Secret Admire (Epilog)

SA

Judul    :  SECRET ADMIRE

Author : Dina Matahari

Main Cast : Choi Minho, Choi Sulli,Jung Krystal,Kim Jongin, Amber,Yoogeun,Minseo

Rated : 18 +

Length : Chaptered

Genre : Romance, Friendship, Family

Bunga, Kepompong, dan Kupu-Kupu

.

.

Sulli berdiri dengan mengipas-ngipas wajahnya yang berkeringat. Sungguh keterlaluan, rekan-rekan Minho di CGI mengerjai mereka dengan tak membiarkannya beristirahat. Ada-ada saja ulah dan permintaan mereka yang meminta berfoto dengan berbagai gaya. Untunglah beberapa tamu yang hendak pamit menghentikan ulah mereka.

“ Panas ?”

Sebuah suara yang lembut mengejutkannya. Sulli mengira itu adalah Minho yang sudah kembali dari kamar mandi, tetapi dia terkejut ketika melihat siapa yang kini berdiri di dekatnya.

“ Yong Hwa oppa ?!!”

Lelaki itu tersenyum lebar memperlihatkan barisan giginya yang rapi , “ Surprise…!”

“ Oppa, kapan datang ? Siapa yang memberitahumu kalau…..” Sulli menyipitkan matanya,” Ini pasti Siwon oppa, kan ?”

Yong Hwa mengangguk ,” Aku sudah kembali ke Korea dan bekerja disebuah rumah sakit di Seoul. Aku dan kakakmu dua hari yang lalu berjumpa di tempat gym dan memberitahuku bahwa kau akan menikah. Ia mengundangku dan memberikan alamat ini. Selamat ya Jinri, akhirnya kau telah menemukan pria yang istimewa.”

“ Gomawo. “ jawab Sulli, ada terlintas rasa bersalah di hatinya mengingat bagaimana dia dulu menolak lelaki ini tanpa alasan yang jelas ,” Minho adalah satu-satunya alasan mengapa aku dulu menolak lamaranmu. Mianhe.”

“ Tidak mengapa, aku mengerti. Siwon hyung tadi berbicara cukup banyak denganku. Walaupun sejujurnya, sampai detik ini aku masih mencintaimu dan belum menemukan wanita lain yang sepertimu.”

Sulli terkesiap mendengarnya, walaupun wajah pria di hadapannya terlihat normal, tetapi telinganya mendengar kekecewaan dalam suaranya. Dan dia melihat kepedihan dalam matanya… walau hanya untuk sejenak.

Rasa tak nyaman mulai mengelilingi Sulli.

“ Mianhe oppa… kuyakin kau akan menemukan seseorang yang lebih baik dariku… yang mencintaimu dengan setulus hati.”

“ Tidak apa-apa Sulli, hidup adalah pilihan. Aku ikut bahagia karena kukira laki-laki pilihanmu adalah lelaki yang baik. Dilihat dari bagaimana semua orang mendukungnya, aku yakin dia bisa dijadikan sandaran hidupmu. Dan dari caranya menatap dan memperlakukanmu, aku tahu dia sangat mencintaimu. Begitu pula kau…”

Yong Hwa tersenyum lembut tetapi entah kenapa Sulli merinding melihat matanya yang hampa. Dan sekali lagi rasa bersalah menyergapnya, kali ini lebih kuat dan nyata.

“ Ini….” Yong Hwa menyerahkan sebuah kotak hitam ,” Untukmu. Aku tak bisa memberikan hadiah yang lebih bagus. “

“ Oppa….” Sulli menerima kotak itu dengan mata berkaca-kaca ,” Terimakasih…”

.

“ Ehm…ehm !!”

Keduanya menoleh.

“ Minho oppa… ini …” Sulli terlihat ragu ,” Eh… ini temanku sewaktu di Inggris dulu. Perkenalkan, namanya Jung Yong Hwa.”

Minho melangkah mendekat, dengan tersenyum menyambut uluran tangan Yong Hwa .

“ Choi Minho. Nice to meet you.”

“ Nice to meet you, too… I can speak Korean .” Yong Hwa tersenyum menawan.

“ Ya oppa, Yong Hwa oppa bisa bahasa Korea dengan baik. Dia telah pindah ke Seoul dan bekerja di sebuah rumah sakit.”

“ Jadi anda seorang dokter ?”

“ Sepertinya begitu.”

“ Terimakasih telah datang ke pesta kami.”

“ Pesta pernikahan yang hebat. Seperti yang dikatakan pendeta tadi, ini adalah pesta pernikahan teraneh dan teromantis yang pernah kulihat. Aku menjadi iri padamu, pernikahan hebat dengan isteri yang hebat…”

Minho tertawa tangannya bergerak memeluk pinggang istrinya ., “ Ya, istriku ini memang hebat.”

Sulli mengarahkan tatapannya ke mata Minho dan wajahnya langsung memerah saat melihat sinar nakal menari-nari di matanya. Sementara dia merasakan lengan suaminya yang kuat memeluk pinggangnya. Minho yang posesif !!

“ Hey !! Jangan kalian goda adikku!!”

Siwon tiba-tiba muncul di antara mereka, menepuk-nepuk bahu Yong Hwa.

“ Jadi kau sudah bicara dengan kedua mempelai ?”

“ Ya. Ini benar-benar rencana pernikahan yang hebat, Hyung .”

“Tidak seperti dugaan semua orang… terutama kedua mempelai ini.” Siwon tertawa lagi ,” Minho, Sulli, kalian ditunggu oleh semuanya di dalam. Biarlah semua ini aku yang ngurus. Lagipula kalian harus beristirahat.”

“ Nae, hyung.” Minho menatap Yong Hwa ,” Ayo, bergabunglah…”

“ Tidak, terimakasih. Aku sebenarnya tadi sudah mau pamit.” Tolak Yong hwa halus.

“ Adikku benar, bergabunglah di dalam. Lagipula kau baru datang ke rumah ini…”

“ Tidak terimakasih. Lain kali mungkin aku akan datang. Sekali lagi selamat dan sukses untuk pernikahan kalian.”

“ Kalau begitu biar kau kuantar…” kata Siwon dengan ramah

.

.

Sulli menatap kepergian Yong Hwa dan kakaknya dengan lega.

“Sepertinya lelaki itu memiliki tempat istimewa di hatimu !” sindir Minho tajam, kesal melihat ulah Sulli yang senyum-senyum.

“Kau ngomong apa sih ?” jawab Sulli sambil berbalik dan melangkah menuju rumah.

Minho mengikutinya dengan hati mendongkol, merasa diabaikan..

