Secret Admire Part 50

SA

Judul    :  SECRET ADMIRE

Author : Dina Matahari

Main Cast : Choi Minho, Choi Sulli,Jung Krystal,Kim Jongin, Amber,Yoogeun,Minseo

Rated : 18 +

Length : Chaptered

Genre : Romance, Friendship, Family

Mengagumi seseorang bisa menyenangkan, Mengagumi seseorang bisa menggembirakan, Mengagumi seseorang bisa membingungkan, Mengagumi seseorang bisa menyakitkan, Mengagumi seseorang bukan pilihan

50  Rantai Hati  yang Terputus

.

.

.

.

Sulli nyaris tak mendengar suara Minho yang lebih menyerupai gerutuan, tetapi matanya bisa membaca gerak bibirnya. Dan tanpa daya Sulli memejamkan matanya, sebelum dia jatuh dalam mimpi yang  nyata . Pasrah dengan kerinduan yang menggebu, yang melumpuhkan otaknya begitu bibir mereka menyatu.

Waktu berjalan, suasana di ruang duduk itu semakin panas. Minho menarik tubuh Sulli ke atas sofa di dekatnya, kemudian kembali menghujaninya dengan ciuman-ciuman kecil. Hasrat liar sudah benar-benar memuncak di benaknya.

“ Sulli….” Suaranya parau sarat dengan emosi , melambungkan perasaan Sulli.

“ Kau paham apa yang kuinginkan bukan ?” kata Minho dengan dada naik turun.

Bibirnya kembali menelusuri sekujur tubuh Sulli, mendesak  , menggetarkan seluruh pertahanan Sulli. Dia merasa seluruh tulang dalam tubuhnya melunak dan darahnya memanas.

Sulli memang benar-benar sudah mabuk dan mulai kehilangan kontrol, tetapi akal sehatnya masih berusaha menyeruak. Betapapun besarnya hasrat untuk menjadi milik pria itu, betapapun besarnya cintanya untuk pria itu… ikatan fisik tidak akan pernah cukup baginya. Dia ingin menjadi milik Minho secara sah… selamanya dan di bawah ikatan cinta… bukan nafsu !

“Inikah yang diinginkan Minho ? Pemuasan nafsu secara fisik saja ? Bukankah hatinya telah menjadi milik wanita lain ?”

Minho menciuminya seperti orang kelaparan, seolah dia tak akan peduli bila langit rubuh sekalipun. Rasanya tidak berlebihan jika Sulli berfikir bahwa pria itu akan melakukan apapun untuk bisa mendapatkannya, memilikinya… tetapi tak pernah sedikitpun kata-kata cinta meluncur dari bibirnya. Atau bisa jadi dia menghindari mengatakannya… menghindari membuat janji yang tak bisa dipenuhinya.

“ Beginikah cara Minho untuk jujur ? Supaya aku tahu dimana tempatku … sebagai wanira pemuas kebutuhan fisik semata…

Sulli mengkerut, hasratnya membuat seluruh sel di tubuhnya berteriak minta dipuaskan… tetapi kesadaran yang tadi nyaris hilang perlahan mengetuk nuraninya. Sulli bukan anak kecil lagi, dari pengalamannya dia  tahu bahwa laki-laki bisa terlibat total secara fisik dengan wanita tanpa melibatkan hati dan emosinya sedikit pun. Kejadian seperti itu terjadi di banyak tempat di dunia ini… setiap hari… setiap jam…setiap menit, mungkin.

Ketika hubungan berakhir, laki-laki bisa berpindah ke pelukan wanita lain tanpa sekali pun menoleh ke belakang, membiarkan wanita yang ditinggalkannya patah hati. Tidak mustahil, dirinya akan menambah daftar wanita-wanita seperti itu. Mungkin mudah bagi sulli untuk mengabaikan fakta itu, bisa saja ia melanggar semua prinsipnya demi Minho… karena ia begitu mencintainya… dan dirinya yakin itu akan menjadi pengalaman terbaik baginya, yang akan dikenang selama hidupnya. Tetapi Sulli tak ingin kembali ke kehancurannya lagi. Satu kali terhempas sudah cukup… karena yang diinginkannya … Minho secara utuh..fisik dan hatinya !

