The Problem With Love is…[Chap 23]

minsul ,,The Problem With Love is…

Choi Minho | Choi Sulli | Lee Taemin

Author : suelli4ever

Translator : Idha ShawolSullian

Lenght : Chaptered

Rate : DEWASA

.

.

Part 23 _ Taemin’s Personal Vendetta…

.

* Taemin’S POV *

.

Aku sangat senang setelah menerima surat dari Appa. Di dalam suratnya, dia mengatakan bahwa kami  akhirnya akan hidup bersama dan tidak akan pernah berpisah lagi. Aku mencintai appaku dan dia juga mencintai ku, tapi karena kemiskinan, untuk sementara aku di kirim ke sebuah panti asuhan di Busan.

Aku memandangi diri ku di cermin dan memperlihatkan senyum terluasku .

Hari ini adalah hari istimewa bagi ku, pertama, karena hari ini adalah ulang tahun ku dan yang kedua, hari ini akan menjadi reuni antara aku dan appa.

Aku dengan senang hati melangkah keluar dari panti asuhan. Seorang ajusshi mengantarkanku untuk  masuk kedalam mobilnya, ia mengatakan bahwa ia akan membawa ku ke rumah appa.

Setelah satu jam perjalanan, mobil berhenti di hutan kayu. Ajussi itu mengatakan bahwa aku harus berjalan lurus dan aku akan menemukan rumah appa.

Aku membungkuk dan mengucapkan selamat tinggal pada ajusshi itu dan berjalan ke dalam hutan. Aku terpesona oleh pohon-pohon tinggi dan burung yang terus terbang di langit sehingga aku tidak melihat orang yang berlari ke arahku.

Kami bertabrakan dan  terjatuh di tanah. Aku menepis daun kering dan kotoran yang ada di pakaianku kemudian aku melihat kearah orang yang telah aku tabrak tadi. Seorang anak laki – laki. Sepertinya kami memiliki umur yang sama. Dia kurus dan terlihat lemah dan aku juga melihat rasa takut di matanya. Aku berdiri dan tersenyum kepadanya, aku akan memperkenalkan diri saat anak itu lari.

Aku mengerutkan kening dan terus berjalan. Kemudian, sosok appa keluar. Wajahku menjadi cerah dan aku melambaikan tangan padanya.

“Appa!” Kataku tersenyum. Aku berlari kearahnya tapi dia tidak melihatku. Appaku tampak sedang mengejar seseorang karena ia terus berlari. Aku memutuskan mengikutinya.

Ketika aku mencapai tepi jalan raya, aku melihat appa meraih kemeja seorang anak laki – laki yg telah aku tabrak tadi. Anak laki – laki itu menarik bajunya dan berlari ke jalan lain, appa ku berlari ke jalan itu  tetapi kendaraan truk roda sepuluh menabrak tubuhnya. Appa ku terlempar ke udara dan kemudian dia jatuh ke tanah … dia gemetar dan wajahnya penuh darah.

Aku hanya tetap berdiri dan terkejut melihat  appaku yang telah sekarat….

large,

,

* MINHO’S POV *

,

Aku mendatangi toko Sulli dan Sekretaris Kim mengatakan bahwa istriku pergi dengan Taemin. Aku pikir kepalaku akan meledak setelah mendengar apa yang dia katakan. Aku mengambil teleponku dan mencoba untuk menemukan Sulli melalui GPS tapi gagal . aku benar benar ketakutan. Aku tidak pernah setakut ini di dalam hidupku seperti apa yang aku rasakan pada saat ini.

Aku masuk ke mobillku dan mulai menelusuri jalanan.

“Sial! Aku akan membunuhmu jika kau menyentuh dan menyakiti istri ku, Lee Taemin”, aku bergumam sementara tetap mengendara. Mataku merah dan rahangku mengeras. Aku mencengkeram roda kemudi dengan kuat. Otakku  terus berputar untuk memikirkan tempat di mana Taemin dan Sulli  akan pergi.

