The Next Bloodline [Chapter 19]

mahogany4-2-copy

The Next Bloodline

Author : Mahogany4 (@ItsMahogany4)

Translater : Maria2509

Original Version klik here!

Length : Sequel

Rate : PG-15

A/N: haiii~~ maaf telat updatenyaaa… karena lagi banyak kerjaanL… chapter 19 is here, enjoy! Happy reading… dan jgn lupa tinggalin jejak yaaa!! J tuh, tuhh, uda ada kode dari Minho…. Sebentar lagi bakal kejawab mungkin pertanyaan kalian yang lainnya~~ sabar yaaaa…

 

Chapter 19: A much stronger force?

“Apa maksudnya? Apa itu benar-benar terjadi dimasa lalu?” Tanya Minho

“Aku belum bisa menjawabnya. Ingatan itu terungkap hanya padamu dan karena itu aku tidak bisa ikut campur.” Kata Master Cha

“Tapi… Monster… dalam penglihatan… itu—“ Minho menarik napas dalam-dalam

“Hampir sama dengan apa yang Sulli dan aku lihat sebelumnya. Monster itu seperti… naga hitam.” Kata Minho

Master Cha mengangguk.

Minho menyentuh lehernya.

“Aku berpikir kalau penglihatan itu bukan hanya penglihatan dimasa lalu. Kejadian itu pernah terjadi dan sangat nyata.” kata Minho

Master Cha menahan napas saat ia menunggu kata-kata Minho berikutnya.

“Itu hampir seperti sebuah… ingatan.” Kata Minho. “Seperti aku berada disana melihat, merasakan semuanya bahkan sampai tiupan anginnya juga, Bahkan kegembiraan saat melihat darah mengalir, aku merasakan semuanya.”

Minho menutup matanya. “Monster itu… naga hitam itu… adalah aku.”

Master Cha menatap Minho.Minho terlihat tenang dari luar. Tapi dia yakindalam pikirannya pasti kacau.

“Aku ingin tahu apa yang terjadi pada hari itu.” Kata Minho

“Aku yakin kau akan segera mengetahuinya.” Kata Master Cha. “Tapi kau harus selalu ingat kalau Raja mengorbankan semua yang dimilikinyademi Zaruum. Dia bahkan mengorbankan orang yang paling penting dalam hidupnya. Dia adalah Raja yang menuai kebaikan tanpa meminta balasan.”

Minho bingung.

“Dan juga kita punya pilihan.Kita bisa memilih apa yang kita inginkan.” Kata Master Cha

“Bagaimana bisa seorang Black Dragon punya pilihan.Sejak lahir, mereka terlahir untuk kegelapan.” Kata Minho

“Aku rasa kau belum pernah melukai orang-orang di Istana selama 20 tahun terakhir. Aku percaya kau hidup dengan damai disana.” Kata Master Cha.

Master Cha menatap Minho ketika dia sedang merenungkan kata-kata darinya. “Lihat, kan? Kita memilih apa yang kita inginkan. Baik atau jahat, kita yang memilihnya.”

Master Cha menepuk punggung Minho dan kemudian berjalan.

.

.

.

.

Minho melihat Sunny tertidur tidak jauh dari Sulli. Sulli berbaring dirumput, selimut menutupi seluruh tubuhnya. Minho perlahan berjalan disampingnya dan duduk. Dia melihat selimutnya sudah turun sampai ke pinggang Sulli dan ia menariknya sampai kebahu Sulli.

Dia berubah. Rambutnya berwarna emas dan panjang dari rambut pendeknya yang berwarna merah. Tapi wajahnya tetap sama… kecuali kulitnya yang sekarang lebih berkilau dari sebelumnya.

Minho menyeka rambut Sulli kesamping.

“Aku harap aku bisa menyembunyikanmu disuatu tempat yang indah dimana kegelapan tidak bisa masuk.” Kata Minho

Minho menghentikan gerakan tangannya. Dan menutup wajahnya.

Apa yang dikatakannya?

Kenapa tiba-tiba dia seperti ini?

Minho perlahan-lahan berdiri.