“ Dia tampan dan seorang dokter.. pekerjaan terhormat.”

“ Benar.” Jawab Sull tak acuh.

“Dia juga terus menerus memperhatikanmu selama pesta berlangsung.”

‘Semua orang memperhatikan kita Minho oppa, bagaimanapun ini pernikahan kita.”

“ Dan kulihat dia memberikan sesuatu padamu tadi.”

“ Benar. Hadiah perkawinan kita. Kawan-kawanmu juga memberikan hadiah, kan ? Tak ada yang istimewa .” jawab Sulli menahan geli, merasa lucu sekaligus bahagia melihat suaminya cemburu.

“ Tetapi kakakmu memperlakukannya dengan istimewa juga.” Keluh Minho, kesal bila membandingkan dengan bagaimana cara Siwon dulu menyambutnya.

“ Dia tamu kami….” jawab Sulli sambil mengangkat bahu., menaiki undakan menuju rumah induk.

Minho mengikuti Sulli dengan hati panas, mulai menebak-nebak siapa pria yang baru diperkenalkan kepadanya tadi. Berusaha mengingat apakah nama Yong Hwa ada dalam data yang diperolehnya saat menyelidiki latar belakangnya dulu.

“ Jung Yong Hwa… dokter….Jung Yong Hwa….” otak Minho berfikir keras

Tiba-tiba Minho melangkah panjang, menyusul Sulli. Setelah dekat, dia meraih pergelangan tangan Sulli dan menariknya ke sebuah pintu yang tertututp.

“ Eh ??” Sulli terkejut, tetapi tak berusaha melawan,” Ada apa Minho ?”

“ Ikut aku dulu, aku perlu penjelasan.”

Sambil berkata begitu tangan Minho bergerak membuka pintu yang terdekat, kemudian membawa Sulli masuk. Ternyata itu adalah ruang baca, yang tidak begitu luas namun jauh dari hiruk pikuk tamu.

“ Oppa, mereka menunggu kita.”

“ Mereka bisa menunggu atau pergi, tetapi aku tak bisa menunggu !”

“ Menunggu apa ?”

“ Penjelasanmu tentang pria itu. Kalau saja tidak melanggar hukum… ingin rasanya kucongkel matanya yang dengan kurang ajar menatapmu tanpa berkedip sepanjang pesta tadi .”“Aigoo oppa… kau marah ? Kau cemburu ??” goda sulli

“ Sulli jangan memancingku !!” Minho memperingatkan ,” Katakan padaku… apakah dia adalah mantan tunanganmu saat di Inggris ? . Aku pernah mendengar Ambar mengatakan itu di dapurku.”

“ Mwo ?? Kau menguping pembicaraan kami waktu itu ?”

“ Tidak menguping tapi kebetulan aku mendengarnya…”

Minho bergerak mengurung tubuh Sulli di antara lengannya, menatapnya tajam seakan ingin meneliti setiap perubahan yang ada di sana. Tentu saja ini membuat Sulli tak berdaya.

“ Bukan tunangan… kami hanya berpacaran.”

“ Kau tak pernah bercerita…”

“ Kau tak pernah bertanya.” Jawab Sulli cepat.

“ Berapa lama kalian pacaran ?”

“ Tidak ingat.” Sulli jantungnya berdegup ketika melihat wajah suaminya.

“ Kapan kalian putus ? Ataukah…tidak pernah ?”

“ Aku memutuskannya sehari sebelum aku kembali ke Korea.”

“ Kenapa kalian putus ? Dia tampan… seorang dokter. Seharusnya…”

“ Seharusnya kau tidak bertanya hal menggelikan ini di hari pernikahan kita, Minho !” potong Sulli, mulai merasa diintimidasi dan dicurigai.

“ Oppa… Minho oppa. Kau sudah berjanji akan memanggilku seperti itu. Jangan-jangan kau masih ada perasaan padanya…”

“ Ani ! Kau adalah alasan mengapa aku menolak lamarannya dan memutuskan hubungan kami. Karena aku tak bisa mencintai pria lain selain dirimu. Puas ??” Tanya Sulli kesal.

Ujung bibir Minho menyunggingkan senyuman penuh kemenangan.

“ Jadi kau mencintaiku saat menjalin hubungan dengannya ?”

Sulli menelan ludah melihat kepala suaminya makin mendekat.

“Apakah itu berarti… kau tidak pernah bisa mengalihkan hatimu kepada pria lain sejak…. sejak kau menjadi pengagum rahasiaku saat di SMA dulu ?”

Sulli jantungnya makin berdebar tak menentu, matanya seakan terpaku pada gerak bibir suaminya.

“ Sulli…?” Minho merapatkan tubuhnya, menggoda.

“ Nnne… ne oppa.”

“ Baiklah… itu membuatku merasa lega dan… sedikit tersanjung.”

Minho berkata sambil mencolek ujung hidung Sulli. Kemudian dengan enggan dia bergerak menjauh, sebetulnya bukan itu yang ingin dilakukannya tetapi matanya sekilas melihat ada cahaya merah berkedip-kedip di antara lampu-lampu perak di ruangan itu.

“ Sialan ! Rupanya ruangan ini tidak luput dari kamera Sangwoo Hyung. Untung saja aku melihatnya, jika tidak…”

“ Ayo kita tak bisa membiarkan semua orang menunggu lebih lama.”

Minho berbalik dan membuka pintu, tak berani menatap Sulli yang tampak masih menahan nafas dan menunggu.

Menunggu untuk apa ?

Minho tersenyum tipis kemudian menggelengkan kepalanya, membuang pikiran-pikiran yang membuatnya hanya semakin frustasi. Tetapi dia benar-benar lega setelah mendengar pengakuan sulli tentang Jung Yong Hwa.

.

Ruang Keluarga, rumah Halmonie

“ Ini dia yang kita tunggu-tunggu !!”

Kedatangan sulli dan Minho disambut dengan teriakan –teriakan yang menggoda.

“ Sulli, sebaiknya kau ganti baju dulu. Itu pasti gerah !!” Kata Amber, “ Dan Ya Tuhan… aku baru sadar kalau dari tadi kau mengenakan sepatu kets. Benar-benar pernikahan spektakuler dengan gaun spektakuler !” goda Amber.

“ Ya, benar. Gantilah baju dulu sebelum nanti kita di sini untuk melihat kado-kado istimewa kalian.” Kata Hye Kyo.

“ Noona, masalah buka kado… itu hanya Sulli yang bisa menentukan. Tradisi keluarga …”

“ Omong kosong Minho, istrimu tak akan keberatan kalau kadonya kita buka sama-sama. Benar kan, Sulli ?”

