THE runaway BRIDE (Part 23)

THE RUNAWAY BRIDE

Author : Dina Matahari

Main Cast : Choi Minho, Choi Sulli

Supported Cast : Choi Siwon, Im Yoona,Kim Nam Jo,etc

Length : chaptered

Rate : DEWASA (18+)

♥♥

23. Bimbang

.

.

“ Oh ayolah sayang…. aku yakin dia sudah menceritakannya kepadamu …bahwa dia sebelum ini sudah pernah hendak menikahi seseorang, tetapi meninggalkannya begitu saja di depan altar…”

Sulli menahan nafas karena kaget, “ Anda maksud anda Minho pernah mau menikah dengan seseorang ? Apakah anda yakin ? Kapan ? Dan siapa pengantin wanitanya ?”

Mata wanita itu berkilat, sebuah senyuman sinis melengkung di bibirnya yang tipis  . Senyum penuh penghinaan. Seharusnya Sulli waspada melihat hal itu, tetapi rasa penasarannya demikian kuat. Kalaupun benar wanita ini tukang bergosip, bahkan memiliki seribu cara untuk mengkritik seseorang… tetapi tak akan mungkin dia mengarang-ngarang hal tersebut. Karena kalau itu terjadi, berarti dia menantang bahaya untuk dirinya sendiri.

“ Oh astaga ! Jadi dia tidak bercerita kepadamu ?” wanita itu menatap Sulli dengan mata terbuka lebar seperti terkejut ,” Apakah tak ada seorang pun di rumah ini yang mengatakannya kepadamu ?” dia kembali mengerjap-ngerjap ,” Aigoo… tentu saja karena mereka tidak berkomunikasi denganmu. Kau tidak bisa bicara bahasa mereka dan mereka tidak memahami bahasamu. Tetapi seharusnya Minho menceritakan ini semua sebelum memintamu untuk menjadi isterinya…”

Wanita itu menarik Sulli menuju pagar pembatas balkon, menggenggam pergelangannya dengan kuat ,” Tetapi aku tak bisa mengatakannya sekarang. Oh Tuhan, aku tak seharusnya bicara tentang ini. Anakku, maukah kau merahasiakan apa yang tadi kukatakan ? Maukah kau berpura-pura tak pernah mendengarnya dariku ?”

Sulli membuka mulutnya tetapi tak bisa berkata apa-apa… tak tahu apakah dia harus mempercayainya atau harus mengabaikannya begitu saja. Tetapi sesuatu di balik rusuknya berdegup demikian kuat, dan instingnya mengatakan ada sesuatu yang tak beres yang harus dihadapinya. Jika dia mendengar Minho memiliki kekasih yang berganti-ganti, mungkin dia tak akan kaget. Tetapi menikah ?? Minho pernah mau menikah ? Lalu mencampakkan pengantin wanitanya di depan altar ? Mengapa ?? Pasti ada penjelasannya…

“ Aku tidak mengerti… aku tidak  pernah diberitahu tentang ini. Aku tak percaya kalau Minho…”

“ Tentu saja kau tak akan percaya. Minho itu terlihat manis dan tak tercela…. tetapi….” wanita itu menutup mulutnya ,” Astaga !! Aku tahu kau tak akan mempercayaiku ! Kau pasti mengira aku berbohong ! Kau pasti mengira aku wanita tua yang suka bergosip !!”

“ Nyonya Kim…”

“ Aku tahu, kau tak akan mempercayaiku. Lagipula, masalah ini merupakan aib keluarga… siapa sih yang mau aibnya terungkap. Tetapi kalau kau mau sedikit saja bertanya pada orang di sekitar sini, kau akan mendapatkan kebenarannya. Kau akan tahu kalau aku tak berbohong… karena ini belum lama terjadi. Tapi sudahlah… tak ada gunanya aku berkata….”

“ Nyonya Kim, demi Tuhan, dengarlah… Aku tak bisa mempercayai seseorang kalau belum tahu kebenarannya. Sekarang, karena kau yang memulainya… maka kau harus menceritakan  apa yang sebenarnyta terjadi.”

