Secret Admire Part 52

SA

Judul    :  SECRET ADMIRE

Author : Dina Matahari

Main Cast : Choi Minho, Choi Sulli,Jung Krystal,Kim Jongin, Amber,Yoogeun,Minseo

Rated : 18 +

Length : Chaptered

Genre : Romance, Friendship, Family

Mengagumi seseorang bisa menyenangkan, Mengagumi seseorang bisa menggembirakan, Mengagumi seseorang bisa membingungkan, Mengagumi seseorang bisa menyakitkan, Mengagumi seseorang bukan pilihan

52  Kekasih Gelap Choi Minho

.

.

 

Seongnam, Tengah malam

Minho menghentikan mobilnya di sebuah apartemen di daerah cukup bergengsi di Seongnam. Tidak seperti kebanyakan sudut-sudut kota Seongnam yang selalu terlihat ramai walaupun di tengah malam, lingkungan dimana mobilnya diparkir terlihat tenang dan sunyi. Dengan diam-diam dia mematikan mesin mobil, sebelum berpaling ke arah Sulli.

Rasa hangat dan damai menyelimuti tubuhnya saat melihat Sulli yang sedang tertidur. Kepalanya miring ke satu sisi, rambutnya yang acak-acakan sebagian menutupi pipinya. Ada bekas air mata yang mengering di pipinya.

“ Sulli terlihat rapuh dan kekanakan kalau sedang tidur. ..”

Bibir Minho tersenyum saat mengingat bagaimana keras kepala dan angkuhnya wanita itu ketika mempertahankan dirinya. Tiba-tiba jantungnya berdenyut aneh saat memperhatikan wajah di hadapannya… ini seperti dejavu…

Dulu, Sulli juga pernah tertidur di mobilnya saat mengikuti kencannya dengan Krystal. Dia ingat betapa damai wajah tak berdosa Sulli,  tertidur di bangku belakang. Posisinya tak berbeda jauh dengan sekarang, hanya waktu itu Sulli mengenakan kaca mata besar yang hampir melorot jatuh dari hidungnya. Dan malam itu dia sempat marah pada Krystal ketika melihat bagaimana kasarnya Krystal membangunkan Sulli

Aneh… kemarahan itu kembali muncul dalam hatinya kini.

Marah pada kenyataan mengapa dia pernah jatuh cinta dan tergila-gila pada Krystal. Marah pada kejadian yang membuat persahabatannya dengan Sulli hilang karena kata-kata licik wanita itu. Dia marah pada diri sendiri karena dengan mudahnya meluncurkan kalimat-kalimat yang sekarang berbalik seperti sebuah kutukan bagi dirinya. Dulu, Sulli mencintainya sampai mau melakukan apapun untuk bisa melindunginya… dan kini dia yang mencintainya dan mau melakukan apapun untuk melindunginya.

“ Sayangnya, cintamu tidak seperti dulu Sulli. Aku berjanji akan membuatmu bahagia sekalipun aku harus melepasmu untuk Donghae hyung… sebagaimana kau dulu merelakanku dengan Krystal hanya untuk membuatku bahagia…” Minho bergumam, “ Aku memang pantas mendapatkan balasan seperti ini setelah apa yang dulukulakukan kepadamu. Mianhe….”

Minho menarik nafas panjang, merasakan bagaimana udara malam Seongnam itu berubah menjadi ribuan jarum yang menusuki satu sudut dalam dadanya.

Perlahan tangannya terulur dan mengusap pipi Sulli dengan lembut, hati-hati dia menyingkirkan rambut yang menutupi sebagian wajahnya dan menatap dalam-dalam kelembutannya yang damai.

“ Saranghae Sulli, dengan segenap hatiku…” bisiknya.

Sulli Pov

Mobil bergerak dengan kecepatan tinggi, membelah jalanan yang menuju ke satu arah… yang jelas bukan arah kondoku. Tetapi apa yang kupedulikan lagi kini ? Apa yang dikatakan Minho tadi ? Dia akan membawaku ke neraka ?

Hah !! Mungkin dia tidak tahu aku pernah mengalami hidup di neraka di masa laluku… neraka tempat aku dulu dilemparkannya. Tetapi, apa pedulinya dia ? Dan apa juga peduliku ? Mungkin itulah Choi Minho dalam hidupku… bahkan setelah dia menyatakan rasa cinta, yang terus terang kuragukan apakah dia mengetahui maknanya, dia dengan penuh keyakinan akan kembali membawaku ke neraka….

Neraka….

Kata-kata itu berputar-putar di kepalaku, sebelum kemudian aku merasa ditarik dan tenggelam dalam keadaan yang gelap… hening… sendiri…

Inikah neraka yang dikatakannya ?

Jika ini neraka itu… aku akan senang tinggal di sini.

Aku merasa tenang di sini, aku merasa hangat di sini, aku merasa terbebas dari Choi Minho… dari Siwon oppa…dari Donghae oppa…

“…. Aku memang pantas mendapatkan balasan seperti ini setelah apa yang kulakukan dulu kepadamu. Mianhe….”

Sayup-sayup aku mendengar seseorang menyenandungkan… atau mengatakan kata-kata yang begitu lembut… Suara laki-laki…

Apakah itu Siwon oppa ? Apakah dia menemukan tempat dimana Choi Minho menyembunyikanku kini ?