Dia tidak bisa mengerti dirinya sendiri lagi. Kenapa dia berubah khawatir pada Sulli saat dia tidak ada? Dia tidak bisa menahan dirinya untuk tidak mencari Sulli. Ketika Sulli dalam bahaya, dia tidak bisa menahan diri untuk melindunginya.

Kekuatan apa yang digunakan Sulli padanya?

Dia sudah bersumpah setia pada Putri Dhara. Dan Naga Hitam hanya memberikan sumpah setianya pada satu Master saja.

Tapi kenapadia bersikap seperti ini pada Sulli, Putri Peri? Kenapa dia menjadi terlalu ikut campur dengan urusan gadis itu?

Minho kembali menatap Sulli. Dia meringis dalam tidurnya dan tangannya bergerak kearah bahunya yang cedera. Minho menghampiri Sulli kemudian mengambil kantong kecil dari dadanya. Dia mengambil sedikit bubuk dan dioleskan ke bahu Sulli.Bubuk ini seharusnya bisa meringankan rasa sakitnya.

Setelah itu, Minho memasukkan tangan Sulli kedalam selimut.

Minho berhenti lagi. Dia… melakukannya lagi… tanpa berpikir. Ia bergerak ke sisinya disaat Sulli merasa kesakitan.

Minho memejamkan matanya.

Apa yang terjadi padanya?

Minho merasakan ada cengkraman kuat didalam dadanya saat dia melihat wajah Sulli.

Sewaktu dia tidak bisa menemukan Sulli kemarin adalah hari yang paling aneh dalam hidupnya. Rasanya pikiran dan jiwanya merasa sedih.

Tapi kenapa…

Minho berbaring disamping Sulli kemudian menatapnya..

Dia bisa membayangkan rambutnya yang pendek kemerahan… dan dia ingat kata-kata terakhir yang didengarnya dihutan.

“Aku sangat… bodoh… Aku rasa… aku… Aku rasa aku sudah… jatuh cinta padamu. Tetap disana.Jangan mendekat, aku rasa aku tidak bisa menahannya lagi.Aku juga tidak tahu. Aku pikir aku hanya tertarik padamu karena auramu yang kuat itu tapi mungkin dari awal aku sudah salah. Aku tertarik padamu karena kekuatan yang jauh lebih kuat daripada kekuatan fisik yang kau miliki.Aku… sangat bodoh… karena sudah jatuh cinta pada anggota The Circle.”

Hati Minho mulai terasa sakit, seperti dipelintir dan diremas saat mengingat kata-kata Sulli hari itu.

Ada sebuah kekuatan yang jauh lebih kuat dari kekuatan fisik.

Mungkinkah… mungkinkah ini cinta?

Minho menyentuh wajah Sulli. Membelai wajahnya.

Dan sebelum Minho menyadarinya, bibirnya menyentuh bibir Sulli dan ciuman itu mengirimkan perasaan yang paling menakjubkan. Minho merasa waktu seperti berhenti, angin menjadi lebih lembut.Ia merasa seperti setiap aroma disekelilingnya tiba-tiba menjadi manis dan menyegarkan.

Tapi tidak semuanya tertinggal dalam pikirannya dan menghangatkan hatinya. Yang dia bisa rasakan hanyalah kelembutan bibir Sulli… aroma tubuhnya yang manis.

Minho menarik dirinya.

Dia berdiri dan melompat pergi kalau tidak dia akan membuat kesalahan yang lebih parah lagi.

Kelihatannya…

Dia sudah jatuh cinta dengan Putri Sulli.

.

.

.

.

Chanyeol terbangun.Dia tidak bisa tidur. Semenjak ia melihat keadaan Sulli tadi, luka dibahunya, keadaan Sulli yang seperti itu membuatnya tidak tidur.

Bagaimana bisa Sulli menjadi sasaran mereka! Bagaimana mungkin Master Cha mengijinkan Sulli melakukan perjalanan sendiri dimana ada banyak bahaya disekitarnya. Chanyeol berdiri dan berjalan-jalan disekitar hutan. Dia juga terkejut saat tahu kalau gadis yang tumbuh bersama dengannya adalah Putri yang sebenarnya. Ya, dia memang sudah melihat wujud asli sang Putri sekitar lima kali, dia sudah tahu sejak kecil kalau murid Master Cha adalah gadis cantik yang berubah menjadi seorang wanita sekarang. Walaupun ia sudah jarang melihatnya, Sulli selalu menyamar sebagai gadis tomboy tapi Chanyeol tidak menyangka kalau dia seorang Putri. Bagaimana dia melewatkan hal itu!

