The Next Bloodline [Chapter 22]

mahogany4-2-copy

The Next Bloodline

Author : Mahogany4 (@ItsMahogany4)

Translater : Maria2509

Original Version klik here!

Length : Sequel

Rate : PG-15

A/N : hello lovely readers? Ada yang masih inget sama FF ini?? Hehehe maaf postnya kelamaan, lg sibuk2nya dibulan desember ini bahkan beberapa bulan terakhir ini… kemarin kayanya masih ada yang bingung gyuri sama muklan itu orang sama atau bukan, jawabannya ada dinext chapter ya! happy reading! And don’t forget to leave a comment! Kalo sempet aku bakal triple update or double update! J

 

Chapter 22: Water Shifter

“Sudah kubilang, kan, tadi, kau tidak perlu memaksakan diri. Yang lain akan khawatir kalau mereka melihatmu berdiri sekarang.” Kata Sunny.

Sunny dan Sulli berdiri dekat pintu tempat The Circle berada. Pemimpin klan didesa ini memanggil para water shifter dan The Circle. Tentu saja tak satupun dari The Circle yang bisa mengetahuinya water shifter mana yang terpilih menjadi anggota The Circle selanjutnya. Mereka (Sunny dan Sulli) bersembunyi dibalik pintu sehingga yang lainnya tidak akan memintanya untuk beristirahat.

“Ssshh, Sunny, kita bisa ketahuan kalau mereka mendengar suaramu.” Kata Sulli

Sulli mengintip, TOP ada disana bersama dengan Master Cha dan Kris tapi Minho dan Chanyeol tidak ada. Sulli merasa sedih. Dia ingat beberapa hari yang lalu Chanyeol baru saja menyatakan perasaan padanya. Chanyeol pasti tidak ingin bertemu dengannya dan juga The Circle. Tapi Minho, kemana dia?

Sunny menyentuh bahu Sulli. “Mereka sudah mulai.”

Sulli memejamkan matanya. Melakukan ‘Pemanggilan’ membuat energi Sulli habis. Tubuhnya masih lemah tapi dia harus melakukannya.

Cahaya biru terpancar keluar dari tubuh The Circle.

Setelah menunggu beberapa saat, tidak ada cahaya biru yang keluar dari keempat water shifter itu.

“Kenapa? Mereka bukan salah satunya?” Sunny menatap Sulli.

“Jelas bukan mereka.” Kata Sulli

Master Cha membuka pintu kemudian melihat Sulli dan Sunny.

“Sudah kuduga kau ada disekitar sini. Kau seharusnya istirahat.” Kata Master Cha

“Ini cara yang tercepat untuk mengetahuinya kalau aku ada disini.” Kata Sulli. “Bukan mereka, Master. Orang yang kita cari maksudku.”

“Tapi hanya ini water shifter yang kami miliki didesa ini.” Kata Pemimpin Klan.

“Tidak mungkin. Ramalan Anhate tidak pernah salah.” Kata Sunny

“Itu benar. Untuk hal ini, apa mungkin kau memiliki shifter yang belum menyadari siapa dirinya sebenarnya?” Tanya Kris

“Kami harus mempelajari ramalan itu lagi. Mungkin kita akan menemukan lebih banyak petunjuk disana.” Kata Master Cha

.

.

.

.

Sulli kembali ke kamar bersama The Circle. Chanyeol dan Minho belum juga kelihatan.

Kris membuka liontin itu dan memperlihatkan ramalannya.

“Tidak ada desa lain selain yang disebutkan ramalan itu. Desa ini sudah tepat.” Kata Master Cha

“Hmm, ramalan itu mengatakan tanda The Next Bloodline-nya berada dilututnya. Mungkin kita harus melihat lutut mereka.” Kata Kris

“Hmm, cahaya biru itu begitu terang seharusnya kita sudah melihatnya tadi.” Kata Sunny

“Benar sekali, kecuali tanda itu sengaja disembunyikan.” kata TOP

“Lapisan baju kita saja tidak bisa menyembunyikan cahaya itu.” Kata Kris

“Mungkin tanda itu disembunyikan dengan bahan yang sangat tebal.” Kata TOP

“Itu artinya orang itu tahu kalau kita mencari dirinya.” Kata Master Cha. “Kita tidak tahu dia salah satu dari empat orang tadi atau bukan.”