“ Sulli…”, desak Minho, meminta jawaban.

Bibirnya melumat bibir Sulli dengan penuh kerinduan, belaian tangannya membuktikan hasratnya yang semakin memuncak.

Sulli ingin menyerah, mencari pembenaran atas keinginannya yang mungkin sama kuat dengan Minho. Namun pada detik-detik terakhir dia kembali teringat percakapannya dengan Minseo…dengan Tae Young…tentang wanita di masa lalu Minho… wanita bersuami yang masih sering ditemuinya secara diam-diam.

Yuri…

Nama itu bagai geledek yang menghantam kesadarannya., Tanpa sadar dia meneriakkan semua kegalauan yang memenuhi benaknya.

“ Inikah… inikah yang kau katakan  pada Yuri di Seongnam saat kau menemuinya ? Saat kau membawanya ke ranjangmu ?”

“ Yuri?”

Minho terhenyak, tidak bergerak sama sekali. Untuk sesaat dia berusaha mencerna perkataan Sulli. Dalam kondisinya sekarang, pikiran warasnya seakan-akan tak berfungsi.

Tubuhnya bergidik hebat, seluruh pori-porinya merinding. Minho memaksakan dirinya untuk melepaskan Sulli perlahan-lahan… lalu berdiri. Begitu hebatnya hasrat dan emosi melambungkannya, hingga dia tak sadar bahwa mereka berdua telah terbaring di sofa.

Menghela nafas panjang, ditatapnya Sulli dengan bingung. Wanita itu  adalah perwujudan dari segala mimpinya selama ini. Segala yang dia inginkan pada wanita ada pada Sulli, tak dibutuhkan fantasi lain lagi. Sulli di masa lalu telah mempesonanya secara intelektual, dan Sulli sekarang telah mempesonanya secara keseluruhan. Perasaan rindu dan hasrat itu demikian kuat, tak bisa dibandingkan dengan apapun. Lalu Yuri ??

Minho memejamkan matanya putus asa,

“Seseorang telah menceritakan tentang Yuri pada Sulli. Siapa ? Kyo noona ? Eomma ? Taeyoung noona ? Minseo…terkadang anak itu mulutnya tak bisa dijaga !! Yang jelas bukan Sangwoo hyung… jadi satu dari wanita itu yang mengatakannya.”

“ Siapa… dari siapa kau dengar tentang Yuri ?” Tanya Minho berusaha mengendalikan hasratnya yang masih menggebu.

“ Dan apa tepatnya yang dikatakan mereka tentang Yuri ?” tanyanya langsung ke pokok masalah.

Sulli bangun dengan gugup dan memerah karena malu, membenahi pakaiannya yang terbuka. Kelakuannya yang malu-malu tersebut membuat Minho gemas dan ingin kembali memeluknya.

“ Kau selalu begitu Minho !” walaupun tergetar suara Sulli terdengar tajam menusuk.

“ Kau selalu menghindar untuk menjawab pertanyaanku secara jujur. Apakah itu dampak pekerjaanmu yang suka menyelidik atau karena Yuri merupakan topik terlarang untuk dibahas dalam hidupmu ?”

“ Sulli, aku tak melihat adanya kepentingan Yuri di sini…dia…”

Sulli merasa kekecewaan hebat dalam dadanya, Minho sama sekali tak menyangkal ucapannya tentang “membawa Yuri ke ranjangnya”. Berarti dugaannya selama ini benar, bahwa Minho berhubungan dengan wanita bersuami, di belakang suami wanita itu. Menjijikkan !

“ Apapun itu, asal kau tahu bahwa aku tak akan sudi untuk tidur dengan laki-laki yang tidak pernah jujur padaku…. Tak peduli betapa gagah, hebat, dan tampannya dirimu… aku tak mau menjadi pemuas nafsumu…”

“Sulli..!”

Sulli dengan langkah goyah beringsut menjauhi Minho.