Chanyeol melihat tempat dimana Sulli tertidur kemudian berhenti.

Minho duduk disampingnya kemudian dia merebahkan tubuhnya disamping Sulli, menyentuh wajahnya kemudian…

Ada kekesalan yang timbul dalam dadanya saat Chanyeol melihatnya.

Minho… mencium Sulli!

Chanyeol merasa lututnya mulai gemetar karena marah.

Tiba-tiba Minho berdiri dan pergi.

Minho baru saja mencuri ciuman dari Sulli!

.

.

.

.

Keesokan paginya saat semua anggota The Circle sudah bangun.

“Tentu saja kami tidak mengijinkanmu melakukan perjalanan sendirian, Yang Mulia.” Kata Kris. “Melihat kaulah yang menjadi sasaran mereka kemarin. Tidak mungkin kami pergi meninggalkanmu begitu saja.”

“Kris benar. Sekarang kami tahu siapa kau sebenarnya emm—Yang Mulia, tidak ada gunanya lagi menyembunyikan hal ini dari kami” kata Sunny yang sedikit canggung.

“Tapi tentu saja kita masih harus menyembunyikan jati dirimu yang sebenarnya.” Kata Master Cha

Sulli mengangguk. Tapi dia kelihatan gelisah.

Master Cha menarik Sulli menjauh dari The Circle

“Ada masalah apa?” Tanya Master Cha. “Apa—- the core ingin keluar lagi dari tubuhmu?”

“Tadi malam, ya tapi bukan ituyang menggangguku, Master. Sejakaku pergi dari The Cirlce, aku tidak bisa kembali wujud manusiaku. Aku sudah mencoba berkali-kalitapi selalu gagal.” kata Sulli

Master Cha diam sebentar dan berpikir.

“Masih ingat sewaktu kau masih kecil? Pertama kali mantera sihir yang dipasangkan ditubuhmu sehingga kau bisa menyembunyikan identitas Perimu? Mantra itu hanya bertahan beberapa menit saja dan alasannya karena emosimu yang tidak stabil. Karena kau merindukan orangtua kandungmu.” Kata Master Cha. “Aku tahu alasannya masih sama kenapa mantera itu tidak bekerja lagi sekarang, itu karena emosimu sendiri.”

“Maksudmu aku harus mengatur emosiku?” kata Sulli

“Ya, Tuan Putri.” Kata Master Cha

Sulli memejamkan matanya dan mengangguk.

Jadi, karena dia sedang patah hati, rasa sakit itu melekat sangat kuat sehingga mantera sihirnya tidak bekerja.

“Aku akan meminta bantuan Sunnyt api kalau emosimu tidak bisa dikendalikan, maka mantera itu tidak bisa bekerja.” Kata Master Cha

“Terimakasih, Master. Aku akan mencoba untuk mengendalikannya.” Kata Sulli tersenyum.

.

.

.

.

Sunny berhasil mengembalikan wujud Sulli menjadi Sulli… si gadis berambut pendek yang akan dikira banyak orang dia seorang laki-laki.

The Circle dengan cepat melewati desa itu. Mereka tidak kembali ke rumah Lady Gyuri.Kemungkinan musuh mereka masih mengintai, jadi tidak perlu membuang banyak waktu lagi.

Chanyeol bahkan tidak pernah jauh dari Sulli. Dia berjalan sangat dekat dengan Sulli.

Pada awalnya Minho pikir karena Chanyeol juga khawatir pada luka dibahu Sulli tapi kelihatannya baik-baik saja. Bahkan kecepatan berjalannya sudah kembali normal. Tapi Chanyeol tetap berada disisi Sulli.

