Secret Admire Part 55

SA

Judul    :  SECRET ADMIRE

Author : Dina Matahari

Main Cast : Choi Minho, Choi Sulli,Jung Krystal,Kim Jongin, Amber,Yoogeun,Minseo

Rated : 18 +

Length : Chaptered

Genre : Romance, Friendship, Family

Mengagumi seseorang bisa menyenangkan, Mengagumi seseorang bisa menggembirakan, Mengagumi seseorang bisa membingungkan, Mengagumi seseorang bisa menyakitkan, Mengagumi seseorang bukan pilihan

55  Plan

.

.

Minho melangkah , tubuhnya didorong paksa untuk memasuki mobil polisi. Saat dia akan masuk, sebuah mobil berhenti tak jauh dari mobilnya. Dan ketika pintunya terbuka serta pengemudinya ke luar, Minho merasa jantungnya terhenti.

Choi Siwon !!

Pria itu memandangnya dengan mata berkilat marah, lalu dengan langkah panjang dia menuju mobilnya.

“ Tuhan… dia akan membawa Sulli. Sulli-ku…”

Minho merasa bahunya ditekan dan didorong memasuki mobil. Sekilas dia melihat siwon membuka pintu mobilnya, telinganya mendengar suara ketakutan Sulli. Bila tak menyadari bagaimana posisinya sekarang, dia rasanya ingin memukul wajah polisi yang menangkapnya, kemudian menyelamatkan Sulli. Kemarahan dan ketidakberdayaan bagai dua mata pisau yang siap menikam jantungnya. Matanya berkaca-kaca saat melihat Sulli ditarik paksa oleh kakaknya, didorong ke dalam mobil.

Dan saat mobil Siwon melesat meninggalkan tempat itu, dia merasa sesuatu dicabut dengan cara menyakitkan dari dalam dirinya. Tangannya terkepal dengan kuat, membuat pergelangan tangannya tergores  borgol. Untuk pertama kalinya sejak dia memasukkan berkas pengunduran dirinya sebagai agen rahasia empat bulan lalu, dia menyesali keputusannya. Menyesali di dalam dompetnya tidak ada lagi lencana keperakan yang selalu bisa menyelamatkannya dari situasi-situasi seperti ini.

Seandainya saja….

“ Tenanglah Minho, ini hanya sebentar… Kau pasti masih dikenal di kepolisian Seongnam. Setelah sampai kantor, mereka akan segera membebaskanmu. Tunggulah aku Sulli, aku pasti akan mencarimu !”

Dua jam kemudian…

“ Ini pasti kesalahan… pasti kesalahan !!”

Nyonya Choi berjalan mondar mandir , kecemasan begitu tergambar jelas di matanya. Dengan tak sabar di melihat ke arah anaknya yang sedang berbicara di telepon. Sekitar tiga jam yang lalu dia mendapat telepon dari keponakannya Choi Sang Woo yang menanyakan keberadaan Choi Minho. Dan beberapa menit yang lalu dia kembali menerima telepon yang menyatakan bahwa anaknya ada di kantor polisi. Dan yang mengejutkannya, Choi Minho ditangkap dengan tuduhan penculikan.

“ Bagaimana Kyo ? Benarkah berita yang kudengar tadi ?”

Hye Kyo yang baru saja meletakkan gagang telepon ke tempatnya, menatap ibunya dengan pandangan bingung.

“ Bagaimana aku menyampaikannya pada eomma ? Aku tak mau membuatnya cemas, Eomma sangat mencintai Minho dan bila masalahnya diceritakan, aku takut eomma akan bersedih. Siapapun orang tua, tak akan mau anaknya dipermainkan seperti itu. Tetapi bila …”

“ Choi Hye Kyo !!”

“ Eomma tenanglah, ini hanya kesalahpahaman. Sekarang Sangwoo oppa sedang menuju ke kantor polisi untuk menjemput Minho.”

“ Kalau begitu kita harus segera ke sana. Kau pengacara, kau pasti bisa membela adikmu.”

