THE hunk NEXT door (28-ENDING)

The Hunk Next Door

.

Judul    :  THE hunk NEXT door

Author : Dina Matahari

Main Cast : Choi Minho, Choi Sulli,Jung Krystal,Lee Taemin, Kang Ji Young,dll.

Genre : Romance, Friendship

Apakah Persahabatan Platonis antara pria dan wanita itu mungkin ?

♥♥

28. Siapa Sangka

Rumah Sakit Seoul

.

Minho Pov

Aku berdiri menghadap dinding kaca, menatap langsung adegan dimana beberapa dokter sibuk menangani eomma. Sebuah adegan yang sama persis berkali-kali melintas di benakku, meremas-remas hatiku… mungkin mencabut jantungku dan melemparkannya ke satu sudut diriku yang entah ada di mana. Hanya saja aku merasa ketakutan demi ketakutan menghantamku bertubi-tubi. Aku seperti kembali melihat jas-jas dokter melambai di depan hidungku, kemudian suara-suara bergaung di sekitarku. Dan aku melihat kakek tersayangku, tergeletak dengan kepala terkulai. Lalu dokter yang memegang pergelangan tangannya berpaling dan kepalanya menggeleng.

“Maaf, tak ada yang bisa dilakukan. Dia sudah tiada…. maafkan….!”

Aku merasa dadaku ditonjok.

Mataku mengerjap.

Dan kulihat lagi… tidak itu bukan kakek ! Yang terbujur itu bukan kakek !!

Ya Tuhan…ibuku !!

Rasanya aku begitu takut melihat wajahnya yang pucat seperti mayat.

TIDAK !!

Eomma bukan mayat dan tak akan pernah menjadi mayat !!

Eomma tidak boleh pergi !!

Akan kulakukan apapun untuk membuatnya terus bersamaku !

Tanpa sadar kakiku bergerak ke arah pintu, mencoba mendorongnya. Tetapi pintu itu tertutup. Aku mencoba memutar kenopnya, tetap terkunci. Rasa ketakutanku semakin besar.

Bagaimana jika eomma pergi dan aku tak sempat berbicara dulu dengannya ? Bagaimana bila eomma pergi dan aku tak bisa memegang tangannya ?

Bagaimana jika eomma pergi, dan aku tidak berada di sisinya ?

Dia pasti membutuhkanku ! Dia pasti sangat ketakutan sekarang !!

Aku mencoba membuka pintu lebih keras, tetapi pintu terkunci. Tak sabar aku memukul pintu tersebut, meminta seseorang di dalam sana mau membukakannya untukku.

“ Buka pintunya ! Biarkan aku masuk !!!” teriakku sekuat yang ku bisa.

“ Minho !! Minho bertahanlah…”

Aku seperti mendengar suara ayahku, dan aku merasa bagaimana sebuah tangan menarikku untuk meninggalkan pintu.

“ Appa… “

“ Tenang, Nak…. eomma sudah ditangani ahlinya.”

“ Tapi…”

“ Kalau kau menggedor pintu dan berteriak-teriak, mereka tidak akan bisa menolong eomma. Sekarang mari kita duduk…”

Aku pasrah… walau ketakutan dan kemarahan berkecamuk dalam dadaku, aku mencoba menahannya. Appa benar, dokter-dokter itu tidak akan bisa bekerja dengan baik kalau aku mengganggu kerja mereka.. Kemudian dengan sisa kekuatan yang kumiliki, kami berjalan menuju kursi. Aku tidak tahu… ya, mungkin ini adalah rasa tidak tahuku yang membuatku begitu ketakutan.

End of Pov

.

.

Sulli berlari di sepanjang koridor rumah sakit yang agak sepi. Dari petunjuk bagian informasi, ruangan ICU terletak di samping kanan. Seharusnya dia mengambil jalan masuk dari tempat parkir sisi lain, sehingga tidak harus berputar seperti sekarang.

Begitu berbelok di lorong, dia melihat ayah Minho sedang berdiri di depan pintu. Wajahnya terlihat sepuluh kali lebih tua dari biasanya. Lalu dia mengalihkan pandangannya ke sebelah kiri dan melihat Minho sedang duduk di kursi yang berjejer di sepanjang lorong. Dengan cepat dia berlari menghampirinya, hatinya terasa diremas melihat keadaan Minho yang tampak begitu terpukul dan putus asa. Tanpa terasa air mata meluncur di pipinya.