Kemudian , sebuah memori lama muncul dalam pikiran ku .

“Taemin adalah anak monster itu. Jadi ada kemungkinan bahwa dia membawa Ssul ke rumah  itu”, aku  berasumsi. “Busan … “

Aku menginjak pedal gas dan melaju kencang di  jalan seolah-olah aku sedang dalam track balap.

Aku memutar nomor Detektif Kim. “Detektif Kim, aku butuh bantuanmu”

,

,

Ketika Sulli membuka matanya, dia berbaring di ranjang oak tua ukuran king. Dia bangkit dari tempat tidur dengan perasaan bingung dan matanya mulai berkelana di tempat asing itu. Hanya ada beberapa perabotan di dalam ruangan; sebuah lemari kayu tua, meja belajar dan sebuah kursi. Lantai yang terbuat dari kayu dan Jendelanya  semua tertutup.

“Dimana aku ?”, dia bertanya,benar benar bingung. Dia berdiri dan hendak berjalan menuju pintu ketika sosok Taemin muncul di depannya.

“Halo Sulli”, katanya sambil melangkah lebih dekat kearah sulli. Dia mengenakan hoodie hitam dan wajahnya menunjukkan sikap dingin dan permusuhan.

Sulli  melangkah mundur. “D-Dimana aku? A-apa yang kau lakukan padaku?” tanyanya dengan suara bergetar. Dia menelan ludah.

Taemin menggeleng. “Aku tidak melakukan apa pun terhadapmu, Sulli. Aku hanya meletakkanmu di tempat tidur seperti bayi”, matanya tidak pernah meninggalkan wajah sulli. “Kau mungkin bertanya-tanya mengapa kau di sini dan apa alasan ku menculikmu.”

Sulli memeriksa sekitar untuk menemukan sesuatu yang bisa dia gunakan untuk melawan Taemin tapi dia tidak menemukan apa-apa. “Kenapa kau menculikku Taemin?”, dirinya mulai gugup.

Taemin memiringkan kepalanya ke satu sisi. “Jangan khawatir Sulli, aku tidak akan menyakiti atau membunuhmu seperti  apa yang saakuya lakukan untuk Tiffany dan Yuri. Suamimu adalah satu – satunya orang yang ingin aku bunuh dan aku tahu dia sekarang sedang mencari mu”, Taemin berkata dengan nada berbahaya.

Mata sulli melebar setelah mendengar apa yang Taemin katakan. “K-kenapa kau ingin membunuh suami ku?”, dia menjauh saat Taemin melangkah ke arahnya.

Ekspresi Taemin menjadi suram. Kebencian dapat terlihat pada wajahnya . “Suami mu,  Choi Minho telah membunuh ayahku, Sulli … ia membunuh satu -satunya orang yang paling aku cintai dan aku ingin dia membayar semua  penderitaan yang sudah Aku lalui sepanjang hidup ku”, katanya penuh kepahitan.

Sulli tersenyum mengejek. “Ayahmu adalah orang yang buruk Taemin. Dia menyalah gunakan kepercayaan ibu minho  dan menyiksa Minho ketika ia kecil. Itu bukan kesalahan Minho yang membuat Ayahmu  meninggal, ia hanya mencoba untuk melarikan diri saat ayahmu ingin membunuhnya. Suamiku telah menderita sepanjang hidupnya karena trauma yang ditimbulkan ayahmu kepadanya.”

Mata Taemin melotot marah, dia menarik Caliber  45 dari saku hoodienya dan mengarahkannya kepada Sulli. “Pembohong! Ayahku pria yang baik. Dia tidak akan pernah menyakiti orang lain. Suamimu  adalah orang yang  jahat”, tangannya gemetar sambil mengarahkan  pistol ke Sulli.

Sulli menahan napasnya saat ia menatap pistol tersebut. Dia tetap beku di tempat dia berdiri. “Hubby, tolong selamatkan aku”, dia berdoa.