“ Ya. Aku akan mengerahkan kemampuanku untuk menolong Minho kalau benar dia bersalah. Tetapi eomma, kau tahu sendiri bagaimana Minho. Tentunya dia tidak mau melihatmu menangis dan bersedih ketika melihatnya. Jadi, kupikir sebaiknya kita menunggu saja di rumah. Sangwoo oppa akan membawanya ke mari. Nanti kita akan mendengar penjelasannya, dan aku akan melihat apa yang bisa kulakukan untuk menghadapi semuanya.”

“ Dia dulu seorang polisi… pernah menjadi polisi dengan pangkat Letnan, sebelum keluar dan menjadi investigator pribadi. Banyak mendapat penghargaan untuk kerja kerasnya. Dia banyak memberikan ceramah di seminar-seminar, dan mengenal banyak orang di kepolisian… mengapa dia harus di tangkap di tengah jalan ?” nyonya Choi kalap.

Hye Kyo segera menghampiri ibunya dan memeluknya dengan lembut ,” Eomma, jangan terlalu emosional. Kau tahu, hukum memerlukan prosedur yang benar…proses yang benar…Percayalah pada kemampuanku. Aku tak akan tinggal diam . Sekarang kita tunggu bagaimana cerita sebenarnya. Tenanglah eomma…. Minho tak akan gembira kalau melihatmu seperti ini. Kalau memang dia menghadapi tuntutan hukum, beban hatinya akan makin bertambah jika melihat kita sedih. Justru kita harus terlihat tegar, untuk membuat Minho tegar menghadapi masalahnya.” Bujuk Hye Kyo.

Nyonya Choi yang memang sudah mengetahui seluk beluk hukum dari suaminya, akhirnya mengangguk dengan mata berkaca-kaca.

“ Kau benar Kyo…. ini hanya masalah prosedur. Aku percaya padamu, kau begitu kuat seperti ayahmu bila bicara soal hukum. “

Hye Kyo tersenyum ,” Minho juga sekeras Appa kalau harus menegakkan kebenaran. Aku yakin, ada sesuatu yang salah… atau kalaupun ini benar, Minho pasti punya alasan kuat waktu melakukannya.”

“ Siapa korbannya ? Siapa yang mengadukannya ke kepolisian ?”

“ Aku kurang tahu. Sebaiknya kita tunggu Sang woo oppa… dan kita harus bersiap-siap menyambutnya dengan normal, agar Minho tahu kita percaya kepada langkah apapunyang diambilnya. Bahwa kita adalah keluarga yangakan mendukung dan membantunya.”

Hye Kyo berbohong, karena sebenarnya dia tahu lebih banyak….dan lebih banyak lagi.

“ Ya..” Nyonya Choi membelai wajah anaknya dengan haru,” Kau adalah kakak yang baik. Aku minta jangan sampai anak-anak tahu soal ini. Mereka pasti akan kecewa dan sedih…”

“ Ya eomma, anak-anak tak akan tahu.”

.

.

Sisi lain Seongnam

Choi Sang Woo menjalankan mobilnya dengan tenang, sesekali matanya melirik ke arah Choi Minho yang duduk di kursi penumpang dengan diam. Matanya terpejam, wajahnya muram , rambutnya kusut dan tak beraturan menutupi sebagian keningnya. Dua alis tebalnya nyaris bersatu. Wajah yang benar-benar tidak enak dipandang. Bukan itu saja, dia tampak tenggelam dalam pikirannya.

Sang Woo menghela nafas dalam-dalam. Dia teringat kejadian tadi pagi, ketika seorang pria muda yang gagah dan tampan memasuki pintu tokonya dan memaki-maki dengan tidak sopan. Kemudian dengan wajah menahan marah, dia bertanya tentang adiknya yang menurutnya dibawa lari oleh Minho. Choi Siwon… laki-laki yang tidak akan membiarka n seekor lalat terbang di dekat hidung adik tersayangnya, Choi Jinri. Tetapi bila mendengar runut cerita tentang Jinri beberapa tahun yang lalu, dia miris dan cukup memahami ketakutan yang bergelut di benak lelaki itu.

Kecemasan seorang kakak terhadap satu-satunya adik perempuan yang ditinggalkan orang tuanya. Satu-satunya keluarga yang dimiliki… dia bisa memahami karena dia pernah memiliki adik yang sekarang telah meninggalkannya. Dia tahu bagaimana perasaan seperti itu bergelut dalam diri seseorang, karena dia pernah merasakannya ketika adiknya bergelut dengan maut…. dan dirinya tak bisa membantu sama sekali.

