee Jinki, Kim Jongin, and other

Author : suelli4ver

Translator : Idha ShawolAffxtion

Original Link : klik here

editor :iswarii23

Lenght : Chaptered

Genre : Romance, marriage life, little Smut, thriller

RATE : 17+

.

.

.

.

Capt 17 – Almost in Heaven

.

Sulli menatap Krystal Jung yang duduk di depannya. Ia memakai Dress safari Banana Republic renda- putih dan sepatu tali perak multi DKNY wedge.

Krystal menyesap tehnya kemudian tersenyum. “Kau pasti terkejut melihatku di sini, di toko mu Mrs Choi”, ia menempatkan cangkir tehnya ke meja.

Sulli menggeleng. “Tidak terlalu Nona Jung, aku mendengar bahwa dirimu penggemar berat rancangan Omma ku. Dan kau juga aktris populer, jadi aku sudah mengharapkan bahwa suatu hari kau akan mampir ke toko kami untuk melihat pakaian kami.”

Krystal tertawa ringan. “Aku menyukaimu Mrs Choi, kau terlihat seperti gadis yang sangat pintar”, dia menyingkap rambut panjangnya ke belakang.

“Kau bisa memanggilku Sulli dan aku tahu kau adalah mantan pacar suamiku”, Sulli menekankan kata terakhir dengan suara tegas. “Mengapa aku mempunyai firasat bahwa wanita ini masih mencintai  suami ku?“, pikirnya. Hatinya penuh perasaan cemburu.

Wajah Krystal menjadi serius. “Yah, itu Cuma masa lalu Sulli, aku yakin mata Minho hanya tertuju padamu sekarang”, katanya dengan nada kering.

Sulli mendesah. “Jadi apa yang bisa aku lakukan untukmu Krystal?”

Krystal  meluruskan punggungnya. “Aku akan menghadiri Busan ​​Festival dua minggu lagi, dan aku  ingin kau untuk membuatkan sebuah gaun untukku, jika itu tidak masalah denganmu Mrs Choi.”

“Tidak masalah, Krystal. Kau adalah pelangganku jadi aku tidak bisa menolakkan?”, Sulli  berdiri. “Kami memiliki beberapa catalog disini, mungkin kau bisa memilih beberapa contoh desain?”, katanya dan berbalik membelakangi Krsytal.

Krystal mengubah aura dan tatapan matanya menjadi dingin. Matanya terkunci kepada punggung Sulli yang menarik laci untuk mencari katalog.

Krystal berdiri dan melangkah menuju Sulli. “Jika kau tidak keberatan aku bertanya, bagaimana kabar suamimu? Aku sudah lama tidak bertemu dengannya”, katanya lembut kemudian dia membuka tas hermes Birkin-nya.

“Dia baik-baik saja dan kami senang bersama-sama”, Sulli menjawab, mata dan tangannya masih sibuk mencari katalog dalam laci.

Krystal perlahan memasukkan tangan kanannya ke tas sementara matanya tidak pernah berhenti memperhatikan Sulli. Dia hendak mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya saat pintu tiba-tiba terbuka.

“Nyonya Choi, seseorang bernama Mr. Lee Taemin mencari Anda di luar”, kata Sekretaris Kim.

Krystal segera menutup tasnya dan tersenyum ke arah Sulli.

Sulli berbalik dan melihat Sekretaris Kim. “Ah benarkah? Tolong bawa dia kedalam. Dan berikan ia minuman”, katanya dan memutar kepalanya kearah Krystal.

“Ini catalog nya”, ia menyerahkan katalog kepada Krystal.

“Terima kasih Sulli, bolehkah aku membawanya pulang dulu? Aku akan kembali lagi dalam minggu ini”, kata Krystal.

Sulli mengangguk. “Tentu”

Krystal mengucapkan selamat tinggal dan berjalan menuju pintu. Ia memutar knop. Saat ia membuka pintu, Taemin berdiri di ambang pintu. Untuk beberapa saat, kedua mata mereka saling menatap satu sama lain lalu Taemin berjalan ke dalam Kantor Sulli.

“Taemin! Apa yang membawamu ke sini? ” kata Sulli dan membawa Taemin kearah kursi tamu.

Taemin  mengangkat bahunya dan duduk. “Aku hanya sedang berada di sekitar sini ketika kau tiba-tiba muncul dalam pikiranku, jadi aku memutuskan untuk mampir”, katanya dengan nada santai.