“ Minho…”

Minho segera mengangkat wajahnya ketika mendengar suara Sulli.

“ Sulli ada di sini ? Kalau begitu dia sudah mendengar beritanya. Siapakah yang memberitahunya ?”

Pertanyaan tersebut ternyata tak perlu jawaban karena kemudian Minho melihat Jiyoung, Jjong dan Onew berlari di belakangnya. Minho segera berdiri untuk menyambutnya. Dia melihat air matanya, hatinya melengos… merasa begitu sakit melihatnya menangis, tetapi dirinya tak bisa apa-apa… bahkan dia sendiri pun tak bisa menahan matanya untuk bisa menyembunyikan kepedihannya.

Sulli berjalan cepat ke arah Minho, kemudian memeluknya. Dia ingin menghapus ketakutan dan kesedihan darinya.

“ Sulli menangis untuk eomma… aku tahu dia sangat mencintainya, seperti juga eomma selalu mengelu-elukannya.”

“ Shtt… tak perlu menangis, Bunny. Eomma sudah ditangani oleh ahlinya. Kita sekarang hanya perlu berdoa…”

Suara Minho lirih memasuki pendengarannya. Dari suaranya Sulli mendengar kepedihan yang demikian dalam, tetapi dalam kepedihan itu Minho masih berusaha menenangkan dirinya. Padahal Sulli yakin, apa yang dirasakannya untuk Minho tak akan sebanding dengan apa yang dirasakan Minho untuk ibunya. Kenyataan itu membuat air matanya seakan tak berhenti mengalir.

“ Aku tak menangis untuk ibumu, Froggy..” gumam Sulli dalam pelukannya

“Aku menangis untukmu. Aku tak pernah melihatmu sehancur sekarang sejak kakekmu meninggal. Aku ingin kau terhibur dengan aku berada di sini”

Sulli merasakan tangan Minho dengan lembut mendorongnya menjauh dari dekapan Minho yang hangat.

Minho menatap wajah Sulli yang kini basah oleh air mata. Ujung hidungnya memerah, matanya sedikit bengkak . Tetapi bukan itu yang membuatnya menatap Sulli dengan penuh tanya. Kata-kata Sulli lah yang membuatnya seperti itu.

“ Aku menangis untuk, Frog…”

Dan terjadilah.

Apa yang dari tadi dicoba disembunyikan dan ditahan Minho akhirnya terjadi . Minho bisa merasakan matanya menghangat, pandangannya menjadi kabur. Dia tidak bisa menahannya ketika setitik air mata meluncur dari matanya… dari hatinya. Perlahan Minho menunduk dan menyembunyikan wajahnya di bahu Sulli.  Dia memeluk Sulli dengan begitu erat. Entah… dia merasa begitu ketakutan… dia merasa begitu sendirian… dia takut tersesat di satu tempat yang belum pernah dia datangi. Dia tak ingin Sulli meninggalkannya sendirian… Dia tak ingin melepaskannya.

“ Dia akan baik-baik saja Froggy…. .” suara Sulli tergetar, tangannya melingkar di tubuh Minho kemudian mengusap-usap lembut punggungnya.

“ Aku merasa sendirian….”

“ Aku di sini, Froggy… Kau tidak sendirian.” Sulli mencoba menenangkan hati Minho ,” Semua pasti akan baik-baik saja, arasseo ?”

“ Bagaimana kau bisa tahu ?” Minho suaranya pecah, menahan luapan emosi yang terus tertumpahkan lewat air matanya yang tak bisa berhenti.

“ Karena aku akan selalu bersamamu.” Jawab Sulli lembut ,” Aku tak akan pergi… tidak akan pernah pergi lagi.” bisik Sulli.

Minho tahu, Sulli selalu akan mengatakan semua yang dia butuhkan untuk mendengarnya. Selalu seperti itu.

Sulli sangat mencintainya. Dan dia mencintai Sulli.

Kenyataan itu seperti menamparnya.

Kini semuanya tampak begitu jelas baginya. Alasan-alasan yang tersembunyi dalam dirinya bermunculan.