“ Aku sudah membujuk Siwon, tetapi aku tidak bisa berbuat banyak selain mengikuti apa kemauannya. Minho, bagaimanapun harus kuat dan menerima semua ini. Dia yang memulai semua kekacauan itu…walaupun tanpa sengaja. Aku hanya berharap agar dia bisa belajar dari kesalahannya.”

Perlahan mobil mengambil arah kanan ketika tiba di persimpangan.

“ Kita akan ke rumah ibumu.”

Mendengar ibunya disebut-sebut, Minho membuka matanya.

“ Apakah eomma sudah tahu tentang penangkapanku ?”

“ Pihak kepolisian memberikan kabar padanya saat tahu siapa dirimu. Almarhum ayahmu sangat dikenal di Seongnam, mungkin karena nama beliaulah dan juga namamu yang dikenal, kau bisa dilepas dengan mudah.”

“ Aku sudah menjelaskan kepada mereka bahwa itu hanya kesalahpahaman.”

“ Polisi hanya menjalankan tugas. Mengenai kau bersalah atau tidak itu perkara lain.” Kata Sang Woo datar ,” Sebenarnya, apa yang terjadi sehingga kau diadukan menculik Jinri ?”

“ Kau sudah mendengar penuturanku di kantor polisi, hyung.” Jawab Minho tanpa semangat,pikirannya terus terpaut pada Sulli yang mungkin sekarang sudah dibawa pulang ke Seoul.

“ Apakah Sulli baik-baik saja ? Apa yang akan dilakukan Siwon hyung padanya, dia tadi tampak marah sekali. Tuhan … kumohon lindungilah Sulli sampai aku akan datang ke sana dan menjemputnya … berbicara baik-baik dengan kakaknya … meluruskan kesalahpahaman dan ketakutannya yang tak beralasan…”

“ Tidak bisakah kau mengajak seorang wanita secara baik-baik ?”

“ Kami baik-baik saja sampai polisi-polisi itu datang menangkapku. Tidak ada pemaksaan, tidak ada penculikan. Kau bisa bertanya pada Yuri tentang ini…”

“ Yuri ? Kau masih menemui wanita itu ?”

“ Ya, aku dan Sulli menemuinya untuk menjernihkan segalanya. Seperti yang pernah kau katakan padaku… aku telah menunaikan sumpahku, aku telah meminta maaf pada Sulli, dan aku telah melamarnya….”

“ Dan..?”

“ Sulli mengatakan “ya”. Tetapi itu tampaknya sia-sia karena Siwon hyung telah membawanya .”

“ Apakah kakaknya tahu tentang kepergian kalian ke Seongnam ? Apakah dia tahu kalian saling mencintai ?”

“ Tidak. Kalau dia tahu masalah di antara kami tak akan pernah bisa selesai. “

“ Oh… kalau begitu aku mengerti mengapa dia bertindak seperti itu.”

“ Dia bertindak seperti apa ? Apakah kalian pernah berjumpa ? Apakah hyung mengenalnya ?”

“ Dia datang ke rumah pagi tadi, menanyakan keberadaan kalian. Dari ceritamu…dan dari apa yang kutangkap darinya… sepertinya kau tidak tahu bahwa kau baru saja membawa pergi calon mempelai wanita dari seseorang .”

“ Calon mempelai…” Minho bergumam, tertegun-tegun… kemudian dia berbalik ke arah sepupunya dengan mata membesar ,” Apa maksudnya ? Mempelai wanita ? Siapa ? Apakah….”

“ Ya, Minho. Dari apa yang dikatakan kakaknya… Sulli atau Jinri akan menikah lusa…”

“ Tidak !! “ Minho terhenyak di kursinya .” Tidak mungkin !! Sulli tidak mengatakan apapun tentang itu… Ataukah….”

Minho menatap sepupunya kembali, matanya dipenuhi kecemasan dan penolakan.