“ Sebelum bertemu denganmu, aku tak pernah membayangkan diriku tidur dengan sembarang lelaki yang bukan suamiku. Itu … perkawinan bohongan sialan itu telah membuat semua prinsip hidupku hancur. Seharusnya… ,” Sulli berkaca-kaca, matanya menatap Minho dengan tatapan terluka,” Seharusnya  itu sudah membuktikan bagaimana tergila-gilanya aku padamu. Aku, Choi Sulli, yang tidak pernah bisa menyingkirkanmu dari hidupku. Itu… itu sebabnya delapan tahun aku menghialng dari Korea. Aku mencintaimu, Minho … perasaan yang tak pernah kau hargai..”

“Sulli…”

“ Stop !” potong Sulli cepat ,” Jangan potong omonganku, aku belum selesai bicara. Kau menginginkan jawaban, bukan ? Kau akan mendapatkannya !”

Minho terdiam, menatap Sulli tanpa bisa bergerak… dia masih terkaget-kaget dengan pengakuan Sulli tentang perasaannya kepadanya. Dadanya berdentum-dentum saking gembiranya.

“Sulli harus tahu  bahwa aku juga memiliki perasaan yang sama dengannya. Tetapi membuat dia mengeluarkan unek-uneknya dulu, akan lebih baik… Mungkinkah Sulli cemburu pada Yuri  seperti dulu dia cemburu pada Krystal ?”

“ Kau memintaku berteman kembali, dan kupikir kau tulus. Tetapi semakin kupikir, mungkin semuanya ini karena kau menghindari masalah. Kau merasa bersalah pada keponakanmu, kan ? Kau pernah melamarku, juga karena kau merasa bersalah pada keluargamu tentang pernikahan palsu itu bukan ? Kau adalah lelaki yang pengecut ternyata… lelaki yang selalu melimpahkan sebagian tanggung jawabmu pada pundak orang. Aku tak heran, kau memilih hidup membujang dan menghindari tanggung jawab sebagai suami. Kau menikmati tubuh wanita  dan menghindari komitmen. Dan aku, Choi Sulli, hampir melakukan kesalahan kedua denganmu. Dengar, aku bukan Sulli yang kau kenal dulu… aku adalah pejuang kehidupan dan aku belajar bahwa aku harus memperjuangkan kebahagiaanku sendirian. Mungkin aku tergila-gila padamu, tetapi itu bukan berarti aku harus menjalani hidup seperti Yuri-mu itu, yang bisa kau sentuh dan kau tinggalkan begitu saja.”

Minho berdiri, meluruskan bajunya yang kusut. Hatinya kembali diliputi rasa waswas. Pembicaraan ini menuju ke satu arah, dari sudut pandang Sulli. Akalnya mencari kata-kata yang mungkin bisa menghapus keengganan Sulli untuk membahas persoalan di antara mereka.

“ Itu semua tidak benar. Semuanya itu tidak seperti yang kau pikirkan. Lagipula, Yuri sudah menikah, Sulli… yang mereka katakan…”

“ Cukup ! Aku sudah capek, Minho. Aku tak mau mendengar apapun lagi, apapun yang dikatakan keluargamu tentang Yuri…tidak ada sangkut pautnya denganku. Itu tidak penting !! Kenyataan bahwa Yuri-mu itu sudah menikah, malah membuat segalanya menjadi semakin menjijikkan !!”

“ Sebenarnya, apa sih maksudmu membawa-bawa Yuri dalam hal ini ?”

“ Bangga pada dirimu sendiri, Jungwi Choi ?” Sulli menaikkan dagunya dan tersenyum mengejek,”  Kuakui, kau memang pantas menjadi fantasi wanita… termasuk diriku, mungkin. Tetapi Cuma itu, dan tak akan pernah lebih jauh dari itu !!”

“ Kau ini bicara apa sih ?” Minho mulai kesal dan putus asa.

Alih-alih menjawab pertanyannya, Sulli justru  lari  menuju bagasi yang menjadi penghubung ke beranda rumah Minho. Ketika Minho sadar dengan kemungkinan-kemungkinan yang dilakukan Sulli, dia mendengar suara pintu garasi yang terbuka.