Mengapa dirinya lebih memilih naik bis daripada menerima tawaran Onew atau Jjong untuk pulang dan pergi ke sekolah bersama mereka ? Mengapa dia merasa membangunkan Sulli setiap pagi itu adalah tanggung jawabnya ? Dia membangunkan Sulli setiap pagi, bukan karena takut ketinggalan bis ! Dia melakukan itu setiap hari karena… dia menyukai menjadi seseorang yang bertanggung jawab untuknya. Dia menyukai perasaan bahwa dirinya lah yang harus melakukan itu, dan bukan yang lain. Dan melebihi dari apapun… dia menyukai perasaan bahwa orang pertama yang dilihat Sulli saat terbangun dari tidurnya…adalah dirinya. Bukan yang lain.

Minho mencintainya… segalanya tentang Sulli. Dia mencintai senyumnya yang jujur, kata-kata sarkastisnya, dan cara dia tertawa. Minho menyukai bagaimana angin menghembus rambut hitamnya hingga berantakan saat mereka berlarian di pantai Jeju, saat mereka berjalan-jalan di taman kota. Minho menyukai saat-saat dimana Sulli menangis karena buku yang dibacanya, atau film yang ditontonnya. Minho menyukai mata kecoklatannya saat berbinar-binar atau ketika dia marah. Minho menyukai bagaimana Sulli terasa begitu lembut dan tak berdaya saat dia menciumnya. Dia mencintai perasaan yang muncul saat dia memeluknya, seolah Sulli memang tercipta untuk melembut dalam pelukannya.

“ Tuhan, bagaimana mungkin aku begitu bodoh tak menyadari semua ini dari dulu ? Aku berpikir kalau diriku ini pintar, tetapi mengapa aku begitu lambat menyadari kenyataan bahwa aku…. telah lama jatuh cinta kepada sahabatku sendiri. Ya… aku sudah lama mencintai Sulli.”

 

Sulli Pov :

Aku berjalan melintasi jalan setapak dari bebatuan, duduk di kursi tempat berjemur… melayangkan pandang jauh ke langit. Merasakan kedamaian di sana… oh bukan, kupikir kedamaian itu ada di hatiku. Dari kejauhan kudengar suara tawa anak kecil. Kepalaku berpaling ke arah suara tawa itu berada. Kulihat sesosok tubuh tegap sedang berlarian mengejar anak perempuan berumur enam tahunan yang melesat ke arah laut. Tak sadar bibirku tersenyum melihat keakraban mereka.

Siapa sangka.

Ya, siapa sangka kehidupan akan memberikan tinta pada tulisan nasib setiap manusia. Tinta yang berwarna, memberikan kehidupan yang berwarna … yang berbeda… yang tak pernah bisa ditebak akan seburuk apa atau akan seindah apa pada ujungnya. Tetapi di situlah salah satu kelemahan manusia berada, yaitu pada ketidakberdayaannya menebak akan seperti apa mereka di masa yang akan datang.

Termasuk hidupku… hidup Minho, mantan sahabatku. Juga hidup orang-orang yang ada di sekitar kami.

Rasanya baru kemarin semua terjadi begitu cepat.

Sebut saja Jjong. Siapa sangka dia akan menjadi seorang guru olah raga di sekolah tempat kami dulu menghabiskan masa-masa SMA. Aku merasa Jjong memang cocok di sana. Dia bagus sebagai guru karena perhatiannya pada anak-anak demikian tinggi. Aku tidak meragukan dedikasinya pada pekerjaannya. Dan yang membuatku gembira, Tim basket Galaxy musim pertandingan tahun ini berhasil melaju ke Propinsi dan menjadi juara yang akan melaju ke tingkat nasional. Prestasi yang mengagumkan, Jjong  !

Jiyoung memiliki sebuah cafe impiannya di daerah Myeong Dong. Dia bilang, tertarik untuk membangun cafe karena terinspirasi oleh rubrik “FOOD” di Buletin Galaxy Society. Dan aku adalah pelanggan yang kurasa paling sering mengunjunginya. Aku benar-benar bahagia karena persahabatan kami terus berlangsung sampai sekarang.

Krystal memiliki usaha salon dan spa di daerah Garousugil. Kurasa dia memang cocok untuk usaha-usaha yang bergerak di bidang kecantikan, karena dia memang ahlinya. Sejak kejadian di toilet wanita itu, Krystal memang benar-benar berubah. Dia menunjukkan kesungguhannya dengan penyesalannya. Sisa masa-masaku di SMA adalah menjadi sahabatnya, setelah Luna dan Yuri meninggalkan dia. Dan aku, memaafkannya karena aku juga adalah seorang perempuan. Aku bisa memahami bila dia berbuat kalap seperti itu, mungkin aku juga akan melakukan hal yang sama bila orang yang kucintai diincar orang.