“Sulit sekali untuk mencari orang yang tidak ingin ditemukan.” Kata Kris

“Aku yakin dia pasti punya alasan.” kata Sunny

“Membela diri, huh?” Tanya TOP

Sunny memutar bola matanya.

Lutut. Anggota The Circle berikutnya memiliki tanda pada lututnya.

Lutut.

Lutut.

Tiba-tiba Sulli teringat seorang anak laki-laki yang memegang lututnya sewaktu pertarungan kemarin. Dia memegang lututnya sangat erat bahkan saat Minho akan menyerangnya dengan api, ia tidak berdiri dan terus memegang lututnya.

“Beberapa hari yang lalu, saat kita bertarung dengan prajurit Air. Apa ada water shifter diantara mereka?” Tanya Sulli

“Kelihatannya pria kurus itu seorang shifter. Kita melihatnya tadi tapi yang lainnya hanya prajurit pengendali air biasa.” Kata Master Cha. “Ada apa memangnya?”

Sulli menggelengkan kepalanya. “Aku hanya penasaran saja. Aku baru ingat si kembar yang kami hadapi dalam pertarungan kemarin. Aku rasa gadis itu sangat kesakitan sebelum mereka meninggalkan desa.” kata Sulli

“Kau terlalu baik, Sulli. Kemarin itu kita sedang bertarung. Tidak perlu minta maaf pada mereka. Mereka juga melukaimu, kan? Kau hampir mati disana.” Kata Sunny. “Tapi mereka tidak kesini untuk minta maaf, kan?”

Sulli hanya mengangguk.

Laki-laki itu. Siapa namanya? Apa mungkin dia yang orang yang kita cari?

.

.

.

.

Minho menunggu semua orang untuk meninggalkan kamar sementara Sulli sedang beristirahat. Kemudian dia mengikuti Master Cha. Ada beberapa hal yang ingin diketahuinya. Ada beberapa pertanyaan yang membutuhkan jawaban.

“Bisa aku bicara denganmu sebentar?” Tanya Minho

“Ada apa?” Tanya Master Cha

“Sewaktu Sulli diserang naga hitam, aku tahu kalau aku bukan satu-satunya naga hitam didunia ini dan masih ada makhluk sepertiku diluar sana.” Kata Minho

“Tapi kenapa aku bisa terpisah? Kenapa aku tidak bersama mereka?” Tanya Minho. “Kenapa aku bisa berakhir di Istana?”

“Kau tiba-tiba bertanya seperti ini, apa karena penglihatan waktu itu?” Tanya Master Cha

“Aku lupa ingatan atau ada seseorang yang membuatku lupa ingatan?” Tanya Minho

Master Cha sedang membaca situasi yang terjadi. Tidak ada kata yang tepat untuk menjelaskannya. Dan Minho sudah berada diujung rasa penasarannya.

“Kenapa kau bisa berpikir begitu?” Tanya Master Cha

“Kau bilang Raja akan melakukan apapun untuk Zaruum. Apa itu termasuk dengan menghapus ingatanku?” Kata Minho

Mengapa hal ini harus terjadi disaat mereka hampir selesai mengumpulkan The Circle?

Master Cha tidak bisa menjawab.

“Kenapa dia melakukannya?” Tanya Minho. “Untuk Zaruum? Apa dia sadar dengan menghapus ingatanku maka aku tidak tahu siapa diriku yang sebenarnya.”

“Naga Hitam… sudah berpihak pada Kegelapan sepanjang sejarah, Minho. Itu sudah terbukti dari waktu ke waktu. Tapi Raja memiliki harapan kalau kau akan berbeda.” Kata Master Cha

“Dan dia menghapus ingatanku.” kata Minho

Kemarahan Minho hampir meledak. Raja menghapus ingatannya hanya untuk menariknya bergabung ke sisi mereka. Tapi Raja benar-benar memisahkan dirinya dari kaumnya, Naga Hitam.