“ Omona, Sulli akan melarikan diri. Aku tak boleh membiarkan ini terjadi ! Paboya, apa yang telah kau katakan  padanya Minho ? Kenapa kau tidak langsung mengatakan perasaanmu tadi ?”

Tanpa membuang waktu, Minho mengejar Sulli yang sudah berlari menembus keheningan malam. Rasa khawatir membuatnya berlari lebih kencang, merasa tak berdaya dengan kecepatan lari Sulli. Dia lupa, Sulli adalah pecinta sport dan telah melalui latihan panjang untuk bisa berlari dengan cepat.

 .

 .

Satu sisi di kota Seoul…

.

Siwon meninju pintu kondominium Sulli dengan kesal.  Sekarang sudah menjelang pukul sepuluh, sudah cukup malam dan HP Sulli tak pernah diangkat. Kemanakah Sulli ?

Siwon menghubungi Donghae kembali untuk memastikan keadaan adiknya.

“ Aku mengerti hyung, tetapi kasus Sulli menghilang tidak.. maksudku belum bisa dilaporkan karena belum 24 jam. Mungkin dia sedang ke luar dengan teman-temannya.”

“Aku sudah menelepon Amber dan beberapa teman yang belakangan ini sering bermain dengannya, tetapi dia tidak ada di sana. Dia sudah janji akan makan malam ke rumahku jam delapan tadi tetapi tak pernah muncul, aku menelepon rumahnya tidak diangkat, menelepon HP-nya juga tidak diangkat. Jadi kuputuskan untuk datang ke kondonya, ternyata kosong. Kata tetangganya, Sulli tadi sore pergi dengan seorang laki-laki dengan membawa seekor anak kucing.”

“ Sulli aku antar ke rumah pukul empat, dan kulihat tidak ada seorang pun di sana. Mungkinkah laki-laki itu tukang hewan ?”

“ Atau bisa saja dia Choi Minho… bukankah kau katakan pernah melihat lelaki itu di kondo adikku ? “

“ Hyung tenang, mungkin juga bukan dia. Aku akan menelepon Minho dan menanyakan keberadaan Sulli, jika itu akan membuatmu lega.”

“ Ya, lakukanlah. Nanti kau beritahu aku bagaimana hasilnya. Tapi sebentar, apakah kau tahu alamat rumah Choi Minho ?”

“ Kau akan mendatanginya ? “ ada kecemasan dalam suara Donghae ,” Aku… maaf, aku tidak pernah menanyakan itu. Kami terbiasa bertemu dan ngobrol di kantor atau di klub. Mengapa tidak kau coba tanyakan ke CGI ?”

“ Baiklah, aku menunggu hasil percakapanmu dengannya.”

“ Ya.”

Siwon memencet tombol HP-nya dengan kesal. Lima menit yang lalu dia menelepon apartemennya, Jessika mengatakan Sulli belum datang. Berarti dia harus menghubungi CGI untuk memastikan bahwa Sulli tidak sedang bersama lelaki itu.

“Tetapi apakah CGI malam-malam begini masih buka ? Ah… tetapi bukankah akan ada seseorang di kantor CGI yang bisa ditanyai ? Keamanan mungkin, atau justru investigator yang sedang berjaga? Siapa tahu…”

.

 ‘

Kantor CGI

.

Key menampung air kopi yang mengepul panas dari ceret. Harum kopi yang kuat membuatnya tersenyum puas.

“Mencoba memecahkan sebuah kasus dengan pizza dan kopi…  itu adalah salah satu kenikmatan menjadi investigator. Tapi kenapa aku tiba-tiba teringat Minho ? Mungkin karena  Dia yang mengajarkan aku menikmati menit-menit menjadi investigator yang manja.” Pikirnya

“ Yah ! Apakah kau mau segelas kopi juga ?” teriaknya pada Minhyuk yang sedang mengotak-atik computer.

“ Boleh  !”

“ Malam ini cukup dingin, ramalan cuaca menyebutkan akan ada hujan di Seoul.” Kata Key sambil meletakkan kopi di meja komputer, tepat di sebelah mouse.