Onew adalah mahluk yang paling tidak bisa ditebak. Di akhir ujian tes masuk perguruan tinggi, dia begitu yakin akan memasuki universitas impiannya. Sayang sekali kemudian keluarganya tercerai berai, maksudku orang tua mereka bercerai. Akhirnya Onew pergi ke Amerika untuk ikut pamannya,  kuliah di sana. Kami semua mencemaskannya, tetapi dia mampu menunjukkan hal yang sulit diduga. Pada saat kami berpisah di bandara, Krystal tak henti-hentinya menangis. Pada saat itulah aku sadar bahwa Krystal telah jatuh cinta pada Onew, dan aku tak perlu khawatir dia akan mengejar Minho lagi.

Dan Minho… mantan sahabatku, kekasihku, tujuan hidupku.

Saat eomma-nya masuk ke rumah sakit karena serangan jantung, dia terlihat begitu terpukul dan rapuh. Kami semua menemaninya dan berdoa untuk kesembuhan beliau. Tetapi, seperti orang bijak berkata “ Tidak semua yang kau inginkan bisa kau dapatkan “. Ya, dua hari setelah hari itu, eomma-nya Minho meninggal. Aku masih merasakan bagaimana hancurnya hatiku melihat Minho seperti keramik yang jatuh dan berkeping-keping. Untuk beberapa minggu dia tidak bisa tertawa , matanya terlihat kosong, dan emosinya naik turun. Tetapi apapun yang terjadi, aku berusaha untuk berada di sisinya. Walaupun kusadar, kehadiranku tak akan pernah bisa menggantikan eomma-nya. Tidak akan pernah ! Berbulan-bulan kemudian, Minho mulai normal kembali… saat itu kami sudah kuliah di universitas yang sama. Dan aku bahagia melihatnya mulai bangkit kembali. Sampai kemudian, ayahnya menyampaikan berita itu… berita bahwa dia telah menemukan pengganti eomma-nya. Dia seperti orang yang kehilangan arah, dan sekali lagi aku selalu berusaha ada di sisinya.

“ Sulli, maukah kau bawakan baju hangat untuk Gerumi ?”

End  Of Pov

Sulli tersenyum dan membalikkan tubuhnya, senyumnya makin lebar ketika matanya bertubrukkan dengan mata lembut itu… mata yang penuh kasih.

“ Tentu saja… kebetulan aku juga harus mengingatkan Minho tentang janjinya.”

“ Kalau begitu, sekalian saja suruh mereka pulang untuk sarapan.”

“ Ya eomma..”

Sulli segera berjalan menuju pantai, pasir pantai yang hangat dan lembut serasa memberikan kedamaian lain di hatinya. Dia begitu merindukan Jeju, merindukan pantai tempat dia dan Minho pernah menghabiskan begitu banyak waktu dengan kegembiraan.

“ Gerumi !!” Sulli berteriak sambil mengacungkan sweater yang dipegangnya ,” Eomma menyuruhmu memakai baju hangat.”

“ Sulli eonni…!! “

Gadis berambut ikal itu berlari menghindari kejaran Minho. Setelah berada dekat Sulli dia menyembuyikan tubuhnya di balik badan Sulli.

“ Hai Bunny…”

Minho berjalan ke arahnya sambil menyeringai lebar. Tiba-tiba dengan gerakan cepat dia mengejutkan Gerumi, yang segera berlari terbirit-birit menuju rumah pantai.

“ Kau menakutkan adikmu, Minho…” tegur Sulli.

“ Hmm… aku tahu.” Jawabnya ,

Minho berbalik ke arah Sulli dan merangkul pinggangnya., kemudian dengan lembut menghadiahkan ciuman di bibirnya

“ Bagaimana keadaanmu ? Kau tidak merasa mual atau pusing lagi ?”

“ Tidak. Tetapi aku tidak sabar untuk diperiksa ke dokter. Aku ingin mengingatkanmu tentang janjimu bertemu dengan dokter Lee. “

“ Rupanya kau sudah tidak sabar bertemu dengan mantan kencan pertamamu, huh ?”

“ Minho !!” Sulli cemberut,” Jangan buat aku terpaksa mangingatkanmu akan tingkah konyolmu menguntit acara kencan kami. Kalau saja kutahu orang bersyal itu kamu, aku tidak akan menAburmu dengan popcorn saja tapi juga dengan minuman sodaku.”