Taemin melangkah lagi. “Aku telah merencanakan segala sesuatunya Sulli. Aku mengikuti suamimu seperti orang gila setiap hari sejak aku tiba di Korea. Ketika dia pergi dengan Tiffany, malam itu rencana ku adalah untuk membunuhnya tapi aku berubah pikiran karena aku menyadari bahwa Minho menguasai beberapa seni bela diri jadi aku memutuskan untuk membunuh Tiffany sehingga Minho akan membusuk di penjara. Sialnya, para polisi bodoh itu menangkap orang yang salah. Kemudian, aku datang dengan rencana lain untuk merusak ban mobil balapnya, membuatnya berpikir bahwa itu adalah kecelakaan tapi Yuri melihat ku dan aku tidak punya pilihan lain selain membunuhnya “

“T-tapi kau datang ke toko ku … kau berencana untuk membunuh ku waktu itu?”

Taemin menggeleng. “Oh tidak … aku tidak akan pernah membunuh mu, Sulli. Aku sangat mencintaimu”, matanya sesaat menjadi lembut sambil menatap Sulli, hanya sesaat kemudian mata itu kembali menjadi pancaran permusuhan lagi. “Rencanaku hanya untuk menakutimu, tetapi oppa mu tiba-tiba muncul jadi aku tidak punya pilihan selain membunuhnya, untungnya kau datang lebih awal atau dia pasti sudah berada di dalam kuburnya sekarang. Aku memutuskan untuk menjebak Minho dan meletakkan semua bukti di tasnya sehingga ia akan berada di penjara dan kau akan menjadi milikku “

Mata Sulli menyempit sambil menatap Taemin dalam. “Kau lebih gila dari pada ayahmu Taemin!! Kau tidak akan pernah memilikiku karena aku adalah milik Minho dan dia akan menghajarmu sampai mati setelah ia mengetahui kalau kau menculik ku”, katanya dengan nada berani. Dia berlari menjauh saat Taemin berusaha meraihnya.

Dia meraih gagang pintu dan hendak membuka pintu ketika Taemin menerjang dan menempelkan pistol ke sisi lehernya

“Aku akan melupakan dendam pribadiku kepada Minho jika kau mau bersamaku dan tinggal denganku  di Perancis Sulli. Aku akan mengampuni nyawanya untuk selamanya”, bisik Taemin di telinga Sulli. Sulli tersentak saat merasakan napas hangat di dekat wajahnya.

“Bunuh saja aku, Lee Taemin karena Choi Sulli hanya milik Choi Minho, kau tidak akan pernah memilikiku “, dia menutup matanya dan menunggu kematiannya.

Kemudian pintu terbuka dengan keras dan Minho muncul  dengan tampilan takut dalam buku wajahnya.

“Ssul!” Ujarnya. Matanya menatap horor sambil melihat Taemin yang menempelkkan pistol ke istrinya.

“Akhirnya Choi Minho … kita bertemu lagi” ujarnya lantas tertawa.

Minho mengepalkan tangannya. Mata terbakar dan hidungnya melebar karena kemarahan. “Lepaskan istriku Taemin. Aku yang kau inginkankan? Jadi tolong lepaskan Sulli.” Jari panjangnya merasakan pisau swiss di saku belakang jeansnya. Dia dengan cepat menyelipkan jari-jarinya sementara matanya mengunci kearah Taemin.

Taemin menarik Sulli lebih dekat. “Kau tahu aku tidak cocok denganmu Minho. Sebenarnya aku sangat ingin sekali membunuhmu, tetapi aku masih punya pilihan  lain, aku akan melepaskan hidupmu jika Sulli ikut denganku dan tinggal bersamaku.”

“Lebih baik aku mati, Lee Taemin”, kata Sulli jijik kemudian dia melihat Minho. “Hubby, jangan  dengarkan dia”, matanya mulai basah dengan air mata.