“ Sepertinya begitu, Minho….” Sang Woo menghentikan mobilnya, persis di pintu pagar rumah ibunya Minho ,” Kemungkinan besar Sulli dinikahkan secara paksa oleh kakaknya… sehingga dia tidak tahu menahu soal itu.”

Minho wajahnya mengernyit kesakitan… Bayangan Sulli yang diseret ke depan altar berkelebat di benaknya.

“ Siapa mempelai prianya ? Donghae ?? Itukah sebabnya Donghae tidak menjawab telepon  saat di kantor polisi ? Apakah Donghae sedang sibuk mempersiapkan pernikahannya itu ?”

putus asa…

Tak berdaya …

marah…

sedih…

Apa lagi bentuk emosi yang bisa menggambarkan suasana hatinya saat itu ? Tidak ada !! Nyaris tak ada satu katapun yang bisa menyamai apa yang dirasakannya. Yang jelas, rasa sakit menoreh jauh ke dalam hatinya.

Semua penantiannya selama sembilan tahun

Semua usahanya untuk menemukan Sulli

Semua waktu dan pengorbanannya

Perjalanan ke Seongnam

Pengakuannya

Itu semua hanya kesia-siaan pada akhirnya.

Terbayang lagi peristiwa semalam, saat kebenaran yang jujur terbuka di antara mereka. Saling menjelaskan…saling mendengarkan… saling memahami … saling memaafkan…saling menyatakan cinta

Suara tawa Sulli seperti terngiang-ngiang di telinganya,

Kelembutan suaranya saat memanggilnya oppa

Binar indah di matanya saat menyatakan cinta

Senyum tersipu saat menjawab lamarannya

Sulli dan dirinya..

Mereka hanya berakhir seperti begini…

Minho mengepalkan tinju, kemudian dengan perasaan yang campur aduk ia memukuli dadanya. Hal itu membuat Sangwoo terkejut dan secepatnya memegangi tangan Minho supaya tidak melukai dirinya sendiri.

“ Minho…. sabar… jangan begini. Ingat di sini ada ibumu. Kendalikan dirimu !!

Beberapa detik Minho melakukan perlawanan, tubuhnya kaku. Sangwoo meremas bahunya dengan halus. Berangsur ketegangannya menghilang, bahu kokoh Minho melemas

“ Aku harus ke Seoul, hyung… aku harus mencari Sulli dan menyelamatkannya dari pernikahan itu. Aku harus membawanya kembali…!!”

“ Dengan cara melanggar hukum lagi ? Dengar Minho, masih ada waktu sehari lagi. Sebaiknya sekarang kau masuk dan menjelaskan semuanya kepada ibumu. Beliau sudah tua, jangan membebaninya dengan kecemasan. Kau adalah investigator hebat, Minho. Kau punya tim yang solid. “

Minho tertegun, menatap langsung ke mata Sang woo ,” Maksud hyung ?”

“ Kita bergerak dengan memanfaatkan waktu yang tersisa. Seorang agen CGI pasti tahu apa yang harus dilakukan. Tetapi yang perlu kau lakukan sekarang adalah menenangkan diri supaya bisa berfikir jernih. Juga menenangkan ibumu. Aku akan membantumu sebisaku. Okay ??”

Sebuah senyum perlahan-lahan muncul di wajah Minho.

“ Kau benar… masih ada waktu dan beribu kemungkinan.”

Minho memeluk Sang Woo dengan rasa haru ,” Gomawo hyung, kau selalu memberikan solusi terbaik buatku…”

“ Untuk itulah seorang kakak hadir. Setelah kau makan dan istirahat, kita akan duduk bersama untuk merencanakannya ,okay ?”

Seoul, rumah Halmonie

Jessica mulutnya ternganga ketika melihat Sulli ditarik paksa oleh suaminya… setengah diseret paksa untuk memasuki kamar yang terletak dekat ruang tamu. Setelah membawa Sulli masuk, terdengar Siwon berkata tegas dan cukup keras.

“ Menangislah kalau itu bisa mendatangkan kekasih tololmu itu kemari! “

“ Oppa kumohon…!”