Minho menarik Sulli sehingga mereka berdiri merapat , kemudian sekali lagi dia mendaratkan sebuah ciuman lembut di bibir Sulli. Kali ini lebih lama dan menuntut.

“ Minho, ibumu melihat kita…” kata Sulli begitu Minho melepaskan ciumannya.

“ Tidak apa, itu untuk mengingatkanmu kalau sekarang kau adalah milikku. Tidak ada Lee taemin atau yang lainnya. Hanya milikku. Lagipula eomma kan tahu kau adalah isteriku Sulli. Dan kalau aku beruntung, sekarang kau sedang mengandung anak pertamaku… dan aku akan menjadi ayah !!” Minho mencercahkan ciuman di dahi Sulli

“Termakasih…” katanya sambil menatap langsung ke wajah isterinya.

“ Wae ? Ada apa Frog ?”

“ Terimakasih telah bersabar untukku. Terimakasih telah mau menerima cintaku dan mau menjadi kekasihku. Terimakasih telah menerima lamaranku dan menjadi isteriku. Terimakasih untuk mau mengandung anakku. Untuk semua itu, perasaan cintaku semakin tak berujung…”

Sulli merasakan matanya menjadi hangat ,” Terimakasih pula untuk semua kesabaranmu mendengar semua kata-kata sarkastisku, terimakasih untuk selalu menjadi sahabatku dan tidak lelah dengan kebodohanku…”

“ Kau tidak … dan jangan bilang lagi hal-hal seperti itu. Kau adalah sahabat paling menjengkelkan sekaligus paling menyenangkan buatku. Kau adalah isteri yang paling cerewet sekaligus membuatku merasa nyaman. Kau adalah… rumah bagiku…sekarang, esok, nanti, dan sampai waktu yang tak berujung…”

“ Apa ? Waktu tak berujung ?” goda Sulli.

“ Waktu yang titik akhirnya tidak pernah terlihat oleh mataku. Sampai di titik itulah aku akan berusaha untuk berada di sisimu… dan aku tak mau ikatan ini akan terpecah dengan alasan apapun….”

Minho meraba perut Sulli ,” Ikatan ini…. “ katanya kemudian merangkul bahu Sulli dan diajaknya meninggalkan tempat itu.

“ Kita ke dokter Lee Taemin, kemudian setelah dari sana kita mampir ke toko untuk membeli hadiah buat Gerumi. Dia besok ulang tahun.” Kata Minho dengan santai.”

“ Tampaknya… kau sangat mencintai dia…”

“ Ya….” Minho menarik nafas, mengeratkan rangkulannya di bahu Sulli,” Aku sudah jatuh cinta padanya ketika pertama kali dia mengencingi bajuku.”

Sulli tertawa lirih.

“ Tak disangka ya… kau akan begitu dekat dengannya setelah dulu kau bersumpah tak akan mau mencintai…”

“ Shhtt… jangan diungkit. Appa mencintai eomma dengan caranya yang agung. Kedatangan wanita lain dalam hidupnya adalah setahun setelah eomma pergi. Aku tidak bisa menyalahkannya…” Minho mendesah ,” Lagipula, siapa yang tidak akan jatuh cinta dengan anak selucu dia. Ya, kan ?”

Sulli mengangguk.

Mereka melangkah dalam diam.

“ Kehidupan berjalan sesuai jalur yang digariskan. Aku gembira, akhirnya Minho bisa berjalan diatas jalur yang seharusnya. Dia mau menerima ibu tirinya, adik tirinya… itu menunjukkan dia telah berusaha melawan kemarahannya. Aura gelapnya memang tak pernah kulihat lagi setelah kami menikah.”

“ Kau tahu Bunny,” Minho memecah keheningan, melirik ke arah Sulli.

“Apa ?”

“ Ada berita menggembirakan dari Onew.”

“ Oh ya ? Apa ??”

“ Tebaklah…”

“ Tidak mau. Kau tahu aku tidak cukup pandai untuk itu…”

“ Tetapi kau bisa mengandalkan naluri kewanitaanmu…” sindir Minho.

“ Oh please Froggy… “

“ Baiklah. Dia semalam mengirimkan sms padaku dan mengabarkan bahwa anaknya telah lahir. Kembar.”

“ Jinjja ?” Sulli berhenti melangkah dan menatap Minho tak percaya .,” Maksudmu… Krystal melahirkan bayi kembar ?”