Oh Tidak… jangan dia lagi…. aku tak mau dia menjadi sedih karenaku… aku tak mau dia semakin membenci Minho.. Oh Tuhan, tolong jangan dia…

Aku merasa sebuah tangan yang lembut membelai pipiku, sentuhannya menyelusup jauh dalam kalbuku. Sentuhan yang hangat… sentuhan yang kuinginkan, yang tidak memaksa dan membuatku merasa…. merasa…. dicintai ??

“ Aku mencintaimu Sulli, dengan segenap hatiku…”

Aku tersenyum….

Ya Tuhan… betapa gilanya aku, tentu itu hanya bayanganku. Aku sekarang kan ada di trempat tersembunyi yang disebut neraka oleh Minho.

Minho ?? Lalu dimanakah dia ? Mengapa meninggalkanku sendirian….

Aku merasakan seseorang menyentuh wajahku, menyentuh rambutku…. Tetapi aku tak bisa melihat pemilik tangan itu. Aku mencoba membuka mataku … dan…..

End of Pov

Sulli membuka kelopak matanya lebar-lebar, terlihat bingung saat melihat Minho sedang memandanginya… jaraknya cukup dekat.

“Baru saja aku hendak membangunkanmu.” Suara Minho terdengar tenang, kemudian dia menjauh dan melepas seat belt –nya ,” Kau tertidur sepanjang perjalanan…” tambahnya

“ Tertidur ? Apakah tadi aku bermimpi ? Bermimpi tentang neraka, suara-suara dan tangan yang lembut ?”

Sulli meluruskan duduknya, berusaha mengumpulkan kesadarannya. Dia semakin bingung ketika mobil terparkir di tempat yang sama sekali belum pernah dikunjunginya.

“ Kita dimana ?”

“ Di Seongnam.” Jawab Minho pendek ,” Kalau kau sudah siap, kita bisa segera masuk ke dalam.”

“ Seongnam ? Ke dalam ? Demi Tuhan, sebenarnya kau bawa aku kemana Choi Minho ?”

“ Rumah Yuri .”

“ Yu…. apakah kau gila ?”

“ Hanya inilah cara yang bisa membuatmu yakin, Sulli. Kau harus bertemu Yuri dan setelah ini kita bisa bicara.”

“ Jam berapa sekarang ?”

Sulli merasa bulu kuduknya meremang.

Menemui Yuri…. itu adalah hal terakhir yang ingin dilakukannya di….

“ Sudah lewat tengah malam…” gumam Minho lesu, baru menyadari mengapa tubuhnya tiba-tiba terasa begitu sangat lelah.

“ Kau mengajakku menemui kekasih gelapmu di tengah malam begini ? Apakah kau gila ? Ataukah kau memang terbiasa menemuinya di waktu-waktu seperti ini ?”

“ Cukup !!” Minho berkata tajam, cukup tajam untuk membuat Sulli terdiam .” Kau tidak berhak menghakimi Yuri sebelum mengetahui kebenarannya. Ayo turun, atau kita akan semalaman berada di tempat parkir ini .” Minho mulai kehilangan kesabarannya, rasa lelah dan kegelisahannya sepanjang perjalanan memicunya berbuat begitu.

Tetapi Sulli bukannya menurut, bentakan Minho membuatnya kalap. Dengan berani dia bersidekap dan mematung di tempatnya. Matanya berkilat-kilat marah, dan bibirnya ditekuk.

Melihat itu, Minho menarik nafas panjang… nyaris putus asa dengan situasi itu.

“ Demi Tuhan, Sulli jangan kekanak-kanakan…. kumohon turunlah dan bersikaplah manis. Yuri dan suaminya kini sudah menunggu kita di apartemennya.” Minho berusaha melembutkan suaranya

“ Bagaimana mereka tahu kita akan datang ?”

“ Aku meneleponnya di perjalanan. Jadi jangan biarkan mereka menunggu kita lebih lama lagi. “

Sulli diam membisu, tak bergerak sama sekali.

“ Ataukah aku harus melakukan satu-satunya cara yang kuketahui untuk….”

“ Tidak !!” Sulli terlonjak kaget, teringat dengan kelakuan Minho waktu terakhir kali menyebutkan kalimat yang sama, “ Baiklah aku akan turun dan menemui kekasihmu….” katanya sambil membuka pintu mobil dan melompat ke luar.

Melihat itu Minho menahan senyum geli, kemudian menghela nafas dan menggeleng kepalanya pelan-pelan. Terkadang ancaman memang diperlukan untuk menaklukan seorang wanita keras kepala.


Apartemen Yuri

Minho memijit bel dua kali sebelum terdengar suara kunci. Pegangan pintu bergerak, dan perlahan pintu jati itu bergerak membuka.Sulli menahan nafas, berdoa dalam hati agar yang membukakan pintu itu bukan Yuri… siapa saja asal bukan Yuri, karena dia belum siap bertemu dengannya.

Pintu terbuka, seorang wanita dengan tubuh langsing, rambut lurus tergerai, dan mengenakan kaus rajutan yang jatuh sempurna membentuk tubuhnya, menyambut kedatangan mereka. Seorang pria bebadan kekar dengan celana santai dan t shirt putih berdiri di sampingnya, tersenyum.