“Aku penasaran siapa yang menyerangmu kemarin.Maksudku,lenganmu besar sekali, kalau ada singa yang menggigitnya aku rasa singa itu akan menyerah.”Kata Chanyeol

Mata Sulli menyipit. “Itu kalau singa itu menggigitnya dengan gigi manusia. Kalau singa itu menggigitnya dengan gigi singa, maka kaubisa membuat lenganku sebesar kuda nil.”

Sunny tertawa.

“Aku tidak pernah membayangkan kalau seorang Putri akan memiliki lengan sebesar itu. Dulu aku berpikir mereka itu wanita cantik yang lemah.” Kata Sunny

“Maaf karena sudah mengecewakan ekspektasimu.” Kata Sulli cemberut.

Sunny kembali tertawa. Yes! Sulli sudah kembali! Memang benar dia seorang Putri, tapi dia masi tetap Sulli yang dulu!

Chanyeol melingkarkan tangannya dibahu Sulli

“Tapi kelihatannya lenganmu sudah mengecil dari sebelumnya, dari hari dimana kau diserang kemarin.” Kata Chanyeol

Tangan Minho hampir mencapai lengan Chanyeol untuk menyingkirkan lengannya dari Sulli dan TOP menghentikan gerakannya.

“Kau akan membuat masalah kalau kau melakukan hal itu.” Kata TOP

Minho menarik lengannya dan memalingkan wajahnya. Mencoba untuk menyembunyikan kesalahannya.

TOP menyeringai. Hmmm, ini menarik. Kelihatannya Ksatria Kegelapan sudah mulai memperhatikan hal-hal yang sebelumnya tak pernah dilakukannya. Chanyeol dan Sulli selalu berdekatan, Minho hampir menyambar lengan Chanyeol dan akan menjadi sesuatu yang sangat mencurigakan.

Mereka berhenti disebuah restoran di desa kecil yang menyajikan bubur dan menu-menu pilihan lainnya. Harganya murah dan disajikan dalam porsi yang besar. Pria-pria ini makan sangat banyak. Para wanita juga sangat puas.

Sunny meregangkan tangannya. “Aku belum pernah makan siang sebanyak ini!”

“Aku juga! Aku merasa sangat berat sekarang.” Kata Sulli

Mereka berjalan dan harus melewati sisi gunung yang curam dan berbatu.

“Untung healer centil itu sudah tidak ada.” Kata Sunny

Sulli tersenyum. Kenapa tiba-tiba ia merasakan sesuatu yang membuatnya tertawa dalam hati!

“Kita harus cepat melewati ini. Ada batu-batu kecil yang terkadang jatuh dari atas. Tidak fatal memang tapi itu bisa melukai kita. Jadi lebih baik kita cepat-cepat melewati bagian ini sehingga kita bisa melewatinya tanpa terluka.” Teriak Master Cha

Mereka mulai berlari dengan cepat. Tapi kaki manusia Sulli lambat. Bahkan Sunny bisa melompat lebih cepat darinya.

Minho melihat Sulli yang tertinggal dibelakang. Dia sengaja berlari lebih lambat sehingga dia berada belakang Sulli.

Kemudian Minho mendengar sesuatu dari atas. Ketika ia melihat keatas, ia melihat batu-batu besar berjatuhan!

Anggota yang lainnya berada berdampingan kecuali Sulli dan Minho.

Master Cha melihat batu-batu itu. Ini bukan batu-batu kecil yang ia perkiraan. Batu-batu ini bisa membuat seseorang mati jika terkena batu itu.

“Hati-hati, cepatlah!” Teriak Master Cha

Minho hampir meraih Sulli sehingga ia bisa menggendongnya saat ia melihat lengan yang lain mencapai tubuh Sulli dan melakukan hal yang akan ia lakukan.

Chanyeol!

Chanyeol menggendong Sulli dipunggungnya kemudian berlari dengan cepat.

Kekesalan Minho melebihi rasa kesal yang pernah ia rasakan selama hidupnya. Dia ingin menggendong Sulli, dia ingin dirinya-lah yang menjadi satu-satunya orang yang melindungi Sulli.

Sebuah batu menggelinding lurus ke arah Chanyeol dan ia berhasil melewatinya, tapi batu lainnya dengan cepat menggelinding kearahnya.

