Secret Admire Part 48

SA

Judul    :  SECRET ADMIRE

Author : Dina Matahari

Main Cast : Choi Minho, Choi Sulli,Jung Krystal,Kim Jongin, Amber,Yoogeun,Minseo

Rated : 18 +

Length : Chaptered

Genre : Romance, Friendship, Family

Mengagumi seseorang bisa menyenangkan, Mengagumi seseorang bisa menggembirakan, Mengagumi seseorang bisa membingungkan, Mengagumi seseorang bisa menyakitkan, Mengagumi seseorang bukan pilihan

48  Hantu-Hantu Masa Lalu

“ Adakah cara yang lain ?” Jessica mulai kehilangan kesabarannya ,” Ataukah kau mau aku yang membacakannya satu per satu ?”

Siwon memandang istrinya dengan tatapan ngeri.

“ Aku sudah memberi nomor secara berurutan menurut tanggal kedatangan surat. Kau bisa membacanya menurut nomor-nomor itu.” Saran Jessica.

“ Kau pasti tahu aku tak akan mau melakukannya.”

“ Ah…ayolah Oppa. Aku tahu kau adalah pria keras kepala tetapi aku juga tahu kau tidak akan menghukum seseorang hanya dari satu sudut pandang. Sekarang mari kita singkirkan keegoisan kita”

“ Aku tidak egois, kau tahu itu Jess !”

“ Kalau begitu tunjukkan padaku !!” Jessica melipat tangan di dada dan menatap suaminya dengan sorot mata menantang.

“ Well… aku tidak suka membaca surat…”

“ Walaupun itu akan merubah cara pandangmu pada akar permasalahan yang sebenarnya ?”

“ Tetapi itu tidak mengubah apapun yang terjadi selama delapan tahun…”

“ Coba saja !!” Suara Jessica kembali meninggi namun tegas.

Dengan gusar Siwon mengubah posisi duduknya ,” Sebenarnya apa yang ingin coba kau buktikan ?”

“ Tidak ada. Aku hanya ingin memperlihatkan fakta yang terjadi. Aku memutuskan megatakan hal ini kepadamu… setelah beberapa bulan kemarin Sulli ada di sini, bersama kita.” Jessica menghela nafas, berusaha memilih kata-kata,” Oppa, tidakkah kau melihat usahamu selama delapan tahun ini sia-sia ?”

“ Apa maksudmu ?”

“ Tidakkah kau bisa melihat jauh ke dalam hati adikmu ?”

Siwon diam.

“ Tidakkah kau menyadari merubah penampilan dan namanya…. Sama sekali tidak mengubah perasaannya terhadap pria itu. Aku melihatnya dengan jelas, di hari pertama dia kau bawa masuk ke rumah ini… kata-katanya, sorot matanya… semua bahasa tubuhnya hanya membuatku berfikir pada satu arah., Yaitu, Sulli masih mencintai Choi Minho…. Tidakkah kah melihatnya ?”

Ruangan itu hening sejenak, Jessica bisa melihat pergulatan emosi di wajah suaminya.

“ Saat pertama kali kutemui fakta tentang pemilik CGI, aku sengaja tidak memberitahumu dengan satu fikiran untuk mengkonfrontasikan adikmu dengan pria itu…secara langsung. Aku berharap… entah Choi Minho lakukan atau tidak, dia akan membuka semua yang ditulisnya di surat-surat itu kepada Sulli selama mereka menyelesaikan kasus penguntit gila itu. Sayangnya…. Pembicaraan seperti itu tampaknya tidak mereka lakukan…entahlah….”

“ Kau bilang, kau sengaja menjerumuskan adikku ke sarang bajingan itu ?” Suara Siwon bergetar penuh amarah ,” Kakak macam apa kau, Jess ? Kau bilang mencintai Sulli seperti adikmu sendiri !!”

“ Ya, memang ! Apa yang membuatmu berfikir aku ingin membuatnya celaka ? Apakah kau gila ??”

‘ Dengan caramu yang seperti itu… yang menahan-nahanku di rumah orang tuamu…”

“ Aku tidak pernah menahanmu, Choi Siwon…kau tahu itu. Ayah ibuku membutuhkanku, itu alasannya mengapa aku memintamu tinggal lebih lama.” Jessica mulai terpancing emosi, ia merasa tidak terima dengan tuduhan suaminya…setelah begitu banyak dia berbuat untuk adiknya.

“ Oh.. aku lupa, bagimu aku hanyalah wanita nomor dua setelah adikmu ,kan ?” mata Jessica mulai berkaca-kaca.

“ Jess…. Intinya bukan itu ! Kita sedang membicarakan seorang pria yang membuat masa lalu adikku suram. Kita tidak membahas hal yang berhubungan dengan sesuatu di antara kita. Kau tidak seharusnya mencampuradukkan perasaanmu….”