“ Gomawo..” gumam Minhyuk.

“ Kau sudah memecahkan sandinya ?” Key menatap layar computer.

“ Masih kuusahakan. Seharusnya Kris datang sejam yang lalu, dia lebih piawai untuk hal-hal semacam ini.”

“ Atau Minho… kira-kira apa yang dilakukannya belakangan ini? Kudengar dari Heechul hyung dia bolak-balik ke Seongnam. Apakah dia sedang menangani kasus ? “

“ Mungkin urusan keluarga, karena biasanya Minho selalu melibatkan tim dalam penyelidikan. Dia tak pernah bergerak sendiri, kecuali untuk hal-hal yang urgent. Kau merindukan dia,ya ?”

“ Lebih ke kehilangan. Biasanya dia bisa diajak diskusi tentang kasus-kasus kita. Sekarang tanpa dia CGI berjalan agak lamban.”

“ Tidak juga, kita berhasil menyelesaikan banyak kasus empat bulan ini. Setelah penggerebekan Daehoo, nama kita mulai menanjak. Itu karena kejahatan panjang lelaki psikopat itu , dia jadi target pencarian. Untungnya, kita yang berhasil menggiring polisi untuk penangkapannya.”

Key memasukkan potongan pizza ke mulutnya, ketika tiba-tiba telepon kantor berbunyi.

Sekali.

Dua kali.

“ Angkatlah, Kibum ! Siapa tahu penting… tak biasanya ada orang menelepon kantor malam-malam.”

“ Benar juga…”

Key bangkit dengan malas dan meraih gagang telepon, ia paling tak bisa berbasa-basi.

“ Kantor CGI di sini.” Dia terdiam ,” Maaf, anda siapa ? Benar, Choi Minho berkantor di sini..” Key menjauhkan telepon dengan alis berkerut, kesal dengan nada suara si penelepon.

“ Siapa ?” Minhyuk bertanya tanpa suara.

Key mengangkat bahu, kemudian memijit tombol speaker hingga suara si penelepon terdengar nyaring di ruangan tersebut.

“ … Saya ingin tahu apakah Choi Minho ada di kantornya saat ini ?”

“ Maaf, tetapi ini dengan siapa ?” Key bersikukuh.

“ Aku Choi Siwon, kakak Choi Jinri yang empat bulan lalu kasusnya ditangani CGI…”

“ Choi Jinri ? Apakah gadis cantik yang dikuntit orang gila itu ?” seru Key gembira, ia kembali teringat saat-saat akhir penangkapan Daehoo. Bagaimana kacaunya Minho waktu itu. Kacau dan frustasi karena ditinggal kliennya begitu saja.

“ Ya. Apakah Minho bersamanya ?”

Key dan Minhyuk saling berpandangan, tak percaya. Setahu mereka, sejak kasus itu tuntas Minho tak berhubungan lagi dengan Jinri. Setidaknya hubungan pribadi jarang terjadi antara klien dengan investigatornya di CGI , karena kalau terjadi bisa sangat riskan.

“ Apakah adik anda memasukkan kembali berkas kasus ke CGI ? Saya tidak tahu tentang itu, seharusnya anda menelepon siang tadi.” Jawab Key.

“ Aku tidak sudi memasukkan lagi berkas ke kantormu! Katakan saja padaku apakah Choi Minho ada di sana ? Dan apakah adikku bersamanya ?”

Key merengut, kalaupun ada seharusnya dia yang marah karena ditelepon tanpa masalah jelas. Bukan dimarah-marah seperti itu.

“ Dengar err… Tuan Choi. Agen CGI tak akan bertemu kliennya setelah kasus selesai, kecuali bila kasus lain masuk untuk di tangani. Ya, Choi Minho ada di kantornya dan tak bisa diganggu karena sedang menyelesaikan masalah besar selain… eh, apa tadi ? Mengurusi adik tersayangmu… dan dia memang tidak bersamanya. Puas ?”

“ Kau siapa ? Kau bukan Choi Minho, kan ?”