Minho tidak berpikir dua kali saat dia melihat batu yang akan mengenai punggung Chanyeol dimana ada Sulli dipunggungnya. Minho dengan cepat berdiri dibelakang Chanyeol kemudian batu mengenai punggung Minho yang membuat Minho hampir bertabrakan dengan Sulli. Akhirnya batu-batu itu berhenti menggelinding.

Sulli menoleh kebelakang, Minho beradadibelakangnya.Wajah Minho hanya berjarak satu sentimeter darinya. Sulli menelan ludah. Dia bertatapan langsung dengan mata Minho.Minho… sangat dekat.

Chanyeol mulai berjalan lagi yang membuat jarak diantara Minho dan Sulli, yang membuat Sulli lega. Kemudian Sulli melihat apa yang Minho lakukan, ia menghalangi batu yang akan jatuh dan bisa melukainya. Batu itu sangat besar, besarnya 3 kali lipat dari manusia yang bertubuh tinggi. Sulli bisa saja mati terkena batu itu.

Ketika mereka sampai di bagian lain gunung, Sulli turun dari punggung Chanyeol..

“Apa kau baik-baik saja, Yang Mulia?” Tanya Kris

“Aku baik-baik saja, Kris. Tolong jangan panggil seperti itu, kita harus berhati-hati agar tidak ada orang yang tahu.” Kata Sulli

“Aku mengerti, Tuan Put— Sulli.” Kata Kris

Sulli kembali menatap Minho. Kelihatannya dia baik-baik saja.

Minho juga menatap Sulli. Minho ingin memastikan Sulli baik-baik saja.

Ketika mata Minho bertemu dengan mata Sulli, rasanya aneh… tiba-tiba jantung Minho mulai berdetak dengan cepat seperti sedang berlari. Saat Minho ingin memalingkan wajahnya, Sulli mengucapkan kata-kata yang membuat Minho menatap punggung Sulli saat mendengarnya.

“Terima kasih… sudah menyelamatkanku.”

Kata-kata yang diucapkan Sulli hanya berupa bisikan.

Minho merasakan ada sesuatu yang hangat dan lembut menjalar didadanya.

“Kita harus lebih berhati-hati. Aku merasa serangan batu-batu tadi bukan kebetulan.” kata Master Cha

Pikiran Minho kembali ke dunia nyata.

“Kita tidak boleh kehilangan satu anggota The Circle dan kita tidak boleh kehilangan Sulli.” Kata Master Cha

Minho mengangguk.

.

.

.

.

“Aku sudah gagal dua kali, Mistress.” Kata Adah. “Sampai kapan kita menyerang mereka secara diam-diam. Kenapa kita tidak langsung menghadapinya saja? Kita memiliki sekutu… dan anggota The Circle belum lengkap. Dengan melemahnya the core, kita akan semakin kuat. Mistress, saat ini adalah waktu yang tepat untuk menyerang mereka.”

“Tidak.Belum saatnya.” Kata Muklan. “Selama mereka memilikinya, kita tidak bisa menyerang. Dia harus bergabung dipihak kita lebih dulu. Dia itu milik kita.”

“Pikirannya sudah diubah, Mistress. Dia tidak ingat apa-apa.” Kata Adah.

“Dia mungkin tidak mengingat semuanya tapi dia pasti tahu siapa dia sebeanrnya. Dia naga hitam, dia makhluk Kegelapan. Dia milik Kegelapan. Dia bukan milik The Circle.” Kata Muklan.

“Tapi Mistress, bagaimana caranya agar dia bisa berada dipihak kita?” Tanya Adah

“Biarkan saja dia mengetahui siapa dirinya dan bagaimana Raja menipunya selama bertahun-tahun.” Kata Muklan. “Dan dia akan tahu dimana dia harus berpihak.”

“Tapi Mistress, bagaimana kita melakukannya?” Tanya Adah

“Apa kau pikir hanya Putri yang sekaranglah yang bisa melakukan ‘panggilan’?” Tanya Muklan. “Yang mengikat pria itu dan aku lebih kuat daripada ramalan saja.Aku akan membuatnya untuk menyadari hal itu.”