“ Oh… jadi inilah Yuri, si wanita fenomenal itu, dan mungkin ini suaminya…”

Sulli menatap pasangan itu dengan perasaan tak enak. Dia heran mengapa Minho dan Yuri terlihat begitu wajar di hadapan suaminya.

“ Apakah suaminya tidak tahu hubungan gelap yang mereka jalin di belakangnya ? Dengan sikap Yuri yang terlihat menempel erat pada suaminya seperti itu, lelaki manapun tak akan sadar kalau dirinya sedang dihianati…” pikir Sulli sinis.

“ Minho oppa….”

Yuri melepaskan diri dari suaminya dan membentangkan tangan ke arah Minho, yang segera disambut Minho dengan suka cita. Sulli mengigit bibir saat melihat mereka berpelukan. Takut-takut dia melihat ke arah suami Yuri, berusaha mengabaikan rasa sakit yang begitu familiar…. seperti dulu melihat Minho saat bersama Krystal.

“ Selamat datang di tempat kami…”

Lelaki yang dipandanginya membungkuk dalam, membuat Sulli kikuk dan serba salah. Ia takjub melihat kesabaran suami Yuri, walau melihat istrinya dipeluk oleh pria lain di depan mata… dia terlihat tenang-tenang saja.

“ Annyeong, Sulli imnida… maaf telah datang bukan pada waktu yang tepat .” Sulli balas membungkuk.

“ Minho !!”

Kini Minho berpindah ke pelukan pria itu

“ Mereka terlihat akrab. Dan Minho sangat hebat menutupi belangnya di depan suami Yuri… tetapi ia tak heran, bukankah dia biasa menyamar dalam tugasnya?Aku pernah melihat bagaimana piawainya dia saat membodohi hampir semua orang dengan pernikahan palsu kami…”

“ Maaf hyung, kami datang tengah malam begini…” kata Minho menegaskan kembali omongan Sulli.

“ Tidak ada waktu yang tidak tepat untukmu. Kau tahu sendiri kedatanganmu di sini disambut dengan tangan terbuka…kapan pun itu. Masuklah….”

“ Oh ya, Yuri… ini adalah Sulli… atau Jinri, kau bisa memanggilnya apa saja.” Minho menarik tangan Sulli untuk mendekati Yuri

“ Hmm … dia sangat cantik, seperti yang kubayangkan. Senang berkenalan denganmu, Sulli… atau Jinri ?”

“ Apapun.” Jawab Sulli pendek, berusaha menyingkirkan rasa marah atas sikapnya yang “pasti palsu” dan terpaksa ramah.

.

Yuri tersenyum , berpura-pura tak mendengar kesinisan dalam suara tamunya.

“ Mari silakan masuk, Minho sudah bercerita tentangmu juga persahabatan kalian dulu.”

Dia membimbing Sulli memasuki ruangan apartemen yang terkesan cozy karena pengaturan perabotan dan penataan cahayanya yang apik.

“ Ini pasti karena sentuhan ahli seorang desainer. Aku melihat pengaturan artistik yang indah. Tak semua desainer bisa melakukan keajaiban seperti ini… tak ada kesalahan, tak ada satu sudut pun yang terlewatkan…. hanya yang benar-benar ahli yang bisa melakukannya.” Pikir Sulli, “ Dan ini mahal….” tambahnya

Sekilas Sulli bisa menilai kalau kehidupan Yuri dan suaminya di atas rata-rata.

“ Sangat jauh dari kehidupanku yang masih tertatih-tatih, menempati kondo sewaan, dan masih memiliki banyak utang pada Minho…” pikirnya lagi dengan sedih,

Matanya melihat dengan nyeri bagaimana Minho tampaknya nyaman dan terbiasa di tempat itu. Menunjukkan bahwa dugaan keluarganya dan dirinya bahwa hubungan Yuri dan Minho tetap berlangsung setelah Yuri menikah itu benar adanya.

“ Kalian tampak kelelahan. Apakah akan beristirahat dulu ? Aku sudah menyiapkannya.”

“ Tidak, aku tak punya waktu banyak. Seperti yang telah kuceritakan tadi di telepon, Sulli ingin bicara denganmu… Auch !!” Minho mengusap tangannya yang tiba-tiba dicubit Sulli, ini membuat Yuri dan suaminya tertawa sedang Sulli memerah karena malu.

“ Baiklah….baiklah aku mengerti.” Kata Yuri cepat begitu melihat mata Sulli melotot pada Minho.

“ Dan kupikir ini pembicaraan antar wanita. Minho, mari kita menyingkir… aku punya anggur terbaik di mini bar, kulihat kau memerlukannya setelah berkendaraan di malam dingin.”

“ Dengan senang hati, hyung…” Minho bangkit dari duduknya ,” Kalian berbicaralah jangan takut aku  menguping karena aku akan membicarakan hal lainnya dengan dia.”

Minho menatap Sulli sejenak, tersenyum lalu mengangkat bahu dengan tak acuh. Tanpa berkata-kata lagi, dia berjalan mengikuti suami Yuri.

“ Kudengar Seoul tadi hujan. Apakah kau terperangkap badai di jalan….?”