“Aku sudah mengatakannya padamu, Minho. Zaruum memiliki ribuan nyawa yang bergantung pada Raja. Dia akan melindungi mereka dengan cara apapun. Tapi bukan berarti Raja bangga pada seluruh hasil kerjanya. Tetapi ada beberapa hal yang terpaksa harus dilakukannya untuk melindungi kerajaan ini.” Kata Master Cha

Minho menyadari pintu dibelakang Master Cha sedikit terbuka kemudian tertutup lagi.

“Aku ingin mengetahui kebenarannya. Aku ingin tahu siapa diriku sebenarnya. Raja mengambil pilihan itu dariku.” Kata Minho

“Kalau Raja tidak melakukannya, kau akan jatuh sepenuhnya dalam Kegelapan. Kau tidak akan pernah merasakan berada didunia yang terang.” Kata Master Cha

“Tapi mungkin saja aku sudah seharusnya berada disana.” Kata Minho keluar dari ruangan itu.

Master Cha menutup matanya. Mereka tidak boleh kalah dalam pertempuran ini. Minho tidak boleh meninggalkan The Circle.

Sulli berjalan kembali ke tempat tidurnya.

Apa… yang baru saja didengarnya?

Ayahnya menghapus ingatan Minho? Minho, dia Naga Hitam?

Sulli masih ingat sayap hitam, tangan Minho yang berubah sewaktu mereka bertarung dengan Klan Penyihir, cakarnya, ukuran lengan dan tangannya, juga api…

Minho, dia benar-benar seekor naga hitam?

Tidak. Apa Minho akan pergi meninggalkan The Circle?

Jantung Sulli berdetak sangat cepat.

Tidak boleh!

Sepertinya ada sesuatu yang menusuk dadanya.

Tidak, Tidak boleh!.

Sulli berjalan keluar penginapan dengan cepat, padahal luka diperutnya masih sakit.

Dimana dia… Dimana Minho.

Sulli mencari kemana-mana dan masih belum menemukan Minho.

Lututnya sudah gemetar dan dia tiba-tiba terjatuh.

Sulli menutup matanya dan berbisik.

“Dimana kau Minho? Kau masih disini, kan? Kau tidak akan pergi, kan?” Tanya Sulli. “Tapi kenapa aku tidak bisa menemukanmu.”

Bahkan setelah menunggu beberapa menit, Minho belum juga muncul dihadapannya.

“Aku tahu kau bisa mendengarku. Aku tahu kau masih ada disini. Kau— aku mendengar pembicaraanmu dengan Master Cha dan umm, kau adalah naga hitam. Dan ayahku mungkin telah melakukan sesuatu pada ingatanmu.” kata Sulli

“Ummm, Ayahku memang seperti itu. Dia hanya fokus pada Zaruum. Dia mencintai Zaruum dan dia tidak akan membiarkan dunia ini hancur dan membuat ribuan makhluk hidup menderita. Seperti itulah ayahku, ia bahkan rela mengorbankan semuanya untuk Zaruum termasuk mengorbankan putrinya sendiri.” Kata Sulli

“Sewaktu aku masih kecil, aku selalu menangis.” Sulli mencoba berdiri tapi kakinya tidak kuat. “Aku selalu berpikir, kenapa ayahku tega sekali membuangku ke hutan, ke gunung? Apakah dia tidak sayang padaku? Kenapa dia tidak pernah menemuiku? Aku benar-benar seorang anak yang kesepian.” Kata Sulli

Master Cha-lah yang selalu menghiburku.” Kata Sulli. “Kemudian Chanyeol datang, kami sudah seperti keluarga.”

Sulli mencoba mengendalikan dirinya, tetapi rasa sakit didadanya tidak tertahankan lagi, dimana Minho?