“ Tetapi kau tak akan percaya… lagipula aku yakin mereka pasti punya alasan mengapa belum mengatakannya kepadamu.” Wanita itu berusaha mengelak.

“ Aku tidak berjanji untuk percaya, tetapi aku akan mencari tahu kebenarannya. Please nyonya Kim,  jangan membuatku penasaran seperti ini.”

Wanita itu melihat Sulli ragu-ragu ,” Kau bisa bertanya pada pemilik toko yang ada di depan gereja. Dia bisa berbahasa Inggris dan dia lebih tahu dari siapapun kejadiannya. Seperti yang kukatakan, Minho seharusnya sudah menikahi seseorang tahun lalu…”

“ Ya, dan dia meninggalkan pengantin wanitanya di depan altar.” Kata Sulli tak sabar ,” Tetapi siapa pengantin wanitanya ? Mengapa dia meninggalkannya ?”

“ Tak seorang pun tahu apa alasannya. Setahun lalu di rumah ini digelar pesta yang sangat besar. Kerabat-kerabat datang dari berbagai pelosok, ada pertunjukkan musik, makanan dan minuman yang demikian banyak. Pesta yang besar, mengingat Minho adalah anak keluarga Choi yang pertama kali menikah ….  juga ada seorang mempelai wanita yang cantik. Tetapi mempelai wanitanya menunggu sampai siang hari di gereja…  namun mempelai pria tak kunjung datang dan hanya datang dengan sepucuk surat yang menyatakan bahwa dia tidak bisa menikah dengannya. Aku belum pernah melihat mempelai wanita yang demikian hancur dan dipermalukan….”

Sulli menelan ludah , merasa tak percaya dengan apa yang didengarnya. Sepertinya sikap demikian tidak sesuai dengan sifat Minho. Minho tampaknya tak akan sanggup membunuh seekor burung pun, apalagi menyakiti perasaan wanita.

“ Maaf… mungkin anda salah. Bukankah tahun lalu kakaknya Siwon yang menikah dengan Im Yoona ? Mungkinkah anda salah…”

“ Tidak ada yang salah. Siwon telah berbesar hati mengorbankan dirinya untuk menggantikan pengantin pria. Ini demi kehormatan keluarga, juga nama baik pengantin wanita.”

“ Maksud anda…. pengantin wanitanya adalah… ?”

“ Im Yoona.” Wanita itu mengangguk dengan mata menerawang ,” Dia datang ke Jeju setahun yang lalu untuk menikah dengan Choi Minho. Tetapi Minho pergi menelantarkannya di hari pernikahannya. Setelah dicari seharian, akhirnya Choi Siwon yang menggantikan adiknya menikahi Im Yoona. “

“ Tidak mungkin….” desis Sulli tak percaya, suaranya goyah.

Dunia di sekelilingnya terasa pecah sampai berkeping-keping, kemudian membentuk kepingan-kepingan yang mengerikan… bahkan untuk diterima akal sehatnya. Tiba-tiba dia merasakan kekosongan dalam rongga perutnya.

“ Kau bercerita terlalu mengada-ada… lagi pula ini sudah lama terjadi, tentunya tidak akan ada pengaruhnya bagi pernikahanku.” Sulli lebih berkata  pada dirinya sendiri.

“ Tentu saja tak akan ada pengaruhnya. Lagi pula Im Yoona dan suaminya sudah melupakan itu, mereka sudah bahagia sekarang. Minho juga sepertinya sudah melupakannya… Dia pastinya sangat mencintaimu sehingga bisa melupakan Im Yoona. Karena….”

“ Karena ?”

“ Menurut kabar , Beberapa bulan setelahnya Choi Siwon sempat marah dan cemburu karena menurutnya Minho dan isterinya masih saling mencintai. Itulah sebabnya dia mengirim Minho ke berbagai pelosok untuk menjauhkannya dari isterinya. Bahkan yang terjauh, dia dikirim ke Amerika… tapi entahlah, itu hanya kabar burung.”