Itu adalah kalimat terakhir yang didengar Sulli sebelum pintu yang memisahkan ruangan tempatnya duduk dengan ruangan lain tertutup.

Sulli gugup. Kini hanya dirinya yang tertinggal dengan…. wanita simpanan Minho, Kwon Yuri.

.

Sulli Pov.

Minho sangat menjengkelkan, setelah menyeretku dari Seoul ke Seongnam… dia kini meninggalkanku dengan wanita ini… kekasihnya. Apakah itu menurutnya lucu ? Ataukah ini yang dia maksud dengan neraka ?

Benar, mungkin inilah neraka yang dimaksudnya. Tepat yang membuat diriku serba salah dan sangat tidak nyaman.

“ Jadi, apakah kalian memang terjebak badai di jalan ? Aku pernah mengalaminya… sangat menakutkan melihat petir menyambar-nyambar sepanjang perjalanan…”

Yuri mulai membuyarkan keheningan di antara mereka, suaranya terdengar hangat dan berirama. Kalau tidak tahu siapa dia sebenarnya, mungkin Sulli akan merasa senang hanya dengan mendengar suaranya saja.

“ Aku tidak tahu karena selama di perjalanan aku tertidur…” jawabnya, dengan rasa tidak enak.

“ Apakah tadi di jalan hujan badai ? Aigoo… kasihan Minho, sementara dia berjuang membawa mobil dalam hujan dan jalanan licin… aku sendiri hanya enak-enak tertidur…”

“ Yang terpenting kalian sudah tiba di sini dengan selamat. Apakah kau sebelumnya pernah ke Seongnam ?”

“ Ya. Minho pernah membawaku ke tempat sepupunya …”

“ Ah… Taeyoung eonni?” Yuri tersenyum ,” Pasangan eksentrik itu !!” gumamnya

Kemudian dengan tangannya yang halus, dia menarikku duduk di sisinya. Demi Tuhan, wanita ini memang sangat menarik, tindak-tanduknya juga menunjukkan martabat. Pantas kalau Minho menganggapnya istimewa.

Rasa minder menyelinap masuk ke dalam sanubariku, merasa diriku tak ada apa-apanya dibandingkan wanita cantik dan lembut di hadapanku.

“ Sekarang, katakan apa yang ingin kau ketahui tentang Minho ?”

Tiba-tiba Yuri melontarkan pertanyaan yang mengejutkan. Yang ingin kuketahui tentang Minho ? Memangnya apa yang dikatakan Minho kepadanya ? Bukankah tadi wanita ini mengatakan bahwa Minho sering menceritakan diriku ? Apa yang dia ceritakan ?

“ Eonni…. “

Tiba-tiba yang ingin kukatakan lenyap begitu saja dari memoriku, saat kulihat mata indahnya yang berbinar-binar …terlihat hidup tetapi hangat.

Apakah wanita ini tidak cemburu kepadaku ? Apakah wanita ini tidak marah kekasihnya membawa wanita lain ke hadapannya ? Ataukah Minho sudah memberikan penjelasan sebelumnya bahwa semua ini hanyalah sandiwara ? Entah..

“ Ya ??”

“ Aku…. eh aku minta maaf mengganggu  larut malam begini…”

Sial, kenapa kata-kata itu yang kupilih ? Bukankah itu hanya menunjukkan bahwa aku punya andil dalam kunjungan ke rumahnya malam ini ?

“ Setelah apa yang Minho lakukan buat kami selama ini ?” Yuri bola matanya membulat, menggemaskan ,” Ayolah…. anggap saja kami keluargamu !”

Keluarga ? Omo…omo…!!

Aku tak menjawab, tapi tak berusaha menyembunyikan rasa keterkejutanku padanya. Dan mungkin ini yang membuat Yuri balas menatapku dengan menyipitkan matanya.

“ Hm… sepertinya Minho tak pernah bercerita kepadamu, benar kan ?”

Bercerita apa ? Bercerita tentang skandalnya ?

End of Pov.

.

Yuri berdecak, kemudian menggenggam tangan Sulli dan meremasnya perlahan, seakan ingin menunjukkan kedekatan dan kepedulian yang tulus.

“ Dengan melihat reaksimu, aku tahu dia tak pernah bercerita. Aku jadi bertanya-tanya apa dia berani mengungkapkan perasaan cintanya kepadamu ?” gumam Yuri geli.

“ Eonni….”

Sulli merasa wajahnya menghangat, dengan tersipu dia berusaha menghindari tatapan Yuri yang menyelidik.

“ Oh… jadi dia sudah mengatakannya . Baguslah…. akhirnya dia memperoleh keberanian untuk mengakui perasaannya.”

Yuri melepaskan genggaman tangannya, kemudian menepuk kedua pahanya dengan perasaan lega.

“ Dengan begitu, kami akan terbebas dari prasangka keluarga pada kami.” Yuri berkata setengah merenung,” Aku hanya berharap, kau tidak terpengaruh oleh omongan-omongan orang tentang kami. Terutama tentang Minho.”

“apa maksud perkataan wanita ini ? Prasangka keluarga tentang mereka ? Omongan orang tentang mereka ?”

“ Aku tidak mengerti…” Sulli akhirnya berbicara.

“ Ya, aku tahu. Itu karena Minho tak pernah mengajakmu bicara tentang ini. Makanya tadi aku tanya, apa yang ingin kau ketahui tentang Minho ?”