“ Kau yang memulai dengan menuduhku seperti itu.” Jessica menegakkan tubuhnya, menghirup nafas panjang berkali-kali,” Oke, aku akan membicarakan ini sampai tuntas dengan caraku. Aku tidak menginginkan bantahanmu, karena aku sudah tak tahan lagi.”

“ Baik. Lakukanlah sesukamu…” gumam Siwon.

“Kembali kutegaskan, delapan tahun yang dilalui adikmu tidak berhasil membuat perasaannya terhadap Choi Minho berubah. Adikmu masih mencintainya. Titik.”

“ Aku tahu, aku melihat itu juga. Karenanya kuminta Donghae mengalihkan perhatiannya. “

“ Kenapa kau pilih Donghae ? Lelaki yang pernah menikah dan punya anak ?”

“ Dia kandidat terbaik setelah beberapa rekanku yang bujangan gagal membawa Sulli berkencan untuk kedua kalinya. Dan Donghae bisa melakukan itu…. Bukankah itu suatu kemajuan ?”

“ Kemajuan ?” Jessica tersenyum sinis,” Menggunakan anak kecil untuk membuat adikmu tak berdaya menolak… itu bukan kemajuan, Oppa. Kau tahu kelemahan adikmu dan memanipulasi itu untuk tujuan dan mimpimu.”

“ Jessica, kau tidak mengerti tujuanku. Aku meminta Leo menjadi jembatan yang bisa menghubungkan Donghae dan Sulli. Itu bukan memanipulasi, tetapi memanfaatkan peluang yang ada.”

“ Peluang ? Peluang untuk apa ? Untuk membuat adikmu tidak menikmati kebahagiaan sesisa hidupnya ??”

“ Jessica !!” Siwon menggebrak meja tanpa sadar.

‘ Mengapa harus marah… ? Karena selama ini, itulah yang kulihat telah kau lakukan padanya. Seandainya Sulli bisa jatuh hati pada Leo, apakah dia bisa mencintai ayahnya ? Seandainya Sulli bisa mencintai ayahnya, apakah Donghae bisa mencintainya ? Dari beberapa percakapan yang kulakukan dengannya, aku hanya memiliki satu kesimpulan bahwa sahabatmu itu tak berniat melupakan mendiang istrinya… dia mencari ibu buat anaknya, bukan mencari wanita untuk jadi istrinya.” Jessica nada suaranya melembut,” Oppa, apakah kau mau adikmu menikah dengan pria yang tidak pernah mencintainya ? Yang hanya menjadikannya sebagai wanita nomor dua ?”

“ Hae tidak akan melakukan itu pada adikku. Dia bilang, tidak sulit untuk mencintai wanita sehebat adikku… tetapi yang diinginkannya adalah wanita itu harus cocok dengan Leo, setelah itu dia bisa mengaturnya.”

Jessica tersenyum lebar, kemudian tertawa hambar. Suara tawanya terdengar janggal di telinga suaminya.

“ Itulah yang kukatakan, dia tidak mencari istri tetapi mencari ibu untuk anaknya.”

“ Apa salahnya ? Setelah Sulli cocok dengan Leo dia berjanji akan mencintai Sulli…”

“ Aku baru tahu kalau cinta bisa diatur seperti itu. Kau terima anakku, aku akan mencintaimu….. kalau aku Sulli, aku tak akan mau menikah dengan pria seperti itu. Kau mau tahu alasanku ? Karena oppa, wanita itu butuh dicintai….dan itu kebutuhan dasar manusia yang tak tertolak oleh apapun. Bila dia menikahi Donghae, berarti dia menghapus kebahagiaannya sendiri… karena kutahu, hanya Choi Minho yang bisa memberikan kebahagiaan itu. Bukan Donghae… bahkan kau, kakak kandungnya !”

“ Jangan sebut nama lelaki itu ! “

“ Dan kau tidak sadar kalau itulah yang membuat empat bulan kehidupan adikmu di rumah ini sangat berat sehingga membuatnya semakin kurus ?”

“Bukan aku, tetapi perlakuan terakhir lelaki itu yang membuat Sulli kehilangan nafsu makannya !”

“ Itu kan teorimu… teoriku tidak begitu. Semakin wanita ditekan rasa bersalah, semakin dia akan depresi. Itu yang Sulli rasakan di hadapanmu, ia merasa bersalah karena membuatmu telah terbebani dengan masalahnya. Dia tahu kau membenci lelaki yang dicintainya, dan dia tak mau mengecewakanmu. Lalu dia mengikuti semua keinginanmu untuk mengencani setiap pria yang kau perkenalkan dan kau bawa ke rumah. Kau berkali-kali memberikan penekanan bahwa Minho bukan pria yang baik. Berkali-kali kau meyakinkannya bahwa pria yang kau bawa itu jauh lebih baik. Apakah itu membuatnya gembira ? Ayolah… bahkan saat dia tertawa keras, aku bisa melihat sorot kepedihan dalam matanya. Dan aku tak bisa tahan untuk diam !”