Sulli mengangguk dan tersenyum, kemudian dia pergi meninggalkan tempat itu ditemani neneknya dan Amber.

“ Tuh kan Minho… istrimu kan sekarang sudah menjadi bagian keluarga kita, jadi dia harus bisa mencintai tradisi keluarga kita.” Kata Hye Kyo

Minho mengedarkan pandangannya, kemudian melangkah ke satu sudut yang telah disediakan untuknya dan istrinya Semua rekannya di CGI yang terlibat dalam misi ada di sana, duduk berdekatan. Selain itu ada Donghae dan anaknya, sepupu Amber, Yoogeun dan Minseo. Dari keluarga Sulli hanya ada beberapa orang selain neneknya dan kakaknya. Sahabat Sulli yang masih tertinggal hanya Amber.

Setumpuk kado yang disusun rapi teronggok di satu sudut, tetapi ada kado-kado yang diletakkan dekat dengan tempatnya duduk. Minho menebak, itu adalah kado-kado istimewa… bisasanya seperti itu. Membuka kado setelah resepsi selesai adalah tradisi keluarganya sejak lama, Sama seperti membuka kado-kado natal di bawah pohonnya pada pagi hari.

“ Duduklah… “ Sang Woo menarik Minho untuk bersila di sisinya.

“ Bagaimana kejutan indah dari kami, Minho ?” Hee Chul yang duduk di sebelah Sang Woo dan Tae Young berkata cukup keras, menimbulkan berbagai komentar dari orang yang ada di sana.

“ Kau membuatku hampir mati berdiri, hyung.. Aku tahu, ini bukan idemu. Pasti Key ada dibalik semua ini .”

“ Eh, naneun ? Kenapa aku ??” Key protes ,” Aku juga korban skenario ini. Aku tak tahu sama sekali.”

“ Jadi itu tadi pekerjaan siapa ?” Minho mengerutkan alisnya.

“ Sekali-sekali kau tidak membohongi orang… tetapi dibohongi.” Kata Sang Woo

“ Tetapi itu pekerjaan yang bagus, hyung.” Minyuk menimpali,” Semua berjalan sesuai skenario CGI. Aku mencium adanya ketidak beresan ketika kotak itu bergerak ke luar dari belakang, menuju tengah gereja. Kupikir ada kekeliruan dan kita bergerak pada rencana cadangan, karena waktu itu Siwon-ssi sudah pergi. Aku tak berfikir bahwa itu rencana intinya.”

“ Jadi kalian tidak tahu tentang semua ini ?” Minho menatap kawan-kawannya ,” Apakah ini rencana Siwon hyung ?”

“ Ya. Itu rencanaku dan Sangwoo hyung.” Tiba-tiba Siwon masuk dan ikut bergabung .

Minho menatap kakak sepupunya, merasa tidak faham dengan semuanya.

“ Rencana Siwon hyung dan Sang Woo hyung ? Bagaimana mungkin ? Kapan mereka bertemu dan merencanakannya?”.

Sulli memasuki ruangan diiringi Amber dan neneknya. Begitu masuk dia langsung ditarik Hye Kyo dan disuruh duduk di sisi Minho.

“ Nah, sekarang pengantin baru ini sudah lengkap. Kalian boleh ceritakan semua kehebohan yang terjadi hari ini supaya kita semua tahu dan tidak saling menduga. “ Hye Kyo berkata dengan suara lantang,” Siapa yang akan bercerita ?”

Donghae, Siwon,Heechul, dan Sang Woo bertukar pandang.

“ Kau dulu !” akhirnya Sang Woo sebagai pria paling tua menunjuk Siwon.

Semua mata mengarah pada Siwon yang secepatnya duduk tegak. Sebelum mulai bercerita, dia menatap istrinya dan tersenyum lembut.

“ Terimakasih kepada istriku yang menginspirasi semua kejadian ini. Aku minta maaf, karena telah membuat hatimu terluka. Aku hanya melihat bahwa cintamu pada Sulli demikian besar. Gomawo…” kata siwon yang disambut senyuman oleh istrinya.

“ Baiklah, aku akan mengatakan kepada kalian semua…. bahwa aku pernah menjadi orang yang sangat membenci Choi Minho, karena apa yang dilakukannya pada adikku sembilan tahun yang lalu. Kebencian itu semakin hari semakin membutakanku, hingga suatu hari aku melihat istriku membawa setumpukkan surat dan memaksaku membacanya.”

“ Surat ??” Minho dan Sulli bertanya serempak.

“ Ya. Surat-surat yang dikirimkan Minho kepada adikku selama beberapa bulan secara berkala. ..”

“ Oppa, kau tak pernah memberitahulku…” Sulli memotong

“ Surat-surat itu aku yang menyimpannya, Sulli. Tepat di saat kau menghilang dari Seoul aku memperlihatkan surat-surat itu kepada kakakmu. Dia sangat keras kepala dan berkeras untuk memisahkan kalian. “ Jessica menatap suaminya,” Oh Honey, aku tak mengira kau akan memberikan kejutan yang begitu hebat dan menyenangkan.” Katanya dengan mata memuja.
“ Ini…. surat-surat itu. Aku tidak membakarnya Jess, aku menyimpannya untuk kuhadiahkan pada adikku yang tercantik ini… di hari perkawinannya.” Siwon mengambil sebuah kado yang telah dibungkus dengan rapi, lalu diberikan kepada Sulli , “ Surat-surat inilah yang membuat aku berfikir ulang tentang semuanya. Dan untuk Minho, aku memberikan diary adikku saat menjalani pemulihan beberapa tahun yang lalu. Aku berharap, setiap kalian menghadapi permasalahan dan perbedaan dalam perkawinan ini, kalian akan membaca ulang surat-surat dan buku diary ini untuk mengingatkan kalian betapa banyak kesulitan yang harus kalian lalui untuk bisa mencapai semuanya .”

“ Ohhhh… so sweet…” desah Tae Young dengan mata berkaca-kaca.

“ Terimakasih hyung. Aku akan menjaga Sulli untukmu, aku tak akan pernah menyia-nyiakannya.” Kata Minho dengan sungguh-sungguh.

‘ Oh… ayolah, ceritakan semuanya. Aku sudah tidak sabar !!” Key berkata dengan nada ringan, untuk menghalau rasa terharu melihat semuanya.