Minho mengangguk dengan wajah tersenyum ,” Ya. Jjong dan Jiyoung telah pergi ke Incheon pagi ini untuk mengucapkan selamat. Mungkin kita akan ke sana setelah pulang dari Jeju.”

“ Aku gembira untuk mereka….” Sulli mendesah bahagia.

“ Sekarang, tinggal kita yang menunggu apakah kamu juga mengandung bayi kembar…”

“ Waeya…. aku tidak mau hamil bayinya kembar…”

“ Tapi aku mau kau melahirkan bayi kembar … empat kalau bisa !!”

“ Yah…Froggy !!” Sulli memukul bahu Minho kesal.

“ Hahaha…” Minho tertawa lepas ,” Tidak… tidak perlu. Bagiku, satu juga sudah merupakan keajaiban yang tak ternilai.”

Mereka kembali berjalan berisisian menuju rumah pantai, dengan tangan saling bergandengan… persis seperti mereka bertahun-tahun yang lalu.

“ Mungkin inilah takdir… sebagian dari takdir kami. Onew menikah dengan Krystal setahun yang lalu. Jiyoung dan Jjong menikah sewaktu mereka masih sama-sama kuliah, dan sekarang sudah punya dua anak. Aku mendapatkan gelarku untuk jurnalistik, dan sekarang menjadi salah satu tim editor di majalah terkenal di Seoul. Setelah Minho mendapatkan gelar untuk teknik mesin dan mengelola perusahaan keluarga, kami menikah… itu tiga tahun yang lalu. Jadi benar kata Minho, kalau benar aku hamil…maka anak pertama kami ini adalah sebuah keajaiban buat kami. Siapa sangka bukan ? Ya… siapa mengira “ The Hunk Next Door” yang kutaksir sejak aku SMP… sekarang telah menjadi suamiku.”

~~~~~~THE-END~~~~~~

.

ANOTHER CLUE FOR MINSULLIAN.. Sulli IG update

clue

Hahaha… akhirnya 😀  Siapa sangka kalau fanfic ini akan tamat sekarang, kan ?

Aku merasa gembira akhirnya ini selesai. Tepat  sehari setelah Minho Ulang tahun. Sesuai dengan targetku  🙂

Terimakasih untuk semua komentar-komentar kalian yang hebat. They’re like miracles to me.

Juga untuk yang sudah nge-blog like. Itu penghargaan tak ternilai buatku.

SEMUANYA.…. Kalian adalah readers yang hebat !!

SARANGHAE….  BYE !!

Advertisements

68 thoughts on “THE hunk NEXT door (28-ENDING)

  1. end? cepet bangef end-nya kirain masih ada beberapa part lagi sebelum end. eh ternyata part ini menjadi akhir dari kisah the hunk next door.
    eomma minho meninggal? Omona….. pasti minho terpukul banget menerima kenyataan ini. eomma yg begitu dekat dengannya harus pergi secepat itu. untung aja sulli selalu menemani minho dengan penuh rasa sayang dan kesabaran yg begitu besar.
    kirain anak kecil yg bernama gerumi itu anaknya minsul dan ternyata bukan! gerumi adalah adik minho. hahahaha 😀 gak nyangka ya.. diumur minho yg udah segitu dia punya adik perempuan yg lucu dan imut.
    semuanya udah menikah?
    jjong sama jiyoung udah menikah lebih dulu dan mempunyai 2 anak. krystal menikah dengan onew dan dia(krystal) baru melahirkan anak kembar (wow). Lee taemin teman sekaligus pria yg pernah mengencani sulli kini menjadi seorang dokter. dan yg terakhir….. minho dan sulli. huuuaaaaaa….. rasanya pingin nangis melihat kebahagiaan mereka. apalagi lihat minsul yg udah nikah dan bentar lagi mereka akan mempunyai anak.
    happy ending…!!!! akhir yg menyenangkan dan tak terlupakan.
    eonni ditunggu karya² yg lainnya. teruslah berkarya dan janganlah berhenti. aku disini akan selalu mendukungmu dan mununggu hasil karyamu yg lainnya. semoga sukses selalu eonni. saranghae :*
    keep writing!!!!!!!