“ Yang ingin kuketahui ?”

Sulli merenung di bawah tatapan Yuri . Pikirannya mengembara ke masa-masa dimana dia disiksa oleh ketidaktahuannya selama ini.

“ Ap.. Apakah benar Minho bercerita tentangku ? Apa yang diceritakannya tentangku ?”

“ Ya. Minho bercerita cukup sering padaku. Kau jangan salah paham, itu karena kami bersahabat cukup lama. Minho mempercayaiku karena kami pernah berada pada permasalahan yang sama, biasanya dia sangat berhati-hati mempercayakan rahasia hatinya kepada seseorang.” Yuri menggeser duduknya, menghadap ke arah Sulli ,” Apakah dia pernah bercerita kalau kami pernah bertunangan ?”

“ Ani…” jawab Sulli ragu-ragu,” Tetapi Tae Young eonni pernah bercerita tentang kalian.”

“ Ah… sayang sekali….” wajah Yuri terlihat kecewa, “ Kuharap Tae Young eonni tidak bercerita macam-macam tentang kami. Eh, tetapi … menarik juga untuk mengetahui apa yang dia ceritakan kepadamu. Coba ceritakan padaku apa yang Tae Young eonni bilang waktu itu.”

Sulli menelan ludah, merasa tak tahu harus bersikap bagaimana. Apakah dia harus mempercayakan kata-kata Taeyoung kepada Yuri ?

“ Tae Young eonni … dia berceriita kalian bertemu di pernikahannya.”

“ Benar.”

“ Setelah itu… kalian dijodohkan dan bertunangan. Tetapi kemudian kau menikah dengan orang lain dan … karena patah hati Minho lebih memilih jadi polisi daripada menjadi dokter, sesuai dengan almamaternya.”

Yuri tersenyum penuh rahasia

“ Oh… jadi skenario yang disusun Minho telah berhasil sampai sejauh ini…”

“ Skenario ?”

“ Ya.” Jawab Yuri setengah melamun .

Sulli bisa melihat bagaimana wanita di hadapannya perlahan tenggelam dalam satu masa. Wajahnya terlihat merona saat bercerita tentang perjalanan “kisah cintanya” dengan Minho. Kisah cinta yang mengejutkan Sulli.

“… Itulah, akhirnya kami bersekongkol untuk mengelabui semua orang…”

“ Persis seperti tindakan Minho saat mengajakku bersekongkol menikah pura-pura, untuk mengelabui orang-orang …” pikir Sulli.

“ .. Kami pergi berkencan dan mengatur pesta pertunangan, padahal Minho tahu bahwa aku waktu itu sedang menjalin hubungan dengan Seung Hwan oppa. Semua hanya siasat. Tidak seperti yang keluarga kami kira, sebenarnya tak pernah ada rasa cinta di antara kami. “

“ Jadi mereka tidak saling mencintai ? Lalu… apa yang Minho lakukan dengan selalu mengunjunginya ?”

“ Minho menjalani itu untuk melindungiku dari desakan keluarga agar menikah cepat-cepat, karena Seung Hwan Oppa waktu itu belum memiliki karir yang bagus… kami sedikit ketakutan untuk bercerita pada keluarga. Begitu Seung Hwan oppa mendapatkan pekerjaan bagus, dia melamarku dan… dengan alasan bahwa aku dan Minho tak ada kecocokan, akhirnya keluargaku menyetujui pernikahanku dengan Seung Hwan oppa. Sejak itulah keluarga Minho selalu mengatakan bahwa Minho patah hati dan melakukan pelarian dengan memasuki kepolisian. Padahal setahuku, itu adalah cita-citanya sejak SMA. Menggantikan posisi ayahnya di kepolisian…”

“ Ohhh….” Sulli tertegun, ada rasa tidak nyaman memenuhi hati dan fikirannya.

“ Jadi kalau kau mendengar berita itu dari keluarga Minho, kau tak perlu mempercayainya. Minho memang sedang patah hati saat bertemu denganku… menurut sahabatnya di team basket SMA, nama gadis itu…err… Jung Krystal. Ya… itu dia .”

“ Krystal ??” Sulli merasa sesuatu menusuk jantungnya.

“ Ya… Kau… kau pernah satu sekolah dengannya waktu SMA , kan ? Tentunya kau tahu mantan pacarnya itu…. Minho tak pernah bercerita tentang itu padaku, dia sepertinya tak mau berbagi tentang masa-masa pahitnya di SMA dulu….” Yuri tertawa, tetapi kemudian tawanya menghilang saat menyadari ekspresi sakit di mata Sulli, “ Eh… hey, jangan bersedih… Itu hanya masa lalu Minho… pada akhirnya dia memilihmu, bukan ? Mungkin sewaktu SMA Minho hanya menganggapmu sebagai sahabat sehingga dia tidak menyadari pesonamu. Aku sendiri berfikir… kemana saja Minho waktu SMA… Kau demikian cantik dan menarik, tetapi kenapa dia memilih gadis bodoh itu untuk jadi pacarnya….” gerutu Yuri dengan ekspresi lucu.

Sulli tersenyum dipaksakan.