“Terima kasih atas kunjungan yang tidak direncanakan”, Sulli  tersenyum. “Aku minta maaf tentang apa terjadi terakhir kali, itu adalah kesalahan ku karena melibatkanmu dalam masalah kami.”

Taemin melipat tangannya dan menatap mata Sulli. “Seperti yang aku katakan sebelumnya, kau dapat mengandalkan ku kapan saja Sulli”, katanya lalu berhenti. “Bahu dan lenganku selalu terbuka lebar untuk mu  … kau tahu betapa aku menyukaimukan?”

Sulli tiba-tiba merasa tidak nyaman setelah mendengar apa yang Taemin katakan. Dia menekuk kepalanya ke bawah. “Taemin, aku pikir kau benar ketika mengatakan bahwa lebih baik jika kita tidak harus bertemu lagi karena aku sudah menikah. “

Taemin mendesah. “Tapi kau bilang sebelumnya bahwa kalian berdua tidak saling mencintai dan kau akan menceraikan dia setelah enam bulan, aku benar-benar bersedia untuk menunggumu”, dia bersandar ke depan dan meletakkan telapak tangannya ke meja. “Sulli, apakah kau tahu alasan mengapa aku menyukaimu? Bagiku, kau adalah gadis yang paling menakjubkan yang pernah aku temui. Aku menyukai kejujuran dan kebaikanmu. Aku merasa kau menyenangkan dan menarik …”, Taemin mengatakan kata terakhir perlahan kemudian tersenyum sayang.

Sulli  melihat ke arah Taemin. “Taemin, aku jatuh cinta pada suamiku. Aku mencintai dia dan dia juga mencintaiku. Kami ingin  menjaga pernikahan kami selamanya.”

Dengan mendesah berat Taemin berdiri. “Ini akan menjadi kebohongan jika aku berkata kepadamu bahwa aku bahagia karena aku sebenarnya aku tidak”, kesedihan terlintas di matanya. “Kau lihat Sulli, masalah dengan cinta ,,,,  Beberapa orang memiliki waktu yang sulit untuk melupakan  dan move on. Aku salah satu dari orang-orang yang tidak bisa dengan mudah memaafkan dan melupakan.”

Taemin berbalik memasang wajah muram dan berjalan pergi.

*

*

*

MinSul’s house
.
Sulli menutup tubuh basahnya dengan bathrobe dan mengikatkan ikat tali di pinggangnya. Sebuah senyum kecil tercipta di bibirnya karena kegembiraan mengisi seluruh tubuhnya. Ia memutar kenop perlahan dan membuka pintu.

Minho duduk di tempat tidur hanya mengenakan boxer pendek. Matanya bercahaya saat melihat istrinya. Ia tersenyum manis dan berdiri.

Sulli melangkah lebih dekat kearah minho. Mereka sama-sama tersenyum dan menatap ke dalam mata masing-masing dengan penuh cinta.

Minho melingkarkan satu lengannya ke pinggang Sulli dan menarik Sulli ke tubuhnya. Setelah itu, tangannya yang lain pindah ke rambut basah Sulli dan memegangnya lembut. Sulli memiringkan kepalanya dan membuka bibirnya. Minho membungkuk dan mencium penuh bibir Sulli. Minho mengecap mulut Sulli sementara lengannya  memeluk pinggang istrinya erat. Lalu minho menyambar kaki Sulli dan menempatkannya di kasur. Dia melepaskan ikat bathrobe Sulli.

Matanya melotot lebar dan terkesiap dari mulutnya karena mengetahui istrinya telanjang di bawah bathrobe. Kekaguman  terlihat dalam mata Minho sementara melihat tubuh istrinya .

“Aku sangat mencintaimu wifey … aku akan mati tanpamu dalam hidupku”, Minho berbisik, matanya penuh gairah.

“Aku juga mencintaimu hubby dan aku tidak bisa hidup tanpamu”, kata Sulli sambil membekap wajah Minho. Air mata jatuh ke pipinya.

Minho menyeka air mata Sulli dan tersenyum. “Jangan menangis Ssul”, dan ia mencium dahi, ujung hidung, lalu bibir Sulli.