“ Aku siapa tidak penting bagimu. Choi Jinri tidak di ada di sini…maaf…”

“ Kalau begitu berikan alamat Choi Minho padaku, biar besok aku akan menemuinya.”

“ Datanglah ke kantor kalau ada urusan dengannya. Minho tak biasa menerima tamu di rumahnya.” Jawab Key.

“ Hey… siapa kau ? Berani-beraninya kau menghalangiku untuk menemui calon adik iparku ?”

“ Calon adik… apa ??” Key mengangkat alisnya k earah Minhyuk yang terlihat nyengir-nyengir.

“ Ya, adikku berjanji akan makan malam di rumah kami tetapi dia tak kunjung datang. Aku sudah menelepon rumah dan ponselnya, tetapi tak diangkat. Kondo-nya juga kosong. Aku hanya ingin memastikan kalau dia baik-baik saja… atau mungkin Minho ada bersamanya ?”

“ Oh ya. Maafkan aku, kakak ipar… “ Key tertawa senang ,” Aku senang mendengar berita gembira ini. Akhirnya dia jadi juga menikahi wanita masa lalunya…”

“ Yah ! Apa maksudmu wanita masa lalu ? Kau ini siapa sih ?”

“ Aku Key, sahabat terdekat Minho di CGI. Adikmu itulah yang membuat investigator jagoan kami hidup membujang dan merelakan banyak gadis cantik yang mendekatinya…”

“ Kau maksud Choi Minho si playboy itu….”

“ Eit, bukan playboy tetapi noona killer…. Perlu dicatat, gadis-gadis itu yang memburu Minho… bukan seperti yang dibicarakan orang. Anda jangan salah mengartikan, aku mengatakan ini kepada anda karena anda calon kakak iparnya. “ Key bertolak pinggang, bicara dengan cepat ,” Kenyataannya, Choi Minho membiarkan dirinya menempuh banyak cara dan waktu untuk bisa menemui adikmu, yang katanya menghilang sejak SMA. Dia bilang, ingin meluruskan semuanya… dan ketika aku tahu gadis yang dimaksud itu adalah Jinri, aku bisa memastikan bahwa dia telah jatuh cinta pada wanita yang tepat.”

“ Berani-beraninya kau bicara begitu !! Kau tidak berhak…”

“ Tunggu, aku belum selesai.” Potong Key ,keras kepala ,” Cara dia memperlakukan Jinri sangat berbeda… dia menyelesaikan masalah Jinri dengan hati. Itu sebabnya dia begitu kacau waktu adikmu pergi begitu saja dari hidupnya. Syukurlah mereka berbaikan dan bisa menyelesaikan semuanya dengan tepat. Aku tahu ini bakalan terjadi ketika dia cerita bahwa adikmu itu adalah wanita yang hilang dari masa lalunya. Rantai hati yang terputus, dia mengatakan itu padaku… ya, rantai hati yang terputus.”

“ Sudah, hentikan omong kosongmu ! Aku butuh alamatnya.”

“ Okay, tidak masalah… “ Key menyebutkan alamat rumah Minho,” … tetapi kenapa anda tidak tahu alamat rumah calon adik iparmu ?” selidik Key.

Klik. Tuut…tuut…tuut…

Key menatap telepon dengan berkerut, merasa kesal dan tersinggung karena perlakuan tidak sopan tersebut. Telepon diputus dari satu arah, dan tanpa peringatan atau kata-kata terimakasih sama sekali.

“ Sungguh tak tahu sopan santun. Dia memutuskan telepon begitu saja…. Apakah benar dia kakaknya Jinri ?”

“ Mungkin dia terburu-buru.” Kata Minhyuk, bangkit dari kursinya ,” Ngomong-ngomong kemana Kriss, ya ?”

“Yang aku tidak mengerti, kenapa dia tak tahu alamat Minho padahal kan Minho itu pacar adiknya… calon ipar !!” Key tertawa senang , mengabaikan pertanyaan temannya , “ Kau dengar Minhyuk ? Calon adik ipar… “

“ Aku tahu cepat atau lambat ini akan terjadi. Ketika pertama kali aku melihat bagaimana istrinya itu terbang ke pelukan Minho saat mereka masih serumah… aku langsung bisa mencium  aroma cinta yang bersemi di antara mereka.”