“ Karena waktu SMA aku adalah Sulli si buruk rupa… Sulli si gendut yang berkaca mata… sama sekali tidak menarik…”

“ By the way, kau menempati tempat khusus di hati Minho bagaimanapun…” bisik Yuri ,” Kau tahu, dia sangat kehilanganmu sewaktu kau menghilang dan pindah sekolah tanpa pamit kepadanya. Dan dia bilang padaku, sulit sekali mendapatkan sahabat seperti dirimu… itu dia katakan padaku saat kita mulai menjalin hubungan palsu itu…”

“ Ya… kami memang sempat bersahabat sebelum aku pindah ke luar negeri.’ Jawab Sulli tanpa semangat , “ Apalagi yang Minho ceritakan kepadamu tentang aku ?”

“ Sebenarnya tidak banyak, tetapi dia cukup sering menceritakanmu dulu . Minho tak pandai berbicara terbuka untuk masalah pribadinya. Kalau dia mengatakan masalah pribadinya padaku, maka aku tahu masalah itu sudah tak bisa disimpannya sendiri. Aku mendapat kesan dia menganggapmu sebagai seseorang yang istimewa sewaktu pertama kali bercerita tentangmu, tentang kedekatanmu pada keluarganya. Tetapi akhir-akhir ini aku baru tahu bahwa artimu baginya tidak sedangkal itu. Aku ingat, sekitar…err… 3 atau 4 bulan yang lalu, dia muncul di pintu apartemenku dengan wajah kusut dan nyaris kehilangan semangat. Kau tahu apa yang dikatakannya ?” Yuri kembali mengganggam jemari Sulli , matanya yang berkillat lururs menatap mata Sulli ,” Dia berdiri di pintu itu, memakai jaket kulit hitam dan celana jeans kesayangannya. Dengan wajah yang pucat mengatakan “ Yuri, dia telah kembali… sahabatku Sulli… dan aku telah jatuh cinta kepadanya….”

Suara Yuri tercekat, air mata menggenang di matanya. Nada bicara dan caranya bicara, membuat Sulli merinding.

“ Tiga atau empat bulan…. itu adalah ketika dia melamarku di Seongnam, di rumah sepupunya. Apakah lamarannya waktu itu benar-benar karena cinta ? Omona… betapa jahatnya aku selama ini padanya ! Betapa kejamnya kami memperlakukannya selama ini !”

“ Aku tahu , sahabatku telah menemukan hatinya…. “

Sulli membisu melihat dua butir air mata bergulir di pipi Yuri . Ada rasa sakit menyadari apa yang telah dituduhkannya dan dilakukannya kepada Minho selama ini. Ketakutannya yang bodoh, yang tidak berdasar. Kekeraskepalaannya yang tak beralasan… sungguh memalukan !

“ Eonni… “

“ Minho waktu itu bilang, dia sudah berbicara dengan kakak sepupunya. Tetapi dia masih tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk mengejarmu… Aku tidak tahu apa yang terjadi di antara kalian beberapa tahun yang lalu. Tetapi berkali-kali dia mengatakan “ Aku menyesal, aku telah menyakitinya, aku pantas dihukum seperti ini”… sampai Seung Hwa oppa menghentikan ocehannya waktu itu. Lalu kami duduk bersama, dia… Choi Minho yang keras kepala dan tak pernah mau orang mengatur hidupnya… malam itu mau diam dan mendengarkan kami. Sulli, aku berterimakasih kau mau menerimanya kembali. Sudah lama aku ingin berjumpa dengan wanita hebat yang telah merubah sahabatku.”

Sulli tersenyum, menyembunyikan matanya yang berkaca-kaca ” Aku tidak seperti itu, eonni….”

“ Ya, kau melakukan hal terhebat dalam hidupnya. Saat tadi dia meneleponku dan mengatakan kau ingin berjumpa denganku, sepertinya aku mencium ada yang tak beres dalam usaha pendekatannya kepadamu. Dan sepertinya yang tak beres itu menyangkut diriku di dalamnya. Apakah dugaanku benar ?”

Sulli menunduk, malu dengan apa yang dipikirkannya tentang hubungan Minho dan Yuri. Merasa menyesal juga dengan kebodohannya selama ini, merasa bersalah terhadap Minho atas prilakunya… semua hal yang ingin dia sembunyikan dari tatapan menyelidik wanita di hadapannya… wanita yang pernah dicurgainya sebagai kekasih gelap Choi Minho.

“ Aku menyimpulkan, kau mengambil kesalahan dalam menyimpulkan hubungan kami. Dan tadi aku sudah menjelaskan bahwa pada kenyataannya, kami hanyalah teman… tak pernah ada cinta, atau pertunangan karena cinta… itu semua hanya sandiwara kami saja.”

“ Maafkan aku, eonni… aku telah salah menilainya. Aku mendengar cerita tentangmu dan dia… kalian sering bertemu… kupikir….”

“ Kami berhubungan diam-diam di belakang suamiku… omona, kau berpikir sejauh itu tentang kami ?” Yuri terhenyak di kursinya, matanya membulat tak percaya.