The Circle terdiri dari beberapa orang yang berbeda kemudian disatukan untuk tujuan yang sama. Itu sama saja seperti orang asing yang terpilih untuk bersama membentuk satu ikatan, ikatan yang spesial dan menjadi seperti keluarga, seperti Master Cha, Chanyeol dan aku.”

“Kau bagian dari The Circle, Minho. Ayahku tidak memiliki kuasa untuk mengubah ramalannya. Dia tidak memiliki kuasa pada orang-orang yang akan aku ‘panggil’. Bahkan sebelum ayahku bertemu denganmu, kau sudah menjadi bagian dari The Circle. Kau bagian dari kami, Minho. Kau berada ditempat yang tepat, yaitu bersama dengan kami.” Kata Sulli

Minho belum muncul juga.

Sulli menemukan kekuatan untuk berdiri dan duduk disebuah bangku yang ada didekatnya.

“Aku tidak bisa membaca pikiranmu, Minho tapi tolong, tetaplah bersama kami.” kata Sulli. ‘dan bersamaku.’ Lanjut Sulli dalam hati tapi Minho tidak mungkin mendengarnya.

Sulli duduk disana sedikit lebih lama, berharap Minho akan muncul dihadapannya tapi Minho tidak pernah muncul.

Sulli berdiri dan melihat seorang anak laki-laki berlari, dia terlihat cemas.

Anak itu! Dia yang berada di pertarungan kemarin!

Sulli berjalan mengikuti jejak anak laki-laki itu. Hal itu menjadi sulit sekali karena rasa sakit yang dirasakannya. Dia  juga masih lemah. Kemudian dia melihat rumah yang dimasukki anak itu.

Sebuah rumah kecil.

Dia mendengar seseorang menjerit dari dalam rumah kemudian dia mengintip ke jendela untuk mengetahui apa yang terjadi. Dia melihat jendela rumah itu terbuka sedikit dan melihat… jelmaan ikan duyung! Bagian atas tubuhnya berbentuk manusia… tapi bagian bawah tubuhnya berbentuk ikan! Wanita itu terlihat agak tua tapi masih terlihat cantik.

Anak itu mengambil air itu dan mulai meyiramkan air itu ke tubuh wanita itu.

“Ibu, Kami kehabisan air laut lagi.” kata saudara kembarnya yang perempuan.

“Seohyun, Kau tahu aku tidak bisa hidup tanpa air laut.” Kata Ibu.

“Kenapa kau tidak hidup di laut lepas saja, Bu?” Tanya Seohyun

Anak laki-laki itu menatap marah saudara kembarnya.

“Ibu akan tetap bersama kita! Kita ini keluarganya. Membiarkan Ibu hidup sendiri di lautan lepas, apa kau tidak khawatir kalau terjadi sesuatu padanya? Ibu mungkin tidak akan kembali lagi pada kita.” Kata anak laki-laki itu.

“Luhan, jangan berteriak pada adikmu. Ibu tahu Ibu sudah sangat membebani kalian berdua.” Kata Ibu mereka.

Ada dua anak kecil yang berlarian didalam rumah dan bermain dengan ibu mereka.

“Aku melakukan itu bukan karena aku tidak peduli pada Ibu tapi karena aku peduli padanya. Ibu semakin melemah dari hari ke hari. Dia tidak bisa tinggal jauh dari air laut lagi.” Kata Seohyun. “Aku ingin dia hidup daripada aku melihat ibu mati secara perlahan karena tetap tinggal bersama kita.”

“Bagaimana kita bisa membiarkan ibu berada jauh dari kita seperti itu?” Tanya Luhan

“Apa kita akan membiarkannya mati begitu saja?” Tanya Seohyun

Luhan keluar dari rumah dan melihat Sulli.

“Apa yang kau lakukan disini?” Tanya Luhan

“Aku sedang lewat sini saat aku mendengar ada yang berteriak. Jadi, aku ingin melihat apa ada yang bisa aku bantu.” Kata Sulli

“Tidak ada. Kau boleh pergi.” Kata Luhan

Luhan berjalan lagi dan Sulli mengikutinya.