Siwon terdiam, mukanya tertekuk dan matanya terpejam. Ia berusaha mencerna semua kata-kata istrinya. Beberapa detik kemudian dia menoleh ke arah istrinya.

“ Lalu, kalau teorimu benar… apa yang harus kulakukan ?”

“ Mengapa kau tidak mencoba berdamai dengan lelaki yang dicintainya ?”

“ Aku tidak bisa. Dia telah menghancurkan adikku sampai menjadi kepingan-kepingan kecil, menghina dan menjatuhkan harga dirinya di hadapan banyak orang. Aku… aku yang melihatnya menangis dan meratap… Aku tidak sanggup jika dia kembali mengalami hal yang sama. “

“ Aku ada di sisimu juga waktu itu.” Jessica mengulurkan tangannya dan mengusap punggung suaminya ,” Tetapi, mengapa kita tidak mengambil sisi positif dari itu ? Setelah kejadian itu, aku melihat Sulli punya target pasti dalam hidupnya. Dia berubah dari gadis yang sangat tergantung padamu, menjadi gadis yang tangguh dan mandiri. Disadari atau tidak… diterima atau tidak, Choi Minho telah membuatnya berubah 180 derajat. Mungkin tanpa kejadian itu, Sulli masih akan tetap seperti dulu…. Bukan Jinri yang cantik dan enerjik, bukan Jinri yang berani melangkah dengan percaya diri. Ya, kau yang menempanya oppa…. Tetapi tanpa Choi Minho, aku meragukan apakah hasilnya akan sebagus yang diraihnya sekarang.”

“ Tetap saja, itu tak merubah apapun…. Waktu delapan tahun bukan waktu yang sebentar…” kata Siwon bersikukuh.

“ Benar. Dan delapan tahun ternyata tak membuat Sulli bisa melupakan cinta pertamanya. Kita sudah berusaha menjauhkan Sulli darinya, dan kita gagal total. Mungkin aku dulu melihat Sulli sebagai gadis remaja yang labil dan rapuh sehingga perlu dibantu dan dilindungi …tetapi sekarang dia adalah wanita dewasa yang cerdas dan berwawasan luas. Dia seharusnya bisa menyelesaikan masalah yang tertunda delapan tahun ini… oleh dirinya sendiri. Tindakan kita dengan menyembunyikannya dan menjauhkannya dari hal yang ditakutinya, bukan tindakan bijaksana. Dia harus melawan ketakutannya sendiri, dan mengkonfrontasikannya dengan ketakutannya itu adalah cara yang paling bisa dimengerti.”

“ Maksudmu ?”

“ Cobalah kau ingat-ingat, saat aku pertama mengenalmu … kau adalah seorang lelaki gagah yang takut pada kegelapan. Entah apa alasanmu, aku tak pernah tahu. Saat aku ceritakan itu pada eomma, dia memintamu dating ke rumah. Kalian menjadi dekat dan akrab dari minggu ke minggu, mungkin karena kau merindukan sosok ibumu hingga bisa sedekat itu dengan eomma. Lalu perlahan-lahan eomma memperkenalkanmu pada kegelapan itu. Eomma membimbing tanganmu untuk mengenali setiap ketakutan yang menghantuimu, mengajakmu bicara dalam kegelapan. Aku masih ingat betapa eomma mengingatkan degan lembut bahwa semua yang ada dalam kegelapan adalah yang kau kenali di bawah cahaya. Eomma yang membuatmu tahu bahwa kau sebenarnya tidak takut pada gelap, tetapi kau takut pada bayangan yang menghantuimu. Dan bayangan-bayangan itu muncul karena kau tak tahu apa yang dihadapi, apa yang akan terjadi, karena kau merasa lemah saat tidak bisa melihat apa-apa… kau kurang percaya diri saat tak yakin dengan keadaan di sekitarmu…”

Jessica menarik nafas.

“ Kau berhasil melalui ketakutanmu akan kegelapan, entah dengan cara bagaimana. Hanya dari kejadian itu aku menyimpulkan bahwa kalau kita takut pada sesuatu, maka kita harus menghadapinya… bukan lari darinya, karena hanya itulah yang bisa membunuh ketakutan itu.”