“ Aku… maafkan aku… tetapi yang kudengar kau dan suamimu sedang mengalami masalah. Kemudian… kemudian Minho tidak menyangkal kalau dia masih bertemu denganmu. Dan… dan dia bilang padaku bahwa dia sedang menangani kasus seorang teman… ada sidang pengadilan… “ Sulli berkata gugup dengan rasa bersalah yang demikian kental dalam suaranya

“ Aku dan suamiku memang sedang memiliki masalah, Sulli… tetapi masalah itu bukan masalah perkawinan kami. Hubungan kami sejauh ini baik-baik saja… kau salah menyimpulkan. Keluargaku sedang menghadapi masalah penggelapan uang perusahaan, yang di dalamnya menyudutkan suamiku sehingga menjadi salah satu tersangka. Minho menyelidiki kasus ini dan menemukan pelaku sebenarnya. Untuk itu dia sering menemuiku di Seongnam, terkadang dengan suamiku juga dan pengacara kami. Minggu-minggu ini suamiku harus menghadapi persidangan sebagai saksi. Ada beberapa pengacara yang direkomendasikan Minho untuk menangani kasus ini. Dan kasusnya sudah 90% berjalan. ,” Yuri menjelaskan dengan tenang.

“Aku… tak bisa berpikir jernih.. mianhe….” Sulli menjadi gelisah, bingung bagaimana harus menjelaskan semua kesalahpahamannya kepada Minho. Berkali-kali dia mengepalkan tangan di pangkuannya.

Yuri  melihatnya, detik berikutnya dia mengeluarkan suara aneh dari mulutnya, sampai kemudian tertawa keras dengan tangan memegangi perutnya. Melihat reaksinya seperti itu, Sulli   melongo.

“ Ah…hahaha… Kau cemburu padaku rupanya..!!” katanya dengan geli.

“ Aku tidak…” sangkal Sulli tetapi kemudian terdiam malu.

.

.

“ Tampaknya kalian sudah mulai akrab…”

Minho dan Seung Hwan tiba-tiba memasuki ruangan dengan berjalan beriringan. Kehadiran mereka membuat Sulli tambah gugup, Yuri bangkit dan berjalan ke arah suaminya.

“ Ada apa yeobo ? Kau kelihatannya senang sekali .”

“ Sulli… dia cemburu kepadaku. Dia mengira aku adalah kekasih Minho…”

Sulli terkejut sekaligus malu, terkejut karena tak mengira Yuri akan berbicara blak-blakan di depan Minho dan suaminya, malu karena dia merasa ditelanjangi di depan mereka. Wajahnya langsung berubah merah padam dengan mimik wajah yang aneh. Mimik antara meringis dan tersenyum bingung.

“ Mwo ??”

Minho tak dapat menahan keterkejutannya, matanya yang besar semakin membesar. Walaupun dia pernah memperkirakan hal tersebut, dia sama sekali tak mengira kalau Sulli akan dengan mudah terbuka kepada Yuri. Pastinya Sulli tidak memiliki sifat seperti itu. Kini kepalanya berpaling, dan dia melihat Sulli yang duduk dengan wajah anehnya… matanya terbelalak … bingung…

Karena tak bisa mengharapkan penjelasan dari Sulli, Minho kini melihat ke arah Yuri dengan tatapan penuh tanya.

“ Aku sudah menjelaskan semuanya pada Sulli, Minho oppa. Sekarang tinggal kalian memperbaiki semuanya, aku tidak berminat ikut campur… lagi pula ini hampir dini hari, aku sangat mengantuk. ..”

Yuri mendorong tubuh suaminya, setelah mengedipkan sebelah matanya pada Minho.

===== TBC =====

 

Advertisements

80 thoughts on “Secret Admire Part 52

  1. Wwuaaaaaaahhhh…. eonni jjang… sulli eonnikan udah tw tuh kebenaran.y minsul cepetan jadiannya.. trus eonni klu udah jadian ff.y jgn d’ END dlu.. klu minsul udah pnya anak baru bsa END… wkwk.. seneng banget sma moment minsul.y

  2. Kesalahpahaman sulli eonni tentang hubungan minho oppa dan yuri eonni akhirnya selesai
    Untung aja yuri eonni uda jelasin semuanya sama sulli eonni

    Hubungan minho oppa dan sulli eonni mulai membaik
    Tinggal tunggu persetujuan siwon oppa
    Semoga minho oppa dan sulli eonni bisa bersatu

    Ceritanya makinn bagus thor
    Penasaran sama part selanjutnya
    Ditunggu ya thor
    Gomawo ^^

  3. ihhuyy,, akhirnya si sulli udh tau bagaimana ‘kekasih gelap’ choi minho, hbs sulli sih dsini keras kepala bangeth bkin gregetan, mnrtku jg sulli sprti itu krna tkut terulang sprti mslahnya yg dhulu makanya dia curigaan mulu,
    eoni, moment minsulnya tmbahin donk,, hehehe
    bagus bangeth, tinggal nunggu chap selanjutnya…

  4. Akhirnya sulleon bertemu dgn yuri,dan yuri menceritakan semuanya tntang hbungannya pd sulleon…
    Stelah itu,next chapter hrus ada moment minsulnya hehe

  5. Makasih yah Yuri. Watakmu dicerita ini bisa membantu Minho mendapat Sulli kembali berserta hatinya juga. Aduhhhh seneng banget pokoknya kalau Ssul udah gak salah paham. Jadi, tinggal Siwon aja nih. Aisshh, semoga Siwon sadar udah berprasangka buruk pada Minho. Minggggg semangat yah ;;) eonDin juga semangaaaaaat ^^