“Apa yang kau inginkan? Berhenti mengikutiku!” Teriak Luhan

“Aku akan terus mengikutimu sampai kau berhenti dan bicara padaku.” Kata Sulli

“Pergi!” Kata Luhan

Tapi Sulli terus mengikutinya. Luhan membuat belati dari air dan mengarahkan belati itu pada Sulli.

“Kalau kau tidak ingin terluka lagi, pergi dari sini.” Kata Luhan

“Aku berharap kau meminta maaf padaku tentang kejadian kemarin tapi kelihatannya kau tidak akan melakukannya. Itu membuatku kecewa, tapi tidak akan membuatku pergi dari sini.” Kata Sulli

“Apa kau tidak takut mati ditanganku?” Tanya Luhan

“Hmm, aku rasa tidak begitu. Kami tamu disini dan mereka pasti akan mencariku kalau aku menghilang. Mereka akan menyelidikinya dan cepat atau lambat, mereka akan menemukanmu.” Kata Sulli

Luhan menurunkan tangannya dan senjata air itu menghilang.

“Apa yang kau inginkan?” Tanya Luhan

“Apa yang terjadi pada Ibumu? Dia shifter atau manusia setengah ikan?” Tanya Sulli

Luhan duduk dibawah pohon dan Sulli duduk disampingnya.

“Ibuku seorang water shifter. Dia salah satu dari water shifter yang tersisa. Lalu ayahku meninggal, Ibuku sangat mencintai ayahku. Ada sesuatu yang terjadi pada ibuku, terkadang dia seperti bukan dirinya lagi. Suatu hari ibuku pergi ke laut lepas dalam wujud makhluk lautnya hanya untuk berenang dan melupakan tentang kematian ayahku sesaat. Tapi ketika Ibuku kembali, dia terlihat bukan dirinya yang dulu lagi. Dia hanya bisa merubah sebagian tubuhnya saja.” Kata Luhan

“Saat kau ada diwujud makhluk air, kau membutuhkan laut. Kau membutuhkan air laut untuk bertahan hidup. Kau harus keluar dari desa ini. Kau tidak bisa tinggal lama disini. Sama seperti udara, kau tidak bisa hidup tanpa udara. Dan untuk makhluk laut, kau tidak bisa jauh dari laut.” Kata Luhan. “Ibu kami terlihat seperti makhluk laut sekarang daripada warga desa disini.”

“Apa kau sudah meminta bantuan Pemimpin desa kalian?” Tanya Sulli

“Tidak, Mereka— tidak tahu kalau ibu kami seorang water shifter.” Kata Luhan

“Bagaimana bisa?” Tanya Sulli

“Ibuku menyembunyikannya. Dia baru tahu kalau dia seorang shifter setelah menikah. Sudah terlambat untuknya. Dia baru mengetahuinya sewaktu aku…” Luhan berhenti

Luhan merasakan lututnya seperti terbakar.

Luhan menatap Sulli. Sulli menatap lututnya sewaktu cahaya biru samar terlihat. Dia menutupi lututnya dengan kain yang dililitkan berkali-kali. Luhan memegang lututnya.

Sulli memberikan Luhan ekspresi bertanya diwajahnya.

“Kau water shifter juga?” Kata Sulli. “Kenapa kau menyembunyikannya?”

“Aku tidak bisa meninggalkan keluargaku. Kau sudah melihat keadaan keluargaku. Kau tidak boleh mengatakannya pada siapapun.” Kata Luhan

“Kau anggota The Circle. Kami membutuhkanmu untuk ikut bersama kami.” Kata Sulli

“Aku tidak bisa meninggalkan keluargaku.” Kata Luhan. “Ibuku— dia tidak tahu kalau dia water shifter. Suatu hari aku hampir tenggelam dan saat itulah aku tahu aku water shifter. Aku berubah karena aku takut kematian. Ibuku pergi untuk menyelamatkanku, aku rasa naluri untuk melindungiku-lah yang membuatnya berubah menjadi water shifter. Ini semua salahku. Semua ini tidak akan terjadi kalau ibuku tidak menyelamatkanku.”