“ Baiklah.” Siwon menarik nafas panjang ,” setelah membaca surat-surat itu aku segera menuju Seongnam. Menuju rumah Sang Woo hyung, karena setelah mendapati rumah Minho di Jongno Gu kosong, aku yakin kalian pasti datang ke Seongnam. Dan satu-satunya alamat yang kutahu adalah rumah Sang Woo hyung. Sesampai di sana ternyata kalian tidak ada. Begitu mengetahui siapa aku sebenarnya, Sang Woo hyung mengajakku untuk tinggal karena dia yakin Minho pasti mendatanginya. Ia memintaku untuk menunggu. Dan selama penantian itu kami berbicara banyak. Akhirnya aku sadar bahwa istriku benar, bahwa Sulli sangat mencintai Minho. Dan dari Sang Woo hyung aku mendengar bagaimana Minho juga sangat mencintai adikku. Akhirnya kami bersepakat untuk menyusun sebuah rencana yang menjebak kalian ke dalam pernikahan ini.”

“ Dan kalian melibatkan CGI untuk mencapai hasil maksimal. Oh God !!” sambut Key dengan tatapan tak percaya, terutama dia tak rela hanya dijadikan alat bukan pelakonnya.

“ Tidak semuanya begitu. Sang woo hyung yang punya gagasan untuk memakai CGI.”

“ Sebentar… hyung apakah kau berbicara tentang jebakan ini sebelum aku ditangkap dan ditahan ?” Minho menyela.

“ Ya, tentu saja. Kau pikir atas ide siapa penangkapan itu ? Itu adalah ide Donghae. Ketika Siwon meneleponnya untuk meminta bantuan menelusuri keberadaan kalian, tiba-tiba gagasan itu muncul. Kau ditangkap seolah telah dilaporkan melakukan penculikan. Yang menangkapmu bersikap seolah tak mengenalmu padahal mereka semua adalah pengagum Choi Minho mantan perwira polisi yang berprestasi.”
“ Mwo ??” Minho terlihat sangat terkejut, merasa benar-benar menjadi manusia bodoh telah dibohongi seperti itu.
“ Aku membawamu pulang dan mendorongmu untuk memiliki gagasan penculikan mempelai. Dan kau lah yang punya gagasan untuk melibatkan CGI. Karena kutahu Hee Chul yang tertua di CGI dan kau mempercayainya, maka aku mendiskusikan masalah itu. Satu jam setelah kau menjelaskan gagasan gilamu, kami merangkai gagasan lain yang kami sebut kepada anggota lain sebagai “Plan B”. Mungkin hanya Kris yang diberi tahu, karena dialah yang menggerakkan semua remot dengan komputernya.”

“ Jadi Kris sebenarnya tidak pergi dari tempat ini ? Lalu siapa yang ada di mobil merah ?”

“ Amber. Dia melarikan mobil merah itu dua blok dari sini.”

“ Jadi semua rencanaku kalian ubah ?”

“ Tidak semua. Rencana dibelokkan begitu kau terkurung dalam kotak di gereja itu. Aku sangat menikmati bagaimana wajahmu berubah menjadi pucat saat kotak itu diangkat dan terbuka …” goda Heechul, “ Itu jarang terjadi pada seorang Choi Minho.”

“ Hyung…”

“ Bagaimana kalian menyimpan dan memasang semua alat-alat itu tanpa aku ketahui ?” tanya Jessica dengan heran.

“ Anggota team kami masuk ke rumah ini dengan menyamar sebagai teknisi dan tukang dekor. Tentu saja kalian tak akan menanyakan alat-alat yang kami bawa.”

‘ Dan kekacauan di pesta ? Apakah wanita tua yang membuat kehebohan dengan terkencing di tengah pesta itu juga rencana kalian ?”

Sulli terkejut ,” Kencing di tengah pesta ??

“ Ya… itu Luna… sebetulnya dia tidak kencing. Di balik baju roknya yang longgar dia mengantongi plastik air yang diberi sedikit pewarna dan selang. Dia tinggal menarik tali pengikat dan isi airnya akan tumpah di lantai.”

“ Lalu kekacauan di tempat mempelai pria… juru rias menyebutnya seperti itu. Kupikir waktu itu yang dimaksud mempelai adalah Donghae oppa.”

“ Pastinya.semua orang berfikir Donghae mempelai pria. Padahal kalau diperhatikan… kalian pasti melihat kejanggalan. Lihat saja bajunya yang kekecilan… mana ada mempelai pria yang bajunya seperti tidak dipersiapkan sama sekali. Kemudian dia tidak membawa keluarganya kecuali si kecil. Yang datang bersamanya adalah bawahannya di kepolisian.” Siwon terkekeh,” Kekacauan di tempat mempelai pria itu sebenarnya tidak ada. Yang ada si juru rias dibuat pusing dengan banyak permintaan “pihak mempelai pria” untuk didandani.”

“ Kalian ini keterlaluan… semua orang kalian tipu untuk ini.” Kata Hye Kyo merasa tak percaya dengan apa yang didengarnya, karena dia sendiri adalah korban ,” Aku sama eomma datang ke sini hanya tahu bahwa Sulli hendak menikah. Kami datang… karena entah kenapa aku yakin adikku akan muncul dan menimbulkan kekacauan di sini. Aku mulai curiga akan ada kejutan di pesta ini ketika waktu pernikahan tertunda hampir setengah jam padahal pendeta sudah ada. Dan aku benar-benar terkejut ketika tiba-tiba sebuah kotak besar bergerak memasuki gereja dari sebuah pintu di belakang altar. Aku… jantungku berdegup keras ketika tutup kotak itu terangkat … dan Ya Tuhan Minho …. aku tak tahu apa yang kupikirkan saat melihatmu di sana… pucat, bingung, dan terlihat panik…. Ini rencana yang luar biasa Sang Woo oppa !”

“ Oh iya…. Minho ini ada kado kecil dari kami buat kalian setelah menghadapi stres luar biasa ini.”

Tae Young menyerahkan sebuah kotak tipis , “bukalah.” Katanya

Sulli tersenyum dan menerima kadonya, kemudian perlahan membuka isinya.

“Paket bulan madu ke Bali ? “

Sulli berseru kaget, ia teringat kembali percakapan mereka dulu sewaktu membahas tentang pergi bulan madu saat suami istri itu masih mengira dia dan minho sebagai pengantin baru.

“Terimaka kasih eonni, oppa…”

“ Ya. Itu tempat yang eksotis. Aku sudah melihat-lihat di internet. Sebetulnya ini bukan dariku karena aku sendiri tidak tahu semua ini. Tiket ini dari Sang Woo Oppa. Sepulang dari sana kami berharap akan segera mendapatkan “litle Choi” dari kalian.”