Sulli melingkarkan lengannya di leher Minho dan membalas ciuman Minho kembali. Minho mencium Sulli dengan rasa lapar dan gairah. Lidahnya masuk dan keluar dari mulut Sulli. Satu tangan Minho dengan lembut memijat dada Sulli sementara satu tangannya yang lain turun menuju paha Sulli. Erangan lembut keluar dari bibir Sulli saat ia merasakan jari-jari Minho mencari lembah kewanitaannya. Bibir Minho mencium lekuk leher dan terus menciumi sampai ke dadanya.

“Ya Choi Minho!”, Jinki berteriak di luar sambil mengetuk pintu.

Minho berhenti menciumi dada istrinya . ” What the fuck! Pergi Jinki! Kami sibuk di sini!”, teriaknya saat bernapas keras. Dia terus menciumi Sulli.

“Bisakah kau menghentikan apa yang sedang kalian berdua lakukan sekarang dan membuka pintu! Aku punya sesuatu untuk aku beri tahukan padamu Minho!”, Jinki terus mengetuk.

Minho mengertakkan gigi. “Aku akan membunuh saudaramu wifey! Aku pasti akan membunuhnya!”, katanya marah.

Sulli mencoba untuk tersenyum, dia juga terganggu oleh interupsi saudaranya. “Bicaralah dengan dia sebentar “

“Tuhan! Dia masuk ke saraf ku !” Minho berdiri, benar-benar gila.

Sulli menarik selimut untuk menyembunyikan tubuh telanjangnya. Minho membuka pintu dengan keras
“Apa yang kau inginkan!”, Minho mengatakan dengan nada keras. Matanya telah mengeluarkan api

Jinki mundur setelah melihat wajah Minho. “Mengapa kau begitu marah?”, kemudian dia tersenyum dan bergerak lebih dekat, dia meletakkan satu tangan ke bahu Minho.

“Mari kita pergi keluar untuk minum”, kata Jinki tersenyum.

Minho mendorong lengan Jinki . “Aku tidak ingin pergi keluar malam ini, aku ingin menghabiskan malam dengan istriku.”

“Aish … kau dapat memiliki semua waktu bersama-sama selama sisa hidup mu”,  Jinki menempatkan lagi lengannya ke pundak Minho . “Minho, tidak kau ingat kalau hari ini adalah hari khusus bagi kita berdua?”

Minho cemberut. “Apa maksudmu?”

“Hari ini adalah ulang tahun kita. Hari kita menjadi sahabat. C’mon mari kita pergi keluar”, kata Jinki tersenyum kemudian menoleh kearah Sulli.

“Ssul, aku akan meminjam suamimu selama beberapa jam okay. Aku  janji bahwa kami akan berperilaku baik.”

Sulli menggaruk kepalanya. Dia masih marah karena gangguan  kakaknya. “Aku membencimu Jinki Oppa!”, katanya pada dirinya sendiri. “Apakah kau tidak memiliki teman lain selain suamiku?”

Jinki tertawa. “Kau tahu, Minho adalah satu-satunya sahabat yang paling aku percayai”, lalu ia melihat Minho. “Pakai pakaianmu dan aku akan menunggumu di bawah.”

“Kalau saja tidak ada hukuman untuk membunuh, kau mati sekarang Jinki”, mata es dan rahangnya mengeras sambil menatap saudara iparnya.

.

.

.

TBC…

.

.

a/n : Panas gaaak saudara-saudara??? Hahahaha.. Chapter depan kayaknya di protect deeh. Soalnya … ya gitu deh. Nanti kalian minta ke kakak Idha yaa password nya sang ngetranslate. #CipokSemuaReader 😀

Advertisements

113 thoughts on “The Problem with Love is…[Chap 17]

  1. bener2 nih jinki oppa *tepok jidat :/

    waduh kryst mo ngeluarin apaan yah? kok mencurigakan gituhh…
    taemin, C’mon move on lah dari sulli. d luar masih banyak wanita yg mau brsamamu 🙂

  2. annyeong uniiii…
    aku baru sempet baca ff ini dan maaf baru komen di part ini karna keasikan baca un hihihi
    seketika kecewa pas mau baca part 18 ternyata di protect huhuhu…
    need password un…jaebaaall 😦

  3. Air..mana air…sumpah gerah…jinkiiii bisa2nya mengganggu kesenangan orang…hmm kira2 krystal mau ngeluarin apa ya dsri tas nya?…ketika sulli membelakanginya wajahnya langsung berubah,mencurigakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s