Tiba-tiba TOP muncul.

“Kami mencarimu kemana-mana. Kau membuat semua orang khawatir.” Kata TOP

“Aku baik-baik saja, TOP.” Kata Sulli

Mata Luhan menyipit.

“Kalau kau benar-benar ingin membantu ibumu, kau bisa datang pada kami. Kau akan meminta bantuan pada orang yang mungkin tahu apa yang harus dilakukannya. Kau melakukan apapun bahkan berani menghadapi ketakutanmu sendiri.” Kata Sulli

Sulli mencoba untuk berdiri kemudian kehilangan keseimbangannya. TOP segera berdiri disamping Sulli.

“Tidak ada gunanya pergi kesini kalau kau masih lemah seperti ini.” Kata TOP

“Aku rasa aku menemukan hal yang sangat berharga hari ini, TOP. Jadi rasa sakitku terbayarkan.” Kata Sulli tersenyum pada Luhan.

Sakit fisik.

Tapi rasa sakit dihati Sulli tetap disana.

Dimana Minho?

Apa yang dia pikirkan sekarang?

.

.

.

.

Master Cha memarahi sang putri. Sunny sampai harus keluar dari ruangan, kelihatannya sangat aneh kalau dia ada disitu. Semua anggota The Circle juga keluar meninggalkan Guru dan Sulli didalam.

“Aku minta maaf karena sudah membuat semua orang khawatir.” Kata Sulli

Master Cha menarik napas dalam-dalam.

“Apa kau… sedang mengembalikan ikatanmu dengan Minho?” Tanya Master Cha

Sulli mendongak. “Ya, aku sedang melakukannya Master.”

“Putri, apa kau masih bisa merasakan kehadirannya didesa ini?” Tanya Master Cha

“Ya, Dia masih disini.” Kata Sulli. “Tapi aku tidak tahu keberadaannya. Master, aku mendengar percakapan kalian tadi, tentang Minho yang ternyata Naga Hitam, tentang ayahku yang mungkin sengaja menghilangkan ingatannya.”

“Selama dia masih ada disekitar sini, masih ada kemungkinan dia berada dipihak kita.” Kata Master Cha

.

.

.

.

Master Cha membantu Sulli berjalan dilorong ketika tiba-tiba TOP muncul.

“Aku dengar ada shifter yang tiba-tiba muncul dihadapan pemimpin klan hari ini.” Kata TOP.

Shifter baru?” Tanya Master Cha

“Ya.” Kata TOP.

Master Cha menatap Sulli.

“Dia datang, water shifter kita.” Kata Sulli

.

.

.

.

TBC

Advertisements

26 thoughts on “The Next Bloodline [Chapter 22]

  1. oah akhirnya nih ff keren dilanjutin juga,,,, >< ahhh…minho mulai terhasut,.jangan tinggalkan sulli dan the circle.. luhan kayaknya bakal nurutin omongan sulii

  2. Yeeaaah akhirnyaaa bisa baca ini lagiiii,, pnasaran bgttt.. O.o minho udah tau ttg dirinya dan ttg raja yg menghapus ingatannya? Minho marah? Atau minho lagi bngung?? Hiksss minho dimna? Semoga diam2 dia denger semua ucqpan sulli…

  3. minho kemana ya? jangan sampe dia berubah pikiran. dia masih suka sama sulli kan? kalo dia berubah pikiran apa dia masih punya perasaaan ke sulli?

  4. setelah minho tau tentang apa yg sebenarnya terjadi apa yg bakalan dia lakukan? meninggalkan the circle? . Apa yg bakal dilakuin sulli buat meyakinkan minho buat tetap di the circle? . New shifter? luhan?