 Wanita itu mengangkat bahu dengan enteng, seolah tak mengerti bagaimana pukulan demi pukulan yang hebat menghantam hati dan pikiran Sulli. Walaupun ingin tidak percaya, racun yang mematikan perlahan-lahan telah merambah dalam diri Sulli.

“ Aku bahkan tak percaya ketika seorang pembantunya  Shin Cha Eun yang dulu pernah bekerja di rumah ini… berbicara tentang perselingkuhan mereka…”

“ Perselingkuhan ?” Sulli menggenggam pagar besi dengan erat, mencoba untuk mencari pegangan dari perasaannya yang melayang-layang.

“ Waktu itu Siwon dan istrinya bertengkar, kemudian Siwon menyuruh adiknya pergi ke Busan. Pada malam harinya, telepon berdering dan Im yoona yang mengangkatnya. Dia yakin kalau yang menelepon itu adalah Choi Minho, karena Im Yoona menyebut namanya cukup keras.. Kemudian Im Yoona berkata bahwa dia akan datang ke Busan dan akan menemaninya. Setelah itu, Im Yoona berangkat dan baru kembali ke rumah setelah menjelang malam keesokan harinya.”

“ Aku tidak percaya .” kata Sulli cepat ,” Dia pasti mengada-ada… itu tidak begitu…”

“ Yah… itulah sebabnya aku menceritakan kepadamu, karena aku tahu kau tak akan percaya.”

Sulli tahu, bila dia mendengar lebih banyak… dia akan marah. Karenanya dia bertekad untuk mengakhiri pembicaraan menyakitkan itu. Mengerahkan seluruh keberaniannya, dia menjabat tangan wanita itu dan memaksakan diri untuk tersenyum cerah.

“ Terimakasih untuk cerita anda, nyonya Kim. Setidaknya saya sekarang tahu gosip di sekitar Minho. Senang berkenalan dengan anda…”

Sulli cepat-cepat berbalik dan berjalan menuju kamarnya.

“ Akan lebih baik tahu, daripada dibodohi pada akhirnya… “

Sulli menutup pintu di belakangnya, dengan hati hancur berkeping-keping saat mendengar kalimat terakhir wanita itu. Walaupun hatinya sulit menerima hal tersebut, tetapi akal sehatnya bisa mencerna makna dibalik kata-kata itu… dan sialnya itu benar adanya.

Semua masalah yang awalnya tidak ada tiba-tiba datang dan menyerbunya di waktu yang bersamaan.

Minho dan Yoona pernah saling jatuh cinta dan berencana menikah. Kemudian Minho meninggalkannya di depan altar, beberapa menit sebelum mereka menikah.

Cerita itu mungkin saja tidak benar, mungkin cuma mengada-ada.

Tapi adakah alasannya untuk tak percaya ? Sekali lagi, wanita itu tak mungkin mengarang cerita…. untuk apa tujuannya ? Apa untungnya buat dia ?

Kemudian selintas kenangan berkelebat dalam ingatannya. Saat itu Yoona membawanya memasuki kamarnya ini, di hari pertamanya dia menginjakkan kaki di Jeju.

Flash Back

“ Kamar ini… Ya Tuhan… kamar ini begitu besar dan punya pemandangan yang indah !! Bagaimana mungkin  aku tak  menyukainya ?”

“ Ya, memang indah bukan ?” Yoona menimpali, “ Di sinilah aku dan Namjo eonni menginap…saat kami pertama kali mengunjungi negeri ini untuk …” suara Yoona terhenti seolah ia menyesal telah mengucapkannya.

Sulli menoleh dan tersenyum, merasa tersentuh melihat wajah wanita di hadapannya yang memerah.

“ Mengunjungi negeri ini untuk menikah ?” tebaknya cepat ,” Apakah siwon oppa menjemputmu di bandara, kemudian membawamu berkendara dengan melewati pemandangan yang indah tadi ? Ahh… aku bisa membayangkan betapa manisnya kalian pada waktu itu!!”

Nam Joo dan Yoona saling melempar pandang penuh makna .