“ Ibumu lah yang luar biasa…” desah Siwon, mengingat kembali bagaimana dia dulu akan menggigil dan sulit bernafas bila tiba-tiba lampu mati, dia sendiri tidak ingat apa yang membuatnya begitu. Bantuan ibunya Jessica yang membuatnya kemudian menjadi malu dan memiliki keberanian besar untuk memeranginya. Hingga akhirnya ketakutan itu perlahan menghilang.

“ Eomma memang luar biasa, tetapi sebenarnya kau lah yang lebih luar biasa karena bisa mengalahkan rasa takutmu . “

Hening.

“Bila kau mengenal Choi Minho lebih dekat, mungkin rasa takutmu tentang cara dia memperlakukan adikmu bisa berubah. Dan bila kita mendukung Sulli untuk menghadapi Choi Minho dengan caranya sendiri, mungkin akan menghilangkan hantu masa lalu dari hidup adikmu itu. Siapa tahu, dia bisa melihat kembali perasaan-perasaannya dengan akal lebih jernih….”

“ Dan menyadari bahwa dia sebenarnya tidak pernah terobsesi dengan pria itu…?”

Mata Siwon berbinar-binar, sebuah harapan muncul di hatinya.

“Teori Jess bisa diterima, mungkin bisa diterapkan. Siapa tahu, setelah melawan hantu masa lalunya Sulli akan melihat bahwa cintanya selama ini sudah salah arah…”

“ Itu yang kau harapkan… dan itu salah satu kemungkinannya. Tetapi kau harus ingat, masih banyak kemungkinan lain yang bisa terjadi…” kata istrinya dengan senyum ditahan.

“ Apa maksudmu ?? Tolong, jelaskan padaku …”

“ Aku takut teoriku salah.” Hindar Jessica ,” sekarang begini saja, bagaimana kalau kau membuka surat-surat ini supaya kau bisa menentukan langkah , dari arah mana kau bisa membantu adikmu dengan benar…keluar dari hantu masa lalunya “Choi Minho”. Seperti kau yang telah keluar dari hantu menakutkan yang bersembunyi dalam kegelapan…” goda Jessica.

“ Aku tahu…. Seharusnya kutahu sejak awal… kau pada akhirnya akan memojokkanku pada surat-surat itu.”

Gerutu Siwon kesal.

“ Tetapi itu salah satu cara untuk mengenali hantu yang ditakuti adikmu. Atau kau mau melakukannya dengan caramu sendiri ?” Jessica melihat keraguan di wajah suaminya, “ Ingat oppa, Sulli tak akan bisa mencintai pria mana pun kalau dia tidak kau bebaskan dari ketakutannya itu…”

“ Hmm…. Baiklah, kau menang !!”

Kondominium Sulli

Sulli melambaikan tangannya pada Donghae dan Leo, anaknya, kemudian ia berjalan memasuki kondominiumnya dengan menenteng belanjaan untuk keperluannya selama seminggu ke depan. Dia tersenyum-senyum sendiri saat mengingat perlakuan istimewa lelaki itu kepadanya selama perjalanan belanja mereka. Apalagi saat mereka bermain istana pasir di pantai. Kebersamaan yang manis membuatnya teringat pada kenangannya saat masih berkumpul dengan ayah ibunya di Seoul.

“Sebenarnya… seharusnya… amatlah mudah bagi seorang wanita untuk bisa mencintai lelaki sebaik Hae oppa. Dia ayah yang baik buat Leo, teman ngobrol yang menyenangkan, lembut, perhatian, gagah , menarik secara fisik, …” pikir Sulli.

Dia tersenyum membayangkan kembali bagaimana Donghae membetulkan saklar listrik di bagian belakang kondonya saat kunjungan pertamanya setelah dia pindah. Tadi pun Donghae menyingsingkan lengan bajunya dan tanpa segan membantu seorang anak yang rel sepedanya terlepas.

“ Dan bisa mengerjakan pekerjaan pria…” tambahnya dalam hati.

Sementara berfikir Sulli memasukkan kunci dan membuka kondonya, kemudian melangkah masuk. Rasa penat tiba-tiba menyergapnya. Kegiatan bermain menghabiskan waktu di pantai dengan berbagai permainan anak-anak bukanlah hal yang mudah. Tetapi dia benar-benar gembira melihat kegembiraan Leo.

“ Sayang sekali aku masih belum bisa membuka hatiku untuknya. Dan aku tidak tahu apakah bisa atau tidak…” kembali dia berfikir sedih , “ Seandainya…. “

Meong…

Sulli tertegun mendengar suara kucing.

Meong….

Secara naluriah dia mencari-cari dimana bunyi itu berasal.

“ Jojo …??!!” panggilnya, jantungnya memompa lebih cepat membayangkan kucing itu kembali ke kondonya.Sepertinya benar kata Minho bahwa Jojo akan mencarinya kembali setelah tahu kondo itu berpenghuni.