Jessica berlari menuju pintu dengan rasa khawatir, tak biasanya Siwon berbuat dan berkata kasar pada adiknya. Dia melihat bagaimana Sulli duduk bersimpuh di lantai, memandang Siwon yang berdiri di dekatnya dengan wajah bersimbah air mata. Jessica merasa ribuan silet menyayat hatinya, tak tega melihat keadaan adik iparnya yang selama ini begitu penurut pada keluarga.

“ Semua sudah kuputuskan buatmu. Sekarang lelaki itu meringkuk di penjara untuk mempertanggungjawabkan semuanya.”

“ Tidak… Minho tak bersalah… Minho tidak sejahat itu….” kata Sulli di sela-sela tangisnya.

“ Sekarang lebih baik kau berhenti menangis untuk pernikahanmu besok. Aku akan mencabut tuntutan pada Minho sehari setelah kau menikah… asal kau mau menikah dengan Donghae. Pikirkan baik-baik… atau Minho harus menghabiskan masa mudanya di penjara !”

Siwon berbalik, kemudian meninggalkan ruangan. Wajahnya terlihat kaku dan dipenuhi emosi. Jessica yang berdiri di pintu nyaris ditubruknya, kalau tidak mundur cepat-cepat.

“ Oppa…?!!”

Jessica menatap ngeri ketika Siwon menutup dan mengunci pintu. Hati kecilnya berontak atas perlakuan Siwon kepada Sulli, yang sudah dicintainya seperti adiknya sendiri. Sejenak Siwon menatap langsung ke dalam matanya, hanya sekejap… tetapi Jessica bisa melihat ada sirat kepedihan di mata suaminya. Dirinya tahu sekali, Siwon sebenarnya masih menyimpan kasih sayang yang demikian besar pada adiknya. Memperlakukan Sulli seperti itu, tentunya sangat mengoyak-ngoyak perasaannya sendiri.

“ Kau … bagaimana kau bisa melakukan semuanya ? Sulli adalah adikmu satu-satunya…”

“ Cukup !!” Siwon menggeram, menahan marah ,” Karena dia adikku maka kuinginkan yang terbaik baginya. Tak ada kebaikan pada lelaki itu untuknya. Mengapa kau tidak pernah melihat itu, Jess ?”

“ Kau yang buta karena kebencianmu yang tak berdasar. Kebaikan apa yang kau lihat dari sebuah kawin paksa ?” Jessica berusaha menahan amarahnya juga.

“ Keluarga yang bahagia…”

“ Atau hatimu yang terpuaskan karena dendammu pada Minho terbalas ? Begitu ??”

.

“ Ada apa ini anak-anak ? Kenapa kalian biacara saling berteriak ?”

Neneknya Minho masuk dengan tergopoh-gopoh, mungkin kaget karena keributan yang terjadi. Dia berdiri di tengah-tengah Siwon dan Jessica yang saling memandang marah.

“ Halmonie, Siwon oppa mengurung Sulli di kamar !!” Jessica mengadu.

“ Sulli sudah pulang ? Dimana cucuku ?”

“ Aku menguncinya di kamar, halmonie. Dia menolak untuk kunikahkan dengan pria pilihannya itu… mungkin dia memilih kumpul kebo dengannya !”

Jessica terkejut sampai mulutnya terbuka dan matanya melebar ,” Oppa !!”

“ Suli harus belajar bahwa hidup sebagai wanita terhormat lebih baik buat masa depannya daripada menjadi boneka laki-laki tak bertanggung jawab.”

“ Kau… Bagaimana bisa ? “ Jessica meledak ,” Halmonie, Sulli akan dipaksa menikahi lelaki yang tak dicintainya. Siwon oppa mengurung dan mengancamnya !”

“ Benarkah Siwon ?”

“ Tidak seperti itu. “ Siwon suaranya agak melemah ,” Jess, kau tak tahu permasalahan ini. Sebaiknya kau menjalankan apa yang kuminta di telepon. Segera hubungi Amber dan mengatur yang bisa kau lakukan sebagai kakak ipar. Jangan mencoba menghancurkan rencanaku dengan mengarang cerita yang tidak-tidak !!”

“ Aku tidak mengarang, aku punya bukti bahwa apa yang kuucapkan tentang kebencianmu yang tak berdasar itu, benar. Tunggu Halmonie, aku akan memperlihatkan apa yang kupunya padamu.”