Semua yang ada di ruangan tertawa, dan mereka semakin ramai ketika melihat kedua mempelai memerah sampai ke telinga.

“ Ini dari kami dan eomma.” Hye Kyo memberikan sebuah kado yang kecil.” Bukalah…”

Minho dan Sulli sama-sama membukanya.

“ Foto rumah ?”

“ Ya… maafkan Minho, aku tidak tahu kalau hari ini adalah hari pernikahanmu. Ketika beberapa bulan yang lalu Sang Woo oppa bercerita tentang niatmu untuk menjalankan bisnis keluarga, aku dan eomma mendiskusikan untuk membelikanmu rumah tinggal dengan halaman cukup luas. Mengingat kau tidak menyukai keramaian dan selalu memiliki banyak aktivitas. Aku dan Rain oppa sudah berkeliling Seongnam untuk mencari beberapa rumah, tetapi belum menemukan yang cocok. Kebetulan dalam tas aku menyimpan beberapa foto rumah yang kami lihat-lihat itu. Well, kurasa sekarang saat yang tepat memberikannya kepadamu. Kau boleh memilih salah satu rumah yang ditawarkan atau….” Hye Kyo melirik suaminya ,” Kau bisa membuat rumah dengan desain sendiri… Eomma dan aku sepakat kalau lahan kosong di dekat tempat produksi bisa kau bangun rumah. Tanahnya cukup luas dan memiliki pemandangan yang indah. Rain oppa akan membuatkan desainnya untukmu, dan istrimu bisa mendesain interiornya. Di sana juga kau bisa membuka kantor untuk istrimu supaya dia bisa bekerja tidak jauh dari rumah… Semua biayanya kami yang menanggung.”

Minho berdiri dan berjalan ke arah ibunya kemudian memeluknya dengan bahagia. Halitu diikuti Sulli yang kemudian memeluk Hye Kyo dan suaminya.

“ Bibi Sulli… aku punya sesuatu untuk bibi dan paman… tetapi aku tak membawanya karena tidak seorang pun yang memberi tahuku bahwa ini pernikahan paman dan bibi. Aku akan memberikannya nanti.” Minseo tersenyum.

“ Ah… terimakasih Minseo…” Sulli memeluk keponakannya.

“ Dan noona ini untukmu… maaf bibi Sulli …”

Yoogeun menyerahkan sebuah kotak kecil ke telapak tangan Sulli. Minho yang berdiri di belakang Sulli menatap keponakannya sambil tersenyum lebar. Perlahan Sulli membuka kotak itu…. sebuah gantungan kunci berbentuk kupu-kupu.

“ Indah sekali… terimakasih Yoogeun-ah.”

“ Setiap aku melihat kupu-kupu aku selalu teringat noona. Aku sekarang semakin yakin bahwa setiap orang akan berubah menjadi lebih baik apabila dia sabar dan tekun melakukan perubahan pada dirinya sendiri.”

“ Wah Yoogeun… kata-kata itu kau pertik dari mana ?” canda Minho sambil mengacak rambut keponakannya.

Yoogeun segera menghindar dengan bibir cemberut dan tatapan marah.

“ Minho oppa…” bisik Sulli sambil menyenggol perut suaminya.

“ Hmm… pokoknya jangan ada yang coba-coba merayu Sulli di hadapanku !”

Semua yang berada di sana tertawa dengan perkataan Minho.

“ Key ?” Minho menengadahkan tangannya ,” Waktu kita terkurung di gudang, kau sudah berjanji akan memberiku kado terbaik di hari pernikahanku. Mana ?” goda Minho

“ Yaah Minho !! Kau tahu sendiri, aku dijebak dalam permainan ini. Tapi aku akan memberimu kado…kejutan untukmu !!” Key mengedipkan sebelah matanya.

“ Kami tim CGI akan memberikan kado hasil peliputan penculikan yang kau lakukan mulai dari awal sampai akhir, tetapi kami tak bisa memberikannya sekarang karena Kris harus mengeditnya. Selamat Minho… kami semua bahagia dengan pernikahan ini. Dan kami semua berharap kau akan tetap di CGI menjadi bagian dari kami…selamanya.”

“ Terimakasih Hyung… untuk semuanya. Kau tahu, aku akan membicarakannya lagi dengan keluargaku nanti.”

“ Ini dariku dan orang tuaku , Jinri…” Amber menyelipkan sesuatu di tangan Sulli.

“ Apa ini ?”

“ Kau tidak bisa membukanya di sini…tetapi nanti kau akan menyukainya.”

“ Terimakasih Amber.” Sulli memeluk sahabatnya.

“ Selamat Sulli… tadinya kupikir aku akan menggoda Minho oppa kalau kau tidak cepat-cepat mempersuntingnya.”

Minho dan Sulli tertawa.

Dua Jam kemudian

Sulli melangkah ke luar dari kamar mandi dengan tubuh segar, setelah lengket seharian. Ia merasa menjadi wanita yang paling bahagia malam itu. Ketika duduk di depan meja rias dan menyisir rambutnya yang baru dikeringkan setelah dikeramas, Minho masuk ke kamar dengan tertawa.

“ Mereka sudah pulang, Oppa ?”

“ Ya. Siwon hyung hampir mengusir mereka semua karena terus menerus menahanku. Dasar manusia-manusia pengganggu !!”

“ Siapa oppa ?”

“ Teman-temanku di CGI…kau pikir siapa lagi ?”

Minho yang bersungut-sungut tiba-tiba tersenyum saat melihat Sulli yang sudah tampil segar.

“ Kau sudah mandi ?”

“ Ya. Ada handuk bersih kalau kau juga mau mandi.” Jawab Sulli singkat, meletakkan sisirnya.

“ Aku bau, ya ?” Minho berjalan mendekat.

“ Aku kan cuma bilang barangkali kau mau mandi. Aku tidak mengatakan kau bau, oppa…”

“ Ya, aku memang bau…” Minho mengendus baunya sendiri ,” Bau keringat dan minuman…”

“ Omo ! Kau minum-minum ?”

“ Ya… tapi…tidak !! “ Minho tersenyum nakal ,” Mereka memaksaku untuk minum, aku pura-pura melakukannya, padahal minuman yang masuk mulut segera kumuntahkan lagi begitu mereka lengah. Mungkin mereka ingin membuatku mabuk…hm…kukira aku harus mandi karena bauku sangat tidak keruan !!”

‘ Kau memang bau alkohol !” Sulli mengernyitkan hidungnya.

“ Tetapi tetap tampan, kan ?” goda Minho sambil membungkukkan sedikit tubuhnya ke arah Sulli.

“ Oppa….”