  6. tuh kan makanya jangan berburuk sangka dulu sama minho oppa jadinya salah paham mulu kan eonni! ><
    eh tapi lucu deh sulli eonni yang cemburu sama yuri terus bilang bahwa yuri pacar gelapnya minho oppa! 😀
    athor fighting!!!!! :* ^^ 😀

  7. Terimaa saja minho oppa supaya bisa bersatu lagii… Huuff tambah pensran crita lanjutannya… Next dong eoni… 🙂 🙂

  8. aw, sulli pasti malu:3 wkwkwk~ dn minho pun bisa lega 😀 gmn nih kelanjutannya.. jd penasaran>_< jujur saja nih eonnie, aku tiba2 pengen ending yg gak lgsg si minho sm sulli jadian, tapi pelan2 dn mulai dr awal, sebagai teman dn sahabat, serta melihat dn mengenal lebih jauh sifat masing2 saat mereka udh sebesar ini, soalnya pasti dr sma ada yg berubah dr sulli maupun minho~ tp kalau lgsg jadian gpp jg sih, kan oenantian minho akhirnya terbayar:)) aku sih suka yang mana aja kalau jd ending:D trima kasih sdh di update ya adminnya dn eonnie;) fighting utk next part! 😀

  9. Aduhhhh aku telat 😨
    Ming bawa sulli keneraka ??? Hmmm
    Duh sulli eonni gengsinya gede jga ya..
    Nyampe cubit2 ming oppa karena malu ga mau ngaku tuh…
    Hehe
    Ouhh….
    Gitu ceritanya tohhh…
    Ternyata semua berita tentang yuri sama ming oppa tuh cuma settingan belaka..
    Pantesan aja..
    Ming oppa ga pernah cerita tentang yuri ke sulli eonni..
    Dan skrng sulli eonni udah tau yg sebenernya….
    nah lon eon,, skrng jdi ngerasa bersalah kan gara2 mikir yg macem2 tentang mereka..
    Haha..
    Dan kesimpulan yg di tarik sama kaya yuri, sulli eonni cemburu tuh…
    😄
    Thanks to eonni Dina..
    Mian aku baru nengok postn’y..
    Keep fighting and keep writing yaaa.. 👌
    Daebak bangettttt 👍

  10. ow….jadi minho membawa sulli ke apartemen yuri. kirain minho akan membawa sulli ke neraka beneran. huft….bisa tenang deh sekaranag…!!!
    sulli benar² salah paham dengan hubungan yuri dan minho. pikiran tentang yuri bahwa dia adalah kekasih gelap minho kini sudah lenyap. semua kebenaran sudah terungkap. masalah yuri sudah selesai, kesalah pahaman dan pikiran negatif tentang minho sudah lenyap dari otak dan hati sulli. kini tinggal membuka pintu hati dan menjernihkan otak siwon supaya fikiran buruk tentang minho bisa lenyap
    keep writing….!!!!! 🙂

  11. malu setengah mati deh sulli lantaran salah paham 😀
    ayook2 minsul pasti bisa memperbaiki suasananya, n jelaskan pada siwon oppa 🙂
    yurii makasih buat penjelasannya. akhirnya sulli bisa meluruskan pikirannya 😀

    • Akhirnyaaaaaa Sulli sadar juga yeay! Terimakasih Yuri! Minho ngga sia-sia bawa Sulli tengah malem ke Seongnam. Tinggal nunggu Siwon, Siwon harus merestui MinSul pokoknya!!!!!!!!!!!

  12. Baruu bacaa,, hehe lega yah ternyata minho sma yuri cuma sebatas sahabat.. Semoga aja sulli sma minho cpet bersatu dan urusan siwon biar cpet ngerestuin minsul.. Next chap gomawo eonni

  13. Geram deh dengan pikiran sulli yg selalu negatif terhadap minho, ditmbah minho yg tidak menjelaskan secara langsung. Tpi kalau langsung2 aja pasti gk seru hehehehe. Maaf baru komen min, saya new reader. 3 hari yg lalu saya membaca dari chap awal smpai chap 54. Dan saya baru belajar untuk buat komenan😀 tetap semangat min ngepostnya🍻

  14. akhirnya yuri menjelaskan bagaimana hubungannya dgn minho.. ternyata minho dan yuri bersahabat dan tidak ada rasa cinta di antra mereka..
    aaaahhh senengnya sulli ternyata cemburu kepada yuri..

  15. nah gitu dong, kesalahpahaman di antara mereka akhirnya terbongkar..
    Sulli malu banget..yuri langsung cerita sama suaminya dan minho, bahwa sulli cemburu pada yuri dan minho..
    Apa yg akan dilakukan minho pada sulli.??

  16. akhirnya..semuanya sudah terbuka dan sulli tahu kebenarannya,itu yang terpenting.semiga setelah ini mereka bisa saling terbuka dan sulli jangan tolak minho lagi ya.

  17. Gak kbayang wjh sulli saat yuri blak blakan bilang sulli cemburu padanya,didepan minho bhkan dpn suami yuri yg bru dia kenal….kayak apa expresi wajahnya ya hahaha
    penasarannnn

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s