Jessica matanya berkilat ke arah Siwon, kemudian dia berjalan menuju kamar yang ditempatinya. Tak berapa lama dia membawa kotak kayu tempat surat-surat Minho, ke hadapan  neneknya.

“ Di kotak ini aku menyimpan bukti bahwa apa yang dirasakan Siwon oppa tentang pria yang dicintai Sulli itu salah. Aku menyimpannya selama bertahun-tahun…. Apa ??”

Jessica matanya hampir melompat ke luar saat menatap kotak yang baru saja di bukanya. Di dalamnya tak ada apapun …  Kosong…..

Surat-surat itu telah menghilang entah ke mana.

Refleks kepalanya berpaling ke arah Siwon yang balik memandangnya dengan senyum kemenangan di wajahnya.

Seoul, Kantor CGI

Kim Kibum, Kim Heechul, Kang Minhyuk, Park Luna, dan Sangwoo duduk dengan mata terarah pada Minho yang sedang menjelaskan permasalahan yang sekarang sedang dihadapinya. Semua terlihat serius mendengar penuturannya, bahkan Kim Kibum yang biasanya senang menggoda Minho saat itu terlihat lebih serius dari yang lain. Dan ketika Minho selesai berbicara, tak ada satupun dari mereka yang berkomentar.

“ Karena tiga dari investigator yang kita miliki sedang mengurus kasus, aku sangat meminta batuan kalian untuk bisa menyelamatkan Sulli alias Jinri dari pernikahan yang tak diinginkannya. Tentu saja aku akan membayar kalian untuk misi ini. Anggap saja aku yang menyewa jasa kalian…”

“ Minho, kau menempatkan kami seperti orang lain. Padahal, aku sudah menganggap teman-teman di sini sebagai sebuah keluarga….” Heechul yang merupakan senior di CGI mulai berbicara ,”Aku akan membantumu seperti seorang kakak membantu adiknya…tak ada bayaran, maka aku akan maju.”

“ Aku juga !” Kim Kibum mengangkat tangannya,” Tak ada bayaran, tak ada hubungan klien dan investigator !”

“ Ya, benar…aku juga .” Kang Mihyuk menyetujui, yang disusul anggukan oleh Luna.

“ Mereka semua saudaramu… aku juga Minho, kami akan berada di belakang dan mendukungmu.

Minho tersenyum dan menarik nafas dalam-dalam, berusaha menyembunyikan keharuan yang tiba-tiba menyergapnya.

“ Terimakasih….” katanya tersendat, berdiri dari duduknya , “ Kita akan memulainya malam ini, dengan mencari tahu rencana apa sesungguhnya yang dibuat untuk pernikahan itu. “

“ Apa saja yang harus kita tahu untuk itu ?” Luna bersuara.

“ Cari tahu calon mempelai prianya, waktu, tempat dan orang-orang yang terlibat di dalamnya. Kita bisa memutus lembaga atau orang-orang yang mereka minta bantuannya…”

“ Dengan apa Minho ? Mungkin untuk mencari tahu semuanya akan mudah, tetapi meminta pihak yang terlibat membatalkan bantuan mereka untuk pernikahan itu…rasanya tidak mungkin. Apalagi kalau Siwon cerdik dan membuat perjanjian kontrak dengan mereka … kalau kita melakukannya berarti kita melanggar hukum. CGI tidak melakukan investigasi dengan melanggar hukum.” Key bertanya dan menatap Minho

“ Aku yang…. “ Minho tertegun, sadar bahwa dia kini tak punya kekuatan untuk menembus organisasi atau lembaga pemerintahan lagi. Lencana itu… kekuatan yang dimilikinya selama ini … telah diserahkan dengan surat pengunduran dirinya empat bulan yang lalu, yang nasibnya masih terkatung-katung sampai sekarang.

“ Minho ??”

“ Err… baiklah, aku juga tidak bisa mengingat bagaimana posisiku sebagai tahanan yang bebas karena jaminan. Aku tak mungkin melakukannya…”

‘ Kita berbagi tugas saja…” Sang Woo menengahi, menepuk pundak Minho kemudian berpaling ke arah team CGI. Siapa di antara kalian yang pernah berjumpa dengan Siwon ?”