Meong…..

Matanya tertumbuk pada mahluk kecil di bawah meja dapurnya.

Bukan Jojo.

Itu adalah kucing seperti Jojo dengan bulu halus…. Tetapi versi yang lebih kecil.

“ Ohh… hello manis ….” Panggil Sulli dengan lembut.

Dengan cepat dia meletakkan barang bawaannya di atas meja dapur, kemudian berjongkok dan mengangkat anak kucing yang terlihat lemah itu dengan hati-hati. Tangannya membelai kepala anak kucing tersebut

“Siapakah kau manis ?” Tanya Sulli lembut sambil berfikir bagaimana anak kucing itu bisa datang ke tempatnya dan berada di dapurnya ,” Dan bagaimana kau bisa masuk ke dalam sini ?”

“ Aku yang membawanya masuk saat melihat mahluk itu mengeong-ngeong di pintu kondo-mu.”

Sulli kaget, hampir saja dia melepaskan anak kucing itu dari cekalannya. Sebenarnya ia tak usah berbalik dan melihat pemilik suara itu karena sudah tahu siapa orangnya, tetapi tak urung dia melakukannya juga. Dan jantungnya seperti melompat ke lehernya ketika melihat Choi Minho berdiri di pintu kamar mandinya. Terlihat santai dan menyenangkan.

“ Tampan dan menawan seperti biasa…”

Dia meralatnya dalam hati’ berusaha mengabaikan betapa menariknya Minho dalam balutan celana jeans belel dan kaos hitam yang pas badan.

“ Minho ? Bagaimana kau bisa….?” Tanyanya setelah bisa bernafas lagi.

“ Masuk ke dalam kondominiummu ?” tebak Minho dengan menaikkan sebelah alisnya, “ Tidakkah kau bisa menebaknya ? Ingat, aku adalah seorang investigator professional…” godanya.

“ Kau menerobos masuk lewat jendela ?”

“ Kau pikir aku serendah itu ?” Tanya Minho tak senang , “ Tentu saja aku masuk lewat pintu depan. Kau lupa, aku menyimpan kunci kondo-mu. Tadi malam aku mendapati kunci-kunci itu masih ada di laci meja kerjaku dan memutuskan untuk mengembalikannya kepadamu siang ini. Ketika sampai kondo dalam keadaan kosong, dan kucing itu mencakar-cakar pintumu untuk masuk. Kukira dia Jojo….”

Keterangan panjang lebar itu menjawab semua pertanyaannya.

“ Ini bukan Jojo….. mungkin anaknya. Bulu dan suaranya persis Jojo.” Jawab Sulli kembali menunduk ke arah anak kucing itu,” Lihatlah… lucu sekali dia. Hey girl, siapa namamu ?” gumam Sulli dengan mulut merajuk.

Choi Minho menarik nafas, kemudian menunduk menyembunyikan senyumnya, geli memikirkan jawaban Sulli tentang suara anak kucing itu. Baginya semua suara kucng itu sama “mengeong”, titik. Tetapi dia diam-diam gembira karena keputusannya untuk mencari kucing lain yang persis kucing yang mati mengenaskan itu adalah pilihan yang tepat. Pada awalnya dia ragu karena yang ada di toko hewan hanya anak kucing yang sama persis, bukan kucing yang besarnya sama…. Tetapi sekali lagi membelinya dan membawanya ke rumah Sulli bukan kesalahan, karena melihat bagaimana cara Sulli memperlakukan anak kucing itu membuat satu sisi dalam dadanya berdesir. Wajah Sulli terlihat menjadi lembut dan memancarkan kasih sayang.

“ Sulli memang mudah mencintai, walaupun hanya pada seekor anak kucing … apalagi kalau itu anaknya. Anak-anak kami. Dia akan menjadi ibu yang penyayang… ” Pikirnya, “ Aish Minho, apa yang kau pikirkan ? Jangan mimpi, bangunlah dan segeralah menjernihkan semua masalah di antara kalian!”

“ Mungkin kau benar. Mungkin Jojo yang mengantar anaknya ke tempat ini, sebelum memutuskan untuk pergi berpetualang lagi. Ia mungkin berfikir anaknya akan aman bersamamu… sehingga dia tak perlu mencemaskannya.”

Minho mendekat dan mengamati anak kucing di tangan Sulli. Jarak mereka begitu dekat, bahkan Sulli bisa merasakan pancaran hawa panas dari tubuhnya. Dia juga bisa merasakan hembusan nafas Minho di kulit tangannya yang terbuka. Sulli menjadi gugup, seiring dengan meningkatnya detak jantung di balik rusuknya.