“ Hah, kau puitis sekali !!”

“ Tetapi Key, kenapa kau tahu tentang Minho begitu banyak ? Kukira kalian tidak sedekat itu…”

“ Banyak hal yang membuatku dan Minho menjadi dekat, salah satunya adalah terkurung di gudang bawah tanah yang udaranya tercemar racun… “ jawab Key muram,” Aku bersumpah, bila bisa ke luar dari gudang itu dalam keadaan hidup-hidup, aku akan memelihara kedekatan di antara kami waktu itu. Dan Minho bersumpah tak akan menikah sebelum dia bertemu dan minta maaf pada sahabatnya saat di SMA. Tak kusangka ternyata dia adalah Jinri… mereka memang berjodoh ya ?!”

.

Salah  satu jalanan di distrik Jongno…

Sulli berlari terseok-seok di sepanjang trotoar , yang tidak dikenalinya. Matanya yang kabur oleh air mata mulai menyadari keadaan sekelilingnya. Rasa panik mulai menyergapnya. Dengan jantung berdegup dia melihat keadaan sekitarnya. Rasanya dia ingin berhenti berjalan karena kakinya mulai terasa sakit, untunglah dia mengenakan sepatu flat sehingga kakinya tidak harus berjuang lebih keras.

“ Ini sudah larut malam tetapi jalanan di sini tampaknya begitu ramai. Sebenarnya ada dimanakah aku ?”

Sulli berhenti di dekat selter bis, bingung tak tahu harus bagaimana. Dia bisa saja bertanya dan naik bis ke rumahnya, masalahnya tas dan kunci rumahnya tertinggal di rumah Minho. Otomatis sekarang dia tak punya apa-apa….

“ Selain harga diri yang nyaris runtuh…Oh Tuhan, tidak… aku telah mengungkapkan perasaanku yang selama ini tersimpan kepadanya… kesalahan yang seharusnya tidak kulakukan lagi. Sekarang dia hanya akan berbangga diri dan menertawakanku kembali. Lalu… apalagi yang kumiliki kini…? apa yang telah kuperjuangkan selama bertahun-tahun, ambruk dalam sedetik…. Apa yang harus kulakukan kini ?”

Sebuah jaguar hitam tiba-tiba berdecit tepat di hadapannya, jantung Sulli terasa berhenti untuk beberapa saat. Ia baru menemukan nafasnya kembali ketika jendela kaca hitam jaguar itu terbuka dan…

“ Sulli, masuk !!”

==========TBC===========

Hai chingu…. tak terasa sudah setahun lebih kita bersama2. Di kesempatan ini Dina mau minta maaf yang sedalam2nya atas kesalahan kata yang terucap, yang mungkin sudah melukai perasaan kalian…. atau bikin ff yang mengecewakan kalian…. maaf lahir bathin yaa…

Selamat idul fitri buat yang merayakannya.  Semoga tahun ini kita terlahir  fitri kembali. Aamiin.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

71 thoughts on “Secret Admire Part 50

  1. OMG
    Sulll eonni slah paham lagi.
    Knapa sih dia slalu nggak mau dengerin pnjelasan Minho oppa.
    Tru yg dtang itu siapa jangan sampai Siwon oppa deh bisa brabe deh.

  2. Seharusnya minho ngepotong penjelasan sulli biar ga’ kemana2 omongannya.
    Ihh kakak adik kok susaaaaaahh banget d kasih taunya, OMG!!!
    Itu yg naik jaguar kayaknya siwon deh, maybe…

  3. Gilllaaaa. Minho Gx sbrn. Bgt… Harusnya dia nyatainn perasaan’y dulu. bukan Malah hanya dengan Tindakkan semata…. Tuhh kan sulli y jd Salah Paham lg…..
    Ekhmmm Ekhmmm cie siwon oppa. Demi dpt’n alamat sulli ampe mau ngikutin minho sbg calon adik ipar…. 😄 *moga kemampuan ea* #aminnn