End of Flash Back

  .

Sulli memeluk perutnya yang tiba-tiba dirasanya mulas dan tegang, wajahnya mengernyit menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya.

Kini dia mengerti mengapa Namjoo dan Yoona saling berpandangan dan berbuat seolah mengabaikan pertanyaannya itu. Dia kini paham betul kenapa Yoona tidak menjawab pertanyaannya tentang siapa yang menyambutnya di bandara. Waktu itu dirinya berasumsi bahwa Choi Siwon adalah sang mempelai pria. Ternyata Minho sang mempelai pria, dan Sulli sekarang menyadari wajah Yoona yang memerah dan menghindari menatapnya, bahkan dengan luwes mengobah arah pembicaraan. Yoona tentunya malu karena menyadari Sulli tidak mengetahui keadaan yang sebenarnya. Dan satu-satunya penyebab semua hal merikuhkan itu adalah Minho…

Ya, karena Minho tidak menceritakan kebenaran  kepadanya yang notabene akan dinikahinya beberapa hari lagi. Itulah hal yang paling buruk !!

Sulli selama ini merasa kalau hubungannya dengan Minho sudah begitu dekat. Mereka sempat bersahabat dan saling terbuka dalam banyak hal… setidaknya dari pihaknya. Sulli tak pernah mempercayakan isi pikiran, cita-cita dan harapannya kepada orang lain semudah dia melakukannya pada Minho. Dan selama ini menurutnya pria itu telah mengimbangi dengan hal yang sama. Saling percaya.  Itulah kekuatan hubungan yang mereka bangun selama ini, bukan ? Itulah sebabnya mengapa dia ada di Jeju. Karena dia mempercayai Minho… tetapi mengapa sekarang kepercayaannya itu terombang-ambing seperti sebuah perahu layar yang mengapung di lautan penuh badai dan ombak ?

Dan satu ketakutan Sulli adalah…. kepercayaannya kepada Minho akan segera karam.

Dan keyakinannya tentang bagaimana lelaki Korea … sepertinya akan semakin mengerak dalam hatinya.

Mungkin Yoona masih mencintai Minho… mengingat bagaimana dia ditinggalkan tanpa diberi kesempatan untuk bertanya mengapa. Mungkin saja Siwon baginya adalah penyelamatan dari harga dirinya yang terkoyak. Mungkin saja, Minho kemudian merasa menyesal telah bertindak kekanak-kanakan seperti itu, tetapi keadaan tak bisa membawa Yoona kembali ke sisinya. Akibatnya keduanya menyimpan kerinduan yang makin lama  makin menggunung… Satu menit di antara 24 jam…. 1 jam di antara seminggu… 1 hari di antara sebulan…. dan mungkin lebih waktu dari itu dalam setahun…. yang tak bisa dihindari mengingat mereka tinggal di tempat yang sama,  mereka sama-sama mengkhianati Choi Siwon.

Baik sosok Minhgo mau pun Yoona sekarang memenuhi benak Sulli. Bagaimana kepala mereka berdekatan dan tertawa bersama. Bagaimana hangatnya suara Yoona saat menyebutkan sifat-sifat Minho yang layaknya sudah dia kenal dekat…amat sangat dekat. Bagaimana mata mereka yang bersinar setiap kali saling menatap. Alangkah mudahnya Yoona memeluk Minho dan begitu penuh semangatnya Minho membalas pelukannya. Awalnya dia berpikir bahwa itu salah satu kedekatan yang ada di keluarga Choi.

Omong kosong !! Mereka berpelukan layaknya kakak-adik di depan mata Choi Siwon… tetapi bagaimana jika mereka berpelukan di belakangnya ? Pertanyan itu menyelinap diam-diam ke dalam pikirannnya seperti seekor ular.

Sulli merasa dadanya tiba-tiba begitu sesak. Hatinya kosong… pikirannya bahkan dipenuhi tuduhan-tuduhan yang dia sendiri takut untuk menganalisanya.