“ Asal kau tahu, sepertinya ini kucing jantan bukan betina.

“ Ish…. Kau mengejekku, ya ?” Sulli merengut ,”Tapi aku bisa pastikan kalau dia memang anaknya Jojo…”

“ Kalau dia bukan Jojo… berarti dia belum punya nama. Apakah kau akan menamainya ?” saran Minho.

“ Nama ? “ Mata Sulli bersinar,” Aku belum memikirkannya… tentu saja dia perlu nama yang cantik.”

Minho tangannya terangkat dan membelai kepala anak kucing itu dengan ibu jarinya. Sulli bergidik membayangkan kembali jari-jari itu saat membelai tubuhnya. Dan reaksi tubuhnya sangat luar biasa, berdenyar tanpa bisa dihentikan… membuat jantungnya seperti berdetak di lehernya.

“ Sialan Sulli. Berhentilah berfikir kotor !

“ Jadi, siapakah namanya ?”

Minho mengangkat pandangannya, menatap langsung ke mata Sulli. Ada kilatan kejenakaan di matanya. Sulli cepat-cepat membuang pandangannya dengan gugup, wajahnya perlahan merona.

“ Bagaimana kalau kuberi nama Sherlock ?”

“ Sherlock ?” Minho mengerutkan dahinya ,” Itu kan nama tokoh detektif…”

“ Itulah…. Karena yang menemukan kucing manis ini adalah seorang detektif, makanya aku namakan dia

Sherlock… sekedar mengingatkan asal usulnya nanti.” Kata Sulli sambil tersenyum geli.

“ Kau menyamakan aku dengan kucing ?”

“ Ah aniya… aku kan tidak menyebutkan Sherlock itu menyerupaimu. Lagi pula aku suka tokoh detektif itu…”

“ Apakah itu sanjungan tidak langsung buatku… bahwa kau menyukaiku ?”

“ Ani… ani !!” Sulli memeluk anak kucing itu kemudian berbalik, “ Sepertinya Sherlock kelaparan dan kupikir susu akan membantunya, dia belum bisa diberi makanan kucing.”

Minho meyipitkan matanya, kemudian menghela nafas panjang.

“Sulli selalu menghindar. Tetapi aku harus mengatakan semuanya hari ini… harus !!”

“ Oke, jadi kau sudah memastikan nama kucing itu Sherlock… dan menurutku kucing itu sudah bisa diberi makanan lain selain susu.”

Minho teringat di tempat penjualan hewan kucing tersebut sudah dipisah dari induknya dan diberi makanan kalengan.

“Bagaimana kau tahu ?’

“ Jojo tak akan mungkin melepas anaknya kalau dia masih menyusu padanya. Kita coba saja beri makanan kaleng, kalau dia memakannya berarti dia bisa. Kau siapkan tempatnya aku akan membuka salah satu makanan kaleng itu.”

“ Mm… mungkin kau benar.”

Sulli gembira punya alasan untuk menjauh dan kembali lepas dari kedekatan yang menggetarkan tadi. Dia tak mau Minho bisa melihat apa yang bergejolak dalam dirinya.

Mereka berjongkok dan memandangi mahluk mungil itu melahap dan menjilati makanan yang disajikan dalam piring plastic. Sulli tersenyum dengan mata melembut, merasa trenyuh menyadari betapa kelaparannya kucing itu.

“ Kelihatannya dia lapar sekali. Mungkin dia telah menungguku seharian di luar.’

“ Omong kosong, anak kucing memang selalu lapar dan suka mengais-ngais kukunya dimana-mana.” Kata Minho, “ Ngomong-ngomong, dimana kau meletakkan kantong tidur bekas Jojo untuknya ? Kupikir setelah makan dia akan cepat mengantuk.”

Sulli berubah pucat,” Itulah masalahnya, pemilik kondo ini tak mengijinkan kami memelihara binatang . Selama ini Jojo datang dan pergi tetapi tak pernah menginap di sini.”

“Oo… begitu ya ?” Minho mengusap punggung kucing itu perlahan,” Jadi kau melindungi penyelundup yang bahasanya mengeong rupanya….” Goda Minho.

“ Itu tidak melanggar hukum, memberi makan kucing liar… aku hanya merasa kasihan saja.”

“ Ya, aku tahu.” Minho menatap gerakan Sulli yang bangkit berdiri ,” Eh… aku ada usul. Bagaimana kalau Sherlock kubawa ke rumahku ? Sekarang hari belum terlalu sore. Kita bisa mampir ke Pet Shop untuk membeli keranjang dan beberapa keperluannya, sebelum membanya ke rumahku. Aku bisa menyimpannya di beranda belakang, cukup hangat dan terlindung. Lagipula tempat itu lapang dan bisa menjadi tempat bermain untuknya.”