“ Ah ya, tadi ada kado yang diantarkan kurir, Katanya ingin diterima langsung olehmu. Tetapi aku belum membukanya. Ini dia !!”

Choi Minho meletakkan kotak yang tadi dibawanya masuk, di atas kasur.

“ Dari siapa ?”

“Aku tak tahu… kurir itu tidak menyebutkan namanya”

Minho tiba-tiba memeluk Sulli dari arah belakang, membuat Sulli terlonjak kaget dan berdebar tak menentu.

“ Beri aku ciuman, Sulli… sebelum aku menghilangkan jejak-jejak penjajahan di bajuku ini.”

Sulli wajahnya memerah, menunduk tersipu. Minho menenggalamkan wajahnya dalam keharuman rambut istrinya. Kemudian dia menarik Sulli berdiri, memutar tubuhnya hingga berhadapan dengannya. Dengan satu tangannya Minho mengangkat dagu Sulli, mendekatkan bibirnya dan memberikan secercah ciuman ringan.

Hanya sekilas.

“ Kau sudah harum…aku jadi minder. Jadi sebaiknya aku mandi dulu. Tetaplah di sini..tunggu aku,okay !”

Minho mengedipkan sebelah matanya, kemudian berjalan menuju kamar mandi dengan bersiul.

.

Sulli Pov

Minho oppa berjalan menuju kamar mandi dengan bersiul-siul.

Sialan !! Dia benar-benar membuatku panas dingin. Seharian ini Minho oppa benar-benar membuatku selalu menebak-nebak tentang apa yang dipikirkan dan apa yang diinginkannya. Apakah dia pikir lucu membuatku seperti ini ? Huh !!

Aku benar-benar kesal dengan sikapnya. Aku bersumpah tidak akan menyerah lagi pada godaannya.

Tiba-tiba mataku terpaut pada kado dari Amber.

Apakah hadiahnya ? Mengapa dia berkeras untuk tidak membukanya di depan orang banyak ? Apakah hadiahnya sangat pribadi ? Baju tidur yang sexy ? Atau underwear yang sexy ?

Mukaku terasa hangat membayangkannya.

Sambil membawa kadonya, aku berjalan ke ranjang. Membukanya perlahan dengan berdebar…

Perkiraanku ternyata salah… ternyata kadonya adalah setumpukkan dokumen tentang….

WOW !!

Ini adalah impianku selama ini !

Bagaimana Amber bisa melakukan semua ini ?

Ini pasti atas campur tangan ibunya.

Dan ini merupakan berita gembiura buatku. Aku bersumpah…

“Minho oppa adalah orang pertama yang akan kuberi tahu tentang ini !” kataku

“ Kau akan memberitahuku tentang apa ?”

End of Pov

.

“ Kau akan memberi tahuku tentang apa ?”

Minho melangkah ke luar dari kamar mandi dalam balutan  baju mandi biru laut , air masih menetes dari rambutnya yang basah, terlihat 10 kali lebih segar daripada waktu dia masuk tadi. Sulli melambaikan kertas yang dipegangnya.

“ Amber memberiku hadian ini… cobalah tebak !”

“ Aku kurang pandai main tebak-tebakan. Biar kulihat !!”

“ Aniya !!” Sulli menyembunyikan di balik punggungnya.

Melihat itu Minho matanya menyipit dan melangkah dengan penuh ancaman. Akhirnya Sulli menyerah… karena dia tahu kalau dibiarkan masalahnya akan menjadi rumit.

“ Ara…ara… biar kukatakan padamu. Aku, Choi Jinri, diterima menjadi salah satu pengasuh “ rubrik Griya” , dalam majalah Property of Seoul. Itu semacam pekerjaan lepas yang bisa dilakukan dari rumah. Aku berburu rumah-rumah unik yang ada di Seoul atau negara lain, membuat ulasannya, dan menerima konsultasi tentang desain interior untuk pembaca. Ini adalah pekerjaan impianku sejak menginjak Seoul. Aku yakin, orang tua Amber berada di belakang ini semua. Pengaruh mereka di dunia entertainment cukup besar.”

“ Selamat kalau begitu…..”

“ Dan aku berfikir, kunjunganku ke Bali akan menjadi artikel hebat nantinya !!”

“ Bali ?” Minho mengerutkan alisnya, kemudian duduk di ranjang dan membolak-balik kotak yang tadi dibawanya ,” Oh… bulan madu kita ?”

“ Ya oppa… bulan madu dan pekerjaanku…” sahut Sulli tanpa sadar karena diliputi kegembiraan.

“ Bali,huh ?”

Minho kembali meletakkan kotak di sisinya, kemudian bergeser mendekati Sulli ,

” Mengapa harus di Bali…kita bisa memulainya di sini…”

Tanpa memberikan aba-aba Minho mendorong Sulli perlahan-lahan hingga rebah di kasur. Sulli merasakan jantungnya melonjak-lonjak di balik rusuknya. Aliran darah serasa mengalir cepat ke wajahnya, meninggalkan semburat merah di sana.

“ Kau begitu cantik … saangat cantik !” jari telunjuk Minho mengusap lembut pipi Sulli yang halus, kemudian dia mengusap rambut-rambut halus yang menutupi wajahnya, merapikannya ke tepi ,” apa yang kau lakukan hingga aku bisa menjadi pengagummu yang demikian tergila-gila padamu, Sulli ?” bisik Minho

“ Omo…jadi Minho juga diam-diam mengagumiku ? Pengagum rahasiaku ?” pikir Sulli dengan bahagia.

Perlahan bibir Minho mengikuti jejak sentuhan jemarinya, membuat Sulli seperti kehilangan nafas dan memejamkan matanya. Bibir Minho semakin mendekti bibirnya… Sulli benar-benar gemetar dan panas dingin.

Namun tiba-tiba Minho menjauh, dan mengumpat tak jelas.

“ Sialan !! Aku hampir lupa… mungkin saja tim CGI menaruh kamera di kamar ini. Aku lupa menanyakannya pada Sang Woo hyung !”

“ Minho…?” bisik Sulli dengan suara yang tidak stabil.

Minho menelan ludah, mengedarkan pandangannya ke sekeliling kamar, berusaha menghindari untuk melihat Sulli yang terbaring dengan posisi yang membuatnya sedikit frustasi. Namun dia tak melihat apapun yang mencurigakan di sepanjang dinding yang memang bersih. Benda-benda yang ada di sana juga tak memperlihatkan tanda-tanda mencurigakan yang dikenalinya. Ketika matanya melihat kotak di atas ranjang…

“ Apakah mungkin bingkisan ini dari tim CGI ? Mungkinkah di dalamnya berisi alat perekam suara atau yang sejenisnya ? Sungguh aneh saja kotak ini datang melalui kurir… kalau bukan karena orang yang mengirimnya ada dalam rumah dan tak ingin diketahui jejaknya…”

Minho duduk menegakkan tubuhnya, dan meraih kotak itu.