Luna mengangkat tangannya , “ Aku pernah berjumpa saat dia memasukkan kasus Jinri ke CGI.”

“ Berarti Luna jangan mendekati Siwon, karena mungkin saja dia masih mengingatnya. Luna bisa mendekati Amber, sahabat Jinri dan menggali informasi tentang ini. Aku sendiri, akan berbicara dengan Donghae. Aku mengenalnya dan kami cukup dekat… Minho juga berfikir bahwa Donghae adalah salah satu kandidat yang akan menikah dengan Jinri.” Sangwoo berbicara tenang.

“ Ada Lee Taemin… mengingat keluarga Sulli cukup dekat dengannya, mungkin untuk pernikahan sekarang mereka akan memesan kue padanya.” Minho berkata pelan.

“ Aku yang akan menemuinya.” Minhyuk berkata ,” Aku mengenalinya saat di pesta pernikahan kalian dulu.”

“ Kami mungkin akan bergerak ke dekat kediaman Sulli, kemudian Siwon dan neneknya.”

Minho mengangguk, “ Baiklah, aku akan mengontak beberapa teman untuk meminta bantuan lainnya.”

Minho teringat Victoria dan beberapa temannya di tempat kerjanya yang masih aktif, mungkin meminta bantuan mereka bisa dilakukannya.

“ Kalau begitu, kita bergerak malam ini juga dan besok sebelum fajar kita sudah berkumpul lagi di sini untuk membicarakan hasil yang didapat.” Heechul memutuskan.

“ Apakah kita harus bekerja dengan tim lengkap ?” tanya Luna

“ Tidak, kita jangan sampai menimbulkan kecurigaan. Mungkin tim akan kita butuhkan setelah semua informasi terkumpul.”

“ Baiklah besok sebelum fajar…” Key melihat arloji yang melingkari tangannya ,” Kita punya waktu 7 jam 25 menit dari sekarang.”

Semua berdiri bersiap-siap untuk melakukan tugasnya masing-masing. Minho memeluk mereka satu persatu dan mengucapkan terimakasih atas bantuan mereka.

“ Kalau begitu kami segera pergi. Sangwoo hyung ?” Heechul melihat ke arah sepupu Minho yang kembali duduk dengan santai.

“ Aku akan menemani Minho di sini. Aku bisa menghubungi Donghae dari sini. Good luck !!”

Heechul menatap Donghae, mata mereka seakan bicara

Entah mengapa Minho merasa, cara mereka berpandangan seperti bahasa tak terucapkan tetapi sangat mudah dibacanya.

“ Heechul hyung dan Sangwoo hyung sangat mengkhawatirkan keadaanku, mereka tak mempercayai untuk membiarkanku sendirian. Apakah yang kurasakan dan kupikirkan begitu jelas di mata mereka ? “

Minho berusaha mengabaikan pikirannya, tetapi itu hanya membuatnya teringat kembali kepada Sulli.

“ Tuhan, kuharap dia baik-baik saja. Kuharap rencana kami nanti akan berhasil menyelamatkannya dari apa yang tak diinginkannya. Sulli mencintaiku, dia hanya ingin menikah denganku, dia berjanji untuk menemaniku menghabiskan sisa umurku… seperti yang dikatakannya….”

.

.

.

=========TBC==========

Advertisements

81 thoughts on “Secret Admire Part 55

  1. Ya ampun ,bener2 ya sebel banget q sama siwon dia ngelakuin itu bukan karena sayang ke sulli melainkan dendam ke minho.keegoisan dia yang bisa bikin hidup sulli gak bahagia

    kasian minho.team cgi semoga sukses deh dengan rencananya.keren thor

  2. Siwon napa jadi begini elah -_- posesif bgt sama sulli, baru Chapter kmrn senyum2 baca nya eh Chapter ini di bikin potek lg wkwk

  3. Critanya semakin menegangkan ayo minho,km hrs hadapi tantangan ini smua teman2mu mendukungmu truskan perjuanganmu utk membawa sulli dlm pelukanmu minho