.

.

.

.

Anggota The Circle melihat laut dan samudera. Pemandangan yang sangat indah dan menyegarkan untuk dilihat.

“Kita hampir sampai diSeaside Village.” Kata Master Cha

“Perjalanan yang sangat jauh, kita butuh waktu berhari-hari bahkan hampir seminggu untuk sampai kesana.” Kata Chanyeol

“Memang jauh tapi kita harus pergi kesini. Menurut Ramalan Anhate, kita membutuhkan water shifter.”

Water shifter, seperti ikan?” Tanya Sunny

“Sedih sekali kalau orang itu seukuran manusia dan berakhir menjadi shifter ikan mas.” Kata TOP

Sunny tertawa. “Aku bisa membayangkannya.”

“Semoga saja dia bisa bertahan dalam waktu yang lama diluar. Aku berharap dia tidak harus tinggal didalam air laut terus.” Kata Kris

Beberapa jam kemudian mereka sampai dipantai.

“Dimana desanya?” Tanya Chanyeol. “Seaside Village, kan? Kita sudah berkeliling pantai dari tadi dan tidak ada desa sama sekali.”

“Bersabarlah dan tunggu saja.” Kata Master Cha.

“Menunggu— untuk apa, Master?” Tanya Chanyeol

“Untuk kedatangan ombak yang besar.” Kata Master Cha

Hah?

Mereka semua saling berpandangan. Apa Master Chasudah terlalu tua? Rambut putihnya bahkan belum ada.

“Lihat!” Teriak Sunny

Ombak besar dilaut bergerak mendekati pantai.

“Kita harus lari! Ombaknya terlalu tinggi!” Teriak Kris

“Ayo pergi!” Teriak Chanyeol.

Tapi Master Cha tetap diam ditempatnya.

“Apa yang kau lakukan, Master? Kita harus pergi dari sini!” Teriak Sunny

“Tetap ditempat kalian. Kita sedang disambut oleh ombak besar.” Kata Master Cha

Hah?! Apa dia sudah gila?!

“Percaya saja padaku. Tetap diam dan menunggu ombaknya datang.” Kata Master Cha

“Percaya saja pada Master.” Kata Sulli

 Sulli berdiri disamping Master Cha.

Minho berdiri tidak jauh dari Sulli berjaga-jaga kalau ombak menyeretnya nanti. Kemudian yang lainnya ikut berdiri didekat mereka.

Kemudian ombak besar itu mencapai mereka. Begitu ombak mengenai mereka, The Circle menutup mata mereka.

Beberapa saat kemudian, satu persatu dari mereka mulai membuka matanya penasaran kenapa mereka tidak merasakan basah sama sekali.

Luar biasa! Samudera didepan mereka digantikan dengan gerbang mewah besar… hampir sama tingginya dengan ombak tadi!!!

“Ombak… tadi itu sebuah gerbang masuk?!” Tanya Kris takjub

“Ombak tadi adalah pintu masuk ke Seaside Village.” Kata Master Cha. “Hampir seperti sebuah gerbang yang dapat bergerak.”

Mereka tidak mempercayai pengetahuan yang dimiliki Master Cha.

.

.

.

.

TBC

Advertisements

64 thoughts on “The Next Bloodline [Chapter 19]

  1. Minho oppa uda jatuh cinta sama sulli eonni
    Chanyeol oppa jangan ngejauhin sulli eonni dari minho oppa
    Mereka kan saling cinta
    Semoga sulli eonni tambah deket sama minho oppa

    Siapa ya anggota baru the circle?
    Penasaran sama ceritanya
    Ditunggu part selanjutnya ya thor
    Gomawo ^^

  2. Kapan nii the next bloodline part 20 di rilis eonni??
    Qw tunggu..tunggu..tunggu loo.. Maaf eonni ndag hiatus kn??? Keren bgt nii ff,. Genre favorit.q..

  3. tet teret teret….tuh kan minho oppa gantian yg cemburu…
    si muklan itu ko yo jahat banget c….mesakne anggota the circle,bolak balik dijahati…penasaran ma the next circle

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s