“ Aku penasaran dengan isi kado ini…” katanya dengan suara serak.

“ Huh ??”

Sulli bangkit, dan duduk di sisinya dengan muka merah padam

“ Aigoo Sulli, apa yang kau pikirkan ? Sungguh menggelikan kau berfikir terlalu jauh sedangkan suamimu memikirkan kotak  itu. Benar-benar bodoh !!”

“ Kau ingin membukanya ?”

“ Aku… instingku mengatakan ada yang tak mengenakan dengan kotak ini. Aku berfikir ini berisi alat-alat canggih CGI untuk menjebak kita….”

“ Kalau begitu bukalah !!”

Minho mengangguk dan merobek kertas pembungkusnya, kemudian dengan berdebar membuka kotak kayu berwarna kecoklatan itu.

Oh My GOD !!”

Sulli menutup mulutnya, matanya membelalak karena ngeri, badannya refleks merapat dan bersembunyi di balik bahu suaminya.

“ Bunga sakura dan kepongpong ulat ?”

Minho mengerutkan keningnya, matanya memeriksa setiap bagian kotak, namun sekali lagi tak ada yang mencurigakan.

“ Itu ada kartu di dalamya,Oppa ! Coba lihat…”

Minho meraih kartu sebesar korek api yang terlipat.

“ Pengagum rahasiamu…” gumamnya.

“ Oppa….”

Sulli benar-benar ketakutan, bayangannya akan kejadian dengan Daehoo dulu berkelebat dalam ingatannya. Namun berbeda dengan istrinya, Minho menanggapi hadiah itu dengan tenang. Otaknya secara otomatis bekerja dengan menghubung-hubungkan berbagai fakta yang terjadi.

“ Tenang Yeobo, ini pasti ulah iseng seseorang…. dan aku tahu siapa orangnya.” Minho tersenyum masam.

“ Siapa ?”

“ Siapa lagi….. ini Kibum alias Key. “

“Tapi dia sendiri mengatakan bahwa belum menyiapkan kado untuk kita, karena dia juga dijebak seperti kita.”

“ Betul. Tetapi untuk memesan setangkai bunga sakura dan kepongpong ulat kan mudah sekali. Kau tinggal menelepon toko bunga memesannya, memintanya mengemas dalam kotak, menulis kartu, kemudian mengirimkannya pada kita. Dan untuk itu dia tidak perlu meninggalkan rumah ini. Hanya menghilang satu menit dari hadapan kita, dan memijit nomor ponselnya. Beres,kan ?

“ Kau berfikir demikian ?”

“ Ya, sehingga kita tak akan mengira kalau kado ini darinya. Ia juga bisa menyangkalnya. Key cerdik, bukan ?”

“ Ya… dia cerdik kalau berbuat seperti itu.” Jawab Sulli dengan lega. “ Masalahnya kenapa dia memilih sakura dan kepompong ?”

“ Sakura adalah bunga yang memiliki arti buruk buat kita berdua….” Minho berhenti sejenak, berfikir… ,” Ah…aku tahu ini pasti Key !!” katanya yakin sekali.

“ Mwo ?”

“ Key pasti terilhami dari perkataan Yoogeun tentang hadiah gantungan kupu-kupu itu. Yang dipilihnya kepompong mungkin melambangkan rasa takut yang menyelubungi kita selama ini.  Kita ada dalam selobong ketakutan, seperti ulat yang terbungkus oleh kepompongnya. Hadiahnya mengisyaratkan kepada kita, kalau kita mau…kita bisa keluar dari ketakutan kita terhadap sakura itu untuk menjadi lebih baik nantinya… Aish…bisakah pendapat ini diterima ?”

“ Oh… kau luar biasa oppa… aku setuju dengan pemiiranmu. Key memang temanmu yang paling aneh dengan hadiah-hadiahnya…” Sulli tertawa, “ Dia menuliskan kartu itu ?”

“ Mungkin untuk mengingatkan kita bahwa kasus “ pengagum rahasia” itu yang mempertemukan kemudian menyatukan kita. Hanya sebagai lambang-lambang saja… bukan dalam artian harfiahnya.”

Sulli melirik isi kotak dengan ragu-ragu… walau mencoba, hatinya masih merasakan sedikit ganjalan yang tidak mengenakan akibat melihatnya.

“ Wae… kenapa kau terlihat aneh. Kau tahu, akulah pengagum rahasiamu yang sebenarnya.”

“ ugh ??”

“ Tapi aku belum tahu…apa yang diberikan pengagum rahasiamu yang lain untukmu… Jung Yong Hwa  ?”

“ Aku belum membukanya, Oppa… kutaruh di atas kotak kado dari Siwon oppa .” jawab Sulli.

“ Kau tidak penasaran dan ingin tahu isinya?”

“ Tidak sama sekali. Itu tidak penting.”

“ Tapi aku penasaran dengan isinya…juga dengan diary-mu….”

“ Aku pikir kau akan membacanya besok saja…” gumam Sulli.

“ Kau benar… ada yang lebih penting dari itu, kan ?”goda Minho sambil menggerak-gerakan alisnya.

Minho bangkit dari tempat tidur , melempar kotak hadiah dari Key ke tempat sampah. Tangannya bergerak ke saklar lampu dan mematikannya.

“ Ini adalah salah satu cara mengurangi ketajaman kamera…kecuali kalau CGI berfikir untuk memasang kamera infra merah.” Pikirnya

Sekali lagi mata Minho menelusuri ruangan, sampai akhirnya dia yakin bahwa tak ada kamera yang mencurigakan di sana. Bila ada kamera setidaknya dia bisa melihat cahaya berkedip…sekecil apapun.

“ Kenapa lampunya dimatikan, oppa ?”

“ Aku tidak biasa tidur dengan cahaya lampu yang terang.”

Sambil meraba-raba dalam gelap dia menuju ranjang dan menyalakan lampu meja di sisi tempat tidurnya. Seketika sinar temaram memenuhi kamar.

“ Ini lebih baik…” katanya sambil menarik Sulli ke arahnya secara tiba-tiba.“ Dan kita bisa melanjutkan apa yang tadi kita mulai.”

Sulli terdiam, matanya membelalak melihat bayangan mereka di dinding. Melihat bagaimana bayangan Minho di atas tubuhnya. Kemudian matanya beralih ke jendela … dan perlahan terpejam dalam diam.