  5. Akhrnya luhan, water shfter mau jg brgabung dgn the circle…taenghida 🙂
    Trimaksih putri ssul ^_^
    Lalu kmna minho prgi ?? Apakah dia bnar2 prgi minggalkan the circle atau dia msih brda di skliling mreka ???
    Knpa minho brtndak sprti itu ? Kcewakah dia dgn tndakn raja yg mnghapussmua ingatannya?
    Tapi itu smua kn dmi kbaiknny juga… aaiiissh jdi kesal deh muklan yg udh provokasi si minho
    Smoga minho cpt sadar kalo dia bnar2 dbtuhkn dn jg bgian the circle…
    Oke,,,lnjuut nextpart 🙂

  6. Cie, yg masih tggl d desa walaupun Ssul gak tau keberadaan jelasnya. Ming haduhh, raja tuh udah bener bikin kamu ada dgn the circle. Gak usah balik dengan kegelapan itu. dan akhirnya Luhan adalah water shifter yg mereka cari. Asyikk double update 😀 keren eon. Apalagi Ssul emang udah mantepin hatinya buat Ming ^^

  7. Akhirnya ff ini dipostkan juga udah lama gk muncul, critanya semakin menarik dan bagus, smoga sulli bisa menemukan minho, lanjut aja chingu

  8. kemana minho dan chanyeol? kenapa dia menghilang? ada apa dengan mereka?
    omona….!!!! sepertinya minho sangat marah mengetahui yg sebenarnya bahwa dia adalah naga hitam dan ingatannya dihilangkam oleh sang raja. minho…..jangan pergi dari the circle….!!!! bagaimana nasip zaruum jika kau pergi meninggalkan the circle?
    jadi water shifter itu luhan? dan dia menyembunyikan jati dirinya dari semua orang karena dia takut. untung aja sulli bisa menemukan luhan dan mengetahui semuannya. mungkinkah shifter yg muncul dihadapan pemimpin klan itu luhan? semoga saja iya.

  9. Yaampun minho hanya karna kau tak bersama naga hitam lainnya trus kau marah eoh , bukannya kau lebih menyukai di kerajaan hemm kau itu the circle minho bagian dri kerajaan meskipun kau naga hitam tapi kau terlihat baik dri pada yang lainnya jadi kembalilah ke the circle eoh ? The circle membutuhkanmu dan sulli juga membutuhkanmu
    ah akhirnya luhan ngaku juga klo dia water shifter , gak sia” sulli bujuk luhan 😄😄😄
    ming lu balik ya awas lu gak balik 😒😒😒

  10. Yaampun minho hanya karna kau tak bersama naga hitam lainnya trus kau marah eoh , bukannya kau lebih menyukai di kerajaan hemm kau itu the circle minho bagian dri kerajaan meskipun kau naga hitam tapi kau terlihat baik dri pada yang lainnya jadi kembalilah ke the circle eoh ? The circle membutuhkanmu dan sulli juga membutuhkanmu
    ah akhirnya luhan ngaku juga klo dia water shifter , gak sia” sulli bujuk luhan 😄😄
    ming lu balik ya awas lu gak balik 😒😒

  11. apa minho akan neninggalkan the circle?? apa minho akan berpihak pada kaum kegelapan ???
    dan chanyeol, apa dia marah karena di tolak sama sulli??
    untung sulli bisa menyakinkan luhan untuk gabung dg the circle, tp bagaimana nasib ibunya nanti yaa??

  12. akhirrrr nyaaa nih efef kaporit gua di next juga.
    btw minho kemana sih ?
    minho terlalu egois :3
    dan kasihhh minsul moment lagii dong 😀

  13. Tentu masih inget dong eon sama ff ini, fak mungkin lupa.

    Minho sudah mengetahui siapa dirinya dan kenapa dia berada di istana, tentu dia merasa seperti di manfaatkan, bahkan dia sampai kehilangan kendali dan mengabaikan panggila sulli. Ayolah minho tentukan yang terbaik untuk semua, ambil hikmah dari perlakuan raja padamu, bahkan minho telah berjanji untuk setia sama putri dara. Fighting minho…

  14. hmm kemana minho pergi?jadi kuatir kalo dia emang benaran mau ninggalin the circle
    penasaran dengan luhan..kalo dia ikut the circle kira2 kuat gak ya berada di daratan…
    love you author,ff nya makin kerenn

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s