Sulli tertegun, merasa sedikit curiga dan…tidak percaya. Dia menyangsikan ketulusan Minho untuk mau merawat Sherlock.

“ Kau tak keberatan ada anak kucing tinggal di tempatmu ?”

“ Tidak. Walaupun aku bukan penggemar binatang, sejujurnya sejak dulu aku selalu ingin merasakan bagaimana memiliki binatang peliharaan. Tetapi tentu saja, pekerjaanku yang berpindah-pindah tidak memungkinkan semua itu. Jadi, kupikir tak ada salahnya kalau kumulai sejak sekarang… lagipula momentnya sudah tepat.”

Sulli terkikik ,” Tetapi untuk detektif sepertimu, memelihara anjing keturunan akan lebih cocok. Bukan kucing cute dan mungil seperti ini…”

“ Dia kucing jantan, hati-hati kalau dia mencakarmu karena kau menyebutnya “cute” berkali-kali ”

“ Kupikir dia belum memiliki kesadaran gender.” Timpal Sulli cepat membuat Minho tertawa keras.

“ Sejak dulu kau selalu memiliki kata-kata tepat untuk berdebat… “

Keadaan sejenak menjadi hening, keduanya menjadi salah tingkah karena perkataan Minho seperti melemparkan mereka ke masa lalu.

Minho kemudian berdiri dan berdehem, “ Aku…. Minta maaf…”

Sulli mematung, tak tahu apa yang harus di katakana. Situasi telah berbelok kea rah yang di luar perkiraannya.

“ Kejadian di depan klinik sekolah delapan tahun yang lalu… itu adalah sebuah kesalahan. Mianhe Sulli… aku…”

“ Stop !” Sulli suaranya tergetar, matanya mengerjap menahan air mata yang mulai berkumpul di matanya,” Aku tidak mau membicarakan ini lagi, kalau ,memang kita berniat berteman…kita lupakan saja masa itu . Aku mau ke kamar mandi dulu, sebelum menyiapkan Sherlock untuk dibawa ke rumahmu…”

Setelah berkata begitu dia ngeloyor pergi menuju kamar mandi tanpa sedikit pun menoleh pada Minho.
Seandainya saja….

Ya, seandainya saja dia mau memalingkan wajah sedikit dan melihat reaksi Minho, mungkin dia bisa melihat semua kepahitan dan penyesalan di wajah lelaki itu.

=======TBC=======

Advertisements

78 thoughts on “Secret Admire Part 48

  1. widih babang siwon keras kepala amat yaa..
    untung dengan sabarnya jessica berhasil menghadapinya walaupun sedikit menguras emosi juga..
    tapi aku suka banget sama omongannya jessica seakan siwon itu dibuat skak mat sama dia oenni..
    aaa minho ngemodusin sulli mulu nih,, sekarang alesannya kucing buat ngedeketin sulli lagi..,
    kanape menghindar terus si ssul, kasian minho tuh dia jadi susah ngejelasin,, mungkin sulli barengan baca tuh surat sama siwon beduaan biar mereka tau gimana sebenernya minho yang dihantuin rasa bersalah setelah kejadian delapan taun itu..
    next oenni,,

  2. Ahh susah sekali ya ngerayu siwon oppa buat baca suratnya minho 😥, sulli pun juga susah benget deh buat dibujuk yang sabar ya abang minho hehehhe makasihh buat eonni ditunggu kelanjutannya part ini bener greget bagian siwon sama jessica

  3. sulli kok ngak mhu dgr pnjelsan dri minho…huhuhu..siwon keras kepala bnget…untng ada jess…ditunggu lnjutan nya ya..^^

  4. emeshhhh baca waktu siwon masih keras kepala, dan gak mau dengerin saran dari jessica. Tapi akhirnya jessica bisa melawan siwon dengan masa lalu karena ‘takut akan gelap’
    Kayaknya ada yg masih berusaha minta maaf dan yaaa… modus-modus dikitlah:v, apa itu artinya sulli maafin minho atas delapan tahun yg lalu?