  4. Siwon oppa jahat bgt sih… ko dia jd maksain kehendak gitu… Kn kasian sulli.. Ea walau q sedikit paham dgn perasaan Siwon oppa yg tkt bgt. Adek satu2 y ini tersakiti lg.. Terpuruk lg… Apa lg, cumaa sulli dan nenek y saja keluarga kandung yg dia punya skrng… Pasti Siwon oppa makin gila2n bwt jaga’n sulli…

    Tp dia Gx sadar bahwa dr kegilaan y itu dia malah nyakitin sulli..
    Berdalih rasa sayang… Tp ternyata itu hanya utk muasin nafsu dan ego jg dendamnya kpd minho… Padahal dia tau bahwa minsul saling mencintai… Tp ambisinya bwt bikin minho merasakan hal yg sama dgn hal yg dia dan sulli alami mengalahkan segalanya… Hmmm egoiss bgt sih u Siwon oppa…
    Semoga ming dkk bisa gagal’n semua rencana Siwon

    D tunggu kelanjutan ya eon ☺ 😄

    #FIGHTING. 😉

  5. Oenni,, bru bisa komen nih sebel bgt wordpress eror mulu komen susah segala macemlah dari part 52_55 ini aku udah baca cuma aja komen susah bgt,,
    siwon gada kapoknya ya..
    Apa penting bgt ya perasaannya dibndingkan prasaan sulli, emang sih dia sayang sama sulli tp gapake ngejodohin paksa jg kali.
    Minsul baean YES “”
    tinggal siwon doang nih, surat dikemanain lg udh tau itu bukti satu2nya,, kebangetan bgt sih, ayo jess bntu minsul buat bersatu dan temuin suratnya kasih tau halmonie.
    Ayo key, heechul bntuin minho ngebatalin pernikahan sulli-donghae..
    Next chap oenni fighting..

  6. akan kah berhasil tim minho mencari tau dan mendekati siwon.. apa yg akan dilakukan siwon terhadap sulli.. akankah siwon tetaap menikahkan sulli dgn donghae sedangkan sulli mencintai minho..
    bisakah minho mendapat restu dari siwon..

  7. Siwon oppa kenapa jahat banget
    Misahin sulli eonni dan minho oppa
    Mereka kan saling mencintai
    Kenapa dipisahin?

    Jessica eonni tolong bujuk siwon oppa
    Sulli eonni mau dinikahkan sama siapa?
    Semoga aja sama minho oppa

    Ceritanya makin bagus thor
    Penasaran sama part selanjutnya
    Ditunggu ya thor
    Gomawo ^^

  8. Choi Siwon jahat banget ya ampun. Aku pikir dia akan merestui hubungan Minsul. Siwon ngga kasihan sama adknya?????? Siwon restui mereka. Jessica ayo berusaha lagi cari cara nyatuin minsul. Minsul fighting!!!!!!!!!!

  9. keseel bgt sm siwooon…kaka overprotective. Jessica kasian 😦 suratnya ilaaang… padahal bisa buat bukti.
    minho jangan khawatirrrr

  10. ahh jinjja siwon oppa ngeselin , kasian sulli dan minho , minho oppa tunggu sebentar semuanya akan berhasil . author eonni daebak! setiap dialog dan kata2nya tergambar jelas dan sampai ke imajinasiku . andai ini ff bisa jadi kdrama sumpah keren banget kali ya 😀 . dan minsul kembali dalam satu drama *justhope . next! fighting!!

  11. siwon sangat keterlaluan..
    Semoga aja minho bsa mengagalkan pernikahan sulli.
    Tpi, siapa pengantin prianya.?? Apa orangnya itu donghae.??

  12. Isshh, pasti Siwon yg udah nyembunyiin surat itu atau bahkan udah dibakar. Hadehhh
    Semoga rencana Minho dan kawan2 bisa berhasil, dan mereka bisa menyatukan Minho dan sulli.

  13. Semakin menuju kebahagiaan minsul semakin banyak masalah, hhmmm…
    Siwon oppa makin sadis saja.
    Minho oppa semangatlah untuk menghentikan pernikahan sulli.

  14. dasar siwon,ga kasihan ma adiknya..mana ada kakak maksa adiknya buat nikah ma orang yangbga dia suka,duda laghi.semoga rencana minho buat bawa kabur sullinbisa berhasil.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s