  2. aaaa…eommany ninggal… dan appany nikah lagi..untung minho strong dan ada sulli… ahhh selesai ya?? hmmm…taemin dgn siapa ??belum ada eon??kkkk xD minho sulli akhirnya nikah yeyyyyyyyy!! happy ending… wah aku tunggu ff selanjutnya eon^^

  3. mwoo?? Siapa sangka kalo ff ini berakhir?? kenapa begitu cepat Eonn.. 😥
    Ff kesukaanku berakhir.. tapi.. syukurlah berakhir dengan indah..haha..#banyak nying nyong.. ^_^

    Merinding bacanya eonn.. apalagi pas eomma minho di rumah sakit.. gileeeeee kata2 nya.. menyeruak hati dan menusuk relung jiwa..#plakkk alayerss..haha
    Ini luar biasa.. emosi aku ikut naik turun bacanya.. Thank you Eonn udah bikin ff sebagus ini.. 😀
    sebenarnya agak menyesal karena ff ini berakhir.. tapi.. tapi tapi.. aku tunggu Ff minsul yang lainnya.. ditunggu lho ya.. pengganti The Hunk Next Door ini 😉

    okee kebanyakan nyingnyong lah..haha.. pokoknya TOP bangget.. lanjutkan bikin ff minsul lainnya 😉

    #

  4. hhuuuaaa eeoonn 😭 aku juga bener-bener ga nyangka kalau ff ini ternyata berakhir secepat ini hhuhuhuu .. waa senang nyaa minho sulli akhirnya menikahh dan sekarang sulli sedang mengandung hhwwaaa ga sabar nunggu sulli lahiran wkwkwwwwkaa .. wahhh pokoknya seneng seneng seneng pake banget hhihihi makasih ya eonn 😄😄

  5. Finally,Happy ending,seprti yg diharapkan MinSul menikah dan bakal punya anak :):):*
    semua perjuangan yg mereka lakukan tak sia-sia.
    Oia bwt Dina eonni,Thank you so much,telah memberikan ff MinSul dngn ide2 yg begitu cemerlang,membuat para reader penasarn untuk mengikuti terus ff ini.yg penting ff ini Jjang deh dan Dian eonni lbh Jjang (y)
    d tunggu ff berikut.y eonni.Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarokaatu 🙂

  6. Huaaaaa finally happy ending yah setelah sekian lama pedih pedih menyayat hati menghampiri sulli, akhirnya sulli sama minho bisa bersatu juga :’) dan teman temannya menemukan jalannya masing masing menuju jalan kehidupannya 😊 and and and minho punya adik kecil disamping dia sedang menanti baby kecil di rahim sulli ahay deuhh 😁😁😙 sequelnya dong eon oneshoot gapapa 😍😍😀
    Fighting eon, ditunggu karya selanjutnya 😙😊

  7. Ya ampun eomma Din. Ini udah saeng baca beberapa kali, gak pernah bosan malah selalu bkin melting 😀 kalo eomma Din berkenan, saeng minta dibikinin sequel untuk readers 😀 semangat eomma syg :*

  8. hua….. sudah end ya? padahal aku pikir chapternya bakal panjang…
    endingnya nggak kebayang, aku pikir eommanya minho sembuh taunya nggak…
    dan buat lainnya udah pada punya anak aja..
    taemin jadi dokter…. setuju cocok banget
    buat minsul……..
    seperti biasa JJJAANG!!!
    makasih Kak Dina buat cerita nya yang keren abis pokoknya..!!
    semangat untuk karya yang lainnya ya??

  9. Yeayyyy…ONE MORE HAPPY ENDING hahaha 🙂
    Thank you eon din buat semua ff nya hehhee rasanya cuma aku ya yang panggil writer kece ini dengan Eon Din hihihi tapi itu special dariku hihihi
    Maaf aku baru bisa komentar sekarang dan baca ff nya sekarang huaaaaa
    Feelingku untuk MinSul sempat terhenti seketika..tapi rasa cinta untuk kedua orang ini tak akan pernah berhenti.. seperti kata eon din..SIAPA YANG MENYANGKA UJUNG DARI TAKDIR kan? Dan aku berharap…aku berdo’a…Mereka akan bertemu di Ujung Waktu Penantian seperti layaknya Takdir yang sebenarnya hehehe
    HAPPY FOR YOU MINSUL…SARANGHAEYO ~~~`

  10. Cuiiiiiiiìt daaaaaaaarrrŕr🎆🎆🎆🎆🎆🎆🎆🎆cieee niikah jugaaaa💑👰👰👰👨👨👨👨

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s