  5. Jinja daebaaakkk sica eonni ngedebatnya hahaha. Ampun deh ya siwon oppa segitunya gamau kalah argumen walau ama bini sndiri. Tapi untungnya sica eonni bisa dengan sabar ngadepin keegoisan lakinye dan akhirnya menang melawan tirani #lah 😂 akhirnya luluh juga siwon oppa abis di debat abis abisan ama bininya wkwk 😂 sica eonni di lawan 😁 tapi ttp yg lebih keren ma authornya da bisa kepikiran ampe bgini jalan ceritanya haha 😍 mangaatty eon💪💪💪
    Jujur penasaran ama isi surat yg minhoppa kirim, ntr part selanjutnya kasih tau ya eon apa isi surat ming oppa ke baby sull 😄 kepo nih 😔
    Minhoppa modus bener ye deketin baby sull lagi 😂 tapi kok kayanya sulli tu kek bimbang gitu harus gimana. Kaya sebenernya dia tu mau, mau banget ama minhoppa, tapi dia takut bikin abangnya kecewa kaya kek sica eonni bilang tadi, jadi weh siga anu acuh tak acuh kitu ke minho oppa deuh 😢
    Semoga dengan kerasnya tekad dan usaha minhoppa buat merebut hati sulli lagi, bisa kembali luluhin hati dan fikiran sulli yg mulai membeku karna intervensi abangnya tu huhu u.u HWAITING OPPA 💪💪 aku padamuu 😙😙😙

  6. Minho selesaikan masalahmu dgn sulli,ajaklah sulli kesuatu tempat yg mungkin bisa menarik perhatiannya minho trus dr situlah km utarakan niatmu sm sulli dan juga perasaan dan hatimu sm sulli entah bagaimana reaksi sulli, km hrs tetap semangat utk mendptkan hati dan cinta sulli bahwa sebenarnya sulli masih mencintaimu minho, lanjut aja penasaran banget dgn critanya

  7. sulli masih berfikiran buruk mungkin tentang minho jd dia ngindar mulu klau ngomongin masa lalu
    akankah si siwon percaya klau minho itu laki-laki baik yang gk akan nyakitin adiknya .masa iya si sulli mau di nikahkan ma donghae yang udah punya seorang anak
    trusin aja mba jesica buat mas siwon percaya kalau minho sulli itusaling mencintai dan minho pria baik-baik
    minho trus aja usaha jangan menyerah buat bisa ngejelasan sebenarnya ke sulli dan bisa menjalin hubungan dengan sulli

  8. moga aja kekerasannya siwon bisa di luluhkan ama jesica dan dia tau kalau minho itu sebenarnya laki-laki yang baik gk seperti yang slama ini dia pikirkan.
    pelan-pelan ya minho ngedekatin sulli nya soalnya tau aja kan sulli gk mau bahas masa lalu nya dan moga berhasil 😀
    fighting thor next nya 🙂

  9. aish… siwon kras kpala bgt sh… untung hessica bsa membuatnya sdar akan sesuatu…
    sullein,jebal dngarkan penjalasan minppa… utk kali ini sja… ksihan minppa,ini dem iin msa dpanmu sulleon..

  10. yah memang benar hantu2 dari masa lalu itu seperti belum ingin berhenti menyiksa sulli, siwon dan minho. tapi saebg harap setelah siwon baca surat itu dia bisa memaafkan minho dan mulai hal2 positif tentang minho. dan siwon bisa mulai meyakinkan adiknya kalau minho memang benar menyesal dan ingin memperbaiki apa yg sudah terjadi 8 tahun lalu dan juga membina hubungan lebih baik dengan sulli. semoga saja yg terbaik bisa ditemui.

  11. Ayo Siwon oppa dengerin nasihat jessica eonni
    Damai sama minho oppa buat kebahagiaannya sulli eonni
    Semoga siwon oppa sama minho oppa bisa berdamai

    Minho oppa jangan nyerah buat minta maaf sama sulli eonni
    Ayo terus berusaha
    Sulli eonni harus dengerin penjelasan sama minho oppa
    Semoga minho oppa sama sulli eonni cepat bersatu

    Ceritanya makin bagus thor
    Penasaran sama part selanjutnya
    Lanjut thor ^^

  12. Uhh gedeg banget dgn siwon oppa, keras kepala banget. Tuh surat d baca baik2 :p
    semangat minho mulai penjajakan lagi dgn sulli. Fighting!!!

  13. ya ampun..siwon keras kepala banget..benar apa yg dikatakan jesica bahwa delapan tahun yg dilalui sulli untk melupakan minho itu adalah sia2.
    Cepat2lah berbaikan..

  14. Penjelasan kan penting Ssul? tahu,..tahu banget kalo masih trauma sama kejadian delapan tahun lalu. Tapi ssul gak kasian apa sama Minho? Udah segitunya berusaha. dan ingin menyelesaikannya dengan cepat….huaaa…Babang minho sayang…sabar yakkk…harus sabar ngadepin Ssul yang terkadang keras kepala…hhmmmm :/

  15. aku kira semua kesalah pahaman ini bisa selesai hanya dengan siwon mau membaca surat-surat dari minho yang selama ini disembunyikan oleh jessica.begitu dia bisa mengetahui yang sebenarnya,mungkin penilaiannya terhadap minho akan jauh berbeda.dan sulli bisa kembali merasakan cinta mimho.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s