    Itu yg dtng cpa??? Siwon bkn??? Moga2 bukan Siwon dulu lah tp ming….. Cz klo Siwon dulu yg dtng dah pasti masalah y Gx selesai2 dech… Cz kn ming Gx akan ada kesempatan bwt jelasin semuanya. Kalau sulit…
    Dah Gx sbrn nunggu lanjutan y.. Semangat trs eon.. 😘

    O.. Ea… . Minal aidzin walfaizin, mohon maaf 🙏. Lahir dan batin ea all 😊 🙏

  4. Yahhh slah faham lagi kan…
    Ihhh ming oppa gmna sihhh..
    Kapan ngejelasinya..
    Tuhhh makin ruwet kan…
    Aduhhh siapa tuhh yang nyiruh sulli eonni masuk mobil??
    Next eon..
    Mian commentnya telat.. hehee
    Keep fighting eonni Dina

  5. Selalu seperti itu, salah paham. Sulli semakin berpikir minho tidak mencintai nya. Padahal kenyataannya minho semakin mencintai nya 😒 rumit ya kisah mereka berdua😣
    Semoga minho bisa cepet meluruskan salah paham sm sulli dan cpt ngungkapin perasaannya yaa😞
    Duuuh siwon oppa makin ganas aja 😓😝
    Greget banget ni pokoknya makin lama, ditarik ulur krn minsul kkk~

    Minal aidzin wal faidzin, eonni 😊😊
    Ditunggu next nya yaa^^
    Ditunggu

  6. mian eonni,kok kyaknya msalahnya tmbah runyam yah.?
    aku bingung bcanya… kenapa sulli eonni,slalu slah fham eoh.. aku jdi bngung klo sulleon trus mnerus bgini… minppa jg,knapa tdk mengungkapkan perasaannya pd sulleon.a d

  7. Huwaaaa aku baru bacaa,,,, hiksss dinaaa sama2 yaa,, maaf lahir batin 😉
    Hmmm gimanaa yaa baca part inii,, nanonano bgt rasanyaaa,, sakit bgt jadi sulli,, hiks pikirannya negatif terus ke minho, pdhal minho gak bgtu mksudnya,, tapi isshh gemes juga je minho susah bgt ngmong jujur ih..
    Key!! Babgus bgt jelasin ke siwon ttg minho,, tapi bakal ngefek gak sii buat siwon yg keras kepala bgttt..
    O.o siapa yg naik jaguar itu? Mungkin gak si itu minho?? Arau donghae??? Ah mollaaa

  8. duuuhh bgimna meluruskan kesalahpahaman diantara siwon oppa, sull klw ming oppa tidak seperti yg dipikirkan mereka. berdoa sja biar kesalahpahaman ini cepat selesai…

  9. Wow secret admirer udah kepala lima aja ceritanya makin seru aja eonni maaf lo eon ngilang tanpa jejak lama hehe gi pailit paket data wah ketinggal banyak ff nie mohon izin baca ya house for sale eon 😀

  10. kenapa siwon bilang adik ipar pada key.??apa itu pertanda dia mulai melunak pada minho.??
    Siapa itu yg dtng menjemput sulli.?
    Jangan sampai siwon…

  11. aaaaaa…sulli terlalu bnyak berfikir negatif..ayo dong dengarkan penjelasan minho,,, huhu si siwon ngakuin minho???itu hanya alibi untuk dapatin alamatnya kah??kekek siapa tuh yg jemput?

  12. kenapa sih sulli selalu tak mau mendengarkan penjelaskan minho.. sulli terlalu keras kepala.. siapa yg datang membawa mobil saat sulli lari dari minho.. aduh jangan2 siwon.. ayo minho jelaskan permasalahan antara kalian.. biar sulli jgn salah paham ttg yuri..

  13. pemilik mol jaguar hitam itu siapa?semoga bukan siwon oppa.kalau itu siwon maka minho akan kehilangan kesempatan untuk berbicara dengan sulli dan menjelaskan kesalah pahaman yang terjadi antara mereka.Key juga neh,ember banget jadi cowok,ngapain juga ngasih alamat minho ma siwon,hadeeeeeh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s