Taemin hendak mengatakan sesuatu ketika Minho melemparkan pisau kearahnya dan menusuk lehernya. Dia mengerang kesakitan dan Sulli melepaskan tangannya dan melarikan diri. Minho dengan cepat menyambar lengan Sulli dan memeluknya.

Taemin yang masih  merasakan sakit di lehernya mengarahkan pistolnya ke Minho dan melepaskan pelatuknya  …

Sulli mendorong Minho dan melindungi Minho dengan tubuhnya… Dia tertembak di daerah dada dan jatuh ke lantai. Minho benar – benar terkejut dan segera bergabung dengannya.

Taemin yang mengetahui dia telah menembak Sulli tidak bergerak sama sekali. Dia menjatuhkan pistol dari tangannya.Detective Kim dan petugas polisi lainnya datang dan menangkap dirinya

Minho memeluk Sulli. Air mata terus mengalir di pipinya. “SSul … aku akan membawamu ke rumah sakit. Please, tetaplah bersamaku, okay.” Katanya sambil menggoyangkan tubuh Sulli. Dia membawa Sulli lebih dekat  ke dalam pelukannya. “Aku sangat mencintaimu wifey … jangan tinggalkan aku  …”, pintanya.

Sulli dengan lembut menyentuh wajah Minho dan memejamkan mata.

,

,

TBC……

1 chapt to final .

69 thoughts on “The Problem With Love is…[Chap 23]

  1. Ow ow owmaygaattt ternyata taemin itu anak bapak tirinya minho yang kasar itu, pantesan aja bapaknya aja setres begitu lah ini anaknya sarah jadi psykopat -___-
    Ommoooona baby sull ketembakkk 😭😭😭 emang kampreto banget itu si taemin, ah elah please sull jangan mati dulu please. Kebahagiaan minho cuma ada di kamu baby sull plis jangan kemana mana dulu 😥 jangan pergi tinggalin minhoppa 😭😭
    Kenapa lehernya taemin cuma luka ajah? Kenapa gak di gorok sekalian biar liau nyawanya 😔😒

  2. oh jadi appa tirinya minho oppa yang jahat banget itu appa kandungnya taemin oppa! ._.
    aduh taemin oppa nggak nyangka banget muka kayak malaikat tapi kelakuan kayak iblis! ><
    andweeeee sulli eonni jangan mati donk kasian minho oppa! 😦
    athor fighting! :* ^^

  3. Oh appa tiri minho merupakan appa kandung taemin sama saja bpk dan ank sama2 gila dan stres akut, sulli tertembak demi menyelamatkan suaminya minho mudah2an cepat tertolong. Lanjut jangan lama2 ngepostnya chingu

  4. aduh…. sulli gimana tuh? dia baik² saja kan? ayo minho cepat bawa sulli ke rs jangan sampai terlambat. Oh Tuhan….selamatkan sulli.
    next !!!!

  5. yak taemin benar2 melebihi monster >,< dia menganggap ayahnya orang yg baik jd dia menyalahkan minho atas semuanya.
    itu adalah kejadian paling menegangkan, taemin mau nembak minho yg kena malah sulli. huaaaa semoga aja sulli bisa bertahan :')

  6. Wahh ternyata yg bunuh yuri , tiffany itu taemin ,,sekarang malah nyulik sulli..untung minho oppa dateng tepat waktu .. kasian sulli nya ketembak 😦 mudah”an gk knp” ..
    Lanjut thor ! Fighting !

    Oh ya thor kalau mau minta Psw chap 18 ke siapa ya?? Thanks

  7. oh jadi begitu…
    anak2 yg saling brtabrakan d dalam hutan itu minho n taemin. ayah tiri minho ternyata ayah kandung lee taemin. ayah sama anak aja kek monster, suka buat ulah :/
    sulli?!!!!! bertahanlah, minho cepatlah 😥 😥

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s