Dan di saat Yoona terbaring di rumah sakit, berada antara hidup dan mati…. Siwon, pria berwajah keras itu berdiri bagai patung tak berperasaan… tetapi… tetapi Minho menangis ! Benar,  memang seperti itulah tampilan Choi Siwon, emosinya tertutup rapat kalau dia tak mau membukanya. Lain sekali dengan Minho, emosinya sangat mudah terbaca.. dia bahkan bisa mendiskusikannya dengan mudah. Tetapi mengapa dia tak mau mendiskusikan tentang masa lalunya itu kepadanya ? Mengapa dia harus menyembunyikan bahwa dia pernah menelantarkan Yoona di depan altar, kalau memang dia tak punya hal lain yang harus disembunyikan darinya ? Kalau dia memang sudah menganggap itu adalah masa lalu yang tak perlu ditakutkan ?

Kecuali…

“ Akan lebih baik tahu, daripada dibodohi pada akhirnya… “

Kata-kata wanita itu berdentam kembali di telinganya seperti  pukulan gong yang siap menghancurkan . Minho akan menyembunyikan sesuatu, hanya mungkin bila dia sadar bahwa sesuatu itu mengancamnya. Dia akan merasa terancam kalau dia merasa bersalah… jadi bukankah itu sebagai pertanda bahwa ada yang salah antara dia dan Yoona ??

Perselingkuhan ??

Apakah mungkin ???

Itulah fakta yang tak bisa diabaikannya bahwa Minho tidak percaya kepadanya. Bila satu pernikahan dilandasi sedikit saja ketidakpercayaan… apakah layak dipertahankan ?

Sementara dia dengan sukacita melangkah menuju altar… mungkin ada seorang wanita lain yang terluka karena mencintai mempelai pria tetapi telah dicampakkan di altar olehnya.

“ Tidak mungkin aku melukai wanita lain dan bisa menikmati kegembiraan di atas air mata orang lain. Aku mungkin mencintai Minho, tetapi aku bukan tipikal wanita yang bisa berbuat seperti itu . Aku Choi Jinri… pantas mendapatkan pria yang lebih baik dari itu .”

Sulli menjatuhkan diri di kursi depan kaca toliet, menatap bayangannya di cermin. Merasa asing dengan apa yang dilihatnya… merasa begitu bodoh… merasa begitu ceroboh.

“ Aku harus mencari tahu kebenarannya begitu Minho pulang dari Jepang ! Aku ingin tahu sejauh mana dia bisa jujur tentang masa lalunya dan percaya kepadaku. Bila dia bisa jujur maka aku tahu harus seperti apa. Harus kutanyakan secepatnya ! Harus !!”

========TBC=========

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

55 thoughts on “THE runaway BRIDE (Part 23)

  1. Halllooooooow Dinaaaaaa.. setelaaaah sekian lamaaaa off dari dunia perFFan #eeeeeh bahasanyaaa.hahahahah ketemu lagiiiiii… asli kangen sulli kangen ff kmu dinaaaa. Yaah mmg bberapa waktu lalu smpet gmnaa gitu ya sama sulli karena kenyataan yg ada.haha
    Tapi aq udah terlanjur baca dan sudah sukaaa bgt sama semua ff minsul terutama karyamu Dinaa jadi aq putuskan utk baca lagi :v :v :v … dan setelah baca ulang lagiii daan kenapaa sulli aaah karena ibu2 ituuuu dia jadi bimbangggg. Hikss ada aja ya halangan buat minsulll T_______T
    Tapi aq kaget bangetttt sama cerita tiu ibu2. Masa iya siiiih yoona sama minho smpet mau nikah?? Itu benerrr? Apa hoax belakaaa karangan itu ibu2 gak brtanggungjawabb???? Aaaah lanjut baca lagiiiiiii

  2. Sulli bimbang, sy jg ikut bimbang ;( apa yg akan terjdi selanjutnyaaa.?? Apakahh sulli tdk akan berubahh pikiran??? Semoga tdk.. Minho tolong jelaskan semua ini kepada Sulli dan diriku… 😦 ;(

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s