Mobil Van CGI, Seongnam

Key menatap layar komputer yang menayangkan adegan bagaimana Minho bergelantungan saat turun dari jendela,

” Gambarnya benar-benar seperti adegan film laga, Kris .”

“ Sialan Hee Chul hyung…. kenapa kau tidak kepikiran untuk memasang kamera di kamar pengantin mereka ?” kata Minyuk…saat melihat adegan Minho dan Sulli berpelukan di dalam kotak.

Key dan Heechul serempak mengarahkan pandangan tidak suka pada Minhyuk.

“ Ah…hahaha !! Oke… aku minta maaf…. Tentu saja itu melanggar hukum Dan CGI tak pernah melanggar hukum dalam menjalankan aksinya !” Minhyuk mengucapkan semboyan CGI dengan keras.

“ Aku benar-benar malu… aku harus segera menguras tabunganku untuk membelikan kado yang pantas buat mereka. Ada ide ?” Key melipat tangan di dadanya.

“Jangan pura-pura Key. Aku tahu kalau hadiah yang datang dari kurir itu adalah kirimanmu, kan ?”

“ Tidak ! Aku bahkan sampai detik ini tidak kepikiran untuk membelikan hadiah apa buat mereka.”

“ Kalau begitu…kira-kira dari siapa, ya ?”

“ Entahlah…mungkin dari sahabat Sulli atau Minho  . Mungkin dari Taemin, kulihat dia tidak hadir di pernikahan itu.”

“ Menurut Luna, Taemin sedang mengikuti kompetensi chef di Paris.” Kata Kris.

“ Mungkin dari dia kalau begitu…”

Telepon dalam van berbunyi, rupanya telepon Hee Chul.

“ Donghae…” bisik Heechul pada teman-temannya

“ Yoboseyo…. Apa ? Kau serius ? Baik, kami akan menceritakannya besok pada Minho supaya berhati-hati.”

Heechul menutup teleponnya. Menghadapi pandangan bertanya-tanya dari anggota tim ayang lain.

“ Donghae baru sampai di Seoul. Dia mendapat laporan dari rumah sakit kalau Dae Hoo berhasil lari dari rumah sakit.”

“ Apa ?? Kapan ??”

“ Tepatnya tidak tahu, pihak rumah sakit baru menemukannya raib tadi pagi. Ranjangnya kosong dan seperti tidak tersentuh semalaman… jadi mungkin dia berhasil lolos pada malam hari.”

.

.

.

Bulan bulat penuh menggantung di langit Seongnam .

Cahayanya menerobos sela-sela tirai sebuah kamar di tingkat dua yang tersingkap sedikit.

Cahaya itu menyelinap masuk… menimpa sebuah kotak yang terbuka di tempat sampah.

Kotak yang di dalamnya menyimpan setangkai Sakura dan kepompong ulat yang bergerak-gerak.

Sesuatu yang bergerak itu  perlahan meyembul dari kepompong  …. semakin membesar…. semakin membesar…. kemudian dengan indahnya sayap yang lembut terentang ….bergerak….seekor kupu-kupu telah lepas dari kepompongnya.

Dan sang Kupu-kupu terbang mengepak sayapnya… mengitari ruangan gelap yang hanya dipenuhi desah nafas dan rintihan manusia.

================= FINALLY….THE END ===============

 bed scene

Epilog yang sangat panjang, semoga bisa menjawab semua kepenasaran kalian tentang Siwon, Sangwoo, Donghae…dan yang lainnya. Terutama tentang pernikahan penuh kejutan itu  😀

Terus, eonni juga ingin mengucapkan banyak terimakasih kepada semua reader yang dengan setia mengikuti kisah perjalanan cinta Min-Sul ini. Menunggu postingan yang terkadang lamaaaaa… (mianhe 😀 )… tetapi tetap setia memberikan komentar dan “like blog”.

Jujur…. semua itu merupakan dukungan yang sangat besar buat orang sepertiku.

Apalagi ya ??  Ummm …kalau komentar SA epilog ini mencapai 50% dari pembaca yang terhitung di admin …. mungkin kita jumpa di cerita berbeda  🙂  🙂

Tapi kalau tidak…mungkin aku beristirahat dulu barang sejenak….so….

FIGHTING for COMMENT !!

Salam Minsullian…. MINSUL – JJANG !!

.

♥   dina matahari   ♥

Advertisements

61 thoughts on “Secret Admire (Epilog)

  1. Udqh ktebak ada yg rencanain smuanya diacara pernikahan minsul tp keren bingitss rencananya, daeho kabur? Sepertinya SA akan trus brlanjutnih asikkk hehehe. Dina eonnie smangat ya untuk crita2 barunya aku pnggangum rahasia eonnie loh* tp skrng udh ktaun deh jadi gk rahasia lagi hehe. Dina eonnie caiyo, fighting, hwaiting, spirit, sousou, ganbate smangat:-D

  2. Gilaaa…, ini memang pernikahan teraneh dan teromantis sepanjang masa 😀
    Ini masih belom selesai eonni…, itu daeho nya berhasil kabur…, berarti minsul juga dalam bahaya lagi dong…, dan yang bikin aq penasaran banget…., kado dari yonghwa…, aihhhhhh…., tadi berharapnya minho bersikeras untuk membukanya., biar aq tau juga gitu, ehh malah gk jadi.., yaudah deh.., terserah mereka, namanya juga pengantin baru ya kan? Hehehehe ;D
    Kalo bisa SA nya lanjut aja ya eonni…, tapi kalo eonni mau buat ff lain sih gpp juga, aq ttep baca dan dukung eonni.

    Fighting eonni Dina!!

  3. Ceritanya bagus thor
    Akhirnya sulli eonni bisa nikah sama minho oppa
    Semoga nggak ada gangguan lagi dari siapapun

    Dae hoo muncul lagi
    Kenapa endingnya nggantung thor
    Buatin sequelnya dong thor

    Penasaran sama cerita lainnya
    Ditunggu ya thor
    Gomawo ^^

  4. Gilaaa kerenn bangett onniee .. sukaa bangett sama akhirnyaa .. ntar lanjut yang keduaanyyaa onnie hehehe maksaa ditungguu cerita* berikutnyaaa semangatt onniee

  5. Siwon oppa mianhe.. Aku sudah berburuk sangka padamu. Ternyata ini sebagian adalah rencana hahahh DAN eon dina dengan segudang imajinasinya agar setiap part punya kejutaan 😀
    Happy